Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 58



Gisha telah sampai di rumah nya,gisha langsung masuk ke rumah nya karena tidak mau menganggu ibu nya sedang istirahat jadi gisha langsung masuk karena dia membawa kunci rumah nya sendiri.


"Akhirnya sampe juga di rumah " gisha ngomong dalam hatinya.


Tak lama kemudian gisha pun langsung ke kamar nya untuk menaruh tas dan memebersihkan tubuhnya, selang beberapa menit gisha telah selesai bersih-bersih gisha langsung merebahkan tubuhnya di kasur dan tak lama kemudian gisha tertidur dengan pulas.


.


.


.


Sinar sang surya pun telah bersinar ibu sudah bangun dari tidurnya ibu gisha sedang menyiapkan sarapan untuk mereka berdua, tak lama kemudian gisha pun terbangun dari tidur nya dan menuju ke dapur.


"Ibu waktu malam kamu pulang jam berapa sha ko ibu engga tau"


"Gisha engga terlalu malam ko bu"


"Ibu kenapa engga bangunin ibu sha"


"Gisha engga enak bu mau bangunin ibu juga gisha juga bawa kunci rumah ko"


"Ibu engga usah engga enakan gitu, kan ibu itu ibu kamu sha"


"Gisha iya yaudah aku mau mandi dulu ya"


"Ibu yaudah gih"


Gisha pun langsung ke kamar mandi dan bersiap-siap untuk ke kantor tak lama kemudian gisha telah selesai mandi ia pun langsung sarapan bersama ibu nya.


"Ibu ayo sha kita sarapan dulu "


"Gisha iya bu"


Gisha dan ibu pun sarapan dengan lahap dan tak lama kemudian gisha pamit kepada ibu nya untuk berangkat ke kantor.


"Gisha bu aku pamit ya"


"Ibu iya sha hati-hati di jalan"


"Gisha iya bu"


Gisha berpamitan kepada ibunya ia langsung menaiki kendaraan nya dan langsung menuju ke kantor,sesampainya di kantor gisha bertemu dengan sahabat nya siapa lagi kalau bukan lala.


"Lala hey sha"


"Gisha hey baru datang luh la"


"Lala iya gue baru datang"


"Gisha tumben luh"


"Lala tumben apaan"


"Gisha tumben udah nyampe sini aja biasanya kan suka telat"


"Lala engga bakalan telat lagi gue sekarang mah"


"Gisha paling besok juga telat eluh mah"


"Lala engga bakalan lah"


"Gisha iya dah, masuk yuk"


"Lala iya ayo"


Gisha dan lala masuk ke gedung itu dan menuju ke lantai atas,gisha dan lala naik lif di dalam lif gisha dan lala mengobrol tentang masalah kerjaan dan kuliah nya, tak terasa lif pun sudah berbunyi menadakan sudah sampai di lantai atas, gisha dan lala ke ruangan mereka berkerja.


"Lala sambil menaruh tas heum tumben jam segini belum pada datang"


"Gisha pasti bentar lagi juga datang"


"Lala iya kali ya, enak ya datangnya bisa sepuasnya"


"Gisha bukan sepuasnya la tapi mereka datang tepat waktu dan emang jamnya berkerja"


"Lala terus ngapain kita datang pagi-pagi"


"Gisha kan kita bukan karyawan di sini"


"Lala ya harus di samain lah"


"Gisha kan tergantung perusahaan nya juga sib la"


"Lala heumm"


Tak lama kemudian para karyawan pun sudah datang dan langsung ke ruangan berifing,berifing pun di mulai dengan ke henimgan tak lama kemudian berifing pun telah selesai dan langsung ke ruangan masing-masing.


"Gisha ini emang eluh engga bawa pulpen"


"Lala lupa gue engga bawa"


"Gisha oh yaudah nih"


"Lala eh sha"


"Gisha apaan"


Tak lama kemudian gisha di panggil oleh siska sang seketaris gio, padahal gisha sedang ngobrol bersama lala.


"Siska gisha di panggil oleh pak gio"


"Gisha ada apa ya mba "


"Siska kurang tau mba juga ke ruangan nya aja dulu"


"Gisha baik Mba "


Gisha pun ke ruangan gio.


"Ah padahal gue males banget dah ke ruangan tuh orang"gisha ngomong dalam hati nya.


"Tuk tuk permisi " gisha mengetuk pintu"


"Gio masuk"


Gisha masuk ke ruangan gio


"Gisha ada apa ya pak"


"Gio ini proposal bikinan kamu kurang bener pas saya cek tolong bikin lagi "


"Gisha perasaan udah bener deh pak"


"Gio apa kamu bilang perasaan di sini itu bukan pake perasaan tapi di sini itu untuk kerja"


"Gisha maaf pak tapi saya sudah cek tapi sudah benar"


"Gio itu masih salah saya mau kamu bikin lagi"


"Gisha baik bapak terhormat "


"Gio silahkan keluar dan kerja kan"


"Gisha baik pak"


Gisha ke luar dari ruangan gio ia pun ngedumel sendiri.


"Gisha apa-apaan ini orang ini udah bener tapu masih aja di anggap salah heran dah gue"


"Lala kenapa eluh"


"Gisha masa gue di suruh bikin ulang proposal ini"


"Lala bukan nya sudah bener ya"


"Gisha engga tau dah gue pusing "


"Lala yaudah kerjain aja sha"


"Gisha iya la"


Gisha mengerjakan proposal yang di kasih oleh gio yang katanya masih ada salah.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy Reading ☺🤗


Jangan lupa vote, like and comen😉