From Hate to Love

From Hate to Love
Dia Punya Cara Sendiri



SEBELUMNYA*


"Kompak juga ya kalian"sahut Raina


"ihh apaan si"ucap Raisa


...****************...


SKIP ESOK HARI


Sekarang Raisa sedang berada dikelasnya sembari melamun memikirkan perjodohannya dengan Raihan,dia sengaja berangkat pagi untuk menenangkan pikirannya karna sedari tadi malam dia tidak bisa tidur memikirkan hal itu,saking paginya dia berangkat sampai belum ada satupun siswa/siswi yang datang kecuali satpam


"hihh Raisa udah jangan mikirin itu terus"ucap Raisa menyadarkan dirinya sembari memukul-mukulkan pipinya dengan kedua tangannya


"Mending gue tidur bentar deh mumpung masih pagi"ucap Raisa lalu dia pun tertidur


Saat baru memejamkan mata tiba-tiba datang para curut yang mengganggunya


"RAISAA"teriak Sania tepat ditelinga Raisa membuat Raisa terkaget


"Ehh bebek pincang"latah Raisa membuat Sania dan yang lainnya tertawa


"Hahhaahhaha" tawa jahanam mereka semua


"Apaan sih ganggu aja"ujar Raisa menatap ketiga sahabatnya dengan kesal


"Lagian lu pagi-pagi udah ngebo aja"sahut Vina


"iya nih tumben Lo Dateng pagi"tanya Bella


"hufhhh gue lagi galau"ucap Raisa sembari kedua tangannya menopang dagunya dimeja


"hufttt bwahahahahha galau"tawa ketiga sahabatnya


"Galau kenapa Lo sa, baru tau gue seorang Raisa bisa galau hhahaha"ucap Vina sembari tertawa


"ishh gue serius"kesal Raisa


"Ada masalah apa Lo"tanya Bella to the point


"tapi kalian jangan pernah bilang ke anak-anak lain"ujar Raisa


"iya sayangku Raisa Lo kayak sama siapa aja sih gk percayaan"sahut Sania


"yakan mulut kalian tuh ember bocor semua"gerutu Raisa


"yaudah apa cepetan kita bakal rahasiain tenang aja"ucap Bella


"hufhhh,gue mau dijodohin"ucap Raisa tertunduk lemas


"WHATT?!!"teriak + kaget ketiga sahabatnya


"Jangan teriak-teriak napa"kesal Raisa


"tunggu-tunggu,Lo bercanda kan sama kita"tanya Vina dengan wajah serius


"Lo liat aja emang tampang gue lagi bercanda"kesal Raisa sembari menunjuk wajahnya sendiri


"enggak sih"sahut Vina


"yaudah tu Lo tau"ucap Raisa


"Terus-terus gimana"tanya Sania


"gimana apanya"tanya balik Raisa


"Lo terima perjodohannya gak"tanya Sania


"Awalnya sih gue tolak tapi mereka tetep maksa ya akhirnya gue terima aja deh daripada nolak percuma juga"ucap Raisa


"yaudah Lo jalanin aja dulu,kan belum tau kedepannya gimana,kita cuma bisa dukung Lo"ujar Bella dan diangguki oleh Sania dan Vina sambil tersenyum


"hmm makasih"ucap Raisa


"emang Lo dijodohin sama siapa"tanya Bella lagi membuat Raisa terdiam


"ehh sa kok malah bengong"tanya Vina


"e-ehh iya kenapa"tanya Raisa


"tadi Bella nanya,Lo dijodohin sama siapa"sahut Vina


"g-gue dijodohin sama Raihan"ucap Raisa dengan suara kecil tapi masih terdengar ditelinga sahabatnya


"WHATT?!!"kaget semuanya


"Wahh gila Lo beruntung banget"ujar Sania menepuk pundak Raisa


"Beruntung apaan,malah gue gak mau"ucap Raisa


"Gue heran sama Lo sa,mata Lo tuh kenapa sih Raihan tuh ganteng banget loh kejaran semua cewek"ucap Vina


"gk semua juga kali,contohnya gue yang gak suka sama dia"sahut Raisa


"iya deh terserah Lo,tp menurut gue jangan sia-siain si Raihan,susah Lo dapetin dia"ucap Vina


"iya,apalagi sekarang si Laura sama 2 babunya pindah lagi kesini,Lo tau kan Laura dari dulu selalu centil ke Raihan,Lo harus hati-hati"ucap Sania panjang lebar kurang kali tambah bagi


"Berarti sekarang status Lo tuh tunangannya Raihan"tanya Bella dan diangguki oleh Raisa


