I'M RaKey

I'M RaKey
Part4



HAPPY READING 😄



" Kok gelap yah? "Tanya rael celingak celinguk



" Karena kak glen menutup matamu dengan dasinya "jawab devi yang sudah berada di dapan rael



" Kenapa? " tanya rael



" Kamu gak pakai lensa " ucap Glen



" Kamu? Glen ada hubungan apa kalian sebenarnya? "Tanya warren lagi



" Kak arren kepo ******* sih " ucap rael



" Banget sayang "balas warren



" Heh! Kalian kalo ngomong gak pernah di filter dulu "ucap Kai sedangkan yang diberitahu hanya nyengir tidak jelas



Berani banget ni oncom manggil el sayang Batin Kai



" Hehe maaf "ucap rael sambil mengangkat dua jarinya peace



Drrtt...drrt...drrt



" Halo kenapa? " tanya kai



"....."



" Sky's Hospital "



"....."



" Emang udah selesai? "



"...."



" Oh yaudah VVIP NO 49 "



Tuut...tuut



" Siapa kai? Kenapa? "Tanya warren



" Lewis dia mau kesini bareng gerald " jawab kai yang lain hanya ber oh ria



" Dev Dian kalian masih disini? "Tanya keyla mencari keberadaan temannya



" Kenapa memangnya?" Tanya 2D



" Kalian tidak pulang? Nanti di cariin loh " ucap rael



" Ceritanya ngusir nih "2D pura pura ngambek



" Iya " balas real enteng dan mendapat jitakan dari kai



" Kok di jitak sih? "Tanya rael memegang kepalanya



" Teman sendiri kok di usir? "Tanya kai



" Mereka bukan teman El "balas Rael santai kayak di pantai


 


DEG



Mendengar kalimat itu 2D merasakan sakit di hati mereka seperti ingin marah tapi bukan hak



" Tapi mereka SAHABAT El "lanjut rael menekan kata sahabatku dan membuat 2D ceria lagi



Untung sayang Batin 2D



" Yaudah kita pulang dulu yah bye "ucap 2D



" Kak anterin mereka dong, nanti kalo ada apa apa gimana? "Ucap rael entah pada siapa



" Dek kamu bicara sama siapa? "Tanya kai heran



" Siapa aja yang merasa " jawab rael sambil mengedikkan bahunya acuh



" Gue aja yang antar sekalian mau ganti baju dulu " ucap Glen beranjak turun dari brankar rael



Glen pun pergi bersama 2D, Warren? Dia beranjak dari sofa dan duduk di atas brankar posisinya sama dengan rael



" Eh kutil anoa lo kenapa duduk disitu? "Tanya kai sewot



" Sewot amat lo amat aja gak sewot " ucap warren dan menaruh kepalanya di bahu rael sambil memainkan HP nya



Eh ni oncom waktu MOS aja ngebentak liat kelakuannya sekarang, gesrek emang Batin Rael



" Dek kok kam- " ucap kai terpotong



BRAK



" Anjing lo santai dikit napa "ucap warren dan kai bersamaan sambil menatap tajam ke arah lewis ya pelakunya adalah lewis



" Hehe maap " ucap lewis cengengesan



" Itu siapa? "Tanya rael



" Cowok Terkece, terhots, dan terganteng sejagat raya "jawab lewis PD rael hanya ber oh ria saja



" Nih buah " ucap Gerald



" Wiihh...thanks " bukan rael yang jawab tapi kai



" Ini untuk dia " bantahnya menunjuk rael



" thanks " ucap rael datar



Rael kok jadi dingin? Batin warren



Kok gue kesal liat posisi warren Batin gerarld



" Rael lo gak makan? "Tanya warren



" Hm "



" Mau buah? "



" Hm "



" Lo suka gue? "



" Najisun "



Mendengar jawaban rael tawa mereka pun pecah



" Haha kasihan banget sih lo Ren haha "ucap Kai terbahak



" Akhirnya setelah sekian lama ada juga cewek yang najis " timpal Lewis memegang perutnya



" PD " tambah gerald terkekeh



" Kenapa harus gue yang terbully Rael "ucap warren dramatis sambil memeluk tangan Rael



" Heh dugong tu tangan minta di potong? " ucap Kai marah



" Lepas " Ucap Gerald dingin



" Idiih...cemburu Rael aja gak marah kenapa situ yang marah"



" El kok diam aja sih? " tanya kai tapi rael tidak bergeming



" Guys apa ini hanya perasaan gue atau dia memang pingsan?  "Tanya warren panik dan benar saja rael pingsan



" El sweety bangun jangan nakutin dong "ucap Kai menepuk nepuk pipi rael



" Panggil dokter cepat "Pekik Lewis



Warren pun menekan tombol yang ada di samping brankar untuk memanggil dokter dan tak lama kemudian dokter dan suster pun datang



