
Tapi saat membuka pintu alangkah terkejutnya Caca ..........
Terlihat niguel sedang bersama dengan seorang wanita yang lumayan cantik , wanita itu sedang mencium kening dan pipi niguel
Caca yang terkejut melihat itu langsung beranjak pergi dan menangis . Saat di pintu depan Caca bertemu Javier
" Caca " Panggil javier
Caca menoleh , javier terkejut melihat Caca yang sedang menangis , ia langsung menghampiri Caca dan bertanya
" Kenapa kau menangis ? " Tanya Javier dengan sangat lembut
Caca hanya diam
" Jawab aku apa ada orang yang menyakiti mu " ucap javier
Caca masih tidak menggubris perkataan Javier , ponsel Caca berbunyi ada panggilan masuk dari nomor tak di kenal
Caca langsung mengangkatnya
" Assalamualaikum " ucap seseorang yang ada di ponsel
" Walaikumsallam " balas Caca
" Ini siapa " tambah Caca
" Pulang lah ke rumah sekarang , saya akan menjelaskan nya " ucap seseorang yang ada di ponsel
" Kamu sia " belum selesai Caca mengucapkan ucapan , seseorang yang ada di ponsel sudah mematikan nya duluan
" Ada apa ? " Tanya javier
" Emm aku harus pulang bye sampai kan selamat tinggal pada bos mu " ucap Caca yang langsung beranjak pergi
" Kok selamat tinggal ? " Batin jevier
Caca langsung mencari taksi , selama perjalanan persaanya campur aduk antara sedih karena harus melihat niguel yang sedang bersama orang lain dan rasa penasaran kepada orang yang telah menelpon nya
Saat sampai di depan rumah nya Caca melihat dua orang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang menangis , melihat itu Caca langsung mendekati mereka
" Permisi kalian siapaa ? " Tanya Caca
" Aku Anisa adik mamah mu " ucap perempuan itu sembari memeluk Caca
Beberapa detik kemudian ia melepaskan pelukannya , Caca menatap kedua laki laki yang ada di sebelah nya , seperti menyadari Anisa langsung memperkenalkan kedua laki laki itu pada caca
" Charissa ini Alesandro dia anak pertama Tante dia dua tahun lebih tua dari mu dan ini Rico anak kedua Tante yang hanya setahun lebih tua dari mu sayang " jelas Anisa
Caca mengangguk mengerti
" Kalian boleh memanggil ku Caca . Oh ia ada apa ini ? "
Anisa yang tadi sempat membaik tapi karena mendengar pertanyaan Caca pun menjadi bersedih lagi ia menangis
" Ada apa ini Tante ? " Tanya Caca
" Sebaiknya kita bicara di dalam " ajak Ale
Caca mengangguk
Caca terus saja bertanya tentang apa yang terjadi dan akhirnya anisa memberanikan diri untuk menceritakan nya
Anisa memeluk caca dengan erat
" Sayang kamu harus kuat ya " ucap anisa masih dengan tangisannya
" Ada apa ? " Tanya Caca
" Sayang orang tua kmu udah gak ada " ucap anisa
Seperti ada sebuah bom yang meledak di hati caca , Caca langsung melepaskan pelukannya dan menangis
" Gak gak mungkina ayah sma ibu masih hidup gak ini gak boleh terjadi gak akan boleh gak boleh !!! " Teriak Caca
Ale dan Rico menghampiri Caca dan menenangkan nya , Anisa memeluk caca tapi Caca menolaknya nya
" Kalian bohong !! Kau bohong ! Oh ia Emangnya ibu punya adik ?! Enggak kan " tariak Caca
" Sayang Tante gak pernah ada di Indonesia karena Tante tinggal di france " jawab anisa
Tak lama Caca pun pingsan , Ale segera membawanya ke kamar , Rico dengan cepat menelpon dokter , dan Anisa menemani caca
Beberapa saat kemudian dokter datang dan memeriksa keadaan Caca
" Pasien gak apa apa ia hanya syok aja tapi tetep harus jaga kesehatan " ucap sang dokter
" Baik dokter , mari saya antar " balas Ale
Beberapa saat kemudian Caca pun sadar
" Kau sudah sadar " tanya Rico
Ya , Rico menjaga Caca sendiri karena Ale dan Anisa sedang mengurus beberapa berkas untuk Caca , yang akan di bawa ke France
Caca menangis , ia masih teringat ayah dan ibunya , melihat Caca menangis Rico pun langsung memeluknya dan menenangkan nya
" Tenanglah doa kan saja mereka agar berada di sisi Allah " ucap Rico
" Aku tidak melihat mereka saat terakhir kali " tangis Caca
" Tenanglah "
" Dimana mereka dikubur kan ? "
" Di france kuburan keluarga ayah ku "
Caca masih tetap menangis dan semakin erat memeluk rico
" Tenanglah , aku berjanji aku dan kakak ku Ale akan menjaga mu seperti adikku sendiri " ucap Rico
Tunggu kelanjutannya ......
happy reading ........