
aku joe alias JONATAN FERDIAN, seorang cowok yang takut akan penolakan, aku takut di tolak mentah mentah kepada seorang wanita yang cantik, putih, pintar, dan baik orang nya, padahal aku saja belum mengatakan apa apa dengan nya ya karena itu aku takut akan penolakan, maka dari itu aku selalu mencari perhatian nya dengan sikap aneh ku, sikap dingin ku dan sikap kekonyolan ku di waktu jaman aku masih memaki putih abu abu.
aku tidak sendirian aku pun punya sahabat yang selalu membantu ku dan selalu ada bersama ku,aku mempunyai sahabat dua orang yaitu doni dan brian tapi yang satu sikap nya berbeda dengan ku dan doni, brian mempunyai sikap lembut terhadap wanita dan ramah kepada wanita, ia tidak suka dengan sikap ku dan doni yang selalu saja
membuly wanita yang ku suka yaitu viera
setiap hari selalu saja aku mengganggu nya di mana pun ia berada apa lagi jika aku dan viera tidak sengaja bertemu pasti selalu aku bikin viera hari hari nya badmood. aku dan doni selalu saja membuat viera dongkol dengan sikap ku dan doni.
hingga suatu hari di mana aku membuat viera malu di depan anak anak sekolah, aku membuat ia terjatuh aku menyelengkat kaki nya hingga ia jatuh tengkurap dan membuat kaki dan dengkul nya luka hingga mengeluarkan kan darah, hingga aku tertawa terpingkal pingkal dan sungguh aku membuat viera malu di depan anak anak.
aku melihat viera masih duduk di depan ku dan doni sambil memegang kaki nya yang luka dan tanpa aku sadar aku melihat viera menangis tanpa suara dan sesegukan mengeluarkan air mata nya. entah apa dia merasa kesakitan akan luka di kaki nya dn atau malu karena ia jatuh di depan anak anak satu sekolah, aku jadi terdiam di buat nya.
baru saja aku mau membangun kan nya dan mengucap kata maaf langkah ku kalah cepat dengan brian entah dari arah mana brian datang ia dengan cepat meraih tangan viera dan memapah viera ke uks sekolah. brian sempat geram dengan sikap dan kelakuan ku. sampai ia sempat marah padakembali.
Brian : keterlaluan lu joe, don ga seharus nya lu memperlakukan wanita seperti ini, dan apa lagi bikin keadaan viera seperti ini, hingga ia luka kaya gini. pengecut tau ga lu joe. gua diam selama ini karena masih gua anggap wajar lu buly viera, tapi maaf gua udah ga bisa nahan emosi gua lagi kalau kejadian nya udah kaya gini. sekali lagi lu bikin viera kaya gini lu berdua berurusan sama gua ngerti lu berdua.
brian melenggang pergi membawa viera ke uks untuk mengobatinya luka luka viera.
aku pun tercengang melihat dan mendengar ucapan brian, apakan brian mulai suka dengan viera, batin ku. aku pun sedikit menyesal dengan kelakuan ku kepada viera, tapi tak membuat ku berhenti membuat viera jengkel dengan ku.
jam pulang sekolah pun tiba bel sekolah pun berbunyi, suara sorak anak anak pun terdengar berisik ketika waktu pulang sekolah, aku melihat viera memakai tas di punggung nya, dan berjalan keluar kelas, mumpung ga ada brian aku mendekati viera yang berjalan menuju gerbang sekolah.