" Tolong keluar dulu " ucap suster



Mereka berempat keluar dengan perasaan khawatir, takut dan sedih



" Hiks gue gak hiks mau hiks dia pergi hiks "ucap kai terisak



" Vi lo nangis? "Tanya lewis heran dan membuat yang lain menoleh




" Cengeng " ucap gerald



" Gue gak hiks peduli lo pada mau ngatain hikss gue apa yang penting dia hikss selamat "


Setelah beberapa saat dokter keluar dengan tatapan yang tidak bisa diartikan



" Dok tolong jangan bilang dia udah pergi " Pinta kai



" Dia baik baik saja, dia hanya pingsan karena kesulitan bernafas "ucap dokter itu tersenyum



" Syukurlah " ucap mereka semua



" Kami permisi dulu "



Kai, Warren, Lewis dan Gerald kembali memasuki kamar rael



" El kamu kok tidur lagi sih? Mau jadi sleeping princess? "Tanya kai lirih



" Minta di cium dulu baru bangun? " lanjutnya dan mencium kening rael



" ******* lo ngapain pake cium cium segala sih?" Bentak gerald



" Suka suka gue lah "



" Ge lo kok marah? "



" Iya tumben banget lo marah gara gara cewek "



Apa gue suka sama ni cewek? Gak mungkin it's impposible Batin gerald



" G gue gak marah tuh "Elak gerald



" Hilih bicit " Ucap warren mengejek



"Ernghh "Erang rael



" EL!!! " Pekik Kai memeluk rael



" Laper " ucap rael



" Aku beliin kamu makan yah? Kamu mau apa? "



" Yang aku suka "



Kai segera berlari menuju kantin rumah sakit untuk membelikan raelnya makan



" Rael gue duduk disini lagi yah " Tanya warren menunjuk brankar rael



" Hm " Dehem rael



"Gue heran deh dari tadi kok mata lo di tutup sih? "Tanya lewis di angguki oleh gerald



" Buta "jawab rael asal membuat yang bertanya melotot



PLAK



" lo Kalo ngomong asal bunyi aja "Ujar warren memukul bibir rael dan membuat si empu meringis



" Shhh...Kak arren sakit "



Suka suka gue lah, ngapa jadi lo yang sewot? Inginku berkata kasar Batin Rael



" Ren lo kok asal mukul aja? " Heran lewis



" Pukul dia sekali lagi gue cincang lo "Ancam gerald membuat si empu nyengir tidak jelas



 " EL SAYANG AKU DATANG "teriak Kai membawa makanan



" Eh si kutil badak kalo datang tuh salam bukan teriak panggil anak orang sayang " Ucap Warren sewot



" Ssg "balas kai dengan wajah minta di tampol



Untung sahabat Batin mereka



" Nih untuk kalian juga ada "lanjutnya membagikan makanan



" Thanks "



" Ini apa? " tanya rael



" Nasi goreng seafood " Jawab kai hanya dibalas ber oh ria saja



" Mau aku suap? "



" Bisa sendiri "



" Tapi kamu gak bisa li- "



" MAKAN " Tegas rael



Yap mereka makan dengan tenang atau mungkin hanya rael yang makan sedangkan yang lain hanya menatapnya



Dia bisa makan tanpa melihat? Batin lewis



Menarik Batin gerald



Sejak kapan el bisa makan tanpa melihat? Batin kai



Wow Hebat batin warren



" Kenapa gak makan? Minta disuap? "Tanya rael di sela sela makannya membuat mereka tersadar



" Eh Gak kok " ucap mereka bersamaan(-Warren)



" Iya " ucap warren enteng



" Nih " balas rael menyodorkan sesendok nasi goreng dan warren menerimanya dengan senang hati membuat orang yang berada dalam ruangan itu cemburu



Kok gue kesal Batin gerald



Harusnya aku yang disanaT_T Batin kai



I'm jealous Batin lewis



" Nih the last " lanjutnya kembali menyuapi warren



" Dek kok kamu bisa tau itu yang terakhir "tanya kai



" Celah " jawabnya menunjuk bawah matanya dan dibalas ber oh ria saja



" Nih minumnya "



" Thanks "



Setelah makan mereka semua sibuk dengan kegiatannya masing masing, Rael yang hanya diam, warren, kai, lewis dan gerald sibuk dengan Hp. Sampai Glen datang kembali mengenakan pakaian biasa.



" Kalian gak pulang? Ini udah malam " Ucap Glen



" Iya juga ya, gue pulang dulu ya. Yuk Ge  " balas lewis



" Gue juga, bye rael " ucap warren mengacak rambut rael



" Hm " dehem rael



Dan tersisalah Rael, Kai dan Glen di ruangan tersebut



" Bang kai gak ganti baju? "Tanya rael melepas dasi yang menutup matanya



" Gak, abang punya baju sekolah cadangan kok "



" El gak tidur? "Lanjut kai



" Peluk " balas rael merentangkan tangannya



" Manja " Kekeh kai memeluk rael



" Abang tidur bareng el aja "pinta rael



" Iya iya "



" Trus gue dimana? " Tanya Glen menunjuk dirinya sendiri



" Lantai " Jawab rael dan kai bersamaan membuat glen mendengus kesal



TBC