
"tepat jam 11 siang dokter wanita keluar dari dalam UGD,baru sang dokter membuka pintu dengan cepat Fadli menghampiri si dokter cantik itu dan serentetan pertanyaan terlontar dari mulut Fadli.
"dokter cantik hanya tersenyum melihat Fadli yang khawatir,tapi pertanyaan Fadli tak di gubris oleh si dokter cantik,malah dokter cantik itu balik bertanya keberadaan suami pasien.
Dimana suami atas nama pasien ibu viera?"dokter bertanya keadaan Joe".
saya dok,saya suami nya ." jawab Joe kepada dokter"
ohh,berarti bukan mas yang ini suami Bu Viera,kirain saya mas ini suami nya?"ucap dokter dengan senyum"
bukan dok,saya suami nya!bagai mana keadaan istri saya?apakah istri saya baik baik saja kan dok,ga terjadi hal serius dengan nya kan?"tanya Joe dengan banyak pertanyaan"
alhamdulilah,keadaan Bu Viera baik baik saja,dan keadaan nya sudah stabil,tapi Bu Viera mengalami shock berat dan trauma menjadi kan Bu Viera lemah dengan fisik nya,dan satu lagi pak,sekarang ini Bu Viera sedang mengandung sudah satu bulan kandungan nya,jadi saya minta untuk di jaga kandungan nya dan Bu Viera untuk tidak terlalu stres usaha kan untuk betres ya pak Bu Viera nya,nanti pasien akan di pindah kan ke ruang rawat,kl bapak mau menemui nya silahkan tapi hanya satu orang!"jelas dokter panjang lebar"
apa dok,istri saya hamil dokter ga bercanda kan?alhamdulilah...terima kasih dok?"ucap Joe senang mendengar kabar bahagia Viera sedang mengandung"
Fadli,mas dan ka Vie akan punya anak,kamu akan menjadi uncel lagi dli,mas seneng banget dli??"Joe mencurahkan kebahagiaan nya kepada Fadli"
iya mas aku juga seneng,aku akan jadi uncle lagi,kita jaga kak Vie bersama mas aku ga akan biar kan si sampah itu menyakiti kak Viera lagi aku akan membuat perhitungan dengan nya?"ucap Fadli senang dan emosi menjadi satu"
"waktu pun terus berjalan,siang pun telah berganti malam kini Viera sudah berada di ruang rawat,Fadli kembali ke rumah untuk memberi tahu kabar gembira kepada ayah dan saudara saudara nya,
"Joe pun sudah berganti pakaian,Joe berjalan menghampiri istri nya dan duduk berhadapan dengan viera sambil menggenggam tangan sang istri yang masih tertidur.
"ada rasa takut,sedih,senang dan haru,itu lah yang di rasa kan Joe,takut akan kondisi dan situasi yang mengancam akan keselamatan diri nya dan juga sang istri apa lagi sekarang istri sudah berbadan dua,sedih karena melihat sang istri yang ketakutan akan si brengsek brian,senang dan haru akhir nya keluarga kecil Joe dan Viera akan lengkap dengan kehadiran si buah hati,itu lah yang di rasa kan Joe saat ini,tapi Joe tak gentar sedikit pun dengan ancaman apa pun dan Joe akan menjaga istri serta calon buah hati nya walau nyawa taruhan nya.
"Joe masih menggenggam tangan Viera dan mencium tangan Viera berulang ulang kali rasa nya rindu melihat senyum manis sang istri,kini menjadi pucat akan sakit yang di deritanya sekarang.
"Viera sedikit demi sedikit membuka mata nya Viera merasa silau akan sinar lampu yang menyalah,Viera menoleh ke arah sang suami yang setia menemani nya di rumah sakit,Viera memanggil sang suami dengan Suara yang serak dan parau.
"Joe mendengar ada yang memanggil dengan sebutan mas,dan Joe pun menoleh ke arah suara tersebut dan melihat bahwa sang istri sudah sadar dan bangun dari tidur nya tanpa aba aba lagi Joe langsung bangun dan memeluk sang istri dengan perasaan bahagia
dan Joe pun menjawab panggilan sang istri dengan lembut
iy dek alhamdulilah kamu sudah bangun sayang\(memeluk dan mencium kening Viera\)."jawab Joe dengan senyum"
mas kenapa aku ada di sini,aku kenapa mas,aku mau pulang mas?tanya Viera kepada Joe"
kamu tadi pingsan sayang,apa kamu engga ingat sebelum kamu jatuh pingsan dan apa yang terjadi sebelum nya?jawab Joe"
mas..hikkhikkk aku takut mas,mas ga apa apa kan mas baik baik saja kan ..aku takut mas."Viera menangis dan berteriak histeris"
shuttttt....sayang hei sayang...sudah sudah kamu tidak boleh menangis,kasian anak kita nanti sayang."ucap Joe menenangkan Viera dan memeluk nya"
apa a...anak anak siapa mas? "tanya viera tak mengerti dan mencoba bangun untuk duduk"
iya anak kita yang ada di sini(mengelus perut viera) dan kita akan menjadi orang tua sayang jadi aku mohon kamu harus kuat dan jangan banyak berpikir macam macam aku akan baik baik saja dan aku akan menjaga kamu dan calon buah hati kita."ucap joe"
"joe dan viera pun saling berpelukan meluap kan rasa bahagia mereka viera merasa sangat bahagia hingga vierq menangis dalam peluka joe sang suami joe pun mencium kening viera hingga membuat suasana menjadi sangat bahagia.
***maaf lama ga up... 🙏🙏🙏
so jngan lupa like and komen nya...
happy enjoy
tehtea***