
di restoran tempat gisha berkerja
Gisha masih berkerja di restoran itu dia pun berkerja dengan wajah masam karena tadi ketemu sama orang yang bikin dia sebel.
"Kenapa tuh muka di tekuk kaya gitu? " tanya gita.
"Sebel gue." Gisha sambil menekuk mukannya.
"Sebel kenapa sih?" Tanya gita.
"Tadi ketemu sama tuh orang yang bikin gue sial mulu. " Gisha pun mulai menceritakan kepada gita.
"Ketemu siapa sih emang nya." Tanya gita.
"Itu yang waktu itu gue pernah engga sengaja numpahin minuman ke baju dia."Gisha langsung menceritakan.
"Oh yang itu ." Gita pun mengetahui nya.
"Iya yang itu gue heran deh ketemu sama tuh orang mulu engga di tempat kerja engga di tempat gue magang. " Gisha mulai bercerita pajang kali lebar.
"Apa luh bilang tadi. " Gita menanyakan apa yang di bicarakan gisha.
"Iya tadi gue bilang di tempat kerja ketemu dia gue magang juga ada dia. "Gisha menjelaskan lagi ke git.
"Makaud luh,eluh magang di tempat ia kerja? Tanya gita.
"Iya tapi lebih tepatnya dia yang punya perusahaan nya. " Gisha menjawab pertanyaan gita.
"Terus eluh ribut terus dong sama dia?" Tanya gita.
"Ya begitulah ta," Gisha sambil mengangkat bahunya.
"Kalau gue jadi eluh engga bakalan betah dah di situ, " Gita langsung membayang kan apa yang gisha rasakan.
"Ya mau engga mau juga sih ta, kalau bukan karena kuliah gue juga ogah kali."
"Iya sih gimana lagi ya. "
Tak lama kemudian ada salah satu teman mereka yang negor mereka berdua karena ngobrol terus.
"Kerja woy malah ngobrol lagi. " salah satu karyawan di restoran pun menegur gisha dan gita.
"Ini juga lagi kerja kali. " Gita menjawab denga melirik tidak suka.
"Kerja apaan ngobrol mulu luh dari tadi. " karywan itu pun aga ngegas.
"Eh biasa aja kali gue juga ini lagi kerja baru aja gue ngobrol bentar. " Gita langsung aga ngegas juga bicara nya.
"Udah - udah jangan ribut ini juga mau lanjut kerja ko. " Gisha langsung menenang kan mereka berdua.
Sang karyawan tadi yang negur gisha dan gita pun meninggal kan mereka sedang kan gita masih aja ngoceh karena tidak menerima padahal ia baru aja ngobrol.
"Engga bisa liat orang senang saja. " Gita berbicara kepada gisha.
"Udah engga usah di bahas kita lanjut aja kerjanya." Gisha mengajak gita untuk kembali lagi berkerja.
Gita langsung mengiya kan kata-kata gisha mereka berdua pun lanjut berkerja lagi dan melayani para pelanggan, beberapa jam kemudian restoran pun sudah mulai sepi dan semua karyawan pun mengerjakan masing-masing tugasnya dan tak lama kemudian sudah waktunya pulang.
"Akhirnya beres dan pulang deh. " Gita sangat senang karena kerjaan sudah beres dan waktu pulang akhrinya tiba juga.
"Iya akhirnya beres juga udah pegal-pegal nih. "Gisha pun sama seperti gita yang sudah menantikan pulang.
"Mau ganti baju bareng engga sha? " Tanya gita kepada gisha.
"Mau lah tapi eluh duluan aja gantu baju nya nanti gantian sama gue. " Gisha sama gita langsung ke kamar mandi barengan.
"Iya lah ya kali mau satu kamar mandi. "
Gita dan gisha menuju kamar mandi gita pun duluan masuk ke kamar mandi sedangan gisha lagi nunggu gita selesai ia pun bercermin di dalam toilet itu, tak lama kemudian gita telah selesai.
"Udah selesai luh."Tanya gisha
"Udah gue tuh masuk. " Gita menyuruh gisha masuk kamar mandi.
Gisha pun masuk dan berganti pakaian nya sedangkan gita sedang merapihkan baju nya ia pun memakai sedikit parfum sambil bercermin tak lama kemudian gisha keluar dari kamar mandi.
"Bentar amat luh sha." Tanya gita.
"Ngapain lama-lama kan gue cuman ganti baju bukan mandi gita. "
"Hehehe luh mau ngerpihin baju dulu engga terus sekalian pake parfum. " Gita menawarkan parfum kepada gisha.
"Iya mau bentar. " Gisha merapihkan baju nya
"Yaudah ayo."
Mereka berdua keluar dari toliet dan mereka berdua pun tidak lupa untuk mengabes kehadiran kerja dulu, setelah itu gita dan gisha pun keluar dari restoran dan menuju ke parkiran.
"Pulang sama siapa luh ta. " Tanya gisha.
"Seperti biasa gue mah di jemput." Gita menjawab sambil minum air putih.
"Di jemput sama abang luh."
"Iya lah sha sama siapa lagi dong."
"Oh gitu masih lama engga abang luh datang nya. "
"Kaya nya sih engga kenapa emang nya." Tanya gita
"Kalau lama sama gue mau di temenin luh. "
"Engga usah sha mending luh pulang aja takut malah makin larut malam. " Gita menolak karena ia tau kalau dia ngomong abang nya jemput lama pasti dia mau nunggu sampe abang datang.
"Oh yaudah gue duluan yah."
"Iya sha hati-hati ya di jalan. "
"Iya luh juga hati-hati yah."
"Iya tenang gue mah kan ada abang gue. " Gita tersenyum kepada gisha.
"Gue balik duluan yah dahh. " Gisha pun meninggal kan gita.
"Gita dahhh"
Gisha pun langsung menaiki kendaraan nya sedang kan gita masih menunggu abangnya jemput gisha sudah tidak keliataan lagi kendaraan nya namun gita masih tetap nunggu abang nya,Tak lama kemudian abang gita pun datang.
"Lama banget sih bang jemput nya. " Gita kesal kepada abangnya.
"Macet tadi yaudah naik. "Abang gita menyuruh gita naik.
"Heum iya. "
"Eh tumben nunggu abangnya sendirian. " Tanya abang kepada gita.
"Iya tadi sih sama gisha cuman di pulang duluan, " Gita menjawab dengan seadanya.
"Oh tumben sekali. "
"Iya kan gita yang nyuruh pulang abisnya udah malam juga kan kalau nunggu abang jemput kesian sama gisha nya. "Gita menjelaskan.
"Iya juga sih. "
"Iya ngomong-ngomong kapan nih maju nya ngomong mulu dari tadi, " Gita pun kesal karena abang nya masih aja diam belum setater motornya.
"Iya bawel ini juga mau,"
Gita pun pulang bersama abang nya ia pun meninggalkan parkiran restoran.
.
.
.
.
.
Ini dia visual dari Gisha Aprilia Wijaya
.
.
.
.
Happy Reading☺🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen☺🙏