Family and love

Family and love
part 43



"Adira melihat sekilas seseorang melintas melewati jendela,tapi Viera tak menghiraukan nya,Viera naik ke tempat tidur untuk istirahat menenangkan pikiran nya.


"tiba tiba suara hp Adira berbunyi menandakan pesan masuk,buru buru Adira melihat nya takut pesan tersebut dari sang suami,Adira mengambil hp nya di meja yang ada di samping tempat tidur nya dan melihat pesan tersebut.


"Adira melihat pesan tersebut betapa kaget dan shok nya ketika membaca pesan tersebut yang berisi ancaman untuk Adira.


Ā 


***NO NAME!!!


Ā 


tinggalkan suami mu jadi lah milik ku kamu akan merasakan kebahagiaan atau nyawa suami akan hilang di tangan ku***!!!!!!!!


"Viera terdiam setelah membaca pesan tersebut,ia takut akan keselamatan suami Yang ia sayangi Viera coba menghubungi kembali no tersebut tapi tak aktif.


"Viera merasa pusing dan prustasi,ia coba bangkit dari tempat tidur nya dan berjalan keluar kamar tapi sayang sesampai nya di depan pintu vieraa merasa perut nya sakit seperti di remas remas dan pusing tak bisa tertahan,hingga viera menjatuhkan sebuah gelas dan pada akhir nya Viera kehilangan kesadaran dan jatuh pingsan.


"pak firman seorang perawat yang merawat sang ayah sedang membersih kan ruangan yang teradapat di depan kamar Viera,pak firman mendengar suara yang jatuh dari kamar Viera,dan segera berjalan menghampiri suara tersebut.


"pak firman berjalan menghampiri kamar Viera dan mengetuk ngetuk kamar Viera tapi tak ada suara dan tak ada jawaban dari Viera pak firman mencoba membuka pintu kamar Viera tapi terkunci dari dalam dan pak firman tak bisa membuka nya.


"pak firman merasa janggal dan aneh,setau pak firman Viera tadi pagi masuk ke dalam kamar nya dan pasti nya Viera ada didalam kamar tapi kenapa tak ada jawaban dari Viera.


"pak firman merasa bingung,apa dia harus memberi tahu sang ayah(pak firdaus)tapi pak firman takut kalau kondisi beliau akan drop,seketika pak firman ingat bahwa Fadli memberi no hp nya kepada pak firman jikalau ada keadaan darurat,dan pak firman mencoba menghubungi Fadli.


tut...tut...tut...menghubungi Fadli dan tersambung...halo mas Fadli ini saya firman mas?"ucap pak firman cemas"



iya,pak firman ada apa,ayah baik kan pak?"jawab Fadli dan bertanya"



bapak baik baik saja mas,dan sekarang sedang istirahat,tapi saya telpon mas bukan karena bapak mas melainkan mbak Viera."ucap pak firman"



ka Viera kenapa pak ada apa dengan nya pak?"tanya Fadli khawatir"


"dan pak firman pun menceritakan kepada Fadli keadaan Viera,dan Fadli pun bergegas pulang untung saja rapat nya di tunda dan Fadli pun bisa dengan cepat untuk pulang.


"Fadli berlari mencari motor nya di basment kantor,ia sangat khawatir dengan keadaan sang Kaka,Fadli menyalah kan motor nya membawa motor nya dengan kecepatan tinggi,ia tak menghiraukan keselamatan nya yang terpenting sang Kaka baik baik saja.


"tak butuh waktu lama Fadli telah sampai di rumah sang ayah,ia berlari ke kamar sang Kaka,di depan kamar sang Kaka pak firman masih berdiri dengan cemas.


"Fadli membuka pintu Viera tapi kamar nya terkunci,Fadli ingat bahwa pintu kamar sang Kaka belum di ganti kunci nya,dan mau tidak mau pintu kamar Viera di dobrak oleh Fadli.


"tanpa ba-bi-bu lagi Fadli mendobrak dengan sekuat tenaga dan berhasil terbuka,Fadhil shok melihat sang Kaka sudah tergeletak di lantai dengan keadaan sudah pingsan.


"Fadli bingung harus apa,dan Fadli khawatir dengan nyawa sang Kaka,dengan keadaan kalut Fadli menggendong sang Kaka untuk di bawa ke mobil dengan di ikuti pak firman,pak firman berjalan lebih dulu untuk membuka kan pintu mobil,Fadli berpesan untuk berjaga di rumah,karena Fadli akan membawa Viera ke rumah sakit.


