
SEBELUMNYA*
"HALLO GUYSSS RAISA BACK"ucap Raisa sambil berteriak membuat yg ada dikelas itu langsung menutup telinga
......................
"*ehh sa jangan teriak-teriak napa,kebiasaan lu"ucap Aldo yg merupakan ketua kelas di kelas itu
Bukannya pergi ke tempat duduknya, Raisa malah melangkah kehadapan Aldo yang sedang menatapnya juga sembari mengusap-usap telinganya
"terus apa masalahnya sama Lo,lagian gue juga dah biasa begini"ucap Raisa menantang dengan tangan dilipat didada
"telinga kita semua bisa budek lama-lama karna Lo"sahut Aldo
"yaudah dehh gue lagi males debat sama Lo jadi bodoamat Lo mau ngomong pa pun"ujar Raisa sembari berjalan ketempat duduknya
"untung temen kalo bukan udah gue tendang lu"gumam Aldo yang masih bisa didengar oleh Raisa
"ngomong apa lu barusan"tanya Raisa dengan tatapan tajam
"gk bukan apa-apa"sahut Aldo cuek
Raisa dan Aldo memang sering sekali ribut dikelasnya karna hal yang sepele seperti tadi contohnya namun akhirnya pasti keduanya akan akur dengan sendirinya dan Aldo itu adalah anak dari adiknya ayahnya Raisa jadi karena itulah mereka dekat
...----------------...
Di kelas Raihan
Terlihat seorang laki-laki sedang melamun memikirkan masalah perjodohan yang dibahasnya bersama kedua orang tuanya kemarin sedangkan disampingnya ada sahabatnya yg sedang berdebat (padahal masih pagi hhaha)
"nggaklah pokoknya Lo yang harus teraktir gue"Candra
"ihh nggak lah gak mau gue"sahut Kevin
"lah kan elo yang ultah bego"ujar Candra dengan kesal
"ya maka dari itu orang yang ultah adalah rajanya jadi Lo yang harus teraktir karna Lo bisa dibilang babu hhaha" ucap Kevin sembari tertawa
"dihh najis banget gue jadi babu Lo mana mau gue"ujar Candra bergidik ngeri
"pokoknya elo yg teraktir"tegas Kevin
"nggak" Candra
"harus"Kevin
"nggak"Candra
"harus"Kevin
"nggak"candra
Raihan yang sedang melamun pun tersadar karena mendengar perdebatan sahabatnya itu,dia pun langsung menatap kedua sahabatnya itu dengan datar namun tajam
"gue yang traktir"tegas Raihan dengan tatapan dinginnya karna melihat kedua sahabatnya itu yg seperti tom&Jerry yg sedang bertengkar
"nahh gini dong ini namanya temen yg baik"ucap Kevin menepuk bahu Raihan
"iyalah dari pada elo,,ultah tp pinginnya gratisan"ucap Candra kepada Kevin dengan tatapan mengejek
"bangs-"ucapan Kevin terpotong karna mendengar suara bell berbunyi
Kringg~Kringg~Kringg~
"Selamat pagi anak-anak" sapa guru tersebut namanya Bu Sarah
"pagi Bu.."sahut seluruh siswa/siswi
sekarang buku buku halaman *** tolong perhatikan ya ibu akan menerangkannya"
......................
Dikelas Raisa
"sekarang kita ulangan harian"ucap guru tersebut membuat seluruh siswa-siswi dikelas itu panik karna ada ulangan dadakan sedangkan Raisa hanya terkekeh melihat teman-temannya panik,Raisa memang sering terlambat namun dia adalah siswi yg pintar
nama guru tersebut adalah MINA RAHAYU guru centil yang selalu mencoba mendekatkan diri ke siswa ataupun guru laki² yg tampan
"aduhh mampus nih gue"
"gimana nih gue belum belajar lagi"
"pasrah aja dehh gue"
"kalo tau gini gue belajar tadi malem"
"sumpah nih guru parah banget"
itu adalah ucapan dari teman-teman sekelas Raisa yg sedang panik tapi ada juga yg tidak dan ada juga yg pasrah
"haduhh punya temen gini amat"batin Raisa sembari menggeleng-gelengkan kepalanya
"ayo cepetan nanti jamnya sebentar kalo kalian lama"ucap Bu Mina
setelah itu pun mereka mengerjakan ulangan hariannya,tp baru saja di bagikan lembar kertasnya wajah mereka semua langsung melongo
"Buset nih soal ulangan apa soal perlombaan"
"parahh gue gk tau semua jawabannya"
"aaa ternyata soalnya gampang gue kira susah"
"aduhh apa gue nyontek aja ya"
itulah kira² beberapa batin teman-teman sekelas Raisa termasuk 3 sahabatnya sementara Raisa dan beberapa anak lain langsung mengerjakannya karna bisa menjawab soal tersebut
...----------------...
