
Aku tidak tahu dengan siapa akan jatuh cinta jadi aku akan mencintaimu selagi masih bisa tanpa harus bertanya mengapa
HAPPY READING :×
Rael kini berada di mobil yang masih terparkir di parkiran mall
" Ini udah jam 2 pasti abang dimansion " Ucapnya pada diri sendiri
Rael mulai melepas lensa matanya dan menghapus bedak hitamnya, setelah itu dia melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata rata
Sesampainya di mansion dia langsung memasukkan mobilnya di garasi dan berjalan memasuki mansion, dia melihat ada bodyguard di depan pintu masuk dan langsung berlari memeluknya
" Paman Iki, El udah pulang " Ucap Rael masih memeluk bodyguard yang bernama Riki itu
" Nona udah besar masih aja main peluk peluk haha " Balas paman Iki terkekeh
Rael memang selalu memeluk semua orang yang ada di mansion tanpa terkecuali, awalnya mereka kira nona mereka ini sangat dingin dan cuek ternyata selama 2 minggu sejak Rael pindah perkiraan mereka salah dia sangat perhatian tapi tidak terlalu terlihat. Mereka juga sudah terbiasa dengan tingkah Rael
" El masuk dulu " Ucap Rael
Saat masuk Rael sangat kaget melihat ruang tamu yang bagaikan kapal pecah, bungkus snack berserakan, minuman yang tumpah dan Gerald dkk masih pakai baju sekolah yang kotor penuh noda
" Ada apa ini? " Tanya Rael dingin membuat kai kaget
" E eh... dek udah pulang? Dari mana? " Ucap kai mengalihkan pembicaraan dia udah menduga Rael akan marah
" Baju gak diganti, ruang tamu kotor dan belum mandi " Ucap Rael membuat Glen dan kai meneguk saliva nya
" Eh dedek gemes udah pulang " Ucap warren baru menyadari kehadiran Rael begitu pula dengan gerald dan lewis
" Mandi " Ucap Rael dingin plus datar
" Jangan dulu ya dek kita masih main " Ucap Glen
" Sekarang " Tegas Rael membuat nyali Glen ciut
" Ee eh kai ki kita mandi d dulu deh " Ucap Glen gagap diangguki Kai
" Kok mandi sih? " Ucap Lewis
" Mandi sekarang atau bodyguard yang mandiin " Ancam Rael
" Lo ngapain perintah gue? " Ucap Gerald marah
" Gak suka? " Tanya Rael sinis
" Dek kita mandi sekarang kok " Ucap kai menengahi mereka
Kai langsung menarik Gerald di ikuti oleh Glen yang menarik warren dan lewis
Gerald pov
" Vi lo ngapain narik gue sih? " Tanya gue marah
" Mandi sono " Ucap Vian
" Lo takut banget ama adek lo? " Tanya gue lagi
" Iyalah, dia kalo udah ngomong kaya gitu pasti dia lakuin " Jawab Vian
" Maksudnya? " Tanya warren
" Tadi kan dia nyuruh kita mandi trus kalo kita gak mau dia bakal nyuruh semua bodyguard buat mandiin kita dan para bodyguard gak bisa bantah perintahnya " Jelas Vian
Yang punya mansion siapa sih Batin gue
" Udah mending kita mandi " Ucap Lewis berjalan ke arah kamar yang tidak ditempati
" Gue mandi di kamar adek gue aja " Ucap Vian
Gue langsung masuk ke kamar Vian untuk mandi dan soal baju ganti kita semua pinjam baju vian dan glen
Gerald pov end
Rael sedang membersihkan ruang tamu bersama 2 maid yang membantunya
" Nona sisanya biar kami saja " Ucap Maid yang bernama Vivi
" Gak ah kak ini tinggal dikit kok nanggung " Balas Rael masih membersihkan
" Non mandi aja deh " Ucap Maid yang bernama Lilian
Mereka berdua adalah Maid yang paling Rael sayang karena mereka seperti kakak bagi Rael dan mereka jugalah yang sering membantu Rael seperti sekarang ini
" Mending kalian aja yang istirahat " Ucap Rael
" Idiiih si non mah gila " Ucap Maid vivi
" Iya kita yang maid masa kita yang enak enakan " Ucap Maid lilian
" Kalian ganggu El aja, udah sana gih atau mau El siram pake air bekas pel " Usir Rael
" Ihh nona jorok banget, yaudin vivi dan lili pergi deh dasar nona jorok " Ucap Maid Vivi mengejek Rael dan langsung lari bersama Lilian
" Ck ck dasar kutil biawak " Ucap Rael dan lanjut mengepel lantai
