From Hate to Love

From Hate to Love
Danau



SEBELUMNYA*


Sampai akhirnya mereka pun tertidur bersama dengan posisi berpelukkan


...****************...


Pagi hari


Raisa perlahan membuka matanya karna cahaya matahari yang mengganggunya.Hal pertama yang ia lihat adalah pahatan wajah sempurna yang sedang terlelap di pelukannya,perlahan Raisa melepas pelukannya dan memandangi wajah itu


"Ganteng juga ya kalo dilihat-lihat"batin Raisa sambil menyentuh hidung Raihan dengan ragu,entah kenapa jantungnya berdegup kencang tak beraturan


"Apa gue udah cinta ya sama dia"batin Raisa lagi,,namun lamunannya tiba-tiba buyar ketika mendengar suara ketukan


Tokk~Tokk~Tokk~


"Sa.."panggil Vina


"Yaampun ganggu aja sih"gerutu Raisa sambil beranjak bangun dan membukakan pintu kamar,terlihat Vina yang sudah berdiri didepan pintu kamarnya


"Ada apa"tanya Raisa


"Ayo makan,yang lain udah pada nungguin di bawah"ucap Vina


"Bilangin aja suruh makan duluan,nanti gue sama Raihan nyusul"ucap Raisa yg diangguki oleh Vina,, setelah itu kembali menutup pintu kamarnya


"Gue bangunin dulu atau mandi dulu ya,,ahh bodo ah nanti aja banguninnya"gumam Raisa lalu mengambil handuknya dan langsung masuk kedalam kamar mandi


10 menit kemudian..


Pintu kamar mandi terbuka menampilkan sosok Raisa yang sudah terbalut dengan handuk selutut


"Lahh kemana tuh orang"batin Raisa,,karna dilihatnya Raihan sudah tidak ada ditempat tidur


Raisa pun berjalan perlahan seperti maling yang tidak ingin ketahuan lalu dia menengok kanan kiri hingga suara seseorang mengejutkannya


"Ngapain jalan begitu"


Raisa pun terkejut dan membalikkan badannya


"E-ehh enggak kok"jawab Raisa tersenyum kikuk


"Ahhh **** nih anak sengaja apa ya bikin gue mupeng gini"batin Raihan melihat tubuh polos Raisa yang hanya terbalut oleh handuk


"Kalo gitu kamu mandi aja dulu,,aku tunggu dibawah udah ditunggu sama yang lain"ucap Raisa


"Hmm"jawab Raihan


Setelah itu Raisa langsung pergi ke ruang pakaian untuk memakai pakaiannya dan itu tak luput dari pandangan Raihan


"Akhh apaan sih lo Rai"batin Raihan menggelengkan kepalanya setelah itu mengambil handuknya dan masuk kedalam kamar mandi


Setelah selesai berpakaian,,Raisa menyiapkan baju untuk Raihan dan setelah itu turun kebawah menemui yang lainnya


......................


"Nah dateng juga yang ditunggu-tunggu"ucap Sania


"Iya nih lama banget lo,,ngapain aja Lo dikamar"tanya Candra


"Apaan sih ,, gue kan mandi dulu kali"ucap Raisa yang sudah duduk disalah satu kursi disana


"Tau nih kak,,dari tadi mereka ribut terus kayak bebek"sambung Raska


"Heh bocil diem aja dehh"ucap Sania


"Raihan mana"tanya Kevin


"Diatas lagi mandi"jawab Raisa sambil mengoleskan selai kacangnya diatas roti


"Yee enak banget Lo dateng-dateng langsung makan"ucap Vina


"Gue laper,,ya makan lah"ucap Raisa seadanya sambil mulai memakai rotinya


"Kita dari tadi nungguin Lo sampe belum makan apa-apa"ucap Bella


"Ya swaluaah sendwirrrwii kenwaaapuaaa gak luaaangsung mwaakwaaan ajwaaa"ucap Raisa dengan mulut yang penuh dengan roti


"Iya terserah Lo deh sa, terserah.."ucap Candra


"Nwantiii jwadii ywaa ke swanuaaa nywaa"ucap Raisa lagi dengan mulut yang penuh dengan roti


"Makan dulu,baru ngomong"ucap Raihan tiba-tiba yang sudah berada dibelakang Raisa lalu mengambil posisi duduk disamping Raisa


"Iyaaa"jawab Raisa


Mereka mulai memakan sarapannya


"Mau makan apa"tanya Raisa ke Raihan


"Enggak,,roti aja"jawab Raihan


"Yakin,gak mau sarapan nasi dan kawan-kawan"tanya Raisa lagi yang hanya dijawab dengan gelengan kepala


Raisa pun mulai mengoleskan selainya ke roti dan diberikan ke Raihan dan setelah itu ia pun mulai memakan sarapannya


......................


