
Ibu ana dan pak gunawan telah sampai di tempat tujuan yaitu di tempat ibu ana dan teman-teman nya mengadakan arisan.
"Pah mamah masuk duluan yah,papah hati -hati di jalan"
"Iya mah nanti pulangnya mau papah jemput apa di jemput sama supir aja, "Tanya papah.
"Di jemput sama supir aja pah takut papah sibuk di kantor"
"Yaudah nanti kabarin papah aja yah, "
"Iyah pah mamah masuk dulu ya"
"Iya mah, "
Ibu ana pun turun dari mobil suaminya ia pun masuk ke sebuah restoran,sedangkan pak gunawan menuju ke kantor nya di antara oleh supir pribadinya.Bu ana sudah masuk ke restoran ia telah menemui meja yang sudah di pesan oleh salah satu temannya.
"Eh jeng baru datang, "Salah satu temannya bu ana menyapa.
"Iya nih jeng baru datang saya, "
"Sendirian aja jeng, "
"Iya jeng biasa suami saya lagi sibuk di kantor nya"
"Oh gitu emang anak jeng juga ke mana, "
"Sama jeng anak saya juga lagi sibuk, "
"Oh begitu, ini kenalin jeng anak saya, "
"Hallo tante, " menyapa anak dari teman nya bu ana.
"Hay " sambil menyalurkan tangan.
"Iya jeng ini saya baru pulang dari luar kota, "Teman bu ana cerita.
"Oh gitu emang abis apa anak jeng ini, " Tanya bu ana.
"Biasa abis liburan dia, "
"Oh begitu"
Tak lama kemudian teman-teman bu ana yang lain pun datang dan memulai arisannya, setelah arisan di mulai mereka pun makan-makan beberapa menit kemudian mereka pun sudah selesai makan mereka berbicang-bincang,Tak lama kemudian bu ana pun berpamitan kepada teman-temannya ia pun pulang di jemput oleh supir pribadinya.
.
.
.
Di kantor gio
Gio sedang berada di ruang nya ia sedang sibuk dengan pekerjaan nya tak lama kemudian sahabatnya gio pun masuk ke dalam ruangan nya.
"Gio nih berkas-berkas yang luh minta" Radit sambil ngasih berkas-berkas itu.
"Taro aja di meja gue, "
"Gue taro ya di sini"
"Iyah, "
"Engga ada emang kenapa, "
"Temen waktu kita kuliah ngajakin kita temuan tuh, "
"Oh gitu yaudah kita datang aja ke sana, "
"Okeh nanti gue kabarin lagi, "
"Iya nanti loh kabarin aja, "
"Okeh siap gue kembali lagi ya ke ruangan gue, "
"Hmmm" Gio hanya mendehemm saja.
Radit pun keluar dari ruangan gio ia kembali lagi ke ruangan nya tak terasa hari sudah mulai sore dan waktu nya jam kantor pun sudah selesai para karyawan pun sudah pada pulang,Gio pun memutuskan untuk menyudahi pekerjaan nya dan melanjutkan nya besok,Gio memasuki lift dan ternyata di belakang gio ada radit.
"Hey bro, " Radit menepuk pundak gio.
"Eh luh sejak kapan di belakang gue, " Gio terkejut karena radit sudah ada di belakang nya.
"Sejak luh keluar dari ruangan luh lah ,"
"Kenapa engga negor dari tadi, "
"Abisnya luh terlalu fokus dengan jalan hahah, "
"Apaan sih luh, "
"Luh kenapa keliatannya pusing banget deh, "
"Emang gue lagi pusing bro, "
"Pusing kenapa bro"
"Biasa kerjaan gue engga kelar-kelar, "
"Yaudah nanti malam ikutan ketemu sama teman-teman sekaligus ngilagin stres aja, "
"Yaudah deh jam berapa emang pada kumpul nya, "
"Jam 8 malam lah kaya nya, "
"Okeh deh gue mau pulang dulu, "
"Okeh "
Gio pun pulang ke rumahnya sedangan radit pulang ke apartemen nya,Gio mengendari mobilnya begitu pun dengan radit tak perlu beberapa lama gio pun sudah sampai di rumah nya karena jalanan pun tidak macet jadi sampai rumah nya cepat.
.
.
.
Happy Reading☺🤗🤗
Jangan lupa vote, like and comen🙏☺