Rael selesai membersihkan ruang tamu dia pun membaringkan dirinya di sofa lengkap dengan tas slempang dan sneakers yang masih terpasang
Sedangkan Gerald dkk sudah selesai mandi dan hendak turun ke bawah lagi, mereka melihat ruang tamu yang sudah bersih dan Rael yang sedang tiduran di sofa
" Wah udah bersih aja " Ucap Lewis
" Adek lo yang bersihin vi? " Tanya Warren
" I don't know " Jawab Kai
" Ngapain dia tiduran disini? " Tanya Gerald
" Capek mungkin tuh liat aja bajunya belum di ganti, tas dan sepatu belum di lepas " Ucap Glen
Gerald berjalan kearah Rael dan duduk di dekat kepala Rael lalu menaikkan kepala Rael ke pahanya
" Dia tidur? " Tanya Kai
" Hm " Dehem Gerald
Setelah 20 menit Rael terbangun
" Ehmm... abang udah mandi? " Tanya Rael masih baring
" Iya, kamu gak mandi? Masih nyaman tiduran di paha orang? " Ucap Kai
Rael menoleh ke atas melihat wajah Gerald yang sangat tampan membuatnya kaget dan dengan cepa bangun
" Eh sorry " Ucap Rael menjauh dari Gerald
" Hm " Dehem Gerald
" Dek kamu udah 20 menit an loh tiduran di pahanya " Ucap Kai
" Owh... pasti sakit ya? " Tanya Rael polos
" Sedikit " Jawab Gerald
Tanpa mengatakan apa apa Rael meninggalkan mereka dan menuju ke kamarnya
Rael pov
Gue langsung mandi terus merebahkan diri gue di kasur baru aja mau mimpi Eh gue keinget kalo jam yang gue beli masih di mobil
Gue langsung lari turun melewati bang kai dkk menuju ke garasi dan mengambil 2 paper bag
" Bang, nih " Ucap gue menyodorkan 1 paper bag
" Apa ini? " Tanya bang kai
" Buka aja "
Wait gue lupa ada temen bang kai masa gue cuma pake tank top dan celana jeans selutut Batin gue
Gue liat ada jaket di sofa dan mengambilnya
" Ini punya siapa? " Tanya gue memegang jaket itu
" Punya gue " Ucap Lewis
" Pinjem "
" Pake aja "
Rael pov end
Kai masih membuka paper bag itu dan melihat isinya
" Dek ini semua untuk abang? " Tanya kai
" Gak semuanya ada untuk mereka juga " Jawab Rael duduk di sebelah kai
" Apaan tuh? Wiihh dek makasih jam couple " Ucap Warren melihat isi paper bag
" L lo serius beliin kita jam ini? " Tanya Lewis
" Dek ini kan mahal " Ucap Glen
Mereka kaget karena jam tangan itu bermerk Rolex yang harganya fantastis
" Kita bahkan belum kenalan dan lo udah beliin kita barang semahal ini " Ucap Gerald
" Wihh ge lo ngomong panjang juga " Ucap Lewis diangguki kai dkk
" Gue Keyla Athanasia Dalton dan gue udah tau nama kalian so kita udah kenalan kan " Ucap Rael
Bisa gitu ya? Batin Gerald
Dia nyolong nama dari mana? Batin kai dan Glen
" Eemm... key lo beli jam untuk cewek 4? Untuk siapa? " Tanya warren membaca nota
" Iya, untuk si El dan temennya " Ucap Rael
El kan kamu sendiri Batin kai dan Glen
" Lo kenal Rael juga? " Tanya Gerald
" Iya "
" Key, ini notanya salah ya kok disini tertulis 6 jam untuk cowok? " Tanya Warren
" Bener kok gue beli 6 " Jawab Rael
" satunya untuk siapa? " Tanya kai
" Siapa ya tadi namanya? Emm pokoknya dia tadi nemenin aku jalan " Balas Rael mencoba untuk ingat
" JALAN? COWOK? SIAPA? " Kaget kai
" Ehmm... namanya mirip dengan nama kak Ewis "
" Adrian? " Ucap Lewis
" Haa itu " Ucap Rael
" Namanya Adrian? " Tanya Glen
" Bukan, namanya Ian " Jawab Rael
" Ganteng gak? " Tanya Warren
" Gue lupa mukanya tapi kayaknya sih ganteng " Jawab Rael
" Cieee... udah ada aja yang kecantol ama lo " Goda Warren
" Gue harap gak ketemu dia lagi " Ucap Rael sambil memainkan HP nya
" Kenapa? Dia mesum? Dia nyakitin kamu? Kamu gak papa? " Tanya kai sambil memutar badan Rael
" Issh... abang Key gak papa " Kesal Rael
" Trus kenapa gak mau ketemu dia lagi? "
" Kepo "
Rael kembali memainkan HP nya dia mengirim pesan untuk Rubin
Rub lo ke mansion gw right now
Ngapain? Lo skit?
