
***AWAS !!!
ALUR BERANTAKAN , TYPO MERAJALELA
MOHON YANG MEMBACA MEMAKLUMI***
********
Sesampainya di kantor Caca , Mark dan Lucas langsung menuju ke ruang mereka , di dalam ruangan Caca menyuruh Mark duduk di sofa dekat meja Caca , sedangkan Caca dan Lucas sedang sibuk mengurus berkas berkas
" Lucas antar berkas ini ke kak Rico " titah Caca yang langsung dilaksanakan oleh Lucas
Sejam sudah Caca menatap leptop nya , Caca pun melihat Mark yang sudah tertidur pulas di sofa itu
" Lucas urus dulu berkas berkas itu "
" Baik nyonya "
Caca pun langsung menghampiri Mark tertidur , ia membelai lembut wajah Mark dan tersenyum , karna kaget dengan tangan Caca yang ada di pipinya Mark pun langsung membuka matanya
" Maaf kau jadi bangun "
" Gak apa apa mah , lagian Mark udah cukup tidur "
" Anak pintar "
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangan Caca
" Siapa ? " tanya Lucas
" Ini saya Mattia " jawab Mattia , Mattia adalah asisten Ale
" Silahkan masuk " balas Lucas
" Ada apa ? " Tanya Caca
" bos menyuruh saya membawa Mark keruangan nya " jawab Mattia
" Hah ? Kenapa ? " Tanya Caca
" Kata bos , ia sudah kangen dengan Mark " jawab Mattia
" Oh baiklah " balas caca
" Mark , kamu ke ruangan kak Ale dulu ya , nanti mamah nyusul ke sana kalau nggak nanti kamu minta om Mattia buat anter ke sini lagi ya " ucap Caca pada mark , Mark pun mengangguk
Setelah Mattia membawa Mark pergi Caca pun langsung kembali fokus pada pekerjaan nya
" Apa nyonya menyukai anak-anak ? " Tanya lucas
" Tentu saja , kenapa ? "
" Tak ada , saya hanya bertanya "
" Ah , Lucas " panggil Caca
" Ada apa nyonya ? "
" Jam berapa sekarang ? "
" Sudah hampir jam makan siang nyonya " jawab lucas yang masih menatap jam tangan nya
" Saat jam makan siang , bisa tolong belikan aku makanan ? "
" Tentu nyonya "
Beberapa saat kemudian telpon di atas meja berbunyi , Caca meminta Lucas yang mengangkat
" Permisi , ini dari resepsionis "
" Iya ada apa " balas lucas
" Baik saya akan turun ke bawah "
Lucas langsung mematikan telpon itu dan pergi memberitahu Caca
" Nyonya , ada orang yang ingin bertemu dengan mu "
' mungkin itu Leo dan kawan-kawan nya ' batin Caca
" Ajak mereka masuk ke sini , berarti beli makannya 5 ya "
" Banyak sekali nyonya "
" Iya kan aku , kamu dan ketiga orang itu "
" Baiklah nyonya , saya turun dulu "
" Ok "
Beberapa menit kemudian leo , Javier dan Bernard mengetuk pintu ruang Caca
" Permisi "
" Silahkan masuk "
Mereka bertiga pun masuk kedalam ruangan caca
" Jangan berdiri saja , ayo duduk " ucap Caca sembari mempersilahkan ketiganya duduk di sofa
" Lucas ambilkan minum untuk mereka " titah Caca pada lucas
" Baik nyonya "
" Permisi nyonya Caca " ucap Bernard dengan nada canggung
Caca tertawa kecil mendengar Bernard yang berbicara canggung padanya
" Kenapa kau begitu canggung pada ku ? " Tanya Caca masih dengan tawanya
" kalian tidak perlu canggung , bahkan kalian boleh memanggil ku dengan Caca jangan pake nyonya , hanya Lucas yang boleh memanggilku seperti itu " tambahnya
" Baik " balas Bernard sembari tersenyum
" Apa kalain sudah makan ? " Tanya Caca
Ketiganya menggeleng kan kepala secara bersamaan , melihat itu Caca pun tersenyum dan tak lama Lucas kembali
" Lucas " panggil Caca
" Iya nyonya ? " Balas Lucas
" Apa Jeremy sedang sibuk ? " Tanya Vika ,
Author numpang lewat :
Jeremy adalah asisten pribadi elsetial , ela , Rico dan juga Caca , kenapa Jeremy baru muncul ? Karna biasanya Jeremy slalu berada di rumah membantu eleatial mengurus berkas yang ada di rumah , tapi hari ini ia di kantor untuk membantu Rico yang tengah menangani suatu proyek
" Seperti nya tidak nyonya " jawab lucas
" Telpon dia , suruh belikan makanan " titah Caca
" Baik nyonya "
Lucas langsung menelpon Jeremy dan menyuruh nya membeli makanan tepat seperti apa yang caca suruh
" Nyonya , Jeremy bilang makanan nya akan datang dalam waktu 10 menit "
" Baik , Lucas ayo kemari bergabung " ajak Caca
" Baik nyonya "