From Hate to Love

From Hate to Love
Batu Akik dari Aldo



SEBELUMNYA*


"Kita duluan ya,bye"ucap Chika kepada Bio & Satya


...****************...


Back to Raisa*


Sesampainya dikelas Raisa langsung menduduki kursinya dengan wajah yang masih kesal ditambah lagi dengan perutnya yang lapar karna tidak makan


"Udah sa gak usah Lo pikirin"ucap Bella


"Gue juga kesel sama dia,,udah tau bukan siapa-siapa lagi tapi malah sok peduli eww"sahut Vina


"Iya gue juga kesel banget,rasanya tuh pingin cakar muka nya itu tapi gue kasian sama dia nanti kalo gue cakar mukanya gak cakep lagi jadi gak usah deh"sahut Sania


"Lo tuh ya lagi kayak gini masih sempat-sempatnya mikirin begituan, gila ya Lo"kesal Vina


"Gue masih waras Vin"ucap Sania tak terima dikatakan gila


"Ya abisnya lo malah mentingin mukanya daripada kelakuannya"kesal Vina


"Iya deh iya terserah Lo"pasrah Sania


"Gue juga tadi liat si Laura,Angel,sama Chika lagi liatin kita yang didatangi Bio sama Satya"ucap Bella


"Masa sih"tanya Raisa


"Iya gue juga liat gitu tapi pas dia tau kalo ketauan dia langsung ngehindar dari tatapan gue"ucap Sania


"Kok gue gak liat ya"tanya Vina


"Udahlah mungkin kaliannya aja yang salah liat,kalian tau kan sikap Laura kayak gimana"ucap Raisa


"Iya sih"ucap Sania


Mereka pun fokus dengan pikiran masing-masing,dan dikejutkan oleh suara notif dari hp Raisa


Chat↓↓↓


Ketos gila


Nanti pulang kamu bareng sama saya, langsung aja masuk ke dalam mobil


^^^Hmm^^^


Dengan rasa malas Raisa menjawab pesan itu lalu langsung memasukkan hpnya kekantong roknya


"Sa nanti pulang ini kita main kerumah Lo ya"ucap Vina


"Mau ngapain"tanya Raisa


"Wahh wahh wahh parah banget Lo ya mentang-mentang udah disegel kita gak boleh main kerumah Lo"ucap Sania


"Gue gak ngelarang,gue cuma nanya mau ngapain"ucap Raisa


"Ya cuma main aja,Lo sama tuh anak masih dirumah Lo kan"tanya Vina


"Masih,karna ayah sama bunda mah keluar kota beberapa hari jadi kita disuruh jagain si tuyul itu"ucap Raisa ketus


"Tuyul"tanya Vina dan Sania bingung


"Ck,gitu aja gak paham..maksudnya tuh si Raska"jelas Bella


"Ooo"


"Hmm oke deh,Lo mau ikut bell"tanya Vina


"Ikutlah"jawab Bella


"Tapi Raihan nyuruh gue pulang bareng dia,gapapa kan"tanya Raisa pelan


"Hmm gapapa kok,nanti nih curut-curut biar bareng sama gue aja"ucap Bella


"Oke"


......................


Kringg~Kringg~Kringg~


Bell pulang pun berbunyi semua siswa-siswi mulai pulang kerumahnya masing-masing..


"Sa nanti kita mau ke Alfamart dulu ya"ucap Bella


"Oke jangan lupa bawa banyak Snack ya"ucap Raisa


"Udah punya suami tajir masih nyari untung aja lo"ucap Vina


"Rezeki kan gak baik ditolak harusnya diminta bener gak ni"ucap Raisa


"Iya betul kata Raisa, rezeki gak boleh ditolak"sahut Sania membuat Bella & Vina kesal sedangkan Raisa sudah tersenyum meledek


"Pulang sendiri Lo sono"ucap Bella meninggalkan ketiganya menuju mobilnya diikuti oleh Vina


"Ehh nggak nggak,duit gue abis jangan tinggalin gue"ucap Sania berlari mengejar Bella sedangkan Raisa hanya geleng-geleng kepala dan pergi menuju mobil Raihan


Raisa pun langsung masuk ke dalam mobil sambil mengipas-ngipaskan wajahnya karna hari ini begitu terasa panas


Raihan pun segera menjalankan mobilnya keluar dari area sekolah


"Rai gedein dikit dong AC nya"pinta Raisa , Raihan pun menurutinya


Setelah itu suasana pun hening sampai terdengar


Krukk~Krukk~Krukk~


Suara perut berbunyi meminta makanan,bunyi itu berasal dari perut Raisa,yang membuat Raisa langsung memegangi perutnya karna lapar


