Fall in Love (Be Mine)

Fall in Love (Be Mine)
Kesalahpahaman



"Ada yang salah. Tidak biasanya dia seperti ini."ucap Seong Woo pada dirinya sendiri


"Permisi, apa terjadi sesuatu pada Eun Bi atau terjadi sesuatu di rumah ini ?"tanya Seong Woo pada salah satu asisten rumah tangga Eun Bi


"Maksud Tuan muda?"tanya asisten rumah tangga tersebut yang bernama Go Mi Ran


"Maksudku, apa ada pertengkaran atau masalah apapun itu yang bersangkutan dengan Eun Bi? Aku merasa ada yang aneh dengan sikapnya pagi ini, dan wajahnya.... matanya juga seperti habis menangis.." jelas Seong Woo


"Ahh itu, saya kurang tau tuan. Tapi kemarin malam Nona pergi dengan mobilnya, dan kembali sambil menangis. Ketika saya tanya, Nona hanya menggelengkan kepalanya tanpa menjawab."jelas Mi Ran


"Apa dia bilang mau pergi kemana?"tanya Seong Woo kembali


"Tidak Tuan.."jawab Mi Ran


"Baiklah terimakasih.."ucap Seong Woo hendak pergi. Namun.....


"Tunggu tuan muda, ada hal lain yang ingin saya katakan.."ucap Mi Ran kembali menghentikan Seong Woo


"Ini menyangkut Nona Eun Bi."sambungnya


"Ada apa?"tanya Seong Woo langsung pada intinya


"Sebelum Tuan muda kemari, ada seorang teman perempuan Nona yang datang. Mereka berbincang dan menyebut nyebut nama Tuan muda juga. Dan terlihat jelas wajah Nona bersedih disana.."jelas Mi Ran


"Menyebut namaku?"tanya Seong Woo sambil menunjuk dirinya sendiri


"Iya Tuan.."jawab Mi Ran


"Apa Eun Bi menyebutkan nama perempuan itu?"tanya Seong Woo lagi dan lagi


"Tidak tuan, nona hanya memanggilnya dengan sebutan eonnie."jawab Mi Ran


"Eonnie? Seolhyun, apa dia yang datang?"tanya Seong Woo pada dirinya sendiri


"Apa kamu masih mengingat bagaimana wajahnya. Maksudku kamu dapat mengenalinya jika melihat wajahnya lagi?"tanya Seong Woo


"Iya bisa Tuan.."Mi Ran mengangguk pasti dengan penuh keyakinan


"Apa dia terlihat seperti ini?"tanya Seong Woo dan memperlihatkan ponselnya yang terdapat foto Seolhyun disana


"Iya benar. Dia orangnya.."jawab Mi Ran


"Kau yakin?"tanya Seong Woo memastikan


"Saya sangat yakin Tuan.."jawab Mi Ran


"Baiklah, terimakasih sudah memberitahuku.."ucap Seong Woo


"Ne.. tunggu Tuan, tolong jaga Nona selalu, jangan pernah sakiti dia seperti kekasihnya sebelumnya. Saya mohon.."ucap Mi Ran


"Kekasih? Apa dia....... ahh sudahlah. Aku pasti akan menjaganya, aku berjanji tidak akan pernah menyakitinya. Kau bisa pegang kata kataku. Kalau begitu aku permisi, sampaikan salamku pada mama. Maaf aku harus pergi."pamit Seong Woo kemudian berlalu pergi


"Baik Tuan, akan saya sampaikan.."jawab Mi Ran


"Seolhyun-ah, apa yang kamu lakukan terhadap Eun Bi? Aku tidak akan pernah memaafkanmu jika benar kamu yang telah membuatnya menangis."ucap Seong Woo geram di dalam mobilnya


Ponsel Seong Woo bergetar, panggilan masuk~


"Seolhyun, bagus sekali dia menghubungiku."ucap Seong Woo kemudian mengangkat teleponnya


"Yeoboseyo..(hallo...)"ucap Seong Woo


"Bisa kita bertemu? ini sangat penting."ucap Seolhyun di sebrang sana


"Baiklah, lagipula ada yang ingin aku bicarakan denganmu."jawab Seong Woo


"Aku akan menunggumu di tempat favourite kita, kita bertemu disana.."ucap Seolhyun


"Aku akan kesana segera, tunggulah.."ucap Seong Woo kemudian mengakhiri panggilannya


---------------------------------


Saat ini Eun Bi sedang berusaha menenangkan dirinya, tidak kuliah hari ini menjadi pilihannya..


Ia memilih berdiam diri termenung di cafe milik sahabat lelakinya Min Hyun..


Tak lama yang ditunggu Eun Bi pun datang~


"Ada apa? Kenapa bolos? Aku kaget ketika mendapat telepon darimu dan bilang kamu ada di cafeku. Hingga aku pun ikut membolos sepertimu."ucap Min Hyun kemudian duduk tepat di depan Eun Bi


Hwang Min Hyun, pemuda tampan kakak kelas Eun Bi yang menjadi satu satunya sahabat pria Eun Bi. Min Hyun juga mengenal Seong Woo yang memang dulu adalah teman satu sekolah menengah atasnya. Namun mereka berdua tidak terlalu dekat, hanya sekedar saling mengenal. Oleh karena itu ia langsung mengenal Seong Woo begitu Eun Bi bercerita tentangnya dan menunjukkan fotonya.


Apa Min Hyun menyukai Eun Bi? Bohong jika Min Hyun mengaku tidak menyukai Eun Bi. Sudah sangat lama ia memendam perasaannya itu terhadap gadis cantik yang kini ada di hadapannya itu.


Namun ia memilih memendamnya demi persahabatan mereka yang sudah lama terjalin.. Ia tidak ingin Eun Bi menjauh darinya jika Eun Bi mengetahui perasaannya..


"Oppa, aku akan membatalkan pertunanganku dengan Seong Woo oppa."ucap Eun Bi sambil mengaduk aduk mempermainkan minuman di hadapannya tanpa menoleh ke arah Min Hyun sedikit pun


Sudah bukan hal yang aneh jika Eun Bi berbicara mengenai Seong Woo pada Min Hyun, pada dasarnya Min Hyun sudah mengetahui semua tentang Seong Woo. Karena Eun Bi memang menceritakan semuanya pada sahabat lelakinya itu tanpa ada yang ditutupi satupun.


"Mwo? Waeyo?"tanya Min Hyun dengan wajah kagetnya


Min Hyun mengerti dengan tatapan itu~


"Aku akan mendukung apapun keputusanmu. Aku akan tetap berada disini, di sisimu. Berhentilah menangis.."ucap Min Hyun kemudian menghapus airmata Eun Bi yang kini mengalir bebas di pipinya


"Terimakasih, oppa selalu ada untukku di saat aku membutuhkanmu seperti saat ini."ucap Eun Bi memegang tangan Min Hyun yang mengusap pipinya


"Itulah gunanya seorang sahabat.."jawab Min Hyun menatap dalam mata Eun Bi penuh ketulusan disana~


"Nanti malam aku akan berbicara dengan keluargaku dan keluarga Seong Woo oppa."ucap Eun Bi


"Changkkaman Eun Bi-ya, apa Seong Woo tau tentang hal ini?"tanya Min Hyun


"Aku tidak memberitahunya. Tapi aku yakin Seong Woo oppa sudah tau dari Seolhyun eonnie."ucap Eun Bi


"Seolhyun-ssi? Wae...?"tanya Min Hyun


"Seolhyun eonnie datang ke rumahku tadi pagi, dan meminta agar aku melepaskan Seong Woo oppa."ucap Eun Bi dengan tatapan sendunya


Min Hyun hanya terdiam namun tangannya terulur menggenggam tangan Eun Bi, seakan menyalurkan ketenangan..


"Kamu pasti bisa melewatinya. Hwaiting~" ucap Min Hyun menyemangati


-------------------------


"Ohh, kamu datang.."ucap Seolhyun sumringah melihat kedatangan Seong Woo


"Apa yang kamu lakukan terhadap Eun Bi?"tanya Seong Woo dengan tatapan tajamnya dan secara terang terangan


"Seong Woo-ya....."Seolhyun berusaha memegang tangan Seong Woo, namun Seong Woo menepisnya


"Apa yang kamu katakan padanya?"tanya Seong Woo sedikit meninggikan suaranya


"Tidak ada.."jawab Seolhyun singkat


Jawaban itu jelas saja memancing emosi Seong Woo


"Jangan berbohong. Jelas jelas kamu membuatnya menangis."ucap Seong Woo menahan amarahnya


"Mwo? Naega? Bukan aku yang membuatnya menangis, tapi kamu."jawab Seolhyun menunjuk dada Seong Woo


"Aku?"tanya Seong Woo heran


"Ya kamu, kamu ingat malam dimana kita bertemu disini? Malam dimana aku memelukmu dan kamu bilang mencintaiku bukan? Saat itu Eun Bi juga berada disini, melihat semua yang terjadi diantara kita, mendengar semua pembicaraan kita.."jelas Seolhyun dengan senyum sumringahnya


Seong Woo membulatkan matanya dengan sempurna. Jadi, dia sendirilah yang telah menyakiti Eun Bi. Pikirnya~


"Licik! Jadi kamu melakukan semua itu bertujuan agar Eun Bi salahpaham padaku. Aku tidak menyangka kamu berbuat hal selicik ini Seolhyun-ah.."ucap Seong Woo


"Aku bisa melakukan apapun demi bisa kembali bersamamu Ong Seong Woo-ssi.."jawab Seolhyun kemudian bergelayut manja di lengan Seong Woo


"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah kembali padamu. Ingat itu!"ucap Seong Woo menegaskan


Seong Woo membalikkan badannya berniat pergi..


"Eun Bi setuju untuk membatalkan pertunangannya denganmu. Tadi pagi aku datang ke rumahnya, dan dengan senang hati ia bersedia melepaskanmu untuk kembali padaku demi kebahagiaanmu~"ucapan Seolhyum sontak membuat langkah Seong Woo terhenti


"Apa? Jangan berbohong, Eun Bi tidak mungkin melakukan hal itu. Aku percaya padanya." Ucap Seong Woo dengan senyum meremehkan


"Aku tidak berbohong, tunggu saja. Cepat atau lambat ia pasti akan meminta bertemu keluargamu untuk membicarakannya."ucap Seolhyun tersenyum penuh kemenangan


Seong Woo mengepalkan tangannya..


"Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Tapi aku jamin Eun Bi tidak akan pernah bisa melakukan hal itu. Aku akan mencegahnya bagaimana pun caranya.."ucap Seong Woo


"Yang terjadi selanjutnya adalah kamu dan aku akan kembali bersama sama. Aku akan menunggumu, sayang~" ucap Seolhyun


Seong Woo memilih pergi meninggalkan Seolhyun seorang diri, ia takut tak bisa menahan amarahnya dan berbuat kasar disana..


Begitu memasuki mobilnya, ponsel Seong Woo bergetar. Notifikasi pesan~


'Oppa, aku dan keluargaku mengundang keluargamu untuk makan malam bersama nanti malam. Sepertinya mamaku juga sudah mengabari mamamu.. Kami tunggu kedatangan kalian nanti malam."- Eun Bi


"Apa ini? Ternyata Eun Bi benar benar melakukannya. Apa yang harus aku lakukan?"ucap Seong Woo mengusap frustasi wajahnya ia juga memukul stir melampiