
SEBELUMNYA*
Mereka berdua pun menoleh dan terkejut melihat orang itu
...****************...
"Njir dia udah dari tadi gak ya,,bisa mati nih gue"batin Aldo
"R-rai"panggil Raisa
"Hm"
"Daritadi"
"Hm"
"Hamhemhamhem Mulu gak punya kata lain apa"batin Raisa sebal
["Dosa lu sa ngatain laki sendiri"Author]
"Ngapain disini"tanya Raihan
"Dihukum"ucap mereka berdua berbarengan lalu saling bertatapan lalu membuang muka bersamaan
"Dihukum ngapain"
"Hormat ke bendera sampai pelajaran pak Jeje selesai"ucap mereka lagi berbarengan
"Lo ngapain sih ngikutin Mulu"sewot Raisa
"Dihh siapa juga yang ngikutin,,geer Lo"sinis Aldo
"Terus kalo disuruh hormat kenapa malah bertengkar"tanya Raihan
"HAH?! Ehh iya ya ini semua pasti gara-gara lo yang gangguin gue Mulu Al,,tapi pliss dehh Rai kali ini aja dehh aku lagi males"ucap Raisa
"Yee dasar tukang nyalahin"sahut Aldo lalu dipelototi oleh Raisa
"Yaudah kalo gitu temenin ke kantin"ucap Raihan lalu langsung menarik tangan Raisa
"Ehh woy kok gue malah ditinggal sendiri sih"ucap Aldo sedikit berteriak sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
......................
"Rai mau ngapain kesini"tanya Raisa
"Temenin makan"jawab Raihan
"Emangnya kelas kamu lagi jamkos"tanya Raisa yang diangguki oleh Raihan
......................
Kringgg~Kringgg~Kringg~
"Huhh akhirnya tuh guru keluar juga dari kelas"ujar Sania
"Shutt Lo gak boleh begitu"ucap Vina
Lalu tiba-tiba ada seseorang yang masuk kedalam kelas sambil terus menggerutu tidak jelas
"Kenapa Lo"tanya Bella
"Tau"balas Aldo sewot
"Lo Napa kesini sendiri,,Raisa mana jangan bilang Lo buang tuh anak"tuding Vina
"Enak aja Lo,,gak Raisa gak temennya emang sama aja selalu nuduh gue"ucap Aldo
"Ya terus Raisa kemana,Napa Lo cuma sendiri"tanya Sania
"Ditarik es batu"jawab Aldo asal
"Hah maksud Lo"bingung Vina
"Si Raihan"
"Oo"
"Ditarik kemana"tanya Bella lagi
"Ngantin"jawab Aldo seadanya
"Lo gak tau aje tuh anak mah enak lagi dihukum malah ditarik sama pawangnya lah gue sama siapa coy"ucap Aldo dramatis
"Aduhh kacian yang gak laku-laku awokawok"ledek Vina
"Enak aja lo,, gini-gini banyak yang ngantri buat dapetin gue cuman ya gue pilih-pilih lah mana yang cocok mana yang kagak"jelas Aldo
"Udahlah kalo gak laku tuh ngomong aja"desak Sania
"Itu mah elo kali gue mah kagak"ucap Aldo
"Lo semua mau ngabarin atau tetep sini,,keburu bell masuk nanti"ucap Bella
"Gue ikut"ucap Sania cepat menghampiri Bella yang sudah berada di depan pintu kelas
"Gue juga ikut"susul Vina
"Lo mau ikut gak"tanya Bella ke Aldo
"Gak ah kalian aja,tapi tolong bilangin ke Raisa sebagai imbalannya karna gue udah gantiin hukuman dia,,dia harus jajanin gue,tolong bilangin itu"ucap Aldo
"Ogah ah mending lo aja sono"sahut Vina
"Ck,ayo cepetan"ucap Bella meninggalkan ketiganya
Saat mereka berdua hendak kekantin ada yang menghadangnya dijalan
"Vin Raisa kemana"tanya Bio ya!orang itu adalah bio
"Ngapain Lo nanya-nanya gitu'tanya Bella ketus
"Ya gue cuma nanya,tumben banget dia gak sama kalian"ucap bio
"Raisa ada kok,kita ke kantin duluan bye"ucap Vina singkat lalu melangkah ke kantin disusul keduanya
Mereka tak menyadari bahwa itu semua tak luput dari penglihatan seorang LAURA
"tenang aja,,gue gak akan biarin Raisa sama dia"batin Laura menatap Bio lalu pergi begitu saja
......................
Sesampainya di kantin Bella,Vina & Sania langsung mencari keberadaan Raisa dan mereka terkejut ketika melihat Raisa sedang satu meja bersama Raihan , Kevin & Candra,,mereka bertiga pun menghampiri meja itu
"Sa.."