"Fadli lupa segala nya sampai sampai ia tak sempat menghubungi Kaka ipar nya,karena ia hanya memikirkan kondisi sang kaka,Fadli membawa mobil dengan kecepatan sedang tak mungkin ia membawa mobil dengan mengebut.


"tak lama Fadli telah sampai di UGD rumah sakit yang tak jauh dari rumah nya,Fadli keluar dan memanggil petugas rumah sakit,dan para perawat pun keluar dengan membawa brankar.


"Viera di bawa ke dalam ruang penangan dan Fadli menunggu di luar UGD,Fadli baru sadar ia belum memberi tahu Kaka ipar nya Joe,dan Fadli pun menghubungi Joe memberi tahu bahwa Viera berada di UGD rumah sakit.


šŸ’„šŸ’„šŸ’„šŸ’„šŸ’„šŸ’„šŸ’„šŸ’„


"di lain tempat Joe sedang berada di ruangan nya dan sedang menerima tamu dari luar kota,Joe merasa nafas nya sesak,dan dari tadi pagi teringat akan Viera sang istri,Joe merasa kalut dan tak konsentrasi,setelah satu jam berdiskusi dengan tamu dari luar kota,akhir nya para tamu pun pergi dari ruangan joe.


"Joe coba menghubungi sang istri tapi tak di jawab,Joe terus menghubungi berkali kali tapi tak ada jawaban,Joe takut terjadi sesuatu dengan Viera,karena telepon dari Joe tak di angkat Viera.


"Joe memejamkan mata nya sambil memijit pangkal hidung nya,Joe merasa pusing memikirkan Viera,tak lama hp Joe berdering panggilan masuk dari Fadli adik ipar dan Joe pun menerima panggilan dari Fadli.


panggilan tersambung....halo mas,mas kak Vie...kak Vie masuk rumah sakit tadi pingsan dan keluar darah,mas segera kerumah sakit?"ucap Fadli berteriak kepada Joe"


hallo..hallo..dli kamu jangan bercanda,kamu serius,di rumah sakit mana mas segera kesana!"jawab Joe khawatir dengan keadaan Viera"


"Fadli pun mengirim alamat rumah sakit nya,dan Joe bergegas ke rumah sakit untuk melihat keadaan sang istri,Joe tak mau kehilangan sang istri yang sangat ia cintai.


"setelah menempuh perjalanan cukup lama,akhir nya Joe sampai di rumah sakit,Joe turun dari mobil dan berlari ke arah ugd,Joe melihat Fadli sedang berdiri di depan pintu UGD dan langsung bertanya kepada Fadli keadaan Viera.


"Fadli masih sock dengan melihat sang Kaka terkulai seperti tadi,rasa nya Fadli tak sanggup bila harus kehilangan sang Kaka,tanpa sadar Fadli memeluk Joe dan menangis di pelukan Kaka ipar.


"Joe pun membalas pelukan Fadli dan mengucap kan kata kata penenang,Joe pun sebenarnya sama,merasakan apa yang di rasa kan Fadli tap Joe harus kuat dan sabar.


"setelah satu jam,Viera berada di UGD,tak lama dokter pun keluar dengan raut wajah yang lelah,sang dokter pun menghampiri Joe dan Fadli untuk memberi tahu keadaan viera.belum sang dokter berkata,Fadli dengan cepat bertanya kepada dokter keadaan viera.


"sang dokter pun tersenyum melihat kelakuan Fadli yang lucu dan menggemaskan,Fadli tak sadar bahwa dokter tersebut adalah wanita yang hampir ia tabrak di lampu merah.


"sang dokter pun bertanya siapa suami dari ibu Viera,dan Joe pun menjawab bahwa ia suami dari viera.joe berharap kondisi Viera baik baik saja,dan Joe tak mau kehilangan Viera.


***yoooooo......aku hadir lagi....kira kira Viera kenapa ya...akan kah ada kabar duka atau kabar gembira?????


dan apakah Fadli ingat akan dokter cantik yang menangani Viera....šŸ¤”šŸ¤”


yuk pantengin terus kisah mereka...😘


dan jangan lupa,like dan komen nya...voute juga ga apa apa...wkwkwk🤣


happy enjoy


tehtea***