I trust you

I trust you
tiga puluh lima



Caca duduk di samping Rico sembari memakan cemilan yang ada di tangannya


" Ikh ca jangan makan aja nanti gemuk loh " ledek Ale


" Gak akan gemuk kok , kan Caca olahraga juga " balas Caca santai


" Lah siapa bilang ? " Tanya Ale dengan senyum manis nya


" Caca yang bilang " jawab Caca


Anisa dan eleatial datang dan duduk di samping Ale


" Mah , kenapa mama nyuruh kita ke sini ? " Tanya Rico


" Mark mau datang besok "


" Apa ? Beneran mau datang , beneran mah ? " Tanya Ale tak percaya


" Iya "


Caca hanya menatap bingung ke arah Ale dan Anisa , mengetahui tatapan bingung Caca Ale pun langsung menjelaskan


" Ca , Mark itu emm apa ya bisa di bilang keponakan kita " ucap Ale


" Jangan kaget kalau dia nanti nyebut kamu mamah ya " sambung rico sembari tersenyum


" Mama ? " Tanya Caca heran


" Iya , Mark kehilangan ibunya saat dia masih bayi , jadi dia manggil semua perempuan di keluarga kita itu mamah " jawab eleatial


" Oh gitu ..... Y udah ya Caca ke atas duluan , udah ngantuk " ucap Caca sembari menguap


" Iya , selamat malam " balas semuanya


Di kamar , Caca tak langsung tidur ia memainkan hp ny terlebih dahulu , tak lama ada panggilan tak di kenal masuk di hp nya , Caca pun memberanikan diri untuk mengangkat panggilan itu


" Siapa ini ? " Tanya Caca


" Nyonya Caca ini Javier , leo dan Bernard " jawab ketiganya


" Aih ternyata kalian , ada apa ? "


" Nyonya Caca apa ada waktu besok ? "


" Seperti nya ada "


" Bisakah kita bertemu dengan nyonya ? "


" Hmmm bisa , tapi di kantor ku ya "


" Kira kira jam berapa ya ? "


" Jam makan siang "


" Ok nyonya Caca "


Setelah telpon mati Caca pun langsung pergi menuju alam mimpi


Pagi pagi sekali Caca terbangun dari tidurnya ia kaget ada yang memeluk nya


" Mamah udah bangun ? "


Mendengar pertanyaan itu Caca mengerutkan keningnya , setelah berpikir beberapa detik ia pun ingat yang dikatakan oleh eleatial semalam


" Oh kamu Mark ya " ucap Caca


" Iya "


Caca pun langsung memeluk Mark dengan penuh kasih sayang


" Udah makan belum ? " Tanya Caca


" Belum " jawab mark


" Ya udah ayo kita ke bawah , kita makan bareng " ajak Caca


" Ayo " balas Mark


Mereka berdua pun turun dan menuju ke meja makan , di sana sudah terlihat Anisa dan eleatial


" Pagi " sapa Caca


" Pagi sayang "


" Kak Rico sama kak Ale belum bangun ? " Tanya Caca


" Udah , mereka berdua lagi mandi " Jawab Anisa yang di angguki Caca


Saat Ale dan Rico datang , mereka pun langsung menyantap makanan yang ada di meja


Setelah selesai makan Caca langsung pamit untuk pergi ke kantor karena Lucas sudah menunggunya di depan


" Caca pamit dulu ya " ucap Caca namun , Mark menahan tangan Caca


" Ada apa sayang ? " Tanya Caca


" Aku mau ikut mamah " jawab mark


" Aih , dia sudah memanggil Caca mamah " ucap Rico


" Ajak saja dia ca , nanti di kantor kalau kamu sibuk kamu bisa kasih ke kakak " ucap Ale


" Baiklah kak " balas Caca


" Ayo " ajak Caca sembari menggandeng tangan mark


Di dalam mobil Caca dan Mark tak henti hentinya bercanda bahkan sampai membuat mereka sakit perut


" Nyonya , aku tak pernah melihat mu tertawa seperti ini " ucap lucas yang tetap fokus menyetir


" Karena ini rahasiaku " balas Caca sembari mengedipkan mata sebelah kanan nya


**hai guys , pa kabar ? semoga baik ya , udah up lagi ni , jangan lupa vote sama komen ya , kasih masukan buat kedepannya


happy reading** •‿•