Raisa pun menoleh dan mendapati ketiga sahabatnya disana
"Ehh kalian,,sini duduk"ucap Raisa
Vina pun langsung duduk disamping Raisa sedangkan Bella dan Sania belum
"Emmm"bingung mereka berdua karna tidak enak dengan tiga laki-laki yang ada disana
"Kenapa sih itu masih ada yang kosong kok,,duduk aja"ucap Vina yang langsung ditatap tajam oleh Bella dan Sania
"Yaelah lama amat tinggal gini doang juga"sahut Candra langsung menarik tangan Sania duduk disampingnya hingga membuat sang empu terkejut
"Duduk bell"ucap Raisa yang langsung dituruti,,Bella duduk dekat Sania
"Mau pesan apa"tanya Vina
"Nasi goreng pake cabe 5"ucap Bella
"Gue juga dehh tapi cabenya 3 aja ya"ucap Raisa
"Parahh Lo sa,tu perut Lo gak kenyang apa,padahal tadi Lo udah makan"ucap Kevin
"Biarin lah terserah gue"acuh Raisa
"Kamu mau"tawar Raisa ke Raihan yang dijawab dengan gelengan
"Lo mau apa ni tumben amat Lo diem"tanya Vina
"Iya lah diem,,kan disampingnya ada itu"ucap Raisa menunjuk Candra dengan dagunya yang langsung dapat pelototan dari Sania
"Cepetan mau apa,kalo nggak gue mau langsung ngantri nih"ucap Vina
"Gue samain aja kayak mereka tapi yang gue gak usah pake cabe"ucap Sania yang langsung dianggukan oleh Vina lalu langsung pergi untuk memesannya
Soal minum,,kalo beli nasi goreng mereka juga dikasih minum teh manis,,baik sekalee kan penjualnya?
Tiba-tiba Bio datang menghampiri mereka
"Sa.."
"Ehh"kaget Raisa sembali melirik ke arah Raihan
"Mau ngapain Lo"sahut Bella langsung
"Nggak,cuma nyapa doang kok"ucap Bio
"Oh yaudah kalo gitu Lo bisa pergi,kan nyapanya udah"ujar Bella
"Kita boleh gabung gak"tanya Bio
"Ngapain sih,,ngerusak suasana aja,mending Lo cari tempat lain aja sana"pungkas Sania sewot
"O-ohh oke maaf mengganggu"ucap Bio lalu pergi dari sana dengan sendiri entah dimana Satya yang biasanya mengekorinya
"Wahhh parahh ganas juga Lo"ucap Candra tiba-tiba
"Lo mau nyobain gak"tanya Sania
"Widihhh ada apaan nihhh kayaknya seru banget"ucap Vina tiba-tiba yang datang sambil membawa pesanan mereka
"Seru apaan,gue getok juga pala Lo"ucap Raisa
"Wehhh santai dong,,emang kenapa sih"tanya Vina
"Biasa"ucap Bella dijeda
"Apaan" tanya Vina
"Bio"lanjut Bella
"Udah ayo dimakan nanti keburu bell masuk"ucap Raisa yang sudah menyantap makanannya duluan
"Mau gak"tawar Raisa menyodorkan sendoknya dihadapan mulut Raihan dan langsung dilahap
"Tadi aja bilangnya gak mau"gumam Raisa yang masih bisa didengar oleh Raihan
"Diem"sahut Raihan
Disisi lain ada Laura dan kedua temannya yang sedang mengamati meja Raihan dan teman-temannya
"Mereka kok semeja bareng ya"bingung angel
"Iya,mana si Raihan kok mau sih duduk Deket Raisa"sambung Chika
"Udah cepet abisin makanan kalian setelah itu kita kekelas"sahut Laura
"CK,kan kita penasaran Ra"ucap Angel
"Tau tuh"Chika
"Cepetan abisin atau gue tinggalin Lo berdua"tegas Laura yang membuat mereka mau tak mau harus diam
"Sebenernya ada hubungan apa di antara mereka berdua,kayaknya gue harus cari tau ini"batin Laura sambil terus menatap ke meja Raisa dan kawan-kawan
......................
