HAIKYUU X READER~ ONESHOTS

HAIKYUU X READER~ ONESHOTS
[BOKUTO KOUTARO]



"Lihat langsung ke mataku!"


"I..itu mustahil Bokuto-san."


"Aku tahu tapi itu tadi hampir saja.... lain kali ago lakukan yang terbaik, lagi pula penting untuk melihat orang secara langsung (Name)-chan."


"I...iya..."


"Aku akan membantumu hingga kau bisa bertatapan dengan orang secara langsung... OKAAY!"


Bukan begitu Bokuto-san, sebenarnya hanya kau lah yang satu - satunya orang yang tidak bisa kulihat matanya secara langsung!!.


Alasannya karena aku menyukaimu...


Waktu itu dia salah paham dan mengira aku tidak bisa menatap mata orang lain... dan beginilah, aku terjebak dengan Bokuto dan menjalani latihan bertatapan selama beberapa hari ini. Kesalahpahaman ini harus di luruskan...


"Baiklah!! Aku memutuskan, bahwa sampai kau bisa bertatapan dengan orang lain. Aku akan mengawasimu dari dekat!"


"Em... berarti, aku akan ada dalam pengawasanmu?!”


"Kalau bergitu aku permisi dulu, hari ini ada latihan klub.... HEY HEYY HEEEY... AAAKASHII tunggu akuu!!”


Dan sekarang semakin sulit untukku melihat matanya.


...◕...


...◕...


...◕...


............


#KEESOKKAN HARINYA#


_SAAT PULANG SEKOLAH_


"(Name)-chan!! Lihat kesini!"


"Uum!. emm maaf a a..aku tidak bisa"


"AAHH SIAL!! Tadi hampir saja"


"Emm.. tidak masalah kok Bokuto san, lagian aku juga tidak pernah berpikir untuk bisa bertatapan kok.


Aku tau latihan ini pasti merepotkan untukmu, dan aku pasti mengganggumu. Ada suatu hal yang harus aku lakukan... aku permisi dulu Bokuto-san.” akupun berjalan melewati Bokuto dan melangkah menjauhinya.


...◕...


...◕...


...◕...


............


BOKUTO POV.


Semua itu tidak benar!


'Kau tidak menggangu sama sekali (Name)-chan, lagipula.... Suatu hari nanti aku ingin berbicara dengan (Name)-chan sambil saling bertatapan. Dan kali ini aku menghabiskan waktu bersamanya, membantunya latihan bertatapannya... itu sangat menyenangkan


Itu yang kupikirkan, tapi.(Name)- chan sudah pergi jauh aku jadi tidak bisa mengatakkannya.


#KEESOKKAN HARINY#


_DILORONG SEKOLAH_


READER POV.


"Anoo... Bokuto-san bisa mundur sedikit, wa...wa wajahmu terlalu dekat."


“Tidak mau sampai kau menatap mataku!"


Apa yang terjadi, aku juga tidak mengerti kenapa bisa aku ada diposisi seperti ini. Tiba-tiba saja Bokuto mengkabedon ku disaat aku ingin kembali kekelas.


"Bi bisakah kita hentikan saja latihan menatap ini?!”


“Tidak! Ini harus!”


Hanya perasaanku saja atau akhir - akhir ia makin bersemangat setiap harinya.


"Dan... mengkabedonku seperti ini... sangat tidak adil dalam hal apapun tahuu!!”


"Untuk sementara jangan bicara padaku dulu Bokuto-san!" akupun melangkah menjauhi Bokuto.


...◕...


...◕...


............


BOKUTO POV.


"Apa baru saja, aku mengkabedon (Name)!! aku sama sekali tidak sadar."


Lain kali aku aka berhati - hati.


...◕...


...◕...


...◕...


...◕...


............


#**KEESOKAN HARINYA#


_Diatap sekolah_


READER POV**.


Hari ini tenang sekali, apa Bokuto san menghentikan agenda latihan bertatapannya. Kalau memang iya baguslah karna bagaimanapun juga aku memang tak bisa menatap matanya sampai kapanpun...


Akupun menghabiskan bentoku dengan nyaman dan damai, suasana atap sekolah saat jam makan siang memang yang terbaik.


"Terimakasih atas makanannyAAAAAAAA!!!!"


Tiba-tiba pengelihatanku menjadi gelap gulita.


"APA - APAAN INI!!, SEBUAH KAIN?! HEY LEPASKAN!!” akupun mencoba melepaskan kain yang menutupi mataku. Namun, sayangnya kain tersebut ditahan oleh sepasang tangan kekar.


"LEPASKAN ATAU AKU AKAN BERTERIAK!"


Kain tersebut tiba - tiba terbuka dan menampilkan sepasang mata burung hantu.


"Hey hey heey.... akhirnya (Name) bisa menatap mataku! Sepertinya rencanaku berhasil"


*Blush


"A.. apa... apaan barusan, jangan bilang yang tadi itu rencanamu hanya untuk aku bisa melihatmu.”


"Iyaa! Dan rencananya berhasilkan."


Yang dikatakannya memang benar.... berkat ia aku bisa melihat matanya dan baru kusadari ternyata ia memiliki mata burung hantu yang sangat tajam nan indah.


"I.iya"


"Kalau begitu lihat ke mataku... (Name)..."


Akupun mengumpulkan seluruh keberanianku. Tadi aku sudah melihatnya jadi kali ini aku pasti bisa. Dan akhirnya akupun berhasil menatap kedua matanya...


"WHoooaa.... Kerja bagus (Name), akhirnya kau bisa melihatku secara langsung."


"Terimakasih Bokuto-sa- ???!!!"


Tiba – tiba bokuto mangkup kedua pipiku dengan telapak tangannya dan mencium bibirku. Hal itu sangat membuatku terkejut, dan membuat kedua wajahku semerah tomat.


"Ini hadiahnya karena kau bisa menatap kedua mataku... eh?! (Name)?"


"(Name) bangunlah kau kenapa?!"ucap Bokuto sambil menguncang - guncangkan tubuhku.


"WOO0AAHH (NAME) PINGSAN, bagaimana ini?!!! AKAAASHIII... TOLONGIN, (NAME) PINGSAN!!!"


Dan akhirnya kami bertiga jadi membolos pelajaran selanjutnya.


..._The End_...


Hayo loh Bokuto-san tanggung jawab mbk (Name)nya pingsan lohh.