
HALO KAKAK-KAKAK APA KABAR😁👋🏻 FROM HATE TO LOVE KEMBALI LAGI NIH😅 SEBELUMNYA MAAF YA AUTHOR BARU BISA UP SEKARNAG KARNA AUTHOR LAGI SIBUK🙏🏻DAN MUNGKIN KEDEPANNYA AUTHOR BAKAL JARANG UP,TAPI AUTHOR JANJI KALO SEKALINYA UP BAKAL PANJANG😊 SEKALI LAGI MAAF YA🙏🏻
SEMOGA SUKA SAMA CERITA AUTHOR
HAPPY READING GUYS😗
SEBELUMNYA*
"satu...dua...tig-ga... Kaborrrrr hhahhahahha..."ucap Raisa lalu berlari keluar kelasnya disusul oleh ketiga sahabatnya yang mengejarnya
...****************...
Diluar kelas
Raisa terus saja berlari dikoridor sekolah sampai menabrak para siswa/siswi yang sedang berada disana dan hanya mengucapkan kata maaf tak lupa masih tertawa
Vina, Bella, dan Sania masih terus saja mengejar Raisa yang berlari sampai mereka pun menabrak siswa/siswi
Disisi lain Raihan melihat itu semua dari depan ruang OSIS sambil memasukan kedua tangannya disaku celananya tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya
"Lagi liatin apaan Lo"tanya Candra lalu melihat kearah Raihan melihat
"Ekhemm pantes serius banget ternyata..."Candra menggantung ucapannya sedangkan Raihan diam saja membiarkan kedua sahabatnya melihat itu
"Apaan si"tanya Kevin
"Liat tuh disana"ucap Candra sembari menunjuk kearah Raisa dan teman-temannya yang sedang kejar-kejaran
"a.. ternyata lagi liatin pujaan hatinya"ucap Kevin membuat Raihan menatapnya dengan tajam lalu kembali memperhatikan Raisa
Sedangkan Raisa kini masih saja dikejar oleh ketiga sahabatnya tp sekarang mereka mengejarnya dilapangan karna Raisa berlari kelapangan
"Raisaaa sini Lo"teriak Bella
"Hhhahahahha gak mau,kejar aja kalo bisa wlee"ucap Raisa meledek sembari menjulurkan lidahnya
"Anjir cape' gue"sahut Vina
"Gini aja ini lapangan kan luas,jadi kita ngejarnya beda jalur"ucap Sania
"Oke oke, tumben lu pinter"ucap Vina
"Otak gue emang pinter, Lo nya aja yang baru nyadar"ucap Sania
"Udah-udah ayo cepet kita kejar,udah gak sabar gue buat dia bonyok"ujar Bella
Mereka pun mengejar Raisa dari arah yang berbeda-beda Bella dari depan , Vina dari samping kanan , dan Sania dari samping kiri , membuat Raisa memundurkan langkahnya namun dia juga tak sadar bahwa dibelakangnya pun ada seseorang sembari melipat kedua tangannya didada
"Hhaha mampus gak bisa lari lagi Lo sa"ujar Vina sambil terus mendekat kearah Raisa sedangkan Raisa terus saja memundurkan langkahnya
"E-e-ehhh ki-kita bisa omongin baik-baik jangan kayak gini ya,kalian kayak mau ngeroyokin aku aja,kita teman hhehe kita teman,gk boleh gitu"ucap Raisa sembari terus mundur dan tangannya yg menyuruh temannya stop namun tidak didengar oleh mereka
"Aduuhh tangan gue gatel nih"ucap Sania sembari menjentikkan jari-jari tangannya
"Gk sabar nih gue liat muka bonyok elo sa"ucap Bella meninju-ninjukan tangannya
lalu seseorang dibelakang Raisa menggerakkan tangannya menyuruh ketiga sahabat Raisa untuk berhenti,Vina Bella dan Sania pun mengikuti orang itu , Raisa juga memberhentikan langkahnya
"Emm kita omongin baik-baik ya teman-temanku yang baik hati"ucap Raisa namun tidak dibalas oleh temannya
"Aduhh ini kesempatan bagus buat gue kabur mumpung mereka diem, gue harus lari kebelakang"batin Raisa lalu mulai memundurkan langkahnya kembali dan balik badan