"hmm terserah Lo pada deh,gue gak peduli"ucap Raisa


Tiba-tiba para siswa berlarian keluar termasuk teman-teman sekelas Raisa


"ehh ada apaan tuh"tanya Sania


"liat yuk"ucap Vina dan diangguki yang lainnya,mereka pun pergi keluar untuk melihatnya


sampai diluar mereka melihat para siswa/siswi pada berteriak dikerumunin,mereka pun langsung menyempil ke kerumunan agar bisa melihat lebih dekat


Saat sudah dekat ternyata yang sedang diteriaki oleh siswa/siswi yang lain itu adalah murid pindahan yang barusan mereka gibah


disana juga ada gengnya Raihan yang melihat itu namun mata Raihan beralih menatap sosok wanita yang dijodohkan kepadanya


"Dihh cuma gini doang diteriakin"ucap Raisa bersedekap dada lalu pergi dari kerumunan tersebut menuju kelasnya


Raihan pun masih menatap lekat sosok Raisa yang perlahan meninggalkan kerumunan,Raihan tau betul kalo geng Raisa dan geng Laura itu seperti bermusuhan karna kedua geng itu populer disekolah mereka makanya mereka tidak peduli


"woy Lo liatin apaan"tanya Kevin menepuk bahu Raihan dan matanya menatap kearah yang ditatap Raihan


"balik ke kelas"ucap Raihan meninggalkan kedua sahabatnya


"ehh belum selesai liatnya loh,liat deh Laura gue makin cantik aja"ucap Kevin memuji Laura memang Kevin sedari dulu sudah menyukai Laura


"bye gue duluan"ucap Candra menyusul Raihan


"ck yaudah gue ikut"susul Kevin


......................


Kringg~Kringg~Kringg~


Bell istirahat berbunyi,para siswa/siswi langsung berhamburan keluar kelas menuju kantin


(Btw tadi si Laura,Angel,Cika mereka masuk kelas IPA 3 ya,dan Raisa kelas IPS 2 sedangkan Raihan kelas IPA 1)


Di kantin


Kini Raisa dan ketiga sahabatnya sedang memakan bakso mereka yang beberapa menit lalu sudah datang disamping itu pinggir meja mereka itu adalah Raihan, Kevin, Candra meja mereka bersebelahan


Saat sedang enak-enak memakan bakso tiba-tiba


BRAKK~


seseorang datang dan langsung menggebrak meja tempat Raisa CS makan membuat Vina dan Sania tersedak baksonya wkwk


Uhukk,,Uhukk,,Uhukk,,


Vina dan Sania pun langsung minum


"Hehh apa-apaan lu dateng-dateng langsung gebrak meja orang gak punya sopan santun Lo"ucap Vina


"Tau nih Mak lampir,lagi adem-adem tiba-tiba Dateng langsung rusakin suasana"ucap Sania


Ya, yang datang ke meja mereka itu adalah Laura, Angel, dan Cika


"Bac*t lu semua"ucap Laura


"Lo mau apaan sih"tanya Bella


"gue peringatin buat Lo pada,jangan cari muka deh depan anak-anak lain"ujar Laura


"hah maksud Lo apaan cari muka"tanya Bella karna tidak mengerti


"alah,jangan sok gak ngerti deh Lo"ucap Angel


"tau berasa kek orang cantik banget ya kalian,cihh muka pas-pasan aja sok jual mahal"


"heh kita gak gitu ya,yang ada Lo bertiga yang begitu"ucap Vina dengan sedikit menaikan suaranya membuat anak-anak lain menonton mereka sedangkan Raisa sedari tadi hanya diam saja


"Nihh juga,ini kapten kalian kan"tanya Cika


"muka jelek aja gayanya banyak banget"ucap Angel mengejek Raisa


"heh lu jangan ngomong sembarangan ya"ucap Bella sembari menunjuk angel sedangkan Raisa hanya diam menatap mereka sedangkan tangannya sudah mengepal dibawah sana


disisi lain Raihan , Kevin , dan Candra juga melihat semuanya karna meja mereka ada disebelah meja Raisa dan pas-pasan dibelakang Raisa duduk


Raihan yang melihat Raisa hanya diam saja pun heran karna biasanya tidak begitu namun dia juga melihat tangan Raisa yang sudah mengepal dibawah,awalnya dia juga tidak terima tunangannya dikatai seperti itu namun setelah dipikir-pikir ia yakin Raisa sedang menahan sesuatu


"Rai Lo gak mau bantuin Raisa"tanya Candra karna Kevin dan dia sudah diberitahu oleh Raihan bahwa Raisa itu dijodohkan dengannya


"iya tuh kasian tunangan Lo"ucap Kevin


"diem,gue yakin dia punya cara sendiri"ucap Raka masih dengan datar


***Kita balik lagi ke meja Raisa


*Napa Lo diem,takut ya"ucap Laura pada Raisa yg sedari tadi diam namun wajahnya sudah merah menahan amarah


