From Hate to Love

From Hate to Love
Bolos



SEBELUMNYA*


"Maaf saya gak sengaja"ucap Raisa menunduk


...****************...


"Raisa"ucap Vina


Ternyata orang yg ditabrak oleh Raisa itu adalah Vina


"Loh Vina,Bella,Sania"ucap Raisa sambil menunjuk kearah ketiga sahabatnya sedangkan Raihan hanya menyimak


"Hhehe halo Raisa"sapa Sania cengengesan


Raisa pun menengok ke arah Raihan lalu menatap sahabatnya lagi


"Kalian ngapain disini"tanya Raisa membuat ketiganya gelagapan


"Ki-kita.. kita.. kita.."ucap Vina


"Kita kita Mulu kalian ngapain disini harusnya kan sekolah"ucap Raisa


"Ki-kita izin hhehe"ucap Bella


"Izin,kalian izin buat apaan,kalian bohong ya pasti bolos"ucap Raisa menatap mereka curiga membuat ketiganya bingung


"i-iya kita izin hhehe kita iz-"ucapan Vina terhenti karna mengingat sesuatu, tiba-tiba matanya terbelalak saat melihat hal itu


"WHAT!!! OMG! GILA KITA BELUM NGIRIM SURAT IZIN KESEKOLAH ITU BERARTI KITA"ucap Vina berteriak dan menggantungkan kata akhirnya yg membuat semuanya bisa menebak


"What!!! Parah kenapa kita bisa lupa"ucap Bella


"Kalian sih semangat banget"ucap Sania yg membuat Bella dan Vina melotot kearahnya


"Berarti kalian bolos dong"ucap Raisa


Saat Bella akan menjawab tiba-tiba Raihan bersuara


"Udah kita ketempat makan dulu,usaha laper gue lagian juga apa kalian gak malu diliatin sama orang lain"ucap Raihan membuat keempatnya melihat kearah sekitar dan benar saja,sekarang mereka sedang menjadi pusat perhatian yg lain


......................


Mereka masuk keaalah satu tempat makan disana lalu segera memesan makanan setelah itu Raisa kembali mengintimidasi mereka


"Sekarang kalian jujur ke gue,buat apa kalian mau izin dan malah main-main ke mall"ucap Raisa tegas


"Kita.."ucap Bella gugup


"kenapa kalian bolos"tanya Raihan dengan tatapan datar


"Kita.."ucapan Bella terpotong oleh seorang pelayan yg mengantarkan pesanan mereka


"Selamat menikmati pesanannya"ucap pelayan tersebut lalu pergi


"Udah nanti lagi lanjutinnya"ucap Raihan mereka pun menurut


Disisi lain..


......................


Di sekolah


Ada seseorang yg sedari tadi melihat kekelas Raisa,orang itu adalah Bio setelah melihat Raisa tidak ada di kelas ia pun memberanikan diri bertanya keteman sekelas Raisa


"Raisa gak masuk ya"tanya Bio


"Iya dia sama tikus-tikusnya gak masuk"ucap teman Raisa yang bernama Arga


"Kalo boleh tau gak masuknya karna apa ya"tanya Bio


"Kalo gak salah sih dia izin tapi kalo curut-curutnya sih bolos semua,gak tau dah kemana"ucap Arga


"Oh oke makasih"ucap Bio lalu pergi menuju kantin


Sampai di kantin ia langsung duduk dan memesan makanan, tiba-tiba Satya datang..


"Woy bro"sapa Satya karna kelas VII dan Satya memang berbeda Bio kelas IPS 3 sedangkan Satya kelas IPA 2


"Hmm"jawab Bio


"Napa Lo lemes gitu"tanya Satya


"Gak bukan apa-apa"ucap Bio


"Lo gak usah bohong lo,gue tau pasti karna Raisa gak masuk kan"tanya Satya


"Apaan sih Lo"ucap Bio


"Udah gue bilang mending Lo mundur aja deh,gue yakin Lo gak bakal bisa dapetin dia lagi,lagian Lo ngapain dulu malah milih jablay itu"ucap Satya


"Apaan sih Lo,kok malah ngelarang gue,Lo tuh sebenernya sahabat gue atau bukan sih,bukannya nyemangatin malah disuruh mundur"ucap Bio kesal


