Family and love

Family and love
part 35



"viera terbangun karena ia kebelet untuk buang air kecil, ia melihat di sisi nya sang suami yang sedang memeluk nya, viera pun mengangkat tangan joe dari perut viera dengan pelang, dan bangun turun dari sofa, untung sofa nya agak sedikit luas cukup untuk dua orang, karena rasa nya sudah tidak tertahan ia Buru Buru ke kamar mandi, selesai buang air kecil ia buru Buru keluar dari kamar mandi, viera berjalan ke arah sang ayah, dan melihat sang ayah masih belum sadar juga, viera pun melihat sang adik yang tidur duduk di samping sang ayah sambil memegang tangan sang ayah, dengan lembut viera mengusap rambut fadli hingga fadli tersadar dan bangun dari tidur nya!


"tanpa terasa viera menatap fadli dan mengeluarkan kan air mata nya yang tak bisa di tahan untuk keluar, fadli sontak bangun dari duduk nya dan mengusap air mata viera, dalam hati fadli merasa bersalah belum memberi tahu kakak nya bahwa sang ayah sudah sadar dari koma nya, tapi karena ia pun kesal karena di tinggal tidur ia pun dengan sengaja jahil kepada ke dua kakak nya dan nayla yang ikut menjaga sang ayah, dan fadli pun tersenyum berpura memberi kan ketenangan buat viera, tak lama nayla pun bangun dari tidur nya ia pun dengan berlari ke arah kamar mandi tanpa menoleh ke arah ke dua kaka nya, nayla pun masih belum tau dan ia pun mengira sang ayah belum sadar dari koma nya, nayla pun merasa lega karena sudah membuat air kecil, ia berjalan ke arah fadli viera dan memeluk kedua kaka nya, isak tangis keluar dari nayla dan fadli pun cuma bisa mengelus rambut nayla lembut dan sayang..!


"joe sudah bangun dan duduk di sofa, ia tak menghampiri istri dan adik ipar nya, ia hanya melihat sambil duduk ke akraban ketiga nya,waktu pun sudah mulai pagi, pintu pun terbuka, ternyata, fadlan,nisa, dan farsha, farsha berlari ke arah sang ayah,dengan sayang ia mencium kening sang ayah sambil mengusap rambut sang ayah sambil menangis, fadlan mendekati farsha dan memeluk adik bungsu nya!


"shuuttt, sudah jangan nangis dek kasihan ayah nanti sedih melihat kamu nangis?" ucap fadlan menenangkan farsha"


"ka fadlan, ayah kapan bangun nya sih,adek rindu ayah, rindu pelukan ayah.... ayah bangun, apa ayah dah ga sayah dedek lagi, dedek bosen sama ka fadlan dan ka fadli yang meluk dedek, dedek ingin di peluk ayah, hik,,hiks,, hiksss...? dengan isak tangis farsha berbicara dengan sang ayah!


"mereka yang mendengar ucapan adik nya hanya diam dan ternganga, ada lucu dan haru nya saat mendengar si bungsu berkata seperti itu, terutama fadli yang merencanakan ini semua, dalam hati nya ia sudah tertawa terbahak bahak, dan berhasil membuat semua saudara nya sedih, dan sedang kan sang ayah sudah tidak bisa menahan lagi tawa nya,, jahat sekali anak nya yang ketiga, dan sang ayah pun tak tega dengan si bungsu nya yang benar manja nya itu dengan sang ayah, mereka pun berkumpul didekata brankar sang ayah, ketika semua nya sedang bersedih, suara dari sang ayah terdengar dan sang ayah tertawa sedikt kencang, karena sudah tak sanggup melihat ke empat anak nya yang murung sedih seperti itu!


"fadlan melirik ke arah sang ayah, dan melihat sang ayah tertawa dan membuka mata nya, langsung mendekat, viera, nayla, farsha pun melihat sang ayah sudah sadar langsung memeluk sang ayah yang sedang tertawa, mereka tak habis fikir kenapa ayah nya sadar dan tertawa seperti itu?


"fadli sedikit menjauh, dan tertawa terbahak bahak, sampai rasa nya nya air mata nya membasahi pipi nya, sang ayah pun melirik dan menujuk ke arah fadli yang sedang tertawa, mereka faham dalang semua ini fadli, tapi itu urusan nanti, sekarang mereka senang sang ayah sudah sehat kembali!


dokter pun masuk, dan berjalan ke arah pasien nya, mereka pun sedikit memberi ruang untuk sang dokter memeriksa sang ayah, alat pernapasan yang di kenakan sang ayah di lepas dan selesai meriksa dokter pun izin keluar ruangan!


"fadlan menghampiri fadli, di rangkul nya fadli ke dekat sang ayah, farsha yang sudah geram akan kejahilan sang kaka langsung memasang muka garang dan mabulat kan mata nya kesal!


"tau tuh ka dli seneng bang bikin kita kaya gini ga tau apa aku sampe frustasi kalau sampe ayah belum sadar juga? "geram nayla"


"kamu tuh dek, iseng bin jahil banget sih jadi orang tuh jangan jahat kaya gini tau? "viera menjewer telinga fadli dan memarahi nya dengan pelan"


"aw,adududuh,,,,iya iya aku salah,aku minta maaf,aku ga kasih tau kalian kalau ayah sudah sadar dari semalam dan aku sempet ngobrol juga dengan ayah dan meminta ayah tuk ngerjain kalian semua,tapi......?ucapan fadli terpotong karena fadlan memukul nya dengan bantal sofa"tapi apa hmmm?tanya fadlan meminta ucapan fadli di terus kan!


"tapi aku kesal dengan ka viera dan ka joe dan nayla,aku semalem di tinggal tidur,dan saat aku mau tidur aku melihat tangan ayah gerak gerak dan membuka mata nya?"jelas fadli"


"ayah pun angkat bicara melihat fadli di intimidasi oleh kaka dan adik nya, joe dan bisa sebagai menati hanya diam melihat tingkah laku mereka!


"sudah sudah kasihan anak ayah, jangan perlakukan dia seperti itu, sini anak anak ayah ,ayah seneng melihat kalian seperti ini berkumpul, maaf kan ayah sudah merepot kan kalian,dan terima kasih untuk kalian sudah mau saling berganti menjaga ayah di sini, ayah sayang kalian?"ucap ayah di sertai air mata"


"fadlan anak pertama dari 5 bersaudara itu menghampiri sang ayah dan menghapus air mata sang ayah"ayah, ini sudah tanggung jawab kami sebagai anak, dan ini sudah tugas kami memberi perhatian untuk ayah, dan terima kasih ayah sudah berjuang untuk kami sehingga ayah sudah sembuh dan berkumpul lagi dengan kami, kami pun sayang ayah!"..."


"suasana di ruangan itu pun menjadi haru, tangis tawa dan candaan yang dua bulan ini hilang telah datang kembali, kembali nya ayah dari koma nya membuat mereka tersenyum kembali, ucap syukur dan doa tak terlewat kan dari mereka, lusa sang ayah sudah bisa pulang dari rumah sakit, mereka kini pun sudah bisa kembali beraktifitas seperti biasa!


"jangan lupa like and komen ya... dan maaf kalau gaje... happy enjoy gais........ SM?????