Handsome Young Master

Handsome Young Master
Episode 80



Gio dan papah telah sampai di rumah sedang kan mamah sedang menyiram tanaman nya yang ada di depan rumah.


"Udah pulang kalian"


"Udah mah cape banget"


"Yaudah mamah panggil bibi dulu biar bawain minuman yang segar. "


Mamah pun masuk dan memanggil bibi di dapur untuk membawakan minumannya dan cemilan ke teras.


"Bibi " Panggil mamah gio.


"Iya bu ada apa? "


"Tolong bawain minuman yang segar yah buat bapa sama gio jangan lupa sama cemilan nya juga, "


"Baik bu"


Bibi pun kembali ke dapur untuk menggambil air minum dan sedikit cemilan untuk papah dan gio, Mamah gio keluar dari rumah dan melanjutkan lagi aktivitas nya tadi tak lama kemudian bibi pun keluar dari rumah dan membawa minuman dan cemilan.


"Ini bu,pak, den minuman nya sudah siap"


"Makasih yah bi"


"Iya sama-sama saya kembali ke belakang dulu ya"


"Iya bi"


Gio langsung meminum nya dan papah pun ikut meminumnya, sambil makan cemilan.


"Ah segar juga nih minuman nya"


"Enak juga nih cemilan nya? " Tanya papah ke mamah.


"Itu bikinan mamah loh cemilan nya"


"Masa mah yang bener enak tau ini mah, "Papah memujinya.


"Ah papah biasa aja juga, "


"Tanya aja ke gio, "


"Iya mah ini enak banget cemilan nya, "


"Syukur lah kalau pada suka mah, "


"Gio hanya tersenyum"


"Gio kamu ada aktivitas apa lagi nak, " Tanya mamah.


"Engga ada mah, "


"Oh begitu"


"Kenapa emang nya mah"


Gio pun ingin membersihkan diri karena badan nya sudah lengket oleh keringet karena dia tadi abis joging bersama papah nya.


"Mah pah aku masuk ke dalam dulu ya mau bersih-bersih nih"


"Iya nak, "


Gio masuk ke dalam rumah nya dan menuju ke kamar yang paling mewah dia masuk dan langsung masuk ke kamar mandi.


.


.


.


Sedangkan mamah masih sibuk dengan tanaman nya kalau papah masih duduk sambil menikmati cemilan dan jus jeruk yang di bikin bibi di dapur.


"Engga kerasa yah pah anak kita sudah besar saja, "Mamah berbicara begitu sambil menyiram tanaman nya.


"Iya mah papah juga bangga sama dia walaupun papah nya punya perusahaan tapi dia engga mau ikut campur masalah perusahaan papah nya sendiri."


"Iya ya pah anak itu memang membanggakan ke dua orang tua nya, tapi sayang. "


"Tapi sayang kenapa mah, " Tanya papah.


"Sayang aja masa belum punya calon kalau engga calon juga seengga nya pah pacar gitu. "


"Iya juga sih dia terlalau sibuk dengan kerjaan nya sampai-sampai ia lupa dengan wanita. "


"Iya pah coba tanyain sama papah ke gio dia udah punya belum gitu masa sih mamah yang harus turun tangan untuk nyari calon buat dia, "


"Iya nanti sama papah di tanyain mah, Papah lagi makan dulu nih minum nya aja belum di habisin, "


"Engga sekarang juga pah nanti aja pas makan malam, "


"Yaudah iya mamah, papah mau masuk dulu yah mau mandi badan udah bau nih, "


"Yaudah mandi sanah"


Papah pun masuk ke dalam rumah ia langsung menggabil handuk di kamar dan menuju ke kamar mandi, Sedangakan mamah masih dengan tanaman tak lama kemudian mamah sudah selesai dengan tanaman nya ia pun masuk ke dalam rumah dan memberishkan badan nya yang kotor tadi karena habis memindahkan tanaman.


DI kamar gio


Gio sedang menatap layar laptop nya walaupun lagi libur iya harus saja mengecek berkas-berkas karena takut ada yang salah, dia pun harus membaca dan mengahapal sedikit untuk meeting besok jadi harus di pelajari terlebih dahulu, tak lama kemudian ia menatap ke arah jendela sambil membawa secakir cofe ia meminum nya sambil berdiri ia menatap ke arah luar tak lama kemudian ia manaruh secangkir cofe itu ke meja ia meraih ponsel nya di dalam saku celana nya dan memainkan nya sambil berjalana ke arah sopa yang ada laptop nya.


.


.


.


Happy Reading☺🤗🤗


Jangan lupa vote, like and comen☺🙏