Kringg~Kringg~Kringg~ Sambala sambalabala sambalado terasa pedas terasa panas ahayyy~
(keknya bellnya udah unlimited ya hhaha)
Bell istirahat pun berbunyi semua siswa-siswi dikelas Raisa pun satu-persatu mulai mengumpulkan kertas ulangan yg sudah ada jawabannya itu
"hufhh akhirnya selesai,gila soalnya susah banget"ucap Sania
"susah pala lu"ujar Raisa
"tadi tuh soalnya gampang banget"sahut Bella
"hmm iya sih lumayan gampang,tp ada beberapa yg susah jadi gue jawabnya ngasal hhehe"ujar Vina cengengesan
"ihh kalian kok bisa semua sih gue kok gk bisa ya"ucap Sania
"makanya belajar"ucap Raisa, Vina, Bella kompak
"yaudah ayo kekantin dinginin kepala kita daripada mikirin pelajaran Mulu"ucap Bella
"ayo"sahut Vina
mereka ber4 pun pergi ke kantin
......................
Di kantin,Raihan dan Kevin sedang menunggu Candra yg sedang memesan makanan dan tentu saja itu ditraktir oleh Raihan,saat sedang menunggu makanan mata Raihan tidak sengaja melihat ke arah Raisa dan ketiga sahabatnya yg baru memasuki kantin dan duduk di meja yg tidak jauh dari tempatnya,seketika dia ingat tentang perbincangan kemarin dengan orang tuanya,Raihan pun kembali melamun
disisi lain
"yaudah gue pesen dulu ya"seperti biasa,Sania yg akan memesankan makanan
Ya,tadi begitu sampai mereka langsung menyebutkan pesanan mereka satu-persatu
Raisa merasa ada yg sedang memperhatikannya pun menengok ke arah kanan tapi tidak ada dan begitu dia menengok ke arah kiri dia melihat Raihan yg sedang menatapnya begitu lekat, Raisa pun langsung mengalihkan tatapannya begitu juga Raihan yg menyadari kalo Raisa melihatnya
"tuh anak ngapain si liatin gue begitu"batin Raisa bertanya-tanya dan Raisa pun tersadar saat temannya memanggilnya
"sa"ucap Vina
"e-ehh iya kenapa"tanya Raisa
"Lo kenapa,mikirin apaan"tanya Vina
"nggak,bukan apa-apa kok"ucap Raisa
"kalo Lo punya masalah cerita aja ke kita"ujar Bella
"iya"Raisa pun tersenyum
......................
dimeja Raihan
"Raihan sadar,kenapa Lo mikirin dia"batin Raihan sembari menggeleng-gelengkan kepalanya,Kevin yg melihat itu pun bertanya
"Lo kenapa Rai"tanya Kevin
"nggak"ucap Raihan masih datar
akhirnya yg ditunggu-tunggu pun datang,Candra datang dengan membawa makanan ditangannya sedangkan sisanya dibantu oleh penjual makanan itu
"lama amat Lo"ucap Kevin
"ngantri gobl*k"kesal Candra
lalu mereka pun memakan makanan itu dengan tenang tanpa ada yg berbicara
......................
Dimeja Raisa
"si Sania lama amat sih"gerutu Vina
"apa Lo bilang lama-lama,gue gampol juga lu"ujar Sania yg datang dengan membawa makanan ditangannya dan sisanya dibantu oleh penjualnya
"Lo sih lama"ujar Vina
"ngantri gobl*k lu kira langsung mesen"kesal Sania sedangkan Bella dan Raisa hanya diam melihat keduanya sembari memakan makanannya
suasana pun hening,hanya ada suara sendok saja sampai Sania pun memecahkan keheningan
"ehh Lo tau gk sih"tanya Sania
"gk"jawab Raisa
"ishh dengerin dulu makanya"gerutu Sania
"ya kan kita belum tau Lo juga nanya nya begitu"sahut Raisa
"emang apaan"tanya Bella
"itu loh gue denger tadi pas pesen makanan katanya Laura CS Dateng lagi kesini"ucap Sania membuat ketiga temannya berhenti makan
"hah maksud Lo si Mak lampir itu"tanya Vina,mereka memanggilnya Mak lampir karna Laura itu tukang bully,bersikap seenaknya,centil,ganjen,sok cantik,dll
"iyalah siapa lagi"ujar Sania
"bukannya dia udah pindah ke luar negeri ya"tanya Bella
"ya mana gue tau,moga aja itu gk bener,males banget harus ketemu tuh orang lagi"ujar Sania
"siapin mental aja buat ngadepin dia,pokoknya kita gak boleh lemah jangan pernah takluk sama dia"ucap Raisa
"hmm harus"sahut Sania dan dianggukan oleh Bella dan Vina
......................
Kringg~Kringg~Kringg~
suara bell berbunyi tanda waktu istirahat sudah selesai,para siswa-siswi pun langsung pergi ke kelas masing-masing
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
*****HALO KAKAK-KAKAK TERIMA KASIH UDAH MAU BACA KARYA PERTAMAKU TOLONG DUKUNG AKU YA KAK KARNA AKU MASIH PEMULA, LIKE DAN VOTE YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUATNYA DAN TOLONG KOMENTAR YA KAK KARNA AKU BUTUH PENERANGAN DARI KALIAN,KALO AKU ADA SALAH DALAM PENULISAN KATA ATAU MUNGKIN TYPO😅 DAN HAL LAIN TOLONG MAKLUM KAN KARNA AKU BARU PEMULA...
SEKALI LAGI TERIMAKASIH 😊🙏🏻*****