"hhaha geng apaan kalian,gak pantes banget ada disini"ujar angel


"iyalah gak pantes mereka kan kumpulan para jal*ng yang berkumpul dalam satu geng,betul gak guys"ucap Laura mengejek membuat kepalan Raisa semakin erat,Raihan yang melihat itu pun mulai khawatir namun ia tahan


"Betul dong hhahahaha"ucap Angel dan Cika berbarengan dan mereka bertiga tertawa


tiba-tiba


BRAKK~


Raisa yang sedari tadi menahan amarahnya pun sudah tidak tahan dengan kelakuan Laura yg keterlaluan


"Gue diemin kalian bukan berarti kalian bebas buat ngata-ngatain kita"ucap Raisa dengan keras


"oh ya"sahut Laura dengan tatapan mengejek lalu mendekat kearah Raisa


"terus kenapa Lo diem,Lo takut sama gue,IYA LO TAKUTT"tanya Laura menunjuk Raisa dan mendorongnya sedikit


"Gue diemin Lo karna gue lagi males ladenin Lo,tapi makin lama mulut Lo gak ada sopan santunnya"ujar Raisa menahan amarah sembari mendekat ke Laura


"Lo harusnya sadar diri sebelum Lo ngatain begitu ke kita Lo ngaca dulu Lo bertiga gimana,kita masih punya sopan santun ya gak kayak kalian yang datang ke sekolah seragam ketat kayak perempuan murahan,make up tebal banget emang kalian kira itu bagus,kalian ngatain kita ganjen sorry ya kita gak ganjen tapi kalian yang keganjenan,centil"tekan Raisa yg lain pun hanya diam


"Dan ingat jangan pernah Lo sebut kita JAL*NG karna ****** sesungguhnya itu bukan kita tapi KALIANN!!dasar perempuan Murahan!"teriak Raisa meluapkan amarahnya Raihan yang menyaksikan itu hanya menyunggingkan senyumnya


"wahh ganas juga ya si Raisa"ucap Candra berbisik


"iya,tukeran aja bro biar gue yang jadi tunangan Raisa"sahut Kevin dengan suara kecil membuat Raihan menatapnya dengan tatapan tajam


back to Raisa


PLAKK~


pipi Raisa terasa panas akibat tamparan dari Laura


"JAGA UCAPAN LO!!!"teriak Laura keras dengan nafas yang naik turun menahan amarah


"Apa,mau ngomong apa lagi lo,dari tadi gue sabar ngadepin Lo tapi kelakuan Lo itu udah gak bisa dikasih sabar"ucap Raisa


"gue bingung sama Lo,kenapa sih selalu cari masalah sama gue padahal gue gak pernah cari ribut sekali pun ke elo"ucap Raisa


Ucapan Raisa sukses membuat laura terdiam dan yang lainnya hanya menonton keributan itu


"Lo-"tangan Laura yang sudah terangkat keatas ingin menampar Raisa kembali pun terhenti karna suara seseorang


"STOP"teriak Raihan dan berjalan kearah Raisa dan Laura,dan berdiri di tengah-tengah mereka


"Kalian Ngapain berantem,gak ada kerjaan lain"ucap Raihan datar namun tatapan matanya tajam, Raisa pun hanya menunduk karna sedari tadi dia menahan air matanya


"Vin bawa dia ke ruang OSIS,dan Lo ikut gue"ucap Raihan menyuruh Kevin membawa Laura dan Raihan menarik tangan Raisa keluar dari kantin tersebut sedangkan Raisa hanya bisa menurut


"Urusan gue belum selesai sama Lo"gerutu Laura menghentak-hentakkan kakinya


"Lo juga ikut gue sekarang"ucap Kevin langsung menyeret Laura keluar dari kantin diikuti Candra yg menyeret Angel dan Cika


"apaan sih Lo main narik-narik gue"kesal Laura mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Kevin namun tidak bisa


"diem Lo"dingin Kevin yang membuat nyali Laura menciut mendengar suara Kevin yang seperti itu


Setelah itu semua yang ada di kantin pun diam dan kembali melanjutkan makan mereka sedangkan 3 sahabat Raisa memutuskan kembali ke kelas , kenapa mereka tidak khawatir pada Raisa? karna mereka tau yang membawa Raisa itu Raihan atau tunangannya Raisa jadi otomatis Raisa pasti aman kalo sama Raihan


itu pikiran mereka*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


*****HALO KAKAK-KAKAK TERIMA KASIH UDAH MAU BACA KARYA PERTAMAKU TOLONG DUKUNG AKU YA KAK KARNA AKU MASIH PEMULA, LIKE DAN VOTE YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT BUATNYA DAN TOLONG KOMENTAR YA KAK KARNA AKU BUTUH PENERANGAN DARI KALIAN,KALO AKU ADA SALAH DALAM PENULISAN KATA ATAU MUNGKIN TYPO😅 DAN HAL LAIN TOLONG MAKLUM KAN KARNA AKU BARU PEMULA...