"Mau makan apa"tanya Raihan


"Gak usah deh langsung pulang aja"ucap Raisa namun Raihan malah membawanya ke suatu restoran


"Mau ngapain kesini"tanya Raisa


"Ayo turun isi dulu perut kamu"ucap Raihan turun dari mobil membuat Raisa mau tak mau mengikutinya,mereka pun masuk kedalam restoran tersebut


"Selamat datang tuan"ucap salah satu pelayan,Raisa pun bingung mengapa semuanya menunduk saat melihat Raihan


Mereka pun duduk disalah satu meja sebenarnya Raihan ingin ditempat VIP tapi Raisa tidak mau


"Silahkan pilih menu makanannya tuan,nona"ucap pelayan yang menghampiri mereka


"Pilih aja yang kamu mau"ucap Raihan


Raisa pun memilih menu makanannya


"Emm..aku mau steack aja"ucap Raisa


"Cuma itu"tanya Raihan yang diangguki oleh Raisa


"Kalo kamu cuma makan itu pasti gak akan kenyang sa"ucap Raihan


"Aku lagi gak mau makan,itu aja yang aku pesan sama minumnya es teh manis aja"ucap Raisa karna ia tidak begitu menyukai minuman yang lain selain teh manis


"Hmm terserah"ucap Raihan mengalah


"Kalo begitu silahkan ditunggu pesanannya ya,saya permisi"ucap pelayan itu dan meninggalkan mereka


"Kamu gak pesen"tanya Raisa


"Udah kenyang"ucap Raihan


Beberapa menit kemudian pesanan Raisa pun datang


"Silahkan dinikmati pesanannya,saya permisi"ucap pelayan tersebut membungkuk lalu pergi meninggalkan mereka


Raisa pun mulai memakan makanannya sedangkan Raihan hanya fokus dengan handphonenya sesekali melirik kearah Raisa yang sedang makan,tanpa sepengetahuan Raisa ternyata Raihan diam-diam memotret Raisa


"Beneran gak mau,ini enak banget loh,cobain deh"ucap Raisa namun hanya dijawab gelengan oleh Raihan


Setelah selesai makan keduanya pun memutuskan untuk langsung pulang


"Ehh tunggu, makanannya belum dibayar"ucap Raisa


"Gak perlu"ucap Raihan


"Ihh kok gitu masa makan gak bayar,itu namanya maling"ucap Raisa lalu pergi kearah kasir sedangkan Raihan hanya menghela nafas dan mengikuti Raisa dari belakang


"Mbak saya mau bayar pesanannya,jadi berapa semuanya ya"tanya Raisa ,, biasanya ia akan membayar makanannya langsung di meja tempat ia makan namun karna tidak ada yang kesana terpaksa ia yang harus kemari


"Gak perlu bayar mbak"tolak pegawai tersebut saat melihat Raihan


"Saya kan makan jadi harus bayar dong"ucap Raisa


"Gak perlu mbak,mana ada pemilik disuruh bayar makanan yang ada ditempat miliknya"ucap pegawai tersebut


"Hah, maksudnya"bingung Raisa


"Tuan Raihan pemilik dari restoran ini mbak"ucap pegawai tersebut sambil tersenyum kearah Raisa


"Hah"bengo Raisa lalu menatap kearah Raihan


"Ini restoran milik kamu"tanya Raisa yang dijawab anggukan oleh Raihan


"Makanya udah dibilang gak perlu bayar tetep maksa"ucap Raihan datar,karna jika didepan yang lain Raihan akan bersikap datar seperti biasanya


"Kamu gak bilang"ucap Raisa


"Yaudah cepet pulang"ucap Raihan langsung menarik tangan Raisa


"Ehhh jangan tarik-tarik dong,kami permisi ya mbak"ucap Raisa tersenyum kearah pegawai tersebut dengan keadaan sedikit terseret karna Raihan menarik tangannya


"Ayo masuk"ucap Raihan setelah membukakan pintu mobil,Raisa pun langsung masuk kedalam mobil dengan perasaan kesal


......................


