From Hate to Love

From Hate to Love
Cincin



SEBELUMNYA*


"Lagian kak Raisa tuh punya temen kok nyebelin banget ya"ucap Raska sedangkan bunda Raina hanya geleng-geleng kepala salah melihatnya


...****************...


Kini empat gadis itu sedang merebahkan tubuhnya diatas kasur Raisa


"Gue gak nyangka Lo bakal nikah sekarang sa"ucap Bella


"Iya gue juga gak nyangka,gue kira kita yang bakal nikah duluan karna Raisa kan Jo-di alias jomblo abadi hhaha"ucap Vina


"Udah-udha kok jadi bahas beginian sih"ucap Raisa lalu Vina pun membalikan tubuhnya menjadi tengkurap


"Ehh btw itu Lo udah beli belum"tanya Vina


"Apaan sih nanya yang jelas dong"ucap Raisa


"Ishh itu loh sa,Ring Lo udah beli"ucap Vina lagi


"Oo cincin,kalo cincin sih belum rencananya sih besok mau beli hhehe"ucap Raisa cengengesan


"Yaampun udah mau dekat baru mau beli"tanya Bella yang diangguki oleh Raisa


"Cie cie yang besok mau bareng cami hhaha"ucap Sania


"Cami,apaan tuh"tanya Vina


"CAlon suaMI"ucap Sania


"Ishh udah dong,gue mau beberesih dulu ya nanti kalian bergiliran"ucap Raisa lalu dia masuk ke dalam kamar mandi


"Ehh guys kayaknya besok kita juga harus izin tapi jangan kasih tau ke Raisa"ucap Vina berbisik kepada Sania dan Bella


"Izin mau ngapain Lo"tanya Bella


"Kita beli hadiah buat pernikahan Raisa nanti,masa Raisa nikah kita gak ngado"ucap Vina


"Emm oke deh gue setuju,sekalian kita jalan-jalan kan"ucap Sania bersemangat


"Iya deh iya nanti pulangnya kita jalan-jalan dulu"ucap Vina


"Lo setuju gak bell"tanya Vina kepada Bella


"Hmm gue ngikut kalian aja deh karna gue juga belum beli kado buat Raisa"ucap Bella


"Yaudah deh nanti kita janjian aja oke,kalian kerumah gue aja"ucap Vina dan tiba-tiba


"Mau ngapain kerumah Lo"tanya Raisa yang sudah berdiri di pintu kamar mandi entah sejak kapan


"E-ehh Lo udah selesai sa,yaudah gue kekamar mandi dulu ya bye"ucap Bella gelagapan lalu dengan cepat mengambil handuk dan masuk kedalam kamar mandi


Raisa pun menghampiri Vina dan Sania yang masih mematung seperti patung


"Woy malah bengong,gue nanya mau ngapain kerumah Vina"tanya Raisa lagi


"E-enggak kok gak ngapa-ngapain"ucap Sania


"Yaudah kalo gitu gue ikut kalo kalian mau kerumah Vina"ucap Raisa yang sebenarnya ia masih tidak percaya dengan perkataan Sania


"Ehh gausah sa kan Lo mau nikah jadi gak baik calon pengantin berkeliaran diluar lagipula mungkin besok Lo sibuk belum lagi kalo mau nikah kan katanya harus dipingit jadi lo gak usah ikut ya"ucap Vina mencari alasan


"Eh iya ya besok gue gak bisa ikut kalian dong"ucap Raisa lesu


"Tenang aja sa lain kali Lo bisa kok ikut kita lagipula kerumah gue cuma buat main"ucap Vina


"Hmm oke deh"ucap Raisa


Setelah Bella selesai mandi dilanjutkan dengan Sania yang kekamar mandi dan setelah Sania selesai dilanjutkan oleh vina yang sudah menunggu dari tadi.


Setelah selesai beberesih mereka pergi keruang makan untuk makan malam


Sesampainya di ruang makan


"Hmm harum banget nih masakan,bunda lagi masak apa Bun"tanya Sania sembari mencium aroma masakan Raina


"Eh anak-anak bunda udah pada kesini,kalian tunggu aja di meja makan nanti kalo udah selesai bunda taruh makanannya disana"ucap bunda Raina


"Oke Bun"kompak mereka semua


Setelah selesai masak Raina langsung menaruh semua masakannya dimeja makan dibantu oleh Raisa dan mereka pun makan malam dengan tenang setelah makan malam mereka langsung masuk kedalam kamar masing-masing dengan Vina yang tidur dikamar Raisa bersama Raisa sementara Bella & Sania tidur dikamar tamu


Vina sudah tertidur duluan sementara Raisa masih belum tidur sampai saat ia akan memejamkan matanya tiba-tiba masuk notif ke hp Raisa ia pun langsung membuka pesan tersebut


...----------------...


