
Sang mentari pun telah sinar gisha pun terbangun ia pun langsung ke kamar mandi untuk mandi, selang beberapa jam gisha telah selesai mandi ia pun langsung ke dapur niat nya mau bikin sarapan namun ibu sudah lebih dulu di dapur dan sedang membikin sarapan untuk mereka berdua.
"Gisha eh ibu udah ada di dapur aja"
"Ibu iya dong kan ibu mau bikinin sarapan untuk kamu sha"
"Gisha heum gisha bantu apa ini"
"Ibu tolong ibu potongin sayuran sha sama iris bawang merah sama cabe ya"
"Gisha okeh bu terus apa lagi"
"Ibu itu aja dulu sha"
Gisha pun memotong sayuran dan mengiris bawang merah sama cabe, sedangkan ibu sedang memasak yang lain nya tak lama kemudian masakan ibu pun sudah matang ibu menaruh masakan nya ke dalan piring.
"Ibu sha tolongin ibu"
"Gisha tolong apa bu"
"Ibu bawa piring ini ke meja makan"
"Gisha iya bu"
Gisha pun membawa piring itu ke meja makan dia pun menaruh piring itu ke meja, gisha pun balik lagi ke dapur.
"Gisha sudah beres bu"
"Ibu belum ini dikit lagi"
"Gisha oh iya bu"
Gisha membereskan dapur dan menyapu karena tadi ada sisa-sisa potongan sayuran sama bawang merah dan cabe, tak lama kemudian ibu pun sudah memasak mereka berdua pun sarapan dengan lahap.
"Ibu sudah selesai sarapan nya kamu sha"
"Gisha sudah bu"
"Ibu sedikit banget kamu sarapannya"
"Gisha engga ko bu ini tuh udah banyak"
"Ibu yaudah ibu siapin bekel ya buat kamu"
"Gisha iya bu boleh,aku ke kamar dulu yah mau siap-siap untuk ke kantor "
"Ibu iya sha"
Gisha menuju kamar nya ia akan mengganti pakaian nya karena tadi ia masih menggunakan piyama,sesudah selesai pakai baju gisha tak lupa memakai make up natural nya ke wajah nya ia pun begitu sangat cantik dengan make yang sangat natural itu tak lama kemudian ia pun berpamitan kepada ibu nya, gisha pun keluar dari kamar nya .
"Bu aku pamit dulu ya mau ke kantor " gisha berpamitan kepada ibu nya.
"Iya sha hati-hati ya di jalan ini ibu bawain bekal buat kamu" ibu pun menyodorkan kotak makan kepada gisha.
"Makasih ya bu udah mau bawain bekal buat aku"
"Iya sama-sama sha udah kewajiban ibu juga kan"
"Yaudah aku berangkat dulu ya"gisha mencium telapak tangan ibu nya.
Dan gisha pun meninggal kan ibu nya di rumah ia pun menaiki kendaraan nya gisha langsung menuju ke kantor nya.
Di rumah lala wijaya
Lala pun telah bangun dari tidurnya ia langsung ke kamar mandi ,tak lama kemudian lala telah selesai mandi ia langsung berganti pakaian dan memakai sedikit make up ke wajah nya dan sedikit memakai lipstik ke bibirnya lala pun ke bawah ia langsung menyapa kedua orang tuanya yang sedang sarapan.
"Selamat pagi pah mah" lala pun mengucapkan nya kepada papah dan mamah nya.
"Pagi juga sayang " papah dan mamah nya pun menyapa kembali.
"Mau sarapan sama apa sayang" mamah pun menawarkan sarapan ke pada lala dan menanyakan mau sarapan sama apa.
"Aku mau roti aja mah" lala pun menjawab mamah nya tapi lala sibuk dengan handphone nya.
"Okeh mamah buatin yah"
"Iya mah" lala pun menjawab.
"Heumm " Papah pun mendehem.
Lala langsung melihat papah nya.
"Kenapa pah"Lala pun bertanya kepada papah nya.
"Kalau lagi sarapan handphone nya taro dulu sayang"Papah pun berbicara.
"Maaf pah soalnya ini ada whatsapp dari teman "Lala pun meminta maaf kepada papah nya.
"Lain kali nanti aja bales whatsapp nya setelah sarapan yah sayang kamu sarapan dulu nanti telat loh ke kantor nya"
"Iya pah ini juga udah ko"
"Iya mah makasih"
Lala dan keluarga pun sarapan dengan lahap beberapa menit kemudian lala pun telah selesai makanya ia pun langsung berpamitan kepada kedua orangtua nya.
"Mah pah aku berangkat dulu ya"Sambil mencium tangan mamah nya.
"Hati-hati sayang " mamah pun sambil mencium pipi kanan dan kiri lala.
"Iyah mah" lala pun berpamitan sama papah nya.
"Pah lala pamit ya mau berangkat " sambil mencium tangan papah nya.
"Iya nak hati-hati di jalan" papah pun sama seperti mamah sambil mencium pipi kiri dan kanannya lala.
"Iyah pah mah aku bakalan hati-hati ko aku berangkat ya"
"Papah dan mamah iya sayang "
Lala pun langsung ke luar dari rumah nya ia langsung menaiki mobil milik nya lala langsung menacapkan gas nya lalu pergi dari komplek rumah nya, jalan pun cukup lumayan ramai ia pun di dalam mobil sambil mendengar kan musik karena lumayan bosen jadi dia mendengarkan musik,jarak rumah lala dan kantor lumayan jauh kadang lala pun suka terjebak kemacetan dan benar saja lala pun terkena macet di jalan.
"Ah sial macet lagi pasti nyampe kantor ke siangan deh gue"lala pun aga kesal.
"Ah gue telepon gisha deh"
Lala pun memutuskan untuk menelepon gisha agar lala bisa beralasan untuk nyampe ke kantor.
"Lala memegang handphone nya ia pun langsung menelepon gisha, tuttut"ayo dong sha angkat lah telepon gue.
"Hallo la " gisha mengangat telepon lala.
"Hallo sha eluh ada di mana"
"Gue bentar lagi nyampe la"
"Nyampe mana luh sha"
"Nyampe kampus ya nyampe kantor lah lalapo"
"Kirain gue bener luh mau ke kampus "
"Engga lah ada apa luh telepon gue tumben bener luh"
"Gue kayanya telat deh nyampe kantor nya"
"Telat kenapa luh,pasti kesiangan luh yah"
"Engga lah gue jebak macet nih"
"Terus luh ngapain telepon gue sampai geu berhenti di jalan dulu nih bela-belain angkat telepon luh"
"Gue kan telat jadi elu bilangin ya ke staf gue terlambat "
"Sudah ku duga pasti begitu, yasudah nanti gue bilanganin gue lanjut lagi ya "
"Okeh thank you sha"
"Iya sama-sama"
"Eluh emang sahabat pali the best deh"
"Iya udah yah gue mau lanjut berkendara dulu "
"Okeh"
Lala pun mengakhiri telepon gisha dan memang bener lala masih terjebak macet.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy Reading☺🤗
Jangan lupa vote, like and comen😉