
Waktu sudah menujukan waktunya pulang dari kantor gisha langsung siap-siap untuk pulang sedangan gio memang sudah keluar sebelum waktunya jam kantor pulang karena ada keperluan jadi gisha sedikit santai dan tidak melihat wajah jutek cowo itu, setelah merapihkan meja nya ia pun keluar dari ruangan dan menuju ke tempat lala.
"Sudah selesai belum la, " Tanya gisha kepda lala.
"Eh luh tumben udah keluar dari ruangan, " Lala malah balik nanya ke gisha.
"Iya soalnya engga ada cowo jutek itu jadi gue bebas dari dia" Gisha menjelaskan.
"Oh gitu pantesan kan biasanya luh harus di wa dulu kalau engga gue nunggu luh lama banget, "Lala ngoceh sambil merapihkan meja nya.
"Ya begitu lah cepat dong la gue mau cepat -cepat nih, " Gisha nyuruh lala cepat-cepat.
"Emang luh mau ke mana sih," Lala menanyakan ke gisha kenapa pengen cepat-cepat pulang.
"Gue kan harus ke tempat kerja gue la, "
"Oh iya ya gue lupa sha, udah beres ko yuk kita pulang, "Lala mengajak gisha pulang.
"Yukkk, "
Gisha dan lala keluar dari ruangan dan menuju ke lift lala menekan tombol dan beberapa menit lift pun terbuka gisha dan lala masuk ke dalam lift itu.
"Engga kerasa yah satu besok kita udah engga magang lagi loh di tempat ini, "Lala berbicara.
"Yang bener luh bukan nya kita masih lama yah, " Tanya gisha ke lala.
"Engga sha besok kita udah mulai selesai paling kita besok nya lagi untuk berpamitan jadi kita besok kerja seperti biasa dan besok nya kita bebas, " Lala sangat senang.
"Ko gue engga tau ya, luh tau dari mana? " Tanya gisha.
"Gue di kasih tau sama si bayu temen kita yang ruangan nya di bawah,dan gue lupa tadi mau bilang ke luh"
"Akhirnya selesai juga gue di sini dan gue engga mau balik lagi ke kantor ini, " Gisha sangat senang karena ia ketemu dengan gio cuman besok saja dan tidak akan bertemu lagi sama tuh orang.
"Kenapa luh jadi berubah fikiran bukannya luh pengen banget ya kerja di sini, " Tanya lala.
"Ah luh mah kaya yang engga tau aja gue sebel tau di kantor ini, "Gisha sebenarnya ingin meluapakan isi hatinya namun engga mungkin juga ia cerita di dalam lift.
"Iya gue paham ko nanti kalau ada waktu luang luh cerita ke gue ya, " Lala sebenar nya tau tapi dia juga engga tau semua persoalan gisha dengan gio.
"Yang penting gue bebas, " Gisha hanya berkata gitu.
"Bukan luh aja kali yang bebas gue juga bebas dari kerjaan yang gue engga ngerti hihi, " Lala pun tertawa.
"Hahaha" Gisha pun tertawa.
"Hmmm gue ikut luh ya sha, "Lala pengen ikut dengan gisha karena ia pengen makan.
"Ikut ke mana luh ikut gue kerja? " Tanya gisha.
"Ikut ke tempat luh kerja lah, gue laper"Lala sambil memegang perut nya.
"Yaudah ayo" Gisha pun bersemangat mengajak lala engga biasanya dia pengen makan di restoran tempat gisha kerja.
"Masuk luh ke dalam mobil gue, " Lala nyuruh gisha masuk ke dalam mobilnya.
"Gue kan bawa motor lalapo terus motor gue mau di kemanain, "
"Oh iya gue lupa, "lala menepuk jidat nya.
"Gisha hanya menggelengkan kepala nya"
Gisha dan lala mengendarai kendaraan nya masing-masing di sepanjang jalan sudah ramai karena banyak yang pulang dari kantor juga gisha pun terkena macet apa lagi lala dia bawa mobil pasti kena macet nya lama, Tak lama kemudian gisha telah sampai duluan di restoran tempat ia berkerja ia pun memparkirkan sepeda motor nya.
"Hay sha baru datang ya, " Gita menyapa gisha.
"Eh ta iya aku baru sampai nih"Gisha menyapa kembali gita.
"Bareng yuk masuk ke dalam nya, " Gita mengajak gisha untuk bareng ke dalam restoran.
"Ayo, baru nyampe bukan kamu ta, " Gisha menayakan gita.
"Iya sha baru nyampe eh aku liat kamu jadi aku sapa deh abisnya masuk sendirian engga enak engga ada teman ngobrol"
"Iya sih yaudah yuk kita masuk"
Gita dan gisha pun berjalan menuju ke restoran itu karena dari parkiran menuju ke restoran lumayan lah jalan sebentar mereka berdua pun masuk dan langsung berganti pakaian dan langsung mengerjakan tugasnya masing-masing.
.
.
.
.
Happy Reading ☺🤗
jangan lupa vote, like and comen☺🙏