Udh k sni aja gw tnggu,oh y lo jgn manggil nma asli gw panggil gw key aj
Rael menyimpan kembali HP nya dan menyandarkan kepalanya di bahu kai sambil mencium aroma dari jaket lewis
" Dek ngapain di cium mulu sih tuh jaket? " Tanya kai
" Harum " Jawab Rael
" Thanks " Ucap Lewis
Ting tong
Cepet amat Batin Rael
" key gue dateng " Ucap Rubin
" Good " Balas Rael
Dia kan dokter yang bareng Rael Batin Gerald
" Ngapain panggil gue? " Tanya Rubin
" Tuh di situ lo ambil satu " Jawab Rael menunjuk paper bag
Rubin membukanya dan melihat ternyata Rael memanggilnya hanya untuk memberinya jam tangan
" Selera lo bagus " Puji Rubin dan langsung memakainya
" Rub besok lo sibuk? "
" Gak napa emang? "
" Temenin gue besok "
" sip lah, gue pulang dulu " Ucap Rubin dan langsung pergi
" Ngantuk? " Tanya Lewis
" Hm " Dehem Rael
" Tidur di kamar aja " Ucap Lewis
" Gak " Rael malah memeluk Kai erat tak berapa lama Rael terlelap
~~~~~
" Dek bangun makan malam dulu " Ucap Kai
" Jam berapa sekarang bang? " Tanya Rael masih memeluk Kai
" Jam 7, ishh dek bangun napa " Kesal Kai
" Iya iya, Rael cuci muka dulu " Rael bangkit dan berjalan menuju kamarnya untuk mencuci mukanya
Rael melihat di meja makan sudah ada Gerald dkk
" Night " Ucap Rael
" Night too " Balas Gerald dkk
Rael duduk diantara Kai dan Glen, mereka makan dengan tenang tanpa ada obrolan.
" Aku tidur duluan ya bang " Ucap Rael mencium sudut bibir Kai membuat yang melihatnya cemburu
" Have a nice dream sweety " Ucap kai balas mencium kedua pipi dan kening Rael
Rael pun pergi ke kamarnya untuk tidur
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Hari ini adalah hari minggu dan Rael sudah bersiap siap untuk pergi bersama Rubin, dia tidak pamit pada kai karena kai masih ngebo bareng sahabatnya. Rael juga tidak memakai lensa dan bedak hitam
Mereka sedang di Mall membeli baju sekolah untuk Rael
" Mba tolong bungkus baju sekolah ini beserta atributnya 1 " Ucap Rael
" Ehh mba bungkusin 2 ya " Timpal Rubin dan Mba itu langsung pergi untuk membungkus pesanan
" Lo mau sekolah lagi? Di umur lo yang ke 20? " Tanya Rael
" Heh onta lo mikir dong ya kali gue ngulang sekolah " Balas Rubin
" Lah trus lo beli baju itu untuk siapa ogeb? "
" Untuk adek gue nyet lo lupa dia seumuran lo dan sekolahnya sma dengan lo "
" Oh iya gue lupa, siapa lagi namanya? "
" Olive "
" Dia udah besar aja yaa "
Selesai membayar mereka pergi lagi untuk jalan jalan
" Mar ini udah jam 1, makan yuk " Ucap Rubin diangguki Rael
Mereka menuju ke Caffe yang ada disana dan duduk di pojokan
" Weiter " Panggil Rubin
" Ingin pesan apa nona? " Tanya Weiter itu
" Spagheti Carbonara dan Vanilla milkshake " Ucap Rubin
" Chiken Spicy and Lemon Tea " Ucap Rael
Weiter itu langsung mencatat pesanan mereka dan menyuruh mereka untuk menunggu lalu dia pergi