Chat on:


+6295********


Besok gue jemput ke rumah Lo jam 8 pagi


^^^Maaf,ini siapa ya?^^^


+6295********


Raihan


^^^Eh? btw dapet dari mana no gue?^^^


+6295********


itu gak penting yang pasti besok gue jemput Lo jam 8 pagi, jangan lemot!


^^^Oke^^^


Chat off


...----------------...


Setelah berakhirnya chat itu Raisa meng save nomor Raihan lalu ia menyimpan handphonenya diatas laci samping ranjang setelah itu langsung tidur


......................


Pagi hari


Setelah selesai sarapan pagi Bella,Sania,dan Vina langsung buru-buru rapi-rapi untuk pulang kerumah agar tidak ketahuan oleh Raisa bahwa mereka hari ini akan izin


"Sa kita pulang dulu ya"ucap Vina mewakili Bella&Sania ,tadi setelah mereka rapi,mereka langsung buru-buru berpamitan dengan yang lainnya


"Iya, hati-hati dijalan"ucap Raisa


"Ehh iya kalian pulang diantar siapa"tanya Raisa


"Kita diantar supir kamu,kan kita gak bisa mobil"ucap Bella


"Oo oke kalo begitu hati-hati dijalan"ucap Raisa setelah itu mobil pun jalan meninggalkan pekarangan halaman rumah Raisa


Setelah itu Raisa pun langsung pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi membeli cincin dengan Raihan karna sekarang sudah jam 06.45 dan apakah Raisa tidak menyadari yang seharusnya jika sahabatnya akan sekolah mereka pasti akan buru-buru agar tidak telat karna 15 menit lagi bell masuk tapi kenapa mereka santai sekali,entahlah apakah Raisa menyadarinya atau tidak


Setelah mandi Raisa pun langsung pergi ke closetroom untuk memilih baju yang akan ia pakai


"Aduh yang mana ya"pikirnya


"Yang ini gak ya,emm gak deh itu jelek"ucapnya


"Yang ini,ahh terlalu tebal bahannya nanti pasti panas cuacanya"ucapnya lagi sembari melihat dirinya dicermjn


"Kalo yang ini,bagus sih tapi gak deh terlalu ribet"ucapnya lagi


"Apa yang ini aja ya tapi gak deh warnanya terlalu mencolok"ucapnya


"Emm mana ya,ah ini dia bagus deh aku pake ini aja biar simple"ucapnya setelah menemukan dress yang ia rasa cocok


Tidak terasa jam begitu cepat berputar dan sekarang sudah jam 07.51 sedangkan dibawah ternyata Raihan sudah datang dan sedang berbincang-bincang dengan bunda Raina karna ayah Albi sudah berangkat kekantor sedangkan Raska sekolah


Raisa yang mendengar suara yang terdengar tak asing ditelinganya memutuskan untuk pergi kebawah setelah ia menyemprotkan parfum dan langsung kebawah


......................


Sesampainya dibawah Raisa kaget karna Raihan ternyata sudah sampai


"Bunda"ucap Raisa membuat keduanya menatap kearah Raisa,Raihan melihat Raisa yang berbeda hari ini dan lebih cantik dari biasanya membuat matanya tak bisa lepas dari pandangannya ke Raisa


"Kamu lama sih sa kasian Raihan udah nunggu daritadi"ucap bunda Raina


"Ya maaf Bun,kan aku perempuan pasti lama lah kalo dandan"ucap Raisa


"Yaudah ayo berangkat nanti keburu siang nanti tambah panas,maaf ya udah nunggu lama"ucap Raisa kepada Raihan


"Walaupun panas tapi Lo gak bakal kepanasan karna mall itu tertutup"ucap Raihan


"Hmm oke deh terserah Lo,yaudah ayo nanti keburu siang"ucap Raisa


"Ayo"ucap Raihan


"Kalo begitu Raisa pamit ya Bun , assalamuallaikum"ucap Raisa mengecup tangan Raina lalu keluar dari rumah,Raihan yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala


"Maaf ya nak Raihan Raisa memang begitu,tapi dia anak baik kok"ucap Raina kepada Raihan


"Iya Bun gapapa kalo begitu Raihan berangkat ya, assalamu'alaikum"ucap Raihan mengecup tangan Raina lalu pergi keluar rumah


......................


