Family and love

Family and love
part 29



"kami pun sudah saling members


ihkan diri,


lelas rasa nya seharian berpakain gaun pengantin seperti itu,entah apa yang akan akan aku bicara kan kepada nya.


"aku duduk di pinggir tempat tidur ku, aku memperhatikan suami ku yang sedang memain kan handphone entah apa yang ia lihat, padahal ini malam pertama kami, tapi memang malam pertama kami mungkin tidak akan terjadi malam ini, karena si merah datang tidak tepat waktu.


"sebenar nya aku sedih malam ini tak bisa memberi kan kewajiban ku sebagai istri, mungkin suami ku kesal karena ia tak bisa melakukan nya, aku pun diam tak terasa air mata ku keluar dari dua mata ku, isak tangis ku pun terdengar kencang, aku tak bisa menahan nya.


"joe yang mendengar suara tangisan dari istri nya,merasa bersalah telah mendiam kan istri nya ia tahu malam ini malam pertama nya tapi ia juga tahu karena malam ini tidak bisa melakukan pekerjaan suami-istri karena ada tamu si merah yang datang. tapi sungguh itu tidak di permasalah kan oleh joe, karena joe sedang melihat pekerjaan nya yang di kirim lewat email,


"suara tangisan pun semakin terdengar, joe langsung menghampiri sang istri dan memeluk sang istri dari belakang karena posisi viera sedang membelakangi joe, joe pun langsung berucap" maaf"viera yang mendengar kata maaf dari sang suami pun langsung membalikan posisi tidur ny menjadi menghadap sang suami.


"viera pun langsung memeluk suami nya dan tangis nya pun pecah di pelukan suami nya,


joe melepas kan pelukan nya, dan membangun kan istri nya untuk duduk di atas tempat tidur, ia pun kembali memeluk istri nya itu.


"mas, maaf kan aku yang belum bisa jadi istri mas yang baik, padahal ini malam pertama kita, dan mungkin mas marah sama aku karena aku ga bisa ngasih hak mas, maka nya mas menjauhi ku?"viera berbicara dengan begitu lancar dan mencurah kan apa yang ia pikir kan terhadap suami ny"


"shuttttt, sayang maaf kan mas juga ya, mas tadi lagi ngecek email yang di kirim ke mas dari pak arifin, mas ga marah kok, masa kita baru aja nikah mas udah marah marahan, ga lucu kan? mas ngerti kok, mas siap nunggu sampe si merah nya ilang, masa dia baru datang bertamu dah mas mau usir, kan kasihan, siapa tau nanti pas si merah hilang akan di kasih kado sama si merah, iya ga? hahahhaha.


"joe menjelaskan kan bahwa ia tak marah dan mengerti akan kondisi sang istri, yang tampak pucat.


"sayang, kok kamu pucet si sakit banget ya?"joe pun bertanya pada akhir nya.


"sakit mas"jawab singkat viera"


"ya udah ada obat anti nyeri nya ga, kalau ga ada biar mas minta tolong ke naila beliin obat nya?


"ada mas di laci sana(menunjukan laci di dekat pintu kamar mandi).


"joe pun berjalan menuju laci yang di tunjukan viera dan mengambil nya dan membawa segelas air putih, joe pun menyerah kan obat dan air putih tersebut.


"nih yank, minum dulu obat nya dan abis itu kita istrahat.


"akhir nya setelah salah paham dan viera meminum obat mereka pun tertidur dan joe memeluk viera,dan mereka pun masuk ke dalam mimpi mereka masing masing.


...............


"suara azan subuh terdengar, tapi ia kali ini absen untuk tidak solat, ia membangun kan suami nya untuk sholat subuh dengan lembut viera membangun kan sang suami, ia pun menepuk nepuk pipi sang suami.


"joe yang merasa pipi nya di tepuk tepuk mencoba untuk membuka mata nya, dan ia melihat sang istri yang melakukan nya.


"mas bangun solat subuh dulu?"



"masss?


"cium?"


"viera akhir nya mencium bibi suami nya, dengan malu ia mencium nya, joe pun langsung menarik bibir sang istri dan ia ***** bibir viera yang merah itu, cukup lama mereka berciuman hingga akhir nya viera menyudahi ciuman mereka.


"sudah mandi sana dan solat? aku mau ke dapur dulu mau masak buat sarapan, viera melenggang pergi karena ia sungguh sangat berdebar hati nya belum terbiasa untuk berciuman.


"joe pun tersenyum melihat tingkah istri nya yang malu itu, ia pun turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi membersihkan kan diri nya dam berwudhu, joe pun selesai dan keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian yang sudah di siapkan viera dan joe pun solat subuh.


"viera kini berada di dapur ia langsung mengerjakan kan pekerjaan nya inya itu, dari mulai cuci piring, menyapu, dan memasak, ia pun memcuci baju nya.


"selesai ia mengerjakan yang lain, sekarang ia memasak buat sarapan mereka, naila keluar dari kamar ny menuju dapur ia meliha sang kaka yang sudah berada di dapur, dan naika pun bertanya kepada sang kaka.


"ka vie, ngpain ka vie di dapur, bukan nya sana temanin suami nya di kamar malah ada disini?"tanya naila kepada viera"


"ga apa apa dek, kakak mau bikin sarapan buat kalian kok, lagian mas joe lagi solat subuh, kasian nanti kalau kaka ada di kamar nanti ia ga bisa istrahat lagi."aku menjelaskan kan ke naila"


"naila dan viera bergelut di dapur, mereka pun memasak sambil ngobrol dan bercerita tentang masa masa kecil mereka dan tawa mereka pecah bila inget akan hal itu.


"matahari pun sudah mulai naik keatas langit, semua orang pun sudah ter bangun dari tidur nya dan satu persatu mereka keluar dari kamar masing masing.


"aku sudah selesai menyajikan makanan nya di meja makan, yang di bantu naila, naila pun membangun kan sang ayah, dan ayah pun sudah siap dan keluar dari kamar nya.


"ka fadlan,mbak nesa, dan nazwa pun sudah keluar dari kamar nya, begitu pun farsha dan fadli, kini mereka sudah berkumpul di meja makan, aku menuju kamar ku, dan melihat suami ku sudah terbangun lagi dari tidur nya, sempat tadi aku melihat ia setelah solat subuh tertidur lagi, tapi kini suami ku sudah rapi, dan Wangi. aku pun menuju kamar mandi, membersihkan kan diri ku, selesai aku mandi dan berpakaian rapih, aku dan suami ku keluar dari kamar.


"kami di pandang begitu intens,oleh kedua adik ku yang super jail, aku pun tampak malu di lihat seperti itu.


"ekhmmmm, pengantin baru keluar kamar dek, cieee, cieee..? fadlan menggoda ku.


"cieeeeee,, cieee, pengantin baru,,, aku jadi mau?? farsha dengan polos berbicara seperti itu.


"hussstt, kamu dek, kuliah aja belum lulus, jadi pikirin mau kaya pengantin baru lagi? ka fadlan menimpali ucapan farsha.


"aku dan mas joe tampak malu, aku cuma bisa diam, naila, mbak nesa, dan ayah cuma tersenyum melihat mereka yang menjaili viera dan joe. kini mereka pun mulai memakan sarapan mereka tanpa suara.


"***jangan lupa like and komen nya ya???


"happy enjoy gais"


"SM***"