Di perjalanan


"Sumpah tadi restoran milik kamu"tanya Raisa yang dijawab anggukan oleh Raihan


"Kok gak bilang sih,kan jadi malu"ucap Raisa


"Kamu gak nanya"ucap raihan singkat


"Btw itu pemberian dari papa"tanya Raisa


"Nggak,itu hasil kerja keras aku sendiri"ucap Raihan


"Wahhh gila hebat banget"ucap Raisa terpukau


15 menit kemudian mereka pun akhirnya sampai kerumah,disana sudah ada Kevin & Candra yang sedari tadi menunggu


"Lama amat Lo,kemana aja sih"tanya Candra begitu keduanya masuk kedalam rumah,Raisa pun langsung masuk kedalam kamar


"Makan dulu"ucap Raihan


"Latihan dinner ye"ucap Kevin


"Serah Lo dah,gue ganti baju dulu"ucap Raihan lalu pergi kekamar


Di kamar..


Saat Raisa baru selesai ganti baju ia terkejut melihat ada yang masuk kedalam kamarnya yang ternyata itu adalah Raihan


"Kenapa diem"tanya Raihan


"O-ohh nggak kok"ucap Raisa lalu duduk dipinggir ranjang sedangkan Raihan masuk kedalam kamar mandi


Saat Raihan keluar kamar mandi,ia bingung melihat Raisa yang masih berada didalam kamar,ia pun mendekati Raisa dan duduk disampingnya


"Kenapa masih disini"tanya Raihan


"Nungguin kamu"ucap Raisa


"Kenapa harus nungguin,kan bisa sendiri"ucap Raihan


"Ihhh malu tau ada yang lain"ucap Raisa


"Yaudah ayo cepet"ucap Raihan berjalan keluar kamar diikuti Raisa dibelakangnya


Sampai dibawah ternyata sudah ada Bella,Vina,dan Sania uang baru saja datang


"Hai sa,nih pesanan Lo gue yang beliin tapi nanti besok Lo ganti ya uang gue"ucap Sania,Raisa pun berjalan kearahnya


"Lo dapet duit darimana,tadi Lo bilang duit Lo abis kok sekarang bisa beli makanan"tanya Raisa


"Itu lah sa nasib punya teman yang otaknya lagi dempet,uang dia ternyata masih ada malah banyak banget tapi dia lupa kalo naruhnya di tas"ucap Vina


"Ya kan kalo orang lupa pasti gak inget,lagian siapa juga yang mau lupa"ucap Sania


"Iya-iya nanti gue ganti,gak ikhlas banget lo"kesal Raisa


Sedari tadi Raihan,Candra,dan Kevin hanya memperhatikan mereka saja


"Bohong sa,Lo gak usah ganti tuh jajanan,itu belinya pakai uang gue dianya aja yang ngaku-ngaku"ucap Vina


"Ye dasar tukang cari tambahan,penipu Lo"ucap Raisa


"Ehh daritadi kita gak dianggap nih"ucap Candra


"Emm..maaf ya baru liat kalo ada orang lain disini hhaha"ucap Vina


Cletuk*~~


"Aww sakit tau bell"ucap Vina mengusap kepalanya yang di kotak oleh Bella


"Kalian gak usah ngerasa gak dianggap,gue juga udah sering digituin sama nih curut"ucap Bella


"Lo nya aja yang kayak patung,kerjaannya diem mulu"ucap Sania


"Mulut Lo-nya tuh yang kayak comberan,gak bisa diem"ujar Bella


"Yaampun,mulut Lo terbuat dari comberan ni,yang bener,astaga baru tau aku"ucap Vina menahan tawa


"Ihhh VINAAAAAA"teriak Sania


"Gue kebelakang ya,mau siapin makanan Sam aminuman bye"ucap Raisa kabur ke dapur


"Gue juga mau bantuin Raisa,bye bye"ucap Bella


"Ehh enak banget Lo berdua main kabur aja,bukannya bantuin usir Mak lampir ini"ucap Vina


"Apa Lo bilang tadi,Mak lampir,siapa yang Mak lampir hah!?!"tanya Sania kesal


"Ehhh kalian bantuin gue dong usir nih anak,bisa terkutuk gue lama-lama"ucap Vina


"Ogah , Lo yang bikin dia marah,tanggung jawab sendiri lah"ucap Kevin


"Udah jangan ribut"ucap Raihan,semuanya pun diam


Beberapa menit kemudian Raisa dan Bella pun datang membawa cemilan dan minuman dibantu oleh ART


"Widihh makanan datang"ucap Candra


"Udah selesai nih kalian berdua"tanya Raisa


"Tau"ucap keduanya memalingkan wajah


"Yah padahal kayaknya asik banget nonton kambing sama sapi lagi berantem"ucap Raisa


