I'M RaKey

I'M RaKey
Part 8



HAPPY READING ;)


" Ayah tau itu dan ada satu hal lagi yang ayah ingin bilang "


" Apa? "


" Permintaan kamu udah terpenuhi sayang "


" Yang mana? "


" Yang waktu umur 11 tahun itu sayang, kamu nyuruh ayah bangun perusahaan, sekolah, cafe dll yang pake uang kamu itu  "


Orang yang gue panggil ayah dan bunda adalah om gill dan tante Viola atau lebih tepatnya Gillbert shan Dalton adik dari daddy gue dan istrinya Viola Dalton, setelah kejadian yang Yssa hampir ditabrak, Ayah ngajak gue pindah ke london dan disana gue dirawat dengan baik. Ayah bahkan ngajarin gue semua bela diri, bunda ngajarin gue masak dan selama disana gue selalu belajar agar diakui mommy. Kata ayah gue udah terlalu pintar tapi bagi gue itu belum cukup karena mommy gak pernah mau liat prestasi dan piala yang gue dapat.


Back To Topic


" Oh iya El ingat "


" Perusahaan kamu udah mendunia loh "


" Seriusan!! Waah ayah hebat "


" Kok ayah sih kan yang ngurusin perusahaan kamu, berkas berkasnya kan ayah sering kirim lewat email kamu dan kamu yang ngerjain tugas ayah hanya sebagai sekretaris kamu "


" Tapi kan berkat ayah, oh iya nama perusahaan El apa? "


" Key's Company dan semua penghasilannya akan ayah kirim semuanya ke rekening kamu "


" Gak jangan cukup 5% aja untuk El, 10% untuk sekolah, cafe, panti asuhan dll, sisanya untuk ayah dan bunda. El gak terima penolakan " Tegas Gue


" Ayah dan bunda gak bisa ngasih kamu apa apa tapi kamu selalu memberi kami semuanya "


" Kalian udah beri El kasih sayang yang gak pernah El rasa dan selama setahun kan daddy sering kirim 5 Gold Card jadi El gak butuh lagi "


" Andai kamu adalah anak kandung ayah pasti akan selalu ayah jaga " Ayah mulai meneteskan Air matanya


" El tetap sayang kalian kok dan yang El mau kalian tetap percaya El "


Ting


Tiba tiba HP gue bunyi menandakan pesan masuk, gue merogoh kanton celana gue dan dan mengambil Iphone gue. Gue membuka Line ternyata si Rubin ngechat gue


Rubin Gue


Mar, gw udh bwain obt lo tpi lo gk ad jdi gw ngasih ke org yg ad d mnsion tp bkn abng lo kok✌


Thx


Bisa bahaya kalo diliat abang nih Batin Gue


" Yah, El pulang dulu nanti di cariin sama abang lagi " Pamit gue dan menyalami ayah


" Hati hati sayang " Balas Ayah


Gue pun keluar dan pamit pada bunda juga, setelah itu gue bergegas masuk ke mobil dan melaju ke mansion abang gue. Tak makan banyak waktu gue sampai, gue masuki mobil ke garasi trus gue lari masuk dan mencari abang gue karena di ruang tamu hanya gerald dkk


" Kak, abang aku mana? " Tanya gue pada kak kenzie


" Di dapur " Jawabnya


Gue langsung lari ke dapur mencari abang gue, saat gue sampai gue lihat bi tami lagi nyerahin kantong plastik hitam ke bang kai


" Bang, itu apa? " Tanya gue pura pura


" Entah abang belum buka " Jawab abang gue sambil memegangi kantong itu


" Bi ini dari siapa? " Tanya gue pada bi tami


" Tadi ada cewek ngasih ini ke bibi katanya untuk nona " Jawab Bi tami


" Ngapain kasih ke abang sih, sini ini punya El jangan di buka. Abang di cariin mereka tuh " Ucap gue dan bohong kalau abang dicariin dan dia percaya