Kini mereka sedang berada dalam perjalanan menuju ke danau dengan Candra & Kevin yang berada dalam satu mobil ,, Bella,Vina dan Sania berada dalam satu mobil,, dan yang terakhir ada Raihan,Raisa dan Raska..


Ya,,anak itu memang meminta ikut pergi kesana dengan alasan ia kangen tempat itu


Suasana dimobil sangat hening sampai akhirnya raska memecahkan keheningan tersebut


"Nyalain lagu dong kak daripada dirm-diem begini kayak patung"ucap Raska


"Lagu apa"tanya Raisa


"Terserah yang penting nyala daripada diem begini nanti tiba-tiba ada yang muncul lagi"ucap raska asal


"Ye aneh-aneh aja Lo"ucap Raisa lalu memutarkan salah satu lagu


"Emang kakak gak aneh"tanya Raska


"Nggaklah,,yang ada tuh elo yang aneh"ucap Raisa


Sedangkan Raihan,,dia hanya setia mendengarkan perdebatan dua saudara tersebut


"Aneh dari mananya coba"tanya Raska


"Mau tau"tanya Raisa


"Apa"


"Lo itu aneh tau,,masa orang tidur tapi kayak zombie,,tidur sambil jalan terus ngomong gak jelas lagi"ucap Raisa


"Heh kak,,Lo gak boleh fitnah ya,,ingat fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan tau"ucap Raska


"Ihh Lo beneran mau gue contohin,coba aja Lo tanya bunda nanti kalo lagi tidur lo kayak gimana,bunda pasti tau"ucap Raisa lagi


"Udah deh kak gausah fitnah ya"sahut Raska lagi


"Nih gue contohin ya gaya tidur Lo begini nih liat baik-baik"ucap Raisa


Raisa mulai memperagakannya dengan kedua tangannya yang diangkat kedepan,,kepala yang dimiringkan,mata yang dipejamkan dan mulai mengoceh


"Aappaaa kammuuuu,,sinniiii lawannn gueee, loooo majuuu ssinniiii,hiyaaa hiyaaa,siatt siatt jedug jedugg"ucap Raisa dan tak lupa kepala yang dimaju-majukan seperti ingin dibenturkan Kedinding


Benar-benar seperti zombie..


Raihan yang melihat itu pun tertawa dan menggelengkan kepalanya 'benar-benar aneh adik kakak ini' pikirnya


"Ehhh kak udah donggg,,wahhh parahh Lo buka kartu gue"ucap Raska menepuk bahu Raisa yang duduk di depan


Raisa pun akhirnya memberhentikan drama nya


"Apa,,sekarang Lo percaya gak"tanya Raisa dengan wajah songongnya


"Sttt diem Napa kak,gak malu apa ada kak Raihan"ucap Raska dengan sedikit berbisik namun masih terdengar jelas ditelinga Raihan


"Nggak,,buat apa malu biarin aja kali"ucap Raisa tak peduli


"Wahh parah lo,harga diri gue jadi turun nih"ucap Raska lagi masih dengan bisik-bisik


"Gue denger"sahut Raihan tiba-tiba


"Yaa mampus loo hhaha"ucap Raisa tertawa mengejek


Sumpah demi apapun Raska ingin sekali meninju wajah wanita dihadapannya ini


......................