"Hah sapi sama kambing maksud Lo"tanya Sania


"Iya sapi sama kambing,Lo sapi Vina kambing wkwk"ucap Raisa terkikik


"Wahh parah lo,hajar yok"ucap Vina


"Gas keun"sahut Sania


Raisa pun langsung bersembunyi dibelakang Raihan


"Beraninya ngumpet Lo, mentang-mentang udah punya pawang"ucap Vina


"Biarin wlee"sahut Raisa duduk disamping Raihan karna tadi Raihan yang memintanya


"Ehh btw kok sepi banget sih,pada kemana"tanya Kevin


"Ayah sama bunda kayaknya udah berangkat terus papa sama Mama juga udah pulang jadi tinggal ART aja disini sama gue,Raihan dan si babu"ucap Raisa


"Siapa babu"tanya Candra


"Assalamu'alaikum Raska pulangggg"ucap raska tiba-tiba datang


"Tuh babunya hhaha"ucap Raisa menunjuk raska


"Apaan sih kak"tanya raska menyalami yang ada disana


"Nggak,tadi cuma nyari babu doang"ucap Raisa


"Raska tadi Raisa bilang Lo itu babunya"ucap Sania


"awas Lo kak"ancam Raska


"Udah sana ganti baju,,udah bau Lo"ucap Raisa


"Gue bales Lo kak"ancam raska lagi setelah itu pergi ke kamarnya


"Jangan lupa dibales ka"ucap Vina mengkompori yg dibalas acungan jempol oleh raska


"Dasar mulut ember bocor kalian"ucap Raisa


"Biarin wlee"jawab keduanya


"ASSLAMUALLAIKUM.."teriak seseorang begitu memasuki rumah Raisa membuat yang lainnya terkejut


"Astagfirullah gue kira setan"ucap Sania


"Enak aja Lo main ngata-ngatain gue setan,eh btw tumben pada ngumpul gue ikut nimbrung ya"ucap Aldo


ya yang datang tadi memang Aldo dia memang sering kerumah Raisa untuk menginap atau meminta contekan tugas hhaha padahal ketua kelas tapi malah ngajarin yang sesat


"Dasar jelangkung,tamu tak diundang"ucap Raisa


"Nih pasangan baru nempel mulu kayak air sama minyak"ucap Aldo


"Air sama minyak gak bisa nyari gobl*k"ucap Bella


"Emang sinting nih anak"ucap Vina


"Mau apa Lo kesini"tanya Raisa ketus


"Yaelah bisa aja kali neng,gue cuma pingin main aja masa gak boleh"ucap Aldo


"Gak mungkin seorang Aldo datang tanpa tujuan"ucap Sania


"Wahh tumben Lo pinter ni"ucap Aldo


"Iya dong incess kan emang pinter"ucap Sania dengan PD-nya


"Wahh bersyukur banget gue bisa temenan sama mereka sekarang,bakal tambah sinting nih"ucap Candra


"Emang kita temenan,sejak kapan"tanya Vina menjawab ucapan Candra


"Yaaaa mampus Lo gak dianggap wkwk"ucap Kevin


"Kalo mau temenan ya langsung gabung aja asalkan jangan pernah berkhianat karna kita gak suka namanya pengkhianatan"ucap Bella yang dijawab acungan jempol oleh Raisa,Vina,dan Sania


"Yaudah deh jadi gini sa tujuan gue"ucap Aldo


"Apaan"tanya Raisa malas


"Tujuan gue kesini"ucap Aldo


"Apa"tanya Raisa


"Tujuan gue kesini itu"ucap Aldo


"Ngomong yang bener,kayam gak punya mulut aja Lo"ucap Raisa


"Tujuan gue kesini mau minjem buku mtk,mau liat catatan sama jawabannya,pinjemin ya sa"ucap Aldo


"Gak ada,cari aja ke yang lain jangan ke gue"ucap Raisa


"Lo tega sa liat gue dihukum"ucap Aldo


"Lo nyadar gak ngucap gitu,setiap gue kena hukum Lo juga gak peduli"ucap Raisa sinis


"Ya maka dari itu biar gak terulang lagi,kita harus saling membantu"ucap Aldo


"Gak mau,ke yang lain aja sana"ucap Raisa


"Please lah sa"ucap Aldo memohon


"Sampai bulan terbit di siang hari juga gue gak akan ngasih pinjem ke Lo"ucap Raisa


"Yaelah sa lagipula gak akan terjadi kali"ucap Aldo


"Ya maka dari itu mending Lo temenin aja deh tuh si Raska kasian gak ada temen hhaha"ucap Raisa