Tersisalah gue dan bi tami di dapur


" Bi, kalo ada cewek itu lagi datang atau nitip sesuatu bilang ke El langsung ya atau suruh dia kekamar El " Pinta Gue


" Iya non, kalau begitu bibi permisi dulu mau masak "


" Eh bi jangan masak untuk El dan abang yah, nasinya aja yang dimasakin untuk kita selain itu untuk para maid aja " Titah gue mendapat anggukan dari Bi Tami


Gue pun membawa kantong itu ke kamar tapi gue harus lewatin abang gu dulu karena mereka ada  di ruang tamu


Gue jalan pelan pelan agar gak di tau Ehh ada suara mahkluk lain manggil gue


" Dek, lo ngapain? " Tanya Warren membuat semua mata tertuju ke gue


Pen tampol tapi takut dosa Batin Gue


" Renang " Jawab Gue santai dan masih lanjut jalan


" Vi adek lo beda banget " Ucap Lewis


" Dia emang gitu, agak galak dan dingin " Balas bang kai


" Orangnya masih dengar " Ucap Gue masih lanjut jalan


Gue langsung mempercepat langkah gue naik tangga dan sampailah gue dikamar


" Umpetin dimana ya? " Tanya gue


Gue menelusuri di tiap sudut kamar gue dan membuka laci meja


" Disini aja deh "  Gue masukin kantong itu kedalam laci dan gue kunci, kuncinya gue gantung di dekat lampu belajar


Setelah itu gue langsung merebahkan badan gue, gue langsung tidur tanpa makan malam dan tidak mandi


Rael pov end


                     >>>>>>


Rael terbangun dari mimpinya karena mendengar alarm, dia pun melihat jam ternyata sudah jam 6:45. Dia mengucek ngucek matanya, setelah merasa nyawanya sudah terkumpul dia bergegas ke kamar mandi untuk melakukan ritualnya


Setelah itu dia berjalan ke arah walk in closet dan dia memakai Hoodie Sweater Navy bertuliskan HUMBLE dan celana jeans sobek di lutut serta rambut pirangnya di kuncir asal asalan


" Gue liat abang dulu deh " Ucapnya sambil keluar kamar menuju ke kamar kai yang tepat berada di samping kamarnya


Ceklek


Begitu dia membuka pintu dan melihat kedalam kamar dia terkejut bagaimana tidak isinya bagaikan kapal pecah bungkus snack berserakan di lantai, baju di lantai. Tapi ada yang membuatnya tertarik yaitu posisi tidur kai dkk, kai dan warren tidur dilantai sambil berpelukan sedangkan di atas kasur ada Gerald yang sedang di peluk oleh lewis dan Glen


" Ajaib " Ucap Rael


Kerjain ah Batin Rael


Rael mengeluarkan HPnya dan membuka kamera dia berjalan menuju kai dan warren lalu...


Cekrek


Dia beralih lagi kearah kasur dan lagi lagi


Cekrek


Tidak sampai disitu dia langsung mundur agak jauhan dari mereka dan membuka perekam video lalu...


" KEBAKARAN!!! TOLONG! " Teriak Rael masih memegang HPnya


Gerald dkk langsung terbangun dan berlarian kesana kemari sambil teriak


" HUAA... GUE GAK MAU MATI " -Warren


Gak nanya


" BUNDA TOLONGIN AKU " -Lewis


Bunda lo gak disini


" GUE BELOM BAHAGIAIN ADEK GUEEE " - Kai


Bang kai debest lah


" MAMI GEGE GAK MAU MATI DULU "- Gerald


Ck ck manja gini dibilang dingin


" GUE MAU NIKAH DULU GAK MAU MATI " - Glen


Sama cia aja kak wkwk


Rael sudah tidak tahan dengan tingkah mereka dan akhirnya tawanya pun pecah


" Haha... mending kalian mandi gak usah pelukan disitu ini udah jam 6:50 " Ucap Rael sambil menyimpan kembali HP nya dan melenggang pergi