" Maaf menunggu lama ini pesanan anda " Ucap Weiter dan menata pesanan mereka
Rael dan Rubin menyantap makanan itu dengan lahap, selesai makan mereka masih di caffe katanya terlalu lelah untuk jalan lagi
" Mar lo rutin minum obat kan? " Tanya Rubin
" Iya rutin kok " Jawab Rael tanpa mengalihkan pandangannya dari HP
" Pulang yuk capek gue " Ajak Rubin
" Hm "Dehem Rael
Setelah Rael mengantar Rubin dia lansung pulang
" Assalamualaikum, aku pulang " Ucap Rael memasuki mansion
" Waalaikum salam " Balas Gerald dkk yang selalu bertengger di ruang tamu
Ck mereka kapan pulangnya sih nginep mulu Batin Rael
Rael langsung menuju kamarnya untuk ganti baju dan turun kebawah
" Bang, hari ini mereka nginep lagi? " Bisik Rael pada kai
" Gak, emang kenapa? " Tanya kai
" El gak suka aja " Jawab Rael
" Lo pada bisik bisik mulu, ngomong aja kali " Ucap Lewis
" Serius? " Tanya Rael
" Iya lo ngomong apa tadi? " Balas Lewis
" Gue gak suka liat muka kalian " Ucap Rael enteng
" Kenapa? Cakep gini kok " Tanya Warren
Gue gak terima ini penghinaan mami aja demen liat muka gue Batin Gerald
" Ngeselin " Jawab Rael kelewat santai
" Lo gak terpesona liat gue? " Tanya Gerald
" Liat dikit aja gue gak tau kenapa gue jengkel aja gitu jadi pen tampol "
" Ck ck mending kita main TOD " Ucap Glen dibalas anggukan oleh mereka
Glen pun kedapur untuk mengambil botol
" Gue aja yang putar " Ucap lewis
Lewis memutar botol dan berhenti di Kai
" Truth or Dare ? " Tanya Lewis
" Emm... dare aja deh " Ucap Kai
" Lo harus cium cewek yang ada di hati lo " Ucap Warren
Cup
Kai mencium pipi Rael
" Kok adek lo sih? " Tanya Warren
" Adek gue kan selalu dihati gue haha " Jawab Kai
" Ok lanjut " Ucap Lewis
Kai memutar botol dan dan daaan berhenti di Gerald
" Truth " Belum aja ditanya udah ngemeng aja
" Hewan apa yang lo takutin? " Tanya Glen
" Cicak " Jawab Gerald santai
Badan besar gitu takut cicak? Ck ck Batin Rael
Botol diputar lagi dan berhenti di Rael
" Truth " Ucap Rael
" Dek, kamu punya orang yang kamu suka? " Tanya Kai tidak sabaran
" Punya " Jawab Rael santai sedangkan Gerald dkk antusias
" Siapa? " Tanya Glen antusias
" Rahasia "
" Kenapa lo suka dia? " Tanya Lewis
" Karna gue gak tau sama siapa gue akan jatuh cinta jadi gue jatuh cinta aja ama dia tanpa bertanya kenapa "
" Satu pesan yang lo mau bilang ke dia apa? " Tanya Warren
" Bisa gak kalo becanda itu gak usah bikin nyaman, gak lucu "
Mereka semakin greget ingin tau siapa orang itu beda dengan Rael di santai aja
" Ada gak kemungkinan orang itu ada di antara kita " Tanya Gerald
" Emm... bisa jadi ada dan bisa jadi orang itu gue baru kenal "
" WHAT!!! " Teriak Gerald dkk membuat Rael kaget
" Ngagetin aja " Ucap Rael kesal
" Dek siapa? Abang kepo banget " Ucap Kai
" Rahasia, aku mau tidur dulu babay " Ucap Rael berlari menuju kamarnya
TBC
Hargai author dengan like comen dan vote😄