
Dara, lala dan gisha telah sampai di lantai atas lala pun menuju ruangannya sedangkan gisha mengikuti lala dan dara,lala pun berbicara kepada gisha.
"Eh sha mau ngapain di sini" lala pun bertanya kepada gisha.
"Ya gue mau ke ruangan gue lah" gisha menjawab dengan santai.
"Eluh udah pikun ya ruangan eluh engga di sini lagi tapi di ruangan pak gio" lala mengingatkan gisha.
"Eh iya gue lupa ah males banget gue harus ketemu tuh orang"
"Males kenapa bukannya senang luh seruangan sama pak direktur yang ganteng itu"lala sedikit bercanda.
"Kalau boleh tuker posisi sih gue mau banget deh la" gisha berbicara kepada lala.
"Emang kenapa sih luh kaya engga suka banget gitu sama tuh orang padahal di ruangan ini pada ngomongin dia tau" lala pun penasaran kepada gisha emang gisha pernah cerita dia engga suka sama seseorang tapi lala engga tau mukanya.
"Ngomongin apa? paling juga ngomongin dia nyebelin orang plus galak ,keras kepala engga mua ngalah dan pengen menang sendiri"gisha ngomong asal ceplos.
"Bukan itu ikh di ruangan ini banyak yang bilang pak gio itu tampan udah mapan terus beribawa" lala katanya sih sha.
"Gisha hanya tertawa,udah ah gue mau ke ruangan gue dulu takut macan ngamuk kalau gue belum ke ruangannya"
"Lala yaudah sono gih, gue juga lagi banyak kerjaan nih"
"Gisha bye"
Gisha pun masuk ke ruangan gio untung saja gio belum masuk ke ruangan nya gisha pun masuk dan tak lama kemudian gio pun masuk ke ruangan nya gisha baru aja duduk di tempat nya gio baru masuk ruangan.
"Harus banyak sabar ini mah" gisha ngomong dalam hati nya.
"Udah selesai dokumen nya" gio bertanya kepada gisha.
"Belum pak baru aja masuk masa langsung beres aja" gisha ngomong nyeletuk.
"Kamu nita berkerja engga sih" gio mulai emosi lagi.
"Niat pak cuman kan tadi saya baru ngerjain sedekit engga lama kemudian jam nya makan siang" gisha menegsakan ke gio.
"Yasudah kerjakan sekarang "
"Baik pak"
Gisha mengerjakan dokumen itu dengan teliti lagi ia sangat sungguh-sungguh, dan tak terasa jam pun sudah menedekati waktu nya pulang namun gisha tetap saja memaikan komputer nya karena pekerjaan gisha belum selesai.
"Heum sudah beres belum " gio pun bertanya kepada gisha.
"Sedikit lagi pak" gisha menjawab.
"Selesai kan kalau belum selesai jangan pulang "Gio menjawab dengan jutek.
"Baik pak" gisha pun mengerti perkataan gio.
Tak lama kemudian gisha telah selesai mengerjakan pekerjaan nya ia pun membereskan mejanya dan mematikan komputernya dan ia pun berpamitan kepada gio.
"Permisi pak saya sudah selesai mengerjakan pekerjaan saya,saya pamit ya pak" gisha dengan sopan nya izin pulang.
"Kan sudah waktunya pulang pak masa saya harus di sini terus " gisha aga kesal karena dia juga ada keperluan.
"Tapi saya belum keluar dari ruangan saya jadi kamu tunggu saya beres kerja" gio bersi keras.
"Baik lah pak" gisha hanya bisa tarik nafas aga kasar dia pun berfikir kalau debat dengan nantinya malah makin lama untuk pulang.
.
.
.
Beberapa-apa menit yang lalu gio pun masih berkerja sedangam jam sudah melewati jam pulang nya kantor dan gisha pun berbicara kepada gio.
" Apakah bapak belum selesai dengan pekerjaan bapak" gisha bertanya kepada gio.
"Sebentar lagi kenapa emang kamu sudah kesal menunggu saya" gio pun sambil membuka laporan.
"Tapi yang lain sudah pada pulang pak dan saya juga ingin pulang" gisha tidak bisa menahan emosi nya.
"Emang kenapa yang lain sudah pulang apa hubungannya sama kamu " gio mulai mancing gisha.
"Saya ada keperluan pak" gisha menegaskan karena ia juga harus ke tempat ia berkerja.
"Keperluan apa bukannya anak kuliahan itu engga ada kegitan ya paling pulang juga berleha-leha" gio ngomong tanpa memikirkan perasaan orang lain.
"Maaf ya bapak gio yang terhormat engga semuanya anak kuliahan kaya gitu ada ko yang anak kuliahan yang engga leha-leha seperti yang bapak fikirkan" gisha sudah mulai kesal.
"Ah kamu yah suka mengelak dan membela diri sendiri " gio pun ngomong tanpa melihat gisha.
"Yasudah kalau bapak tidak percaya tidak apa-apa saya tetap akan pulang dan satu lagi pak kita perna ketemu di restoran kan"
Gisha pun meninggal kan gio di ruangan nya gisha membuka pintu dan emang benar semua karyawan sudah pulang,kadang gio suka begitu di perusahaan nya walaupun semua karyawan sudah pulang dia kadang belum pulang dari kantor nya karena masih banyak kerjaan.
.
.
.
.
.
.
.
Happy Reading☺🤗
Jangan lupa vote,like and comen🙏😉