" Kejadian hari ini sebaiknya kita lupakan " Ujar Glen diangguki mereka


Mereka langsung bergegas mandi * gak mandi bareng kok mereka ke kamar mandi yang ada di mansion ini dan mandi sendiri sendiri


Rael sedang menunggu mereka di meja makan sambil menonton video gerald dkk


" Seru nih kalo gue sebar " Gumamnya


" Morning dek " Sapa kai berjalan menuruni tangga diikuti dengan sahabatnya


" Morning " Balas Rael singkat


Skip selesai makan


" Woi buruan kita udah telat " Ucap Lewis


Mereka berada di ruang tamu sedang membereskan tugas yang mereka kerjakan kemarin dengan tergesa gesa sedangkan Rael hanya duduk santai sambil memainkan HP nya


" Udah kan yuk capcus " Ucap kai


Sebelum pergi kai mencium pipi Rael dan Glen manciun puncak kepala Rael lalu pamit pergi menyisakan Warren yang masih berdiri didekat Rael


" Loh kakak gak pergi? " Tanya Rael


" Dek kok si Glen cium lo juga sih? " Balik tanya warren


" Udah biasa tapi cuman batas kepala doang " Jawab Rael kembali memainkan HP nya


" Dek gue pergi dulu jangan kangen loh " Pamit Warren tapi sebelum itu...


Cup


Warren mencium kepala Rael tanpa seizin Rael dan langsung melarikan diri


" Mati aja lo kak arren " Ucap Rael kesal


Glen Pov


Gue dkk masih diperjalanan tapi tiba tiba si Cia nelpon


" Halo dek kenapa? " Ucap gue


" Masih dimobil ya? Bang kai yang nyetir? " Tanya Cia


" Iya, emang kenapa? "


" Cia mau bicara dengan kak arren "


" Ren, adeknya kai mau ngomong " Gue langsung memberikan warren HP gue


" Speaker Ren gue mau denger " Ucap Kai dan warren melakukan apa yang kai bilang


" Halo dek kangen ya? " Tanya Warren PD


" Najis, lo pikir gue akan diam setelah lo lakuin hal itu ke gue? Sorry gue gak sebaik itu jadi tunggu aja pembalasan gue. Oh iya untuk permulaan gue udah kirim hadiah ke Line kak kenzie good luck " Ucap Cia dan lansung mematikan sepihak


" Ren lo apain lagi sih adek gue? " Tanya kai


" Gue cuma matiin tadi HP nya " Bohong Warren


" Len hadiah apa? " Tanya gerald


Gue ambil HP gue kembali dan membuka LINE ternyata Cia ngirim video. Pas gue putar ternyata itu video gue dkk yang teriak teriak waktu dikamar


" Kai adek lo jahil banget " Ucap Gue begitu melihatnya


" Kenapa? Apa hadiahnya? " Tanya lewis


" Nanti aja jangan sekarang "


Gue nyimpan kembali HP dan merutuki diri gue sendiri


Glen pov end


Rael Pov


Gue jahat banget padahal yang gangguin gue kan cuma kak warren tapi kok mereka semua terlibat ck ck Batin Gue


Gue bosan hanya di mansion aja mana gak ada teman jadi gue berencana jalan jalan ke mall, gue pun kekamar untuk pakai lensa hitam dan memakai bedak hitam. Gue emang biasa gitu kalau mau keluar gue gak nyaman aja ama mata gue, di keluarga gue berasa cuma gue aja dan daddy yang sama warna matanya. Gue udah siap tanpa perlu mengganti baju, tinggal ambil tas slempang dan sepatu sneakers gue udah siap pergi.


Gue menuju ke garasi dan memasuki mobil sport gue menuju ke mall


Skip mall


" Kemana dulu ya? " Tanya gue pada diri sendiri


" Makan dulu aja deh " Putus gue


Gue menuju ke Caffeteria wah telat sedikit saja gue gak akan dapat tempat kosong, gue duduk di tempat yang tersisa.


" Weiter " Panggil gue, datanglah pelayan wanita


" Ingin pesan apa nona " Tanya weiter itu ramah


" Lemon tea dan sandwich tanpa tomat dan selada " Jawab gue dan langsung di catat oleh weiter


" Silahkan tunggu 10 menit " Weiter itu pergi


Guepun memainkan HP untuk menyibukkan diri tapi ada aja yang gangguin ketenangan gue


" Boleh gabung? Tempat yang lain penuh " Ucap orang itu


Gue gak jawab gue hanya melihat sekeliling dan dia gak bohong jadi gue berdehem dan kembali memainkan HP


Gue liat dia udah duduk dan mulai menyantap makanannya tapi gue gak liat wajahnya dan hanya satu yang gue tau dia cowok


Pesenan gue pun datang yaa gue makanlah gak mungkin kan dibuang, selesai makan gue mau lanjutin petualangan Ehh gue mau jalan tiba tiba tangan gue dicekal ternyata orang yang tadi


" Lepas " Ucap gue dingin


" Ehh... maaf anu itu gue hmm " Ucap orang itu


" What? " Tanya gue gak sabaran


" Lo mau pulang? " Tanya orang itu


" Gak, jalan jalan dulu " Jawab gue


" Kita barengan yah? "


" Hm "


Kami pun membayar pesanan kami dan pergi untuk jalan jalan, di jalan banyak yang natap gue iri, kagum dan sewot(?)


Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Timezone, kami mencoba semua permainan dan itu membuat gue sedikit terhibur. Setelah puas bermain kami pergi untuk membeli minum, saat itu mata gue tertuju pada toko jam tangan.


" Gue pergi dulu " Ucap gue


" Mau kemana? " Tanya orang itu


" Belanja " Jawab gue


" Bareng aja "


Toko jam tangan


" Mba, saya mau jam yang model ini 4 untuk cewek dan 6 untuk cowok " Ucap gue sambil menunjuk salah satu jam tangan itu


" Kami akan membungkusnya segera nona, mohon tunggu sebentar " Mereka langsung membungkus pesanan gue


Gue dan orang itu menunggu tanpa ada obrolan sampai pesanan gue selesai. Gue langsung membayarnya menggunakan Gold card, sebenarnya sih gue mau pake uang gue sendiri tapi kata ayah gue harus hargai jerih payah daddy jadinya gue pun sesekali pakai kartu itu


" Nih untuk lo " Ucap gue sambil menyodorkan 1 jam tangan yang terbungkus


" Kok lo ngasih ke gue? Kita bahkan belum kenalan " Tolak orang itu


" Gue Keyla, lo siapa? "


Bohong dikit gak papalah Batin gue


" Ian "


" Tuh kita udah kenalan, ambil aja susah amat sih " Kesel gue


" Thanks " Dengan terpaksa dia ngambil juga


" Ngalah juga kan lo " Ucap gue tersenyum tipiss


" Key, kesana yuk " Ajak ian menunjuk photobox


Kami pergi ke Photobox tapi gue jarang keluar jadi yah gue ngikut dia aja, setelah itu dia membagi hasil fotonya dia ngambil 5 foto dan gue 3 foto


" Kok gue cuma 3? " Tanya gue gak terima


" Biarin " Jawabnya enteng


Nih orang pasti tipe tipe yang agak kasar kalo salah paham deh, gue gak mau berurusan lagi dengan dia Batin Gue


" Gue pulang duluan " Pamit gue sambil menyimpan foto itu di tas slempang gue


" Mau gue anter? " Ucap ian


" Gak " Tolak gue mentah mentah


" Thanks for today and gue harap kita ketemu lagi "


" No no big no! Ini pertemuan pertama dan terakhir kita so bye bye "


Saat gue ngomong gitu gue liat dia tersenyum smirk tapi gue hilangin pikiran itu mungkin cuman salah liat. Gue bergegas pergi ke parkiran


TBC