Setelah drama yang panjang didalam mobil akhirnya mereka sampai ditempat tujuan,,ya memang jarak dari rumah ke danau lumayan jauh,,mungkin sekitar 30 menit


Dan sekarang mereka sedang menggelar tikarnya sambil mengeluarkan makanan yang mereka bawa dari rumah tadi..,seperti ingin liburan saja hhaha


"Wuhhhh gila kangen banget gue sama tempat ini"ucap Vina dipinggir danau sambil merenggangkan kedua tangannya


"Iya gue juga"ucap Bella sambil tersenyum melihat kearah depan


"Gak ada yang berubah,,masih sama seperti dulu"ucap Sania


"Iya,,bukannya cuma dikita yang berubahnya ya hhaha"sahut Vina tersenyum hambar


Sedangkan Raisa hanya diam berdiri disamping Raihan sambil memejamkan matanya dan disebelahnya lagi ada Raska yang sedang menatapnya


"Disini hening,sejuk yang pasti gak berisik"ucap Raisa sembari tersenyum dan memejamkan matanya


"Mau ngelakuin sesuatu gak"tanya raisa kepada yang lainnya membuat mereka bingung


"Apa"tanya Bella


"Gini,,kalian lepasin aja semua yang mengganjal di hati kalian,,gue contohin ya"ucap Raisa yang dipanggil oleh mereka


"BALIKIN SAHABAT GUEEEE"teriak Raisa yang membuat mereka terkejut namun mulai mengerti juga


Bella Vina dan Sania pun mulai mengikuti Raisa


"KENAPA HARUS KEKITAAA"teriak Vina


"APA SALAH KITAAA"teriak Bella


"KENAPA HARUS DIAAA"teriak Sania


"KEMBALIKAN SEPERTI SEMULAAA"teriak Raska juga


Sedangkan Raihan,Kevin,dan Candra mereka hanya memperhatikan saja


Dari sini mereka belajar arti sahabat sesungguhnya bahwa sahabat adalah teman yang paling berarti untuk kita dan mereka tak akan meninggalkan satu sama lain


"GUE PINGIN KAYAK DULU LAGIII"teriak Bella lagi


Raisa pun memejamkan matanya dan mulai meneteskan air matanya


"GUE KANGEN SAMA LO YANG DULU RAAA,,GUE PINGIN KITA KAYAK DULU LAGIII,,MAAFIN GUE RAAA,,MAAFIN GUE LAURAAAAAAAA"teriak Raisa sekencang-kencangnya diakhir kalimat,,sungguh ia benar-benar merasa bersalah walaupun kejadian itu sudah 3tahun yang lalu


Raihan pun memeluk tubuh Raisa dari samping,,menyandarkan kepala Raisa pada dadanya


Ternyata dibelakang mereka ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya,,ternyata ia datang kemari setiap hari


"Gue juga kangen kalian Sa"gumam orang tersebut lalu melangkah pergi dari tempat itu


"Gue seneng Lo sama dia semoga dia bisa menjaga Lo dengan baik,gue bersyukur karena Lo sama dia walaupun gue yang harus tersakiti gue rela karna gue gak mau liat Lo tersakiti lagi,,sampai kapanpun Lo tetep sahabat gue sa,,maafin gue"ucap orang itu sebelum pergi


Kembali ke Raisa


"Mereka sekarang sudah duduk dengan Raisa yang masih dalam dekapan Raihan


"Mau minum"tanya Raihan yang dijawab gelengan oleh Raisa


Saat Raihan akan melepaskan pelukannya tiba-tiba Raisa memeluknya dengan erat


"Jangan dilepas,,aku nyaman kayak gini"lirih Raisa membuat Raihan kembali memeluknya


Raihan tak masalah jika Raisa meminta seperti itu justru ia malah senang


"Udah dong jangan mellow-mellow begini,jadi gak seru"ucap Kevin tiba-tiba Membuat semuanya tertawa


......................


"Jadi pas Lo mau nyebrang Lo udah liat kalo jalanan bener-bener sepi"tanya Candra yang dijawab anggukan oleh Raisa,,yaa mereka memang sedang menceritakan masa lalu mereka


"Itu artinya ini tidak murni kecelakaan,,pasti ada yang sengaja"ucap Raihan membuat semuanya menoleh kearahnya


"Maksudnya"tanya Raisa


"Ya kan tadi pas diceritakan kamu liat itu jalanan udah kosong,tapi kenapa tiba² mobil itu ada dan dia pasti lihat ada orang yang nyebrang seharusnya dia berhentiin dong tapi kenapa malah tambah dicepatin mobilnya"jelas Raihan


"Nah gue kali ini setuju sama kakak ipar kak, daritadi gue mikir gitu Mulu,,walaupun usia gue masih muda tapi jangan ragukan pikiran gue"ucap Raska membuat Raisa berfikir dan menganggukkan kepalanya