"Kakak biadab Lo"ucap Aldo


"Ngomong apa Lo barusan"ucap Raisa dengan mata yang melotot sambil melemparkan bantal sofa kearah Aldo


"Galak amat Bu,baru tau gue punya sepupu sekejam ini"ucap Aldo


"Ohh Lo itu sepupunya Raisa gue kira sahabatnya,pantes aja Lo datang di nikahan mereka"ucap Kevin


"Iya dong,gak mungkin Aldo gak Dateng diacara spesial sepupu cantikku ini"ucap Aldo


"Lo udah buka kan hadiah dari gue"tanya Aldo seketika emosi Raisa pun naik


"Gak ngotak Lo ngasih kado begitu,sama aja gilannya kayak dua orang ini"ucap Raisa menunjuk Vina&Sania yang membuat keduanya nyengir


"Emang ngasih apaan dia"tanya Kevin


"Masa dia ngasih batu akik,yakali gue pake begituan dikata dukun entar"kesal Raisa


"Woi gue cape-cape maling dari kakek buat dikasihin ke Lo,tapi malah gak dipake"ucap Aldo yang membuat Raisa semakin marah dan beranjak dari duduknya mendekatinya


Raisa pun menarik telinga Aldo sampai ia menjerit kesakitan


"Dasar gila Lo,udah gak ngotak ngasih begituan maling juga Lo,dasar siluman kadal"ucap Raisa makin mengeraskan tarikan telinganya sedangkan yang lain hanya ketawa kecuali Raihan


"Aduuhh aww ampunnn Mak ampunn adohhh lepasin sakit woiii lepas"ucap Aldo berusaha melepaskan tangan Raisa dari telinganya


"Tarik terus kak tarik sampai putus kak ayo gue dukung kak"ucap raska menyoraki sambil bertepuk tangan


"Dari dulu gue kesel sama Lo"ucap Raisa


"Udah sa udah kasian anak gajah nanti telinganya putus ngadu ke emaknya lagi"ucap Bella dan pada akhirnya Raisa pun melepaskan tangannya dari telinga Aldo


"Aduuhh sakit b*go"ucap Aldo


"Mau lagi Lo"ucap Raisa yang akan menarik telinga Aldo kembali namun laki-laki itu langsung minta ampun


"Yah kak Bella ngapain dilepas padahal tadi dramanya udah bagus tinggal nunggu telinga putus doang"ucap Raska


"Ehh belalang sembah gue potongin daging Lo kecil-kecil kalo Lo ngomong gitu lagi,udah tau tangan kakak Lo itu kayak tangan kangguru"ucap Aldo


"Ngomong apa Lo,emang Lo tau tangan kangguru begimana hah"tanya Raisa kesal


"Ya begitulah tangannya"ucap Aldo


"Ehh tapi tujuan gue kesini juga mau ngomong sesuatu"ucap Aldo


"Apaan"tanya Sania karna kepo


"Ye kepo aja Lo jamilah"ucap Aldo


"Biarin wlee"sahut Sania


"Beneran deh sa suer,gue juga lagi ngawasin tuh anak"ucap Aldo namun Raisa masih tetap tidak peduli


"Ngawasin siapa"tanya Raihan


"Si Bio"ucap Aldo


"Sumpah Lo harus hati-hati sama dia sa,dia benar-benar udah terobsesi sama Lo,gue aja udah muak sama kelakuannya yang sok alim padahal Lo tau kan dulu dia sampe gimanain Lo"ucap Aldo seketika Raisa pun langsung menoleh kearahnya dan kembali duduk didekat Raihan


"Ngapain sih pake diomongin segala,dia tuh cuma bawa sial buat kita ya gak guys"tanya Bella yang dijawab anggukan oleh Vina dan Sania


"Gue juga udah kesel banget,rasanya tuh pingin nonjok muka dia,udah lama ngilang ehh Dateng lagi langsung buat onar,gue gak akan biarin itu terjadi lagi"ucap Aldo


"Tunggu-tunggu,gue pingin nanya sebenarnya ada urusan apa sih kalian sama si Bio Bio itu,kenapa kayaknya kalian itu benci banget sama dia"tanya Kevin


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yuhuuuu


Digantung lagi guys


Untung gantung cerita ya bukan gantung diri wkwk


Widihhh bentar lagi terungkap nih tentang si Bio yang kelakuannya bener-bener pingin di bonyokin hhaha


Tunggu part selanjutnya ya


Bye-bye👋🏻