
[Kinandari Widjaja]
Kinan dan ayko sedang menikmati makan di salah satu restaurant favorite keduanya setelah selesai berbelanja seharian. Sudah lama dari terakhir kali mereka menginjak kan kaki di restaurant ini karena kesibukan masing-masing. Kinan bermaksud mengajak ayko berbelanja dan makan siang karena ingin mengajak sahabatnya itu berlibur seperti usulan baga. Ryu sudah ia telepon tadi pagi sebelum bertemu ayko. Dan akan ikut dengan rencana berlibur ini.
"Weekend ini liburan yuk?" Ucap ayko sambil memakan steak favorite nya.
Ayko memicingkan matanya memberikan tatapan menyelidik. "Tumben?"
Kinan terkekeh, seolah tau maksud ayko. "Pertama kita udah lama gak liburan bareng. Kedua, gue dan baga semalem sepakat untuk sama-sama belajar buka hati lagi. Anggap aja ini perayaannya" Ucapnya menjelaskan
Ayko sejenak memandang ekspresi sahabatnya, kinan tersenyum dan tidak ada sedikit pun kesedihan dari raut wajah itu. "Kalian jadian?" Tanya ayko
"Emangnya diumur kita ini masih ada kata-kata jadian yah?" Kinan tertawa
"Sial, haha. Lo tau? Menurut radar gue baga pria baik-baik"
"Kayaknya sih"
"Lo banyak ketawa sejak sama baga"
"Dia selalu bikin gue nyaman ko"
"Gue bisa liat itu sih"
"Ya gitu deh"
"Baga kayaknya cukup terkenal dan banyak fans deh kin" goda ayko
"Masa sih?"
"Dia termasuk deretan pengusaha paling kaya se asia sekarang, lo siap?"
"Oya? Gue malah gak tau"
"Secara dia nasabah prioritas di bank gue saat ini, apalagi sejak pembangunan resortnya itu. Jadi yaah dia bahan obrolan lah di kantor" Jawab ayko
"Yaah jalani aja dulu ko. Toh gue sama baga juga baru mau sama-sama belajar. Kita gak punya komitmen apapun, gue gak menjanjikan dia apa-apa"
"Gue seneng kok lo sama baga" Ucap ayko sambil memeluk sahabatnya
"Thanks ko, sekarang gue udah punya baga. Lo juga harus mulai mikirin hubungan lo sama ryu. Kalian gak harus selalu khawatirin gue lagi"
"Tau ah gue gak mau bahas ryu"
"Gengsian banget sih kalian berdua"
"Jadi, kita liburan kemana?" Tanya ayko mengalihkan pembicaraan
"Lo mau kemana?"
"Labuan Bajo yuk" ajak ayko antusias
"Yuk.. ntar gue searching penginapan dan lain nya"
"Gue pengen banget nyobain Living on Board kin"
"Coba nanti gue searching buat kita berempat"
"Gue bakalan ambil jatah cuti seminggu, cukup kali ya?" Tanya ayko
"Cukuplah gue rasa" Jawab kinan.
"Nih yang ini kin kapalnya keren kan?" Ucap ayko sambil memberikan handphone nya kepada kinan.
Mereka terlibat obrolan seru tentang rencana liburan ke labuan bajo. Dan sesekali tertawa ketika membayangkan keseruan liburan mereka berempat nanti. Sampai akhirnya sapaan dari seseorang merusak moment kebahagiaan mereka.
"Hai kin, hai ayko" Sapa wanita itu semanis mungkin.
"Hai nggi" Hanya kinan yang menjawab. Ayko memilih tidak mengacuhkan sapaan wanita itu.
"Kalian cuma berdua? Gue boleh gabung? Gue sendirian" Tanya anggi.
Ayko memberikan tatapan tajam kepada kinan. Sejenak kinan diam. Tapi ia ingat, ia harus segera berdamai dengan masa lalu. Karena saat ini akan membuka hati untuk baga.
"Ya boleh" Jawab kinan
"Lo kenapa gak makan sendiri aja? Toh emang dateng sendirian kan?" Kini ayko yang bersuara.
"Gue kangen steak disini, tadinya cuma pengen take away. Tapi gue liat kalian berdua. Jadi gak ada salahnya kan gue gabung?" Jawab anggi berusaha setenang mungkin.
Ayko mendengus kesal mendengar jawaban wanita tidak tau malu di hadapan nya ini.
"Kalian apa kabar?" Anggi bertanya lagi
Sementara ayko memilih sibuk dengan handphone nya mencari referensi liburan di labuan bajo.
"Lo masih sama tunangan lo yang kemarin kin? Dia mantan nya iliana yang model internasional itu kan?" Tanya anggi
"Masih" jawab kinan
"Lo beruntung banget kin bisa punya tunangan salah satu the most wantednya cewek-cewek" Lanjut anggi.
"Bukannya dari dulu kinan selalu beruntung? Kalau lo gak jadi pelakornya?" Ucap ayko ketus.
Raut wajah anggi tampak merah padam. Merasa malu. Sementara kinan memilih untuk diam tidak menanggapi omongan amggi.
"Sorry kin, kalau gue salah ngomong." Kali ini anggi berusaha menahan ego untuk bersikap baik.
Kinan hanya tersenyum membalas ucapan anggi dan sibuk memakan sisa makanan mereka.
Anggi memilih melanjutkan makan nya dalam diam, sementara ayko dan kinan masih berbincang seru merencanakan liburan.
"Hai sayang." Ucap baga begitu sampai dimeja kinan dan ayko.
Kinan berbalik menghadap baga sambil tersenyum. Baga menundukan badan dan mengecup puncak kepala kinan. Baga masih menggunakan pakaian kantor, hanya saja dasinya sudah dibuka.
"Hai" Jawab kinan.
Ayko seolah mengerti, langsung berdiri bermaksud pindah ke kursi sebelah agar baga bisa duduk disebelah kinan.
"Hai ko. Thanks " Ucal baga kepada ayko.
"Hai ga, dari mana lo?" Tanya ayko
"Meeting sama bos lo" Jawab baga sambil terkekeh.
"Dan sorry, ini temen lo ko?" Tanya baga. Ia masih ingat wanita di depan nya ini adalah istri dari mantan pacar kinan. Ia juga sengaja pura-pura tidak ingat.
"Bukan. Temen kuliah kinan kasian tadi dia makan sendiri minta gabung" Jawab ayko ketus.
"Dia istrinya senior aku yang kita ketemu di toko kamera ga" Ucap kinan. Sejak tadi malam baga dan kinan tidak lagi menggunakan "GUE - LO" mereka sudah menggantinya menjadi "AKU - KAMU"
"Ooh, hai sorry gue lupa" Jawab baga sekenanya.
"Iya gak apa- apa" Jawab anggi setenang mungkin.
"Kamu mau makan?" Tanya kinan.
"Aku makan masakan kamu aja ya? Di apart." Jawab baga membujuk dengan suara rendah.
"Okay, kita ke supermarket dulu kalau gitu. Kamu mau makan apa?" Tanya kinan
"Pasta boleh?"
"Boleh laaah" Jawab kinan terkekeh.
Anggi merasa iri kepada kinan. Pria yang bernama baga itu tampak sangat mencintai kinan dan memperlakukan nya dengan manis. Terlihat dari cara dia mengecup kepala kinan. Dan bertanya meminta izin ingin dimasak kan pasta. Anggi menyimpan rasa kesal dihatinya dengan senyuman.
"Kalian kapan nikah?" Tanya anggi tiba-tiba ketika kinan, baga dan ayko sedang membahas liburan mereka.
Ekspresi baga berubah menjadi tidak bersahabat, tidak ada senyum di wajahnya.
"Apa kita cukup dekat untuk lo menanyakan sesuatu yang pribadi? Setau gue lo dan kinan juga tidak terlalu akrab?" Jawab baga tegas.
Ayko seketika langsung tertawa mendengar jawaban baga. Merasa puas karena sudah membalas telak pertanyaan wanita tidak tau malu yang sudah merebut pacar sahabatnya.
Anggi yang awalnya merasa marah dan terhina kini tersenyum.
"Maaf gue hanya penasaran. Karena iliana adalah saudara ipar gue. Dia menikah dengan jerry sepupu gue. Setau gue lo dan iliana sudah lama menjalin hubungan"
Ucap anggi berniat membuat baga ciut. Tapi ternyata dia salah. Dia sudah membangunkan harimau tidur.
"Apa lo wartawan infotaiment? Gue rasa lo gak pernah belajar etika ya? Menanyakan privasi lalu kemudian mengungkit masa lalu seseorang?" Jawab baga ketus. Lalu memanggil pelayan dan meminta bill.
Begitu bill datang, baga langsung membayarnya.
"Sayang, kita ke supermarket sekarang?" Tanya nya
"Okay" jawab kinan mengambil tasnya dan berdiri
"Ko lo bareng gue?" Tanya kinan
"Gue duluan kali ya? Lo sama baga kan? Nanti malem aja kita ketemu di apart lo, nanti gue bawain belanjaan tadi" Ucap ayko. Pasalnya tadi kinan dan ayko ke restaurant ini menggunakan mobil ayko.
"Okay, see you ko. Hati-hati ya" Ucap baga dan kinan bergantian. Meninggalkan anggi, seolah menganggapnya tidak ada.