I trust you

I trust you
tiga puluh



Pagi pun tiba , seperti biasanya Caca bangun langsung mandi lalu setelah selesai mengenakan pakaian dan pada saat mau sholat suara ketukan pintu terdengar caca langsung membukakan pintu dan ternyata itu adalah Ale


" Mau sholat ? " Tanya Ale


" Ia kak " Caca mengangguk


" Bareng aja ayu " ajak ale


" Boleh ? " Tanya Caca


" Tentu kamu kan adik aku " Jawab Ale


Caca pun mempersilahkan Ale masuk , setelah selesai sholat Caca dan Ale turun ke bawah untuk makan di sana sudah ada Anisa dan eleatial


" Mah Rico mana ? " Tanya Ale


" Adik kamu udah pergi ke kantor dari pagi , katanya banyak pekerjaan yang harus dilakukan " jawab Anisa


Ale mengangguk lalu duduk di samping ayahnya dan Caca duduk di samping Anisa , mereka pun makan makanan masing masing


" Gimana enakkan ? " Tanya Anisa


" Enak banget Tante " jawab Caca seraya tersenyum manis


Setelah selesai makan Ale langsung pamit untuk pergi ke kantor


" Ma , pa Ale pamit ya , Ale mau bantuin Rico " pamit Ale


Anisa dan eleatial mengangguk dan tersenyum , Ale pun segera beranjak pergi


" Kak Ale Caca ikut " teriak Caca


" Hah ? " Ucap anisa dan eleatial kebingungan


" Sayang kenapa kamu mau ikut ke kantor ? Mending di rumah aja sama Tante kalau di kantor kan gak ada yang nemenin Ale sama Rico kerja " sambung Anisa


" Benar itu sayang " ucap eleatial


" Om Tante kalau Caca diem di rumah , nanti Caca kepikiran sama ayah ibu " jawab Caca


" Ya udah biarin Caca ikut mah pah , Ale janji Bakal jagain Caca kok " balas Ale


Anisa dan eleatial mengangguk


" Yeeeeee " teriak Caca kegirangan


" Ya udah Caca mau ambil tas dulu ke kamar yaa , kak Ale tunggu ya " sambung nya yang segera pergi ke kamar nya


Saat kembali Caca pamit pada anisa dan eleatial lalu pergi ke kantor bersama Ale


" Ca " panggil Ale , membuka percakapan di dalam mobil


" Ia kak ? " Balas Caca


" Caca pernah dekat dengan orang ? " Tanya Ale ragu ragu karena ia takut menyinggung perasaan Caca


" Emmm gimana ya " balas Caca


" Gapapa kok kalau gak mau cerita , maaf kakak kepo " ucap Ale


" Ah nggak kok kak , Caca cuman malu mau cerita , takut di ketawain sama kak Ale " balas Caca


" Nggak kok , gak bakal " ucap Ale


Caca mengangguk dan mulai menceritakan kisahnya mulai dari berpacaran dengan Revan sampai dekat dengan niguel


" Tenang saja mulai sekarang tak ada yang bisa menyakiti mu , aku akan slalu menjaga mu " ucap Ale


"Makasih kak " balas Caca


Ale mengubah kembali duduk nya ke posisi semula lalu melanjutkan perjalanan


Sesampainya di kantor Ale turun dan membukakan pintu untuk Caca


Banyak karyawan yang melihat kejadian itu , bahkan beberapa karyawan menjadi kan itu menjadi sebuah gosip


" Eh siapa wanita yang bos kedua (Ale ) bawa ? " Tanya seorang karyawan wanita yang bernama erika


" Apa mungkin itu wanita jalang yang menemani bos kedua malam tadi " jawab karyawan satu nya yang bernama Amelia


" Ini gak bisa dibiarin , bos kedua cuman milikku seorang " ucap Erika


" Kita harus memberinya pelajaran " tambahnya


Caca masuk ke dalam kantor dengan menggandeng tangan Ale , di dalam semua hampir semua karyawan menatap Caca dengan tatapan tajam ataupun sinis


" Kak kenapa mereka menatap ku dengan tatapan seperti itu " bisik Caca pada Ale


Mendengar ucapan Caca Ale langsung melihat sekeliling


" Kalian datang ke sini mau kerja apa cuman mau liat liat doang !! " Bentak Ale


" Mau kerja bos " jawab semua karyawan


" Kalau mau kerja , kembali ke tempat nya masing masing ! " Titah Ale


Rico datang dan langsung menghampiri Caca dan Ale


" Kakak !! , Caca !! " Panggil Rico


" Kok Caca ikut ke sini ? " Tanya Rico


" Hiburan kak " Jawab Caca dengan senyum manis nya


" Ya udah kalau gitu ke ruangan Rico aja yuk " ajak Rico yang langsung menarik tangan Caca dan pergi


" Ehhh , ricoooo !!! Kamu gak boleh bawa diaaa !!! " Teriak Ale yang sama sekali tak di hiraukan Rico


Melihat Ale yang sedang kesal , Amelia sengaja mendekati Ale


" Bos kedua apa perlu saya bantu untuk meredakan amarah anda " ucap Amelia dengan suara centil


" Siapa kau , beraninya kau berbuat seperti ini , kau mau ku pecat " ucap Ale sinis


Amelia langsung berlutut di hadapan Ale meminta agar tidak di pecat


" Maaf bos kedua maaf saya tidak akan berani melakukan ini lagi " ucap Amelia


Ale sama sekali tak menggubris perkataan Amelia , ia langsung pergi ke ruangannya


Di dalam ruangan Rico , Caca dibuat terkesan dengan disain Rungan itu , disain sederhana namun keliatan elegan


" Caaa , Caca duduk aja di kursi itu Caca bisa juga pake leptopnya buat nonton sesuatu "


Caca mengangguk dan langsung duduk di kursi yang ada di depan nya


Happy reading •‿•