"Hmm terserah Lo deh,oh ya Lo tau gak"tanya Satya


"Gak"ucap Bio ketus karna masih kesal


"Itu loh,Lo tau kan si Raihan Ketos,dia juga hari ini gak masuk"ucap Satya


"Terus apa masalahnya sama gue"tanya Bio


"Ya gak ada sih,tapi dia juga izin kayak Raisa"ucap Satya


"Terus Lo pikir si Raihan itu lagi sama Raisa gitu,terus Lo juga tau darimana kalo Raisa izin hari ini"tanya Bio


"Gue tau dari yang lain lah emang Lo gak gaul"ucap Satya meledek karna memang Bio tidak gaul


"Tapi nih ya,firasat gue tuh mengatakan kalo si Raihan lagi sama Raisa,entah kenapa gue ngerasa kalo mereka tuh punya hubungan yang kuat"ucap Satya


"Gak mungkin lah,lagian itu kan cuma pikiran Lo,udah lah ngapain juga dipikirin,pokoknya Raisa cuma punya gue"ucap Bio


Tak lama dari itu pesanan mereka pun datang,dan mereka langsung memakannya


......................


Kembali ke Raisa dan Raihan


Setelah selesai makan mereka kembali melanjutkan obrolan mereka yang tadi


"Wih kalian belum pulang nih,pasti milih cincinnya bagus banget"ucap Vina


"Udah diem sekarang kalian jawab pertanyaan gue sama Raihan tadi"tegas Raisa


"Yang tadi yang mana"tanya Bella pura-pura tidak tahu


"Gue potong lidah Lo kalo Lo pura-pura bego begitu"ucap Raisa


"Yaudah deh biar incess aja yang jawab"ucap Sania membuat keempat orang itu menatapnya


"Cepet jralsin sedetail-detailnya"tegas Raisa


"Gini ceritanya,sebenernya dari semalem kita bertiga udah ngerencanain kalo hari ini mau izin sekolah"ucap Sania mulai bercerita


"Terus"tanya Raisa


"Oh iya ya kenapa gue gak sadar,dasar kalian"ucap Raisa kesal


"Kita janjian buat kumpul disuatu tempat,pas kita udah kumpul kita langsung pergi ke mall naik mobil Vina"ucap Sania


"Terus"tanya Raisa lagi sedangkan Raihan hanya mendengarkan ucapan Sania karna ia juga penasaran


"Pas sampai mall kit-"ucapan Sania terpotong oleh Raisa


"Tunggu-tunggu kalian mau ngapain ke mall"tanya Raisa


"Ya makanya Lo diem dulu,Lo gak liat kita bawa apa nih"ucap Sania menunjuk kearah barang belanjaan mereka yg dibawah,Vina dan Bella hanya bisa pasrah


"Oh iya,kalian beli apaan tuh"tanya Raisa mendekati belanjaan tersebut namun langsung dicegah oleh Sania


"Eh Lo gak boleh tau ini apa,ini tuh rahasia tau"ucap Sania menghadang Raisa


"Ih pelit lagian emang apaan sih,kalian jahat nyembunyiin dari gue"ucap Raisa


"Ini tuh buat nanti tau"ucap Sania


"Maksudnya"tanya Raisa


"Ihh Raisa kita tuh ke mall karna mau beli hadiah buat pernikahan Lo nanti dan ini hadiah yang kita pilih tadi,jadi Lo gak boleh tau kalo Lo tau jadi gak seru dong"ucap Sania


"Hah,hadiah yaampun kalian ini,gak usah juga gapapa kali,gue gak suka ya kalian begini sampai bolos"ucap Raisa sedangkan Raihan hanya diam


"Ya maaf,tapi Lo kan besti kita jadi kita harus ngasih hadiah dong hhehe"ucap Sania cengengesan


Yaampun makasih banyak ya kalian udah repot-repot beli ginian padahal cukup dengan kalian datang itu udah buat gue seneng"ucap Raisa


"Iya gapapa kok"ucap Vina


"Untung Lo bolos buat begituan,kalo nggak nanti kalo gue udah masuk bakal gue jemur kalian"ucap Raihan