Joe : hai vie, gimana tuh kaki sakit ya, tibang kaya gitu mah ga sakit banget kali vie hahahaa...
aku tertawa melihat raut wajah kesal vie. tapi vie diam tak menjawab ku dan terus berjalan, tapi aku terus mengikuti dan berkata sesuka hati ku tanpa berpikir perasaan viera, dan aku pun menarik tangan viera hingga ia hampi terjatuh kembali.
untung aku sigap menangkap tubuh nya yang kecil dan aku memandang wajah nya ternyata cantik juga kalau di lihat dari dekat, tapi dengan cepat melepas tubuh nya dari tangan ku, dan menatap tajam kearah ku, dan melenggang pergi meninggal kan ku. aku pun berteriak memanggil nama nya. tapi ia terus berjalan tanpa mau mendengar kan ku.
aku melihat brian, yang selalu menolong viera dan selalu terlihat dekat dengan nya, membuat ku sedikit kesal, apakah aku cemburu dengan nya, tapi aku tak mau pusing dengan apa yang ku rasakan, hingga ketika jam istirahat aku melihat brian dan viera jalan bersama menuju kantin dan makan bersama, sambil tertawa menikmati kebersamaan mereka.
akhir nya kami pun lulus dan meninggal kan baju putih abu abu, dan meninggal kan sekolah yang selama tiga tahun ini tempat kami belajar, tapi aku mendengar ternyata viera dan brian telah menjalin hubungan dan mengambil fakultas yang sama dan aku pun mengambil fakultas yang sama dengan mereka, ku kira kami saja yang yang masuk ke fakultas yang sama ternyata doni pun sama. akhir nya aku tidak boring melihat mereka yang selalu bersama.
singkat cerita, aku selalu membuat kembali viera dongkol dan benci kepada ku. hingga dua tahun kami kuliah ternyata orang tua ku memindah kan ku kuliah keluar negri, dan aku pun di beri tahu oleh doni bahwa brian dan viera mau bertunangan, karena cuma doni yang tahu perasaan ku dari SMA hingga sekarang karena aku Cinta dengan viera. tapi dengan ketakutan ku dan aku akan pindah keluar negri, aku memutus kan memendam Cinta yang ku punya untuk viera.
pertunangan mereka pun berjalan dengan lancar dan bersamaan nya dengan ku berangkat keluar negri aku tak menghadiri pertunangan mereka. lima tahun aku di luar negri aku selalu merindukan orang yang ku Cinta tapi sudah menjadi milik orang dan tak lain itu sahabat ku sendiri.
hingga aku akhir nya memutus kan kembali ke Indonesia dan bekerja menjadi GM di salah satu perusahaan tersebut. dan tak di sangka dan tak di duga aku kembali bertemu dengan wanita yang selama ini aku rindukan tapi sayang nya dia mungkin sudah menjadi milik orang lain.
sebelum aku bertemu dengan viera aku melihat arsip semua karyawan yang ada di perusahaan tersebut dan aku kaget melihat sebuah foto dan nama sang empunya. tapi aneh nya aku selama dua minggu aku tak melihat nya. dan sampai akhir nya aku menanyai kepada pihak hrd kemana viera tak masuk kerja. dan mendapat info bahwa viera sakit dan masalah keluarga
dan aku pun menyuruh pihak hrd untuk memberi waktu dua minggu untuk viera cuti hingga ia benar benar sembuh.waktu pun sungguh sangat singakat, dua minggu pun berlalu akhir nya viera sudah mulai masuk kerja. sungguh aku sangat senang melihat ia kembali.
singakat kembali cerita aku yang sedang makan di kantin kantor mendengar viera sedang bercerita dengan nadia tentang cuti nya selama dua minggu bukan karena sakit melain kan perlakuan sahabat ku yaitu brian melain kan tunangan nya sendiri dengan kejadian pelecehan dan kekerasan fisik sungguh buat ku geram dan marah terhadap brian dan berjanji akan memberi pelajaran kepada brian.
hingga aku berani meminta maaf dan meminta viera menjadi kan ku teman nya dan bahkan lebih. aku tidak akan melepas kan mu lagi vie aku sangat mencintai mu. aku akan berjuang untuk mendapat kan hati mu.
**Semoga senang ya dengan cerita ku. dan tolong jangan lupa like and komen nya ya...
happy enjoy gais
SM**