
"tepat satu bulan sudah fadlan dan fadli pergi keluar kota, walau mereka berbeda perusahaan, tapi keberangkatan mereka bersamaan, tapi beda satu hari dengan fadlan sang kaka Yang akan pulang besok, sedang kan fadli hari ini ia akan pulang dari luar kota".
"satu jam lagi fadli akan sampai di rumah, sebelum nya, ia sempat menelfon farsha bahwa hari ini dia pulang,dan sekarang ia sudah dalam perjalanan,fadli sekarang sedang menunggu pesanan taksi online nya itu, ia sudah tidak sabar ingin segera sampai di rumah nya.
"fadli sudah sangat rindu dengan ayah nya itu, dan tiga wanita heboh di rumah, jangan Tanya Yang lebih ia rindukan yaitu kamar nya, karena bagi fadli tidak ada kamar Yang lebih nyaman dari pada kamar nya.
"setelah menunggu sepuluh menit pesanan taksi online itu pun
datang, pak supir segera turun dan bergegas memasuki koper fadli ke dalam bagasi mobil dan fadli pun masuk ke dalam taksi online tersebut.
"selama perjalan menuju rumah, fadli merasa ngantuk dan letih, ia berpesan kepada pak supir bila sudah dekat rumah nya segera bangun kan nya, sebelum fadli terpejam fadli memberi alamat nya tersebut kepada pak supir, setelah meberi tahu dan pak supir mengangguk, fadli pun terlelap dalam tidur nya, dan pak supir membawa mobil nya dengan sangat hati hati.
"selama perjalanan hp fadli berbunyi tapi tak di hirau kan oleh fadli karena ia sangat lelah dan ngantuk, perjalanan pun masih berlanjut, tanpa terasa satu jam pun berlalu, kini ia sudah sampai di dekat rumah nya, sesuai pesanan dari fadli pak supir pun membangun kan fadli setelah memberhentikan mobil kepinggir jalan.
"mas, mas, mas, bangun ini sudah dekat di jln rumah mas"pak supir membangun kan fadli dari tidur nya.
"hemmmm, ohh maaf pak? oh iya tapi ini masih baru masuk gang pak, jalan kan pelan aja pak tar saya tau rumah nya pak."
"baik pak? "jawab pak supir.
"pak supir pun melanjut kan perjalanan nya dengan pelan membawa mobil nya, Lima menit perjalanan fadli pun menunjukan sebuah rumah Yang berwarna biru laut itu dengan no rumah 35,pak supir pun langsung berhenti, fadli keluar dari mobi, dan pak supir mengeluar kan koper fadli dan membawa nya ke depan nya fadli, fadli pun langsung memberi ongkos mobil ke pak supir, dan pak
supir pun pergi meninggal kan halaman rumah fadli.
"di depan rumah nya sangat sepi ia melihat jam tangan nya, sudah pukul tiga sore, mungkin ayah nya sedang istirahat, fadli pun mengetuk pintu dan berucap salam dengan sangat kencang namun tak ada sahutan dari dalam, "padahal sebelum pulang ia sudah mengabar kan farsha tapi kok sepi?"batin fadli".dengan terpaksa fadli duduk di kursi depan sambil menelfon farsha," ke mana si anak itu".
"hallo? "
"iy halo, ka dli? "
"hmmmm, dimana kamu dek, kakak dah di depan rumah pintu di kunci ya? "
"hehehh, ya maaf, aku ketiduran ka, ya sudah aku bukain pintu nya? "
"farsha pun keluar dari kamar nya, dan langsung menuju pintu ruang tamu, ia terus membuka pintu nya dan melihat sang kaka Yang sedang duduk di kursi depan".
"fadli Yang mendengar suara pintu terbuka,
Yang terlihat sangat lelah, langsung bertanya kepada sang kakak.