"Yaampun pak ketos jangan galak-galak Napa,kasihanilah kami"ucap Sania mendrama


"Lebay Lo,tapi bener deh gue juga bakal marah ke kalian"ucap Raisa


"Huh kan surprise nya jadi gagal,seharusnya Lo harusnya tau pas hari pernikahan Lo kalo kita mau kasih hadiah"ucap Bella


"Hhehe gak papa kali lagipula gue juga penasaran sama isinya"ucap Raisa membuat ketiga sahabatnya cekikikan sedangkan Raihan hanya menggeleng-gelengkan kepalanya


"Tapi menurut gue lebih penasaran yang udah tau mau diksaih tapi gak tau itu aao,itu pasti bakal ngarep Mulu"ucap Raisa


"Hhaha bagus deh"ucap Vina


"Kalo gitu kita pulang duluan ya, sebelumnya makasih udah bayarin makanan kita"ucap Bella kepada Raisa dan raihan yg dibalas anggukan oleh mereka lalu ia pun pergi dari sana disusul oleh Vina dan Sania


"Yaudah yok Pulang"ucap riasa beranjak


"Hmm"jawab Raihan


Mereka pun pulang kerumah masing-masing tidak dengan Raihan yang mampir dulu kerumah Raisa


"Bentar ya gue kekamar dulu"ucap Raisa diangguki oleh Raihan


Kemudian datanglah Albi yang baru keluar dari kamarnya


"Eh ada Raihan"ucap Albi,Raihan yang melihat Albi pun langsung menyalam


"Iya yah"ucap Raihan


Saat itu Raisa pun datang dengan piyama yang sudah ia pakai


"Ehh ada ayah"ucap Raisa menyalim kepada Albi karna sebelumnya ia tidak melihat ayahnya ia hanya melihat Raska saja


"Udah selesai beli cincinnya"tanya Albi


"Sudah yah,oh ya kamu mau minum apa"tanya raisa kepada Raihan


"Gak usah deh,lagipula ini juga mau pulang"ucap Raihan


"Kenapa buru-buru banget kenapa gak nanti aja"ucap Raina yang baru datang


"Udah malam bun,kalo begitu Raihan pamit pulang ya Bun,yah,sa"ucap Raihan lalu mencium tangan kedua orangtuanya Raisa


"Hmm yaudah deh kalo begitu,oh ya mulai besok kalian bakal dipingit ya sampai nanti hari pernikahan,kalo begitu hati-hati dijalan ya Rai tutup salam buat orang tua kamu,sa anterin Raihan kedepan"ucap Raina


"Iya Bun"ucap Raisa


"Sekali lagi aku pamit ya Bun,yah"ucap Raihan


"Iya"jawab Raina & Albi


"Assalamu'alaikum"ucap Raihan yg dijawab oleh keduanya lalu keluar dari rumah diikuti oleh Raisa


Raisa mengantar Raihan sampai depan gerbang


"Aku pulang ya"ucap Raihan


"H-hah,aku"tanya Raisa


"Iya,mulai sekarang jangan gunain kata gue/Lo lagi sekarang kita gunain kata aku/kamu karna sebentar lagi kamu bakal jadi istriku dan aku suamimu,aku rasa kata gue/Lo itu gak sopan jadi aku pingin kita rubah bahasa kita jadi lebih sopan lagi"ucap Raihan panjang lebar sembari tersenyum dan mengusap kepala Raisa


Raisa dibuat terkagum oleh Raihan,walaupun Raihan masih muda tapi fikirannya sudah dewasa ia merasa bahwa Raihan memang sudah benar-benar orang yang tepat


"Emm oke aku bakal coba untuk membiasakan itu"ucap Raisa membalas senyuman Raihan


"Kalo begitu aku pulang ya"ucap Raihan


"Iya"jawab Raisa


Lalu Raihan pun menaiki motornya dan mulai mengendarainya,Raisa pun kembali masuk kedalam rumah setelah melihat motor Raihan sudah jauh


......................


Di kamar Raisa


"Gue rasa dia memang bener orang yang tepat"guman Raisa


"Oke,mulai sekarang gue bakal coba buat menaruh hati ke dia"gumam Raisa


"Mending gue tidur deh sekarang,good night"gumam Raisa lalu mulai memejamkan matanya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai semuanya


Hari ini author up lagi nih😆


Semakin mendekati ke hari pernikahan ya😆


Oke terimakasih telah membaca


Sampai jumpa lagi👋🏻