Saat balik badan tiba-tiba dia menghantam sesuatu
"Aduhhh jidat gue"ucap Raisa mengelus keningnya yang sakit
"Mau kemana"ucap orang yang ditabrak oleh Raisa dengan nada datar
"E-ehhh ada Raihan hhehe"ucap Raisa cengengesan
"Kenapa lari-larian"tanya Raihan menatap datar Raisa
"eeee ituuu"jawab Raisa gugup dan melirik kearah teman-temannya
"Ngapain Lo liat kita sa,ki-kita gak tau"ucap Vina lalu mengalihkan pandangannya
"Yahh gak jadi dehh"sahut Sania tertunduk lemas
"Gak jadi apaan Lo"tanya Raisa melipat kedua tangannya di depan dada
"Gak jadi liat muka mulus Lo bonyok"ucap Sania yang mendapat tawa dari Vina,Kevin,dan Candra namun langsung ditatap tajam oleh Raihan dan Raisa
"Tenang nia gue pingin kok bales dendamnya"ucap Bella lalu maju mendekati Raisa
Raisa pun yg panik langsung bersembunyi dibelakang Raihan
"Rai tolong gue ada singa ngamuk"ucap Raisa memegang bahu Raihan
Tanpa mereka sadari ternyata sedari tadi mereka sedang diperhatikan oleh semua siswa/siswi yang melihat itu disana
"Raisa siapanya Raihan sih"
"Ada masalah apa ya mereka"
"Gue pingin deh diposisi Raisa"
"Itu Raihan kenapa diem aja ya dipegang sama Raisa"
"Ada hubungan apa Raihan sama Raisa"
"Mereka keliatan cocok banget ya"
"Asik gosip baru"
"Si Raisa kegatelan banget sih sama Raihan"
"Raisa gue anjir"
"Terima nasib dah lu"
"Raihan tukeran posisi yuk"
"Anjir bebeb gue Deket banget sama tuh ketos"
"Cabut"ujar salah satu dari mereka dan pergi meninggalkan keduanya dengan menghentakkan kakinya disusul keduanya
(Btw kalo nanya kenapa mereka gak belajar itu karena semua guru sedang rapat dan semua kelas jadinya jam kos mereka bisa bebas)
......................
Kembali ketempat Raisa berada
"Lepas"ucap Raihan lalu Raisa pun melepaskan tangannya dari pundak Raihan lalu berdiri disamping Raihan
"Kenapa Lo berempat lari-larian"tanya Raihan masih dengan wajah datar dengan tangan yang dilipat di dada
"Tuh salahin mereka bertiga,masa nanya-nanya hal privasi gue sih"ucap Raisa kesal sembari menunjuk ketiga sahabatnya
"Kita kan cuma pingin tau"ucap Vina diangguki oleh Sania
"Lagian juga kita kan udah sahabatan dari kecil masa Lo masih gak percaya"ucap Sania
"Lagian kepo banget sih,gue berasa diinterogasi tau gak"kesal Raisa
"Ya kan kita cuma pingin tau,kayak sama siapa aja Lo"kesal Vina sedangkan Bella hanya diam
"Tapi gue tetep gak suka"ucap Raisa menghentakkan kakinya
"Kalo boleh tau emang mereka nanya apa"tanya kevin yang sedari tadi diam
"Tadi kan gue baru masuk kelas,nah pas baru masuk gue langsung diinterogasi sama mereka,mana tuh suara gede banget kayak toa"kesal Raisa
"Pertanyaan mereka tentang apa"tanya Candra membuat Raihan menatap Raisa
"Mereka ngeintrogasi gue tentang Raihan sama gue,mereka nanya 'lu tadi kemana' 'lu gak diapa-apain kan sama dia' 'lo dihukum gk' 'ngapain aja lu' gitu"ucap Raisa kesal sedangkan ketiga sahabatnya sudah merasa tegang karna ditatap tajam oleh Raihan
"Aduhh mampus nih"batin Vina
"Mau ngapain nanya gitu"tanya Raihan datar kepada Vina,Sania,Bella
"E-enggak kok cuma pingin tau aja,gak ada salahnya juga kan"ucap sania
"Gak ada salah palamu,itu hal privasi anjir ngapain lu nanya gitu"kesal Raisa