Sesampainya di mall


Mereka langsung keluar dari mobil,banyak pasang mata yang melihat kearah mereka dan dibuat terkagum karna melihat laki-lakinya yang tampan dan perempuannya yang cantik serta dari penampilan mereka yang terlihat bukan dari kalangan biasa karna kebetulan Raihan membawa mobil sportnya


"Ehh liat deh mereka serasi banget ya"


"Iya,yang satu cantik yang satu laginya tampan"


"Ihh gue jadi iri deh"


"Semoga aja anak kita ada yang mirip sama mereka ya pah,kalo perempuan jadi cantik kalo laki-laki jadi tampan"ucap seorang ibu hamil kepada suaminya sembari mengelus perutnya


"Andai aja gue diposisi cewek itu pasti seneng banget"


"Itu cewek gue tuh"


"Ngayal aja Lo"


"Iya,mobilnya juga mewah"


"Cocok banget deh mereka"


Itulah beberapa pujian dari orang-orang sekitar yang melihat mereka sedangkan yang dibicarakan hanya terlihat acuh namun tidak dengan Raisa yang merasa malu


"Ayo masuk"ucap Raihan


"Gue malu ditatap gitu sama mereka"ucap Raisa menunduk


"Udah gak usah diliatin"ucap Raihan


"Tapi gue malu Rai"ucap Raisa menautkan jari jemarinya karna gugup


"Ck,lama"ucap Raihan lalu langsung menggenggam tangan Raisa dan menariknya masuk kedalam mall


"E-ehh jangan cepet-cepet"ucap Raisa yang merasa seperti sedang diseret


Mereka langsung masuk lift menuju lantai 21 karna mall deanity seluruhnya ada 25 lantai


(kalian masih ingat mall deanity gk? Yang pemiliknya itu adalah keluarganya Raihan tapi Raisa gak tau)


"Rai"ucap Raisa yang kini berada didalam lift bersama Raihan karna lift sedang kosong


"Hmm"jawab Raihan menoleh kearah Raisa


"Ini..lepasin"ucap Raisa


"Apa"tanya Raihan


"Tangannya"ucap Raisa menengok kearah tangannya yang masih digenggam oleh Raihan,Raihan pun mengikuti arah pandang Raisa


"Biarin aja begini"ucap Raihan


"Tapi.."ucap Raisa terpotong


"Diem,udah gue bilang gini aja kalo gue lepas yang ada ntar Lo ngilang lagi"ucap Raihan


"Ihh gue bukan anak kecil ya yang suka ngilang"kesal Raisa


"Yaudah diem"ucap Raihan dan..


Tingg~


Suara lift terbuka menampilkan tempat khusus perhiasan karna dilantai 1-4 adalah tempat barang-barang , lantai 5-9 adalah tempat kebutuhan sehari-hari , lantai 10-12 adalah tempat sayuran buah-buahan dan daging , lantai 13-16 itu tempat pakaian dan alat mandi , lantai 17-19 adalah tempat makan , lantai 20-22 tempat kosmetik dan perhiasan , lantai 23-24 tempat time zone , dan lantai 25 adalah tempat olahraga


Raihan dan Raisa langsung pergi kesalah satu toko perhiasan disana, sesampainya disana mereka langsung memilih-milih cincin lebih tepatnya Raisa yang memilih sedangkan Raihan hanya mengikuti Raisa saja


"Rai ini bagus gak"tanya Raisa


"Yang mana"bukannya menjawab Raihan malah balik bertanya


"Yang ini loh,mbak coba lihat yang ini dong"ucap Raisa,lalu pegawai tersebut langsung mengeluarkan cincin couple yang dimaksud oleh Raisa


"Menurut Lo bagus gak"tanya Raisa lagi


"Semua perhiasan bagus kok"ucap Raihan


"Ishh kan gak nanya gitu,yaudah deh gue mau milih lagi,Lo gak mau milih juga"tanya Raisa kepada Raihan


"Nggak,Lo aja yang milih gue ngikut aja"ucap Raihan membuat Raisa langsung tersenyum senang


Sudah beberapa kali Raisa memilih dan tidak jadi membelinya sampai membuat Raihan lelah,sekarang sudah pilihan yang ke 6


"Sa buruan dong"ucap Raisa


"Sabar dong,kan kalo milih emang lama"ucap Raisa


"Yaudah buruan, lama-lama lumutan gue nungguin Lo"ucap Raihan


"Iya-iya bentar lagi,makanya bantuin milih"ucap Raisa


"Nanti kalo milih bilangnya gak bagus,jadi mending Lo aja yang milih tapi yang cepet jangan lama"ucap Raihan


"Hmm iya-iya"ucap Raisa yang lanjut memilih cincin sedangkan karyawan toko yang melihat keduanya hanya geleng-geleng kepala saja sambil tersenyum


"Benar-benar pasangan yang unik"batin karyawan tersebut


"Emm mbak coba liat yang ini"ucap Raisa


"Pegawai tersebut langsung mengeluarkan cincin tersebut untuk dilihat oleh Raisa


"Ini bagus deh,coba kamu cobain Rai"ucap Raisa lalu Raihan pun mengikuti perintah Raisa


Disisi lain


......................


