Falling in love at a Coffee Shop

Falling in love at a Coffee Shop
Untuk Hati, Kuatlah!



Hari ini adalah hari pernikahan Faiqh dan Anggi. Bagi kinan ini adalah hari yang tidak pernah ia harapkan hadir di dalam hidupnya. Tapi ia harus kuat untuk hari ini, ia akan datang ke pernikahan faiqh, bersama ryu dan ayko. Ia akan menunjukan kepada keduanya bahwa pengkhianatan yang mereka lakukan tidak berarti apa-apa bagi kinan. Bahkan ia masih bisa berdiri tegak sampai hari ini. Kinan menggunakan dress yang sudah ia pesan di designer langganan nya. Hari ini kinan juga sengaja meminta jasa make up artist untuk mendandani nya.


Kinan berjalan turun ke bawah ingin menyeduh kopi, ketika ayko datang dan menyapa nya ceria.


"Kinn.. cantik banget sih lo. Gue yakin faiqh bakalan nyesel banget liat lo hari ini" ucap ayko


"Iya dia emang harus nyesel. Karna emang itu kan tujuan kita datang? " jawab kinan


"Pasti, Ryu mana?"


"Masih dikamarnya. Lo mau kopi?"


"Mau dong kalau lo yang bikin" jawab ayko


Kini mereka berdua sedang menikmati kopinya sambil menunggu ryu turun kebawah, ryu baru saja pulang dari luar kota sore ini. Dan langsung pulang kerumah untuk menemani kinan menghadiri pernikahan faiqh. Ia tidak mau melewatkan moment dimana kinan membutuhkan nya.


"Kin, liburan yuk?" Ajak ayko


"Boleh, kemana?" Balas kinan


"Thailand mau ga lo?"


"Yaudah gue mah hayuu tapi gue ga bisa dalam waktu dekat ini. Jadwal gue padet banget 3 bulan ini. Abis itu aja gimana?"


"Yuk, Lo kabarin aja gue jauh-jauh hari biar gue bisa ngatur cutinya."


"Kita berdua aja atau ajak ryu nih?" Tanya kinan


"Berdua aja deh. Udah lama banget loh kita ga liburan berdua" pinta ayko


"Gue gak yakin nih si ryu bakalan mau ngelepas kita berdua pergi liburan tanpa dia haha"


Ayko tertegun, ini tawa lepas pertama kinan sejak kejadian itu. Kalau dilihat sekilas kinan memang tampak lebih baik, tidak lagi menangis. Tapi ayko tau jika dihati nya kinan menyimpan banyak kesedihan yang tidak ingin ia perlihatkan.


"Eh ada ayko, apa kabar sayang?" Sapa mama kinan yang baru keluar dari kamarnya.


"Hai tante cantik, aku sehat. Tante apa kabar? mau kemana ini rapi banget?" Balas ayko


"Tante ada arisan sama temen - temen kuliah"


"Ih cantik banget sih tante" goda ayko


"Kalian berdua juga cantik, temenin kinan ya sayang di acaranya faiqh nanti" pinta mamanya kinan


"Pasti dong tante, aku sama ryu bodyguardnya" canda ayko


"Apaan sih lo bodyguard segala."


Disambut tawa oleh ketiganya


"Papa mana ma?" Tanya kinan


"Papa udah pergi golf dari kamu di make up tadi"


"Trus mama pergi sama siapa?"


"Mama dianter pak hassan"


"Jangan nyetir sendiri ya ma." Pinta ayko


"Iya sayang. Kin, kamu harus kuat ya nanti disana. Maaf mama ga bisa nemenin kamu" mama memeluk kinan


"Ga apa apa ma."


Mama kinan yang masih tampak muda diusia 55 tahun itu berjalan menuju mobilnya setelah memeluk kinan dan ayko bergantian. Lalu kemudian disusul ryu yang sudah turun dari kamarnya.


Hari ini ryu menggunakan setelan jas berwana hitam dan kemeja hitam di dalamnya, ia sengaja tidak memakai dasi,membuka kancing kemejanya. Menyisir klimis rambutnya dengan pomade. Ryu tampak keren hari ini.


"Wuidih keren amat lo yu" goda ayko


"Sekalian dia cari jodoh kayaknya disana ko" kini kinan yang menggoda


"Sial, kalian juga jomblo tau!!" Gerutu ryu


"Kami sih jomblo baru - baru ini yah yu. Lo udah berapa tahun? 4 tahun?" Cecar kinan dan disambut tawa oleh ayko dan kinan berbarengan.


"Mau gue temenin ga nih? Kalau di bully doang ga gue temenin nih ya"


"Gitu doang ngambek segala ih jomblo" ayko bersuara.


