
ternyata dunia ini sempit ya, orang ya sudah bertaun taun tanpa tau kemana ternyata kami di pertemukan kembali,di perusahaan dimana tempat ku bekerja, dan tak ku duga ternyata dua minggu aku cuti kerja ada pergantian GM baru dan lebih bikin aku berpikir keras, GM baru nya adalah dia joe nathan ferdian.
orang yang dulu satu sekolah SMA dengan ku, yang selalu bikin ku badmood setiap hari, bikin hari hari ku ancur karena nya, dan lebih menjengkelkan kan lagi aku harus kembali satu kampus dengan nya, ya tuhan tak bisa kah aku terpisah dari nya? ok cukup kita omongin tentang GM baru itu,kembali lagi dengan pekerjaan ku.
alhamdulilah, pekerjaan ku sudah tinggal sedikit, tambah berkas dari si GM baru itu,
ini sudah waktu nya istrahat mungkin setelah istrahat aku akan menyelesaikan semua nya,
aku merapih kan berkas berkas yang sudah di kerjakan tadi, dan tak menyangka Nadia sudah ada di hadapan ku.
nadia menarik tangan viera kearah kantin karna Nadia masih penasaran dengan cerita viera yang cuti selama dua minggu, akhir nya sampai lah viera dan nadia sampai di kantin, viera mencari tempat yang enak untuk menceritakan kejadian tempo lalu, akhir nya viera menunjuk sebuah bngku yang ada di pojokan sebelah sana, selagi viera mencari bangku, nadia memesan makan untuk mereka berdua.
Nadia : cepat cerita kan apa yang terjadi, ga biasa loe cuti sampai dua minggu,loe itu ga tipekel orang gila kerja.
tanpa basa basi nadia menagih penjelasan kepada viera.
mau tidak mau viera menceritakan kejadian yang terjadi kepada nadia, yang di lakukan oleh brian, dan tanpa viera sadari ada seseorang yang mendengartirai ternyata joe si GM baru ada di kantin yang sama dengan viera dan ada di balik tirai sebelah meja viera.
nadia mau pun joe sangat kesal dengan apa yang di lakukan brian kepada viera, nadia mengumpat abis brian dengan kata kata yang tidak wajar, sedang kan joe yang mendengar di balik tirai sebelah viera mengerang kesal dan dengan apa yang dia dengar.
joe tidak menyangka orang yang dia suka dia sayangi selama ini bisa dapat perlakuan seperti itu, joe sangat marah dia berjanji akan mencari brian dan menghajar brian sudah memperlakukan viera seperti itu, joe sangat menyesal kenapa dulu dia merelakan orang yang begitu ia Cinta dan ia sayang bisa ia buly abis abisan dan ia tinggal kan demi si brengsek brian, andai dulu joe berani untuk menyatakan nya mungkin sekarang ia bisa bersama dengan viera.
nadia yang masih kesal dengan penjelasan viera, jadi tidak nafsu untuk makan siang nya yang sudah di pesan ny, sedang kan viera dia sudah bisa menebak reaksi nadia ketika ia cerita kejadian tempo lalu, viera asik aja makan siang nya karna bagi viera itu sudah menjadi masa lalu, karena bagi nya sekarang adalah hidup yang baru, dan keluarga lah sekarang moto hidup nya.
mereka pun akhir nya bekerja kembali, vie kembali ke meja kerja nya. menyelesaikan kan pekerjaan nya. dengan sigap dan cekatan vie menyelesaikan semua kerjaan dan dua berkas yan tadi di sodor kan oleh GM baru, ia melangkah ke ruangan GM baru bermaksud memberikan berkas yang tadi ia kerja kan. ia terus berjalan hingga sampai depan pintu ruangan GM baru itu dan mengotok pintu nya.
joe yang sedang melihat dan mengkoreksi map map tersebut mendengar suara ketukan pintu ruangan menyuruh seseorang itu masuk ke dalam ruangan nya dan joe melihat orang tersebut dan tersenyum ramah kepada viera, dan mempersilahkan viera duduk di bangku depan joe.
Joe : oh kamu vie, silahkan duduk, apa ada yang bisa ku bantu?
Viera : maaf pak saya cuma mau memberikan ini yang tadi bapak suruh kerjakan dan permisi say mau balik lagi kerja
vie yang memberi kan dua berkas ke joe itu langsung pamit untuk keluar ruangan kembali untuk kembali kerja, tapi langkah nya di hentikan oleh joe yang memanggil viera dan menyuruh viera untuk duduk di bangku.
Joe : vie apakah kamu masih marah dengan aku atas sikap sikap ku selama ini, dan apakah kamu ga mau memaaf kan ku dan memberikan ku kesempatan untuk berteman dengan mu, ku harap kamu mau memaaf kan
dan mau menjadikan ku teman mu, dan bahkan bisa lebih dari teman.
joe blak blakan berbicara dengan vie tentang apa yang ia rasakan, karena joe tidak mau membuang kesempatan ini untuk kedua kali nya.
Viera : maaf pak ini kantor dan ini waktu nya jam kerja, tidak pantas untuk bapak seorang GM berbicara seperti itu, dan untuk masalah dulu itu sudah masa lalu pak, sudah tidak pantas lagi untuk di bicarakan, karena saya sudah memaaf kan bapak dari dulu. dan maaf saya harus kembali bekerja. permisi
joe merasa viera belum tulus memaaf kan nya, tapi joe senang viera mau berbicara kepada nya, dan joe akan terus berjuang untuk bisa mendapat maaf yang tulus dari viera.
HAPPY WEEKAND
ENJOY GAIS
SM