"ka dli, apa kabar sehat sehat kan di sana, aku kangen banget sama kaka ku ini"?farsha begitu semangat bertanya kepada fadli dan sambil mencium tangan sang kakak.
"alhamdulilah dek sehat kakak di sana, sama kaka juga kangen sama adek kakak nyablak ini"sambil mencubit hidung farsha.
"farsha merasa kesal, kakak nya Yang satu ini suka banget mencubit hidung farsha Yang mancung, farsha pun menyuruh fadli masuk ke dalam rumah,"masuk yuk ka dli"?
"mereka pun masuk ke dalam rumah, melihat rumah sngat sepi fadli pun bertanya kepada farsha,"dek pada kemana orang kok sepi? naila, kak farsha belum pulang kerja?
dan ayah kemana dek?"
"hmmm, nanya satu satu dong kak, dah kaya orang mau naik kereta tau ga? farsha menjawab pertanyaan fadli Yang beruntun itu.
lalu farsha pun menjawab kembali kepada sang kaka Yang tiduran di sofa di ruang keluarga, " ayah ada di kamar lagi istirahat"?
kalau tuh dua kakak belum pada pulang, paling sebentar lagi pulang.
"ya sudah kaka mah ke kamar ayah dulu?
fadli pun langsung bangun dari tiduran nya, dan melangkah menuju kamar sang ayah, tapu sebelum ia melangkah kan kaki nya farsha pun menahan sang kaka, cuma mau menanyakan kaka nya sudah makan apa belum.
"ka dli sudah makan, kalau belum aku mau masak buat sekalian makan malam?
"ya sudah kamu masak gih, kakak mau ketemu ayah, makan nya sekalian bareng bareng aja.?
"OK?
"farsha langsung bergegas ke dapur menyiapkan bahan bahan Yang ia ingin masak, dan fadlan sudah ada di kamar sang ayah, fadlan membuka pintu sambil mengucap salam.
"assalammualaiku?
"waalaikum salam? jawab ayah Yang sedang membuka dan mengecek email di laptop nya" kamu dli, sudah pulang? bagaimana pekerjaan mu lancar, kamu sehat?
"alhmdulilah kerjaan fadli lancar dan fadli sehat kan karena doa ayah, ayah gimana sehat kan, fadli kangen ayah? fadli mengataka kangen dengan sang ayah begitu manja nya dengan sang ayah.
"ayah pun tertawa dengan tingkah laku anak laki laki nya, Yang begitu manja kepada nya, "hahhhha, kamu sudah besar manja bnget si dli segala bilang kangen, kamu tuh cowok tau ga? masa kalah sama farsha? ayah juga kangen sama kamu, sama semua anak anak ayah, oh iya fadlan kapan pulang ga bareng kamu?
" biarin aku manja sama ayah, kapan lagi manja manjaan sma ayah, aku juga ga mau kalah lah sma si nyablak itu, hehehe... oh iya tadi ka fadlan was aku kata nya dia baru pulang besok, dan kemungkinan lusa baru kesini yah.
"mereka pun akhir berbincang bincang, dan fadli masih saja manja dengan sang ayah, saling melempar guyonan guyonan Yang membut mereka tertawa begitu lepas.
"lain cerita farsha masih bergelut di dapur Yang sedang memasak untuk makan malam mereka, karena hari ini mereka berkumpul kembali karena fadli sudah pulang dari luar kota, walau tanpa kaka sulung nya suasana masih tetap ceria.
"suara mobil di luar pun terdengar dari dalam itu suara mobil naila, dan viera meraka baru pulang dari kerja nya, mereka tak tau kalau fadli sudah pulang, naila mau pun viera masuk kedalam tak lupa mereka menghampiri sang ayah Yang ada di kamar ny setiap pulang kerja, naila dan viera melihat fadli Yang ada di kamar sang ayah, langsung heboh dan langsung meghambur kearah mereka.
"**happy enjoy gais, jangan lupa like and komen nya"
SM**