"Buruaaaannn" Ryu sudah berjalan ke mobil. Ia tersenyum, "Apapun asal lu senyum lagi kin" gumam ryu dalam hati.


***


Kinan, ryu dan ayko sedari tadi sudah berbasa basi dengan tamu undangan yang lain. Teman-teman kinan di kampus dulu dari tadi secara bergantian mendatangi meja nya dan memeluk kinan. Menyampaikan dukungan agar kinan melupakan pria yang sedang bersanding di pelaminan saat ini. Kinan hanya membalasnya dengan senyuman. Siapa bilang dada nya tidak sesak? Ia sudah kesulitan bernapas sedari menginjak kan kaki di hotel ini. ia tidak ingin menangis. Bukan tidak ingin. Tepatnya air mata nya yang enggan keluar. Baginya ini terasa sangat berat. Tapi hari ini ia hadir disini bukan untuk bersedih melainkan untuk membuktikan kepada dua orang yang sedang bersanding itu. Bahwa kinan bukan wanita lemah yang akan menangis berbulan - bulan hancur karena ditinggalkan dan di khianati. Kinan akan membuktikan bahwasa nya bagi nya dua orang ini tidak ber arti apa - apa lagi.


"Kita ke atas sekarang?" Tanya ayko


"Boleh" jawab ryu


"Yuk" jawab kinan


Mereka bertiga kini sudah berjalan di pelaminan ryu di depan disusul oleh kinan dan ayko dipaling belakang. Kinan berjalan se anggun mungkin, dengan senyuman termanis yang ia bisa. menahan sesak dadanya untuk terlihat baik - baik saja. Ia bersalaman dengan kedua orangtua faiqh. Kedua orangtua nya tampak kaget dengan kedatangan kinan dan ryu.


"Halo Tante,Om . Selamat atas menantu nya. Semoga segera di berikan cucu yang lucu sebelum pensiun" ucap kinan tegas namun sopan.


"Terimakasih kinan. Dan maafkan kalau faiqh ada salah" jawab mama nya.


Yang hanya di jawab senyuman oleh kinan dan berlalu ke arah kedua mempelai. Semua mata yang ada di ballroom itu tertuju pada adegan yang sedang terjadi diatas pelaminan. Bagaimana tidak? Semua orang tau bahwa kinan dan faiqh sudah lama berpacaran. Dikampus mereka adalah pasangan ter eksis yang romantis. Kali ini kinan bersalaman sama faiqh setelah ryu.


"Selamat faiqh, semoga kebahagian menyertai kamu. Terimakasih bukan aku yang berdiri disini mendampingi kamu. Karena aku masih punya banyak mimpi yang digapai. Dan aku pantas mendapatkan 1000 kali yang lebih baik dari kamu" ucap kinan tanpa menunggu jawaban dan berlalu kesebelahnya kini giliran ia bersalaman sama anggi.


"Wah, selamat nyonya faiqh. Semoga beruntung. Aku hanya berdoa untuk kebahagian kamu. Aku yakin Tuhanku tidak pernah tutup mata dengan semua kejadian ini. Dan aku yakin karma itu ada" . Sama persis seperti faiqh tadi kinan tidak menunggu jawaban dan hanya berlalu.


Melewati sesi foto bersama mempelai dan turun dari pelaminan. Begitu ia turun disana sudah ada teman-teman kuliahnya yang menunggu dan memeluknya.


"Hai, kenapa? Gue ga apa - apa" jawab kinan


"It's okay, gue pamit ya guys." Sambung kinan dan berpamitan dengan teman-teman nya.


***


Faiqh : " Kamu cantik kin, kamu selalu yang paling cantik. Maafkan aku sudah melukai mu terlalu dalam. Harusnya jika aku tidak bodoh dan melakukan kesalahan. Kamulah yang bersanding disebelahku saat ini. Dan kamu benar. Kamu pantas mendapatkan 1000 kali yang lebih baik dari aku. Kamu harus bahagia kin. Harus. Karena sebelum kamu bahagia, aku tidak akan pernah memaafkan diriku sendiri. Jangan banyak menangis kin. Itu akan membuat mata indahmu terlihat jelek.Aku akan selalu dan tetap mencintaimu dalam hatiku. Sekali lagi maaf..


Ucap faiqh didalam hatinya, ketika tadi kinan pertama kali masuk ke ballroom ini. Matanya tidak pernah lepas memperhatikan kinan dari pelaminan ini.


*NB : a**uthor ngasih bonus visual kinan waktu pergi ke pernikahan nya faiqh. semoga tulisan author dapat menemani hari-hari #dirumahaja kalian ya guys. dan #staysafe*..