Skip
Pulang sekolah
"Assalamu'alaikum"ucap Raihan dan Raisa berbarengan
"Waalaikumsalam"
"Ehh ayah sama bunda udah pulang,kenapa gak ngabarin Sasa sih"tanya Raisa sambil menyalami kedua orangtuanya itu diikuti oleh Raihan
"Kan kamu lagi sekolah sa,lagipula kita juga baru nyampe satu jam yang lalu"ucap Albi lalu mengobrol dengan Raihan
"oh ya Bun tadi pagi Raska bilang mau kerja kelompok jadi dia pulangnya bakalan telat"jelas Raisa
"Yaudah gapapa,kalian udah makan belum kalo belum itu dimeja bunda udah masak kalo mau makan,makan aja"ucap Raina
"belum Bun,Sasa nanti aja makannya kalo gitu Raisa kekamar dulu ya"ucap Raisa lalu diangguki oleh Raina
"Rai,,selama bunda sama ayah gak ada dirumah Raisa nurutkan sama kamu"tanya Raina kepada Raihan
"Lumayan kok bun"jawab Raihan seadanya
"Beneran dia gak bantah kamu"tanya Albi
"Iya"ucap Raihan
"Tapi bunda yakin pasti Raisa sama Raska sering berantem kan"tanya Raina yang diangguki oleh Raihan membuatnya menghela nafas
"Punya anak 2 kok pingin akur sebentar aja susah banget"gumam Raina yang masih bisa didengar oleh Albi dan Raihan
"Anak kamu tuh Bun"sahut Albi
"Anak ayah juga itu"gerutu Raina memandang suaminya dengan kesal
"Emm Bun yah Raihan kekamar dulu ya"ucap Raihan namun dihiraukan oleh keduanya,Raihan pun langsung pergi kekamarnya & Raisa tentunya
Saat dikamar ia melihat Raisa yang sudah mengganti pakaiannya dan sedang duduk dipinggir ranjang sambil memainkan handphonenya dengan tertawa-tawa
Raihan pun langsung memasuki kamar mandi setelah itu keluar kamar mandi dengan pakaian santainya dan menuju ranjang menghampiri Raisa
"Ekhemm"dehem Raihan
"Ehh sejak kapan masuk kamar"tanya Raisa kaget
"Makanya jangan fokus banget"ujar Raihan
"Kebawah yuk makan,kan daritadi belum makan"ucap Raisa yang langsung saja menarik tangan Raihan menuju meja makan
Sampai dibawah ia mendapati ayah dan bundanya yang duduk dengan berjaga jarak dan saling diam
"Yah Bun ayo makan"ajak Raisa
"Kamu aja bunda gak lapar"acuh Raina
"Ayah udah tadi"ucap Albi singkat
Seketika Raisa dan Raihan pun saling pandang,Raihan pun hanya menaikkan bahunya bahwa ia tidak tau
"Yaudah kita makan duluan ya Bun yah"ucap Raisa yang dibalas dengan deheman oleh keduanya
Dimeja makan..
"Mau makan sama apa"tanya Raisa ke Raihan
"Ikan aja pake sambel"ucap Raihan
Raisa pun langsung menuangkannya ke piring Raihan setelah itu menuangkan untuk dirinya lalu mereka pun makan
"Bunda samwa ayawh tadi kenwapa ya"tanya Raisa disela-sela makannya
"Gak tau,makan dulu baru ngomong"ucap Raihan setelah itu Raisa pun diam tidak bersuara lagi
Selesai makan,,Raisa pun membersihkan bekas makan mereka lalu kembali ke meja makan yang masih ada Raihan yang sedang memperhatikannya disana
"Besok setelah pulang sekolah kita langsung pindah ke rumah papa"ucap Raihan setelah Raisa duduk disampingnya
"Besok banget"tanya Raisa
"Iya,nanti malam kita harus beres-beres"ucap Raihan yang diangguki oleh Raisa
......................
Skip malam
Setelah makan malam tadi Raisa dan Raihan langsung pergi kekamar dan sekarang mereka sedang mempaking untuk pindahan mereka besok kerumah Raka dan Zella
Sekarang jam sudah menunjukkan pukul 22.00
"Hufhhh akhirnya selesai juga"ucap Raisa menghempaskan tubuhnya di ranjang diikuti oleh Raihan disampingnya
Drtttt~Drtttt~
Raisa pun mengambil handphonenya yang berbunyi,,Raisa pun mengernyitkan keningnya ketika melihat yang menelponnya Tidak ada namanya lalu menengok ke arah Raihan
"Halo"
"Sa"ucap sang penelepon disebrang sana
Seketika Raisa pun terdiam dan menengok ke Raihan,,Raihan pun langsung merebut hp Raisa dari pemiliknya lalu memutuskan panggilan tersebut dan hpnya alngsung ditaruh di meja sampingnya
"Rai tadi-"
"Udah gak usah disebut,,kita tidur ya"ujar Raihan lembut
"T-tapi tadi itu darimana dia tau nomor aku"lirih Raisa
"Udah jangan dipikirin,,kita tidur aja ya"Raisa pun akhirnya mengangguk
"Rai,,peluuuk"rengek Raisa membuat Raihan terkekeh
"Manja banget sih si gembul ini,,yaudah sini"kekeh Raihan dan langsung mendekap tubuh Raisa
"Enak aja,,aku gak gembul ya"sahut Raisa tak terima
"Shuttt,,tidur atau aku tidurin"
Raisa yang mendengar bisikan itu pun langsung memejamkan matanya dan semakin memeluk Raihan dengan erat
Setelah dirasa Raisa tertidur Raihan pun perlahan melepaskan pelukannya dan mengambil ponsel Raisa
Ia pun langsung memblok nomor yang tadi menelpon Raisa lalu menghapusnya karna ia tau pasti yang menelpon itu adalah Bio karna sudah tertebak dari suaranya
Setelah itu Raihan pun kembali meletakkan ponsel itu di atas meja lalu kembali memeluk Raisa dengan erat seakan-akan tidak ingin terpisahkan sedikitpun
"Gue gak akan biarin Lo ngedeketin cewek gue seujung kuku pun"Batin Raihan menatap Raisa lalu mengecup keningnya dan ikut tertidur
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halo kakak-kakak apa kabar👋🏻
Maaf ya aku baru up sekarang
Sampai jumpa lagi😄👋🏻