From Zero

From Zero
Zero



Sebelum terjadinya big bang,dunia ini di isi dengan kekosongan yang hampa,hingga saat terjadi big bang terbentuklah sebuah planet yang kita ketahui hingga sekarang ini,pecahan big bang memiliki kekuatan yang luar biasa hingga dapat menciptakan sebuah planet, namun planet planet ini tandus dan tidak dapat di huni.


setelah mengalami proses evolusi bumi yang kita kenal, perlahan mengalami perubahan dan terjadilah bentuk kehidupan itu.namun terdapat pecahan dari hasil sisa sisa big bang yang masih aktif.sisa big bang itu terkubur di dalam tanah yang tidak di ketahui oleh makhluk apapun.


zaman dan peradaban telah mengalami perubahan yang pesat,hingga memasuki zaman di mana manusia menguasai bumi.jauh d belahan bumi selatan terdapat peradaban manusia yang di kenal dengan bangsa Dragon.Bangsa dragon adalah bangsa yang besar dan kuat,mereka memiliki kemampuan yang tidak ada pada bangsa lainnya,yaitu 'Anugrah'.


Anugrah adalah kekuatan tersembunyi dari tubuh manusia yang telah mengalami evolusi.namun pada dasarnya bukan sebuah evolusi biasa,tapi berasal dari kekuatan yang terdapat di dalam bumi.


Awalnya sang Dragon menemukan sebuah tanah yang tak bertuan dan tak berpenghuni dan memulai peradaban di sana,tanah yang subur dengan tumbuhan hijau dan buah2an yang lebat serta sungai bersih nan jernih yang mengalir.


Dengan bantuan beberapa anggota keluarga nya mereka membangun sebuah rumah kecil dan mengajak para nomaden atau pun para pengembara,untuk saling bahu membahu membangun desa kecil di tanah ini.


hingga suatu hari saat pengerjaan tanah berlangsung Dragon menemukan sebuah benda aneh yang berkilau terang dan menyentuhnya.ya,benda itu adalah serpihan big bang itu yang terkubur selama berjuta juta tahun.


saat Dragon akan menyentuh benda itu,terjadi guncangan yang membuat sebuah terjangan angin hingga ke ujung pulau.


semua penduduk di sana pingsan,kecuali Dragon dan Adiknya Eragon.


Sontak adiknya yang sedang mengambil beberapa kayu bakar,lekas berlari menuju asal dari ledakan tersebut,dan melihat Dragon terdiam sambil memegang benda aneh itu.


Beratus-ratus tahun telah berlalu,Dragon dan Eragon menjadi berumur sangat panjang dan tidak menua.


ini menjadi mimpi buruk bagi Dragon,karena harus melihat anak dan cucu nya meninggalkannya terlebih dahulu dari pada dia.namun tidak dengan Eragon,dia ingin agar Daerahnya menunjukkan diri kepada dunia luar dan mulai memperluas daerah nya.Namun Dragon tidak setuju karena tak ingin terjadi pertumpahan darah,karena Dragon dan Eragon telah melihat kedunia luar dan menyaksikan perang di negara negara eropa,mereka keluar dari pulau dan belajar mengenai peradaban dan politik.tak di sangka hal ini malah membuat Eragon haus akan perang.


karena mereka tahu kalau bangsa mereka bakalan bisa dengan mudah menguasai dunia karena mereka mempunyai 'Anugrah' yang tidak di miliki bangsa lain,semua penduduk di pulau itu memiliki kekuatan seperti sihir karena terkena efek ledakan angin sebelumnya.


Secara sepihak Eragon mulai mengumpulkan para penduduk dan mulai mengajari mereka tentang dunia luar dan perang.Hal ini di sadari oleh Dragon saudaranya,dia tahu kalau Eragon akan merebut Benda itu dari Dragon dan memulai perperangan di negeri 'Luar'.


Betul saja,seminggu kemudian Nama Eragon mulai d kenal di dalam Pulau itu dan mereka segera menuju ke kediaman Dragon untuk mengambil 'benda itu'.Namun Dragon tidak akan menyerahkan benda itu kesiapapun,karena menurutnya adalah berbahaya jika sampai berada di tangan yang salah,atau ini hanya Keegoisan Dragon sendiri untuk memiliki benda itu.


Setahun telah beralu,Eragon mulai menyiasati perang terhadap Saudaranya dan terjadi pertempuran.


tapi karena Dragon tidak melatih penduduknya akan perang,Dragon sendiri yang turun tangan menghadapi pasukan Eragon.Segera Dragon meminta mengungsikan penduduk ke tempat yang aman.Setelah di rasa aman dan desa mulai sepi,Dragon sendiri yang memulai penyerangan terlebih dahulu,dia memasang kuda kuda dan mulai menghentai Tanah,tanah yang di injaknya pun tiba tiba meledak dan mulai meninggi "BRAK" Puing puing tanah hasik hentekan kaki dragon mulai berjatuhan,Dragon mulai memukul tanah itu sebagai peluru yang mengarah ke pasukan Eragon.


Segera salah satu Pasukan Eragon maju dan mengangkat tangannya kedepan seperti sedang meminta berhenti.


Penghalangpun tercipta di depan pasukan mereka dan menangkis semua lemparan batu dari Dragon.


pasukan Eragon mempunyai jumlah sebesar 300 orang yang melawan Dragon seorang diri.


5 orang barisan depan mulai membuat kuda kuda,dengan kaki kanan mengarah ke depan dan kaki kiri di arahkan kek kiri dengan posisi menurunkan badan,Api pun mulai tercipta dari kedua tangan 5 pasukan itu seraya memutar telapak tangan mereka dan melemparkan bola api itu ke arah Dragon 'WUUSSHH'.Dragon pun menepis api itu dengan penghalang walau sedikit terlambat karena tanpa di sadari ada petir yang menyambar ke bahu Dragon.


Tidak ada yang tau dari mana arah petir itu,namun Dragon dengan tenang mulai mengucapkan mantra.Pasukan yang menyerang dragon pun terdiam,mereka melihat sesuatu keajaiban yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


Dragon mulai mengetahui bagaimana cara menggunakan 'benda itu'.Tanah yang mereka pijak mulai bergoyang,langit menjadi gelap,tanah yang mereka pijaki mulai longsor,pelan pelan tanah yang di pijak Dragon mulai terangkat ke atas.Para pasukan Eragon mulai berlarian menyelamatkan diri mereka,perlahan tsunami besar datang dari segala arah,tsunami yang akan menerjang para pasukan Eragon.Tanah yang di pijak Dragon mulai meninggi ke atas,dan terus ke atas.


Eragon kebingungan dan geram,dia mulai mengeluarkan api dari tangannya dan membuat ledakan ke tanah agar dia dapat meloncat ke atas mengejar Dragon.


Tanah yang di pijak dragon mulai meninggi hingga ke atas awan dan benar benar berada di atas laut,pulau itu melayang melawan hukum fisika yang ada,sementara tanah yang di pijak pasukan Eragon tenggelam terhempas tsunami raksasa.


Dragon mulai kelelahan dan sudah di ambang batas akan kematian.


'Benda itu' mengalami keretakan.sementara Dragon dengan merangkak dengan penuh kesakitan menuju 'Benda itu' untuk mengambilnya.Petir menyambar ke arah Dragon,namun hampir mengenainya,sesosok pria berambut pirang berdiri tegak di hadapan dragon.


Dragon hanya bisa menatap lemas ke arah pria itu,segera pria itu menggenggam 'benda itu' dan membawanya pergi.