Adiknya memang tidak pernah main-main dalam berfikir disituasi yang penting


"Kalo begitu terus siapa dong yang sengaja ngelakuin itu"tanya Raisa


"I Don't know"ucap candra


"Lo punya musuh atau orang yang gak suka sama Lo"tanya Kevin


"Nggak,,gue rasa gue gak punya karna dulu gue pun belum renggang sama Laura,kalo sekarang mungkin cuma Laura"ucap Raisa tersenyum hambar


"Sekarang gue tanya ke Lo berempat"ucap Candra tiba-tiba membuat semuanya menoleh kearahnya


"Khususnya Lo sa.." sambungnya


"Kalian percaya kalo Laura benci kalian"tanya Candra


"Kenapa nanya begitu"tanya Bella


"Ya kita percayalah dari sik-" ucapan sania terpotong


"Gak!"pungkas Raisa


"Gue gak percaya"ucap Raisa lagi


"Hey sa,,Lo sadar dong..Lo gak mikir apa yang udah dia lakuin kekita apa itu semua belum cukup membuktikan kalo dia bukan yang dulu lagi"sahut Vina panjang lebar


"Nggak! Gue gak percaya"ucap Raisa


"Sa.. d-"


"Gue tau selama ini sikap dia begitu kekita tapi gue tau kalo dia orangnya gimana dan kalian juga pasti tau dia kayak gimana orangnya..


Laura itu keras kepala,,dia lebih mentingin egonya daripada hatinya,,jauh didalam hatinya gue tau dia gak begitu,,dia cuma kesel sama kita tapi dia menganggap kekesalan itu sebagai kebencian,gue yakin aslinya dia gak begitu,dan gue yakin suatu saat nanti dia bakal balik ke kita lagi"ucap Raisa panjang lebar membuat mereka seketika diam


....


...


Hening..


"Gue tadi liat dia"ucap Raska tiba-tiba


"Siapa"tanya Sania


"Kak Laura"ucap Raska


"Lo salah liat kali,,mana mungkin dia kesini"ucap Bella


"Tadi gue liat dia ada disini tapi lumayan jauh dari tempat kita terus gak lama dari itu dia langsung pergi"jelas Raska


"Bio itu mantan Lo kan"ucap Kevin yang diangguki oleh Raisa


"Udah beberapa kali gue liat interaksi si Bio sama Laura,mereka kayak musuhan gitu"ucap Candra


"Apa itu dari dulunya mereka musuhan"sambungnya lagi


"Hmm..sejak putus dari Raisa kita semua benci sama dia karna kita gak suka penghianatan"ucap Vina


"Kalo gitu gue yakin kalo dia belain kalian"ucap Candra


"Hhaha masa sih dia belain kita,mana mungkin"ucap Sania


"Kalo di benci kalian bisa aja sekarang dia malah memanfaatkan Bio secara itu kan mantan Raisa"ucap Candra


"Akhh tau ahh pusing gue mikirin begituan,,kita pulang aja yuk,kalian mau mampir lagi"ucap Raisa


"Iya,,gue mau dirumah Lo dulu"ucap Sania


"Iya,,tadi mubazir makanannya masih banyak"ucap Vina


"Yee makanan Mulu Lo"sambar Bella


"Udah-udah jangan berantem,yaudah kalo gitu ayo pulang,kalian juga mampir aja dulu sayang banget dirumah masih banyak makanan"ucap Raisa kepada Kevin dan Candra dan langsung diangguki


Setelah itu mereka pun pulang..


......................


Di lain tempat..


Tepatnya di bandara..


Ada seorang wanita yang baru saja menginjakkan kakinya kembali di negeri kelahirannya setelah 2tahun lamanya ia di luar negeri


"I cooming honey.."ucapnya dengan kacamata yang dinaikan keatas


"Mari nona"ucap sang supir


"Bawakan barang-barang saya semua,jangan sampai ada yang rusak ataupun lecet sedikitpun,kamu gak akan sanggup beli barang-barang ini"


"Baik nona"ucap sopir


"Aku kembali.."ucapnya setelah masuk kedalam mobil


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hi..


Hi..


Hi..


Author kembali lagi..


Maaf baru up sekarang..


Dan maaf juga kalo alurnya gak jelas🙏🏻


Sampai jumpa lagi 👋🏻