"Tapi emang bener sih gue juga bakal kepo,terus tadi lu jawabnya gimana"ucap Candra sekaligus bertanya dan dihadiahi tatapan tajam oleh Raihan
"Hhehe sorry Rai"ucap Candra cengengesan
"Gue jawab gini 'pertama tadi gue dibawa ketaman belakang sama tuh anak,kedua gue gak dihukum sama dia karna gak tau apa alasannya,ketiga dan keempat ngapain Lo nanya-nanya kayak gitu emang Lo kira gue ngapain' gue jawab gitu"ucap Raisa panjang lebar
"Ehh terus Lo sama Raihan ngapain aja ditaman belakang"tanya Kevin yang makin membuat Raisa kesal dan Kevin pun ditatap tajam oleh Raihan
"Tuh kan kalian tuh sama aja"kesal Raisa menghentak-hentakkan kakinya
"Cepetan Lo jawab apa tadi"tanya Raihan yang kini menatap Raisa meminta penjelasan
"Ya karna itu hal privasi jadi gue jawab aja 'Rahasia' hhahaha"ucap Raisa dan diakhiri dengan tertawa namun tawanya berhenti karna kepalanya dijitak oleh Raihan
"Aww sakit njir"kesal Raisa mengelus kepalanya namun kembali dijitak oleh Raihan
"Sakitt"kesal Raisa kepada Raihan
"Ngomong yang bener"ucap Raihan
"Gak asik Lo sa"ucap Kevin
"Nah kan, jawaban Lo gitu padahal kita pingin tau"ucap Bella setelah lamanya diam
"Tau nih jiwa kepo gue meronta-ronta"ucap Sania lebay
"Lo semua emang gila hihhh"ucap Raisa bergidik ngeri dan kembali dijitak oleh Raihan
"Apaan si, sakit tau"gerutunya mengelus kepalanya
"Lo ngomong gitu sekali lagi gue sentil juga mulut Lo"ucap Raihan
"Lah terserah gue,mulut mulut gue kenapa anda yang ribet"ucap Raisa
"Gue gak mau punya cewek begitu,tapi cara Lo menghadapi Laura itu baru bagus"ucap Raihan
"Hhaha iya bagus,tapi gue juga gak tega ngelakuin itu ke dia"ucapan Raisa semakin mengecil dan Raisa menunduk,Raihan dan kedua temannya yang melihat itu pun bingung sedangkan ketiga sahabat Raisa hanya menghela nafas
"Gak usah Lo kasihani dia lagi,kalo dia gak percaya its okey itukan menurut dia dan itu cuma kecelakaan jadi Lo gak salah lagian keluarganya juga gak memperpanjang masalahnya kan"ucap Bella
"Iya jangan Lo pikirin lagi sa,sesil ngelakuin itu karna sayang sama Lo,dia gak mau Lo kenapa-napa"ucap Vina
"Bentar ini kenapa,sesil siapa bukannya kalian cuma berempat"tanya Candra
"Sesil sahabat kita"ucap Bella
"Dan Laura juga sahabat kita"sambung Sania
"Maksud Lo,bukannya Laura itu musuh kalian ya"tanya Kevin
"Itu panjang ceritanya"ucap Vina
"Iya dia sahabat gue yang paling baik tapi itu semua berubah karna gue,kalo gue gak ceroboh pasti kita masih baik-baik aja sampe sekarang hiksss"jelas Raisa lalu menangis mengingat masa lalunya
"Jelasin semuanya"tegas Raihan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Siapa itu sesil??
Apa hubungan mereka yang sebenarnya dengan Laura??
Masa lalu apa yang membuat mereka bermusuhan??
Kita akan bahas semuanya di part selanjutnya😄
Maaf ya yang ini Author gantung dulunya😁🙏🏻
jangan lupa like,komen,vote, favorit. karna itu semua adalah dukungan bagi author dan semangat untuk author,, terimakasih..😊🙏🏻
*****HALO KAKAK-KAKAK TERIMA KASIH UDAH MAU BACA KARYA PERTAMAKU TOLONG DUKUNG AKU YA KAK KARNA AKU MASIH PEMULA, LIKE DAN VOTE YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUATNYA DAN TOLONG KOMENTAR YA KAK KARNA AKU BUTUH PENERANGAN DARI KALIAN,KALO AKU ADA SALAH DALAM PENULISAN KATA ATAU MUNGKIN TYPO😅 DAN HAL LAIN TOLONG MAKLUM KAN