Dilantai 14 Bella,Sania,dan Vina masih sibuk memilih-milih sesuatu untuk dihadiahkan kepada Raisa saat dipernikahannya nanti Bella yang sudah mendapatkan sesuatu yang dicarinya hanya santai saja melihat kedua sahabatnya yang sibuk sekali bulak-balik dari lantai 13 sampai lantai 16


"Kalian yang cepet dong"sahut Bella


"Iya-iya bentar sabar dong"ucap Vina


"Ehh bell,Vin liat deh kesini ini lucu-lucu banget gue bingung mau pilih yang mana"ucap Sania Bella dan Vina pun langsung menghampiri Sania


"Liat deh, lucu-lucu kan"ucap Sania


"Ehh Dugong yang bener aje Lo orang baru nikah masa udah dikasih begituan apalagi Raisa masih SMA"ucap Bella


"Ya siapa tau kan kepake buat nanti,baik banget kan gue"ucap Sania


"Hmm serah Lo deh,ini gue dah dapet barang yang dicari jadi tinggal Lo doang,kalo Lo mau ngado yang kayak gitu mending langsung 1 paket aja"ucap Vina


"Oke,bantuin pilihin dong"ucap Sania memelas


"Hufhh,mending Lo pilih warna biru aja biar kepake"ucap Bella


"Hmm oke-oke gue beli yang gede aja sekalian biar lengkap,nih cium wangi banget kan,umm"ucap Sania sembari mencium barang tersebut


"Yaudah ayo kekasir setelah ini kita makan dulu,tempat makannya ada dilantai atas"ucap Bella


"Oo oke,lantai atasnya tuh lantai berapa"tanya Sania


"Nanti kita kelantai 19 aja kan disana makanannya enak-enak setuju gak,hari ini gue yang traktir deh"ucap Vina


"Oke setuju"ucap Bella dan Sania bersamaan


Kembali lagi ke Rai&Rai


......................


Sekarang mereka sudah berada di lift menuju lantai 19 untuk makan tak butuh waktu lama lift tersebut terbuka,mereka langsung saja keluar dan menuju salah satu tempat makan disana,sedangkan fikiran Raisa masih bingung dengan kejadian tadi ditempat toko perhiasan


Flashback on


...----------------...


Setelah selesai memilih cincin mereka langsung pergi kekasir,sesampainya dikasir ternyata bukannya membayar Raihan justru malah mengobrol dengan pelayan toko tersebut


"Mbak tau kan pak Raka nadean"tanya raihan sembari berbisik dengan pegawai tersebut


"Iya saya tau,itu kan pemilik mall ini"ucap pegawai tersebut


"Saya anaknya pak Raka jadi nanti kamu bilang saja kemanager kamu kalo saat sudah datang kesini,dan jangan bilang ke karyawan lain cukup bilang ke manager kamu saja oke"ucap Raihan masih dengan berbisik dan pegawai itupun hanya tersenyum dan mengangguk sementara Raisa menatap bingung keduanya


"Rai udah belum,kok malah ngobrol sih pake bisik-bisik tetangga lagi"ucap Raisa


"Yasudah kalo begitu saya permisi dulu"ucap Raihan kepada pegawai tersebut


"Iya tuan, terimakasih telah datang kemari"ucap pegawai tersebut


"Raihan menghampiri Raisa dan kembali menggenggam tangan Raisa yang sempat ia lepaskan tadi dan langsung ia menarik tangan Raisa meninggalkan toko tersebut


"E-ehhh udah bayarnya"tanya Raisa


"Hmm"jawab Raihan


Lalu Mereka pun langsung masuk lift dengan banyak pertanyaan yang ada dipikiran Raisa


Flashback off


...----------------...


Selesai makan mereka memutuskan untuk langsung pulang,saat akan masuk lift tiba-tiba mereka tidak sengaja menabrak seseorang


"Maaf saya gak sengaja"ucap Raisa menunduk


.


.


.


.


++Bonus visual cincin



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hellooooo how are you all😃👋🏻


Author balik lagi nih kali ini author lagi baik hati jadi author kasih bonus visual cincinnya ya,maaf kalo kurang bagus hhehe😁🙏🏻


untuk visual tokoh dan pengenalan tokohnya masih author cari ya,karna author pingin visualnya yg perfect


Author ucapkan terimakasih banyak untuk kalian yang sudah membaca cerita author..


Semoga kalian suka ya..


Dukung Author terus ya semuanya😄☝🏻


Sampai jumpa lagi..


Bye bye👋🏻