
Gio sudah sampai di rumah nya ia menaruh mobil nya di garasi gio pun masuk ke dalam rumah di rumah sudah ada mamah dan papah nya yang sedang duduk di sofa sambil minum secangkir teh dan cemilan ,gio pun datang dan membuka pintu.
"Eh anak mamah udah pulang, " Tanya mamah.
"Iyah mah, " Gio menghampiri mamah dan papah nya sambil mencium tangan mamah dan papah nya.
"Tumben gio udah pulang, " Tanya papah.
"Iya pah tadi kerjaan di kantor engga terlalu banyak jadi pulang nya masih sore.
"Oh begitu, "
"Yaudah mah pah aku ke kamar dulu ya, "
Gio pun naik ke atas menuju kamar nya sesampai nya di kamar gio meletakan tas kerjanya lalu ia membuka sepatu, zas dan dasi ia menaruh nya di sembarangan tempat ia duduk sebentar,tak lama kemudian ia merasa tubuh nya sudah aga lengket dan ia pun memutuskan untuk mandi ia pun pergi ke kamar mandi.Beberapa jam kemudian gio telah selesai mandi ia hanya menggunakan handuk dan menuju ke lemari ia memilih pakaian setelah menemukan yang cocok ia pun memakainya.
"Bro jadi engga malam ini"Gio menghubungi radit.
"Jadi bro nanti gue ke rumah luh, "Balasan radit di sebrang telepon.
"Engga usah ke rumah kita ketemuan aja di jalan, "
"Luh mau bawa mobil sendiri? "Tanya radit.
"Iya gue mau bawa mobil sendiri, "
"Okeh kalau gitu, "
Gio menutup telepon nya ia pun bersiap -siap untuk menemui salah satu temannya gio menyemprotkan sedikit parfum kemudian ia pun ke bawah,karena jam sudah menujukan malam sedangan bu ana dan pak gunawan sedang makan malam gio pun turun dari anak tangga lalu mamah nya memanggil.
"Gio mau ke mana kamu nak, " Tanya mamah.
"Mau keluar mah, "
"Makan dulu nih, "
"Engga ah mah nanti aja di luar, "
"Yaudah, mau keluar sama siapa "
"Biasa mah sama radit, "
"Oh yaudah hati -hati, "
"Iyah mah gio pamit ya, "
Gio meninggal kan rumah nya ia pun mengendarai mobil nya lalu ia keluar dari kompleks rumah nya dan ternyata radit sudah menunggin di depan kompleks rumah gio.
"Eh luh ko ada di sini, "Gio sambil membuka kaca mobil.
"Iya abisnya gue bingung mau nunggu di mana jadi gue nunggu di sini deh, "
"Kenapa engga whtshap gue, "
"Lupa gue, "
"Untung aja luh ketemu gue kalau engga berabe, "
"Iyah sih makannya gue ke sini nya awal"
"Yaudah kita berangkat yuk, "
Gio dan radit mun memasuki kendaraan nya masing-masing dan menuju ke sebuah tempat yang di acarakan oleh temannya itu, Tak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat tujuan yang di kasih tau oleh teman nya itu sesampai nya di tempat tujuan gio dan radit pun masuk ke gedung itu.
"Tempatnya okeh juga nih, "Radit berbicara kepada gio.
"Teman kita ini emang engga salah dan engga mungkin juga seorang bos milih tempat yang sembarangan dit, "
"Iya juga ya yaudah masuk, "
Mereka berdua pun masuk dan di sambut oleh seorang teman nya yang aga angkuh itu padahal gio tau dia punya segalanya karena harta orang tua nya bukan dari jari payah dia sendiri namun gio tidak memperdulikan nya karena mereka pun berteman baik.
"Selamat datang bapak gio rahadian, "Salah satu teman dekatnya gio menyambut.
"Gio hanya tersenyum dan berjabat tangan begitu pun dengan radit, "
"Gimana kabar kalian berdua?" Tanya teman dekat mereka.
"Baik ko" Jawab radit dan gio.
"Syukurlah kalau baik mah, hayo kita bersenang-senang silahkan mau pilih yang mana, "Teman nya pun mempersilahkan duduk.
Gio dan radit pun duduk ternyata mereka sedang berada di club yang ternama di kota itu dan club nya itu di tempat kan di ruangan VIP mereka sangat enjoy karena sudah biasa juga dengan lingukan tersebut namun bedanya gio dan radit hanya bisa menyesuaikan pertemanan nya saja biar tidak di bilang engga terlalu kantro saja.
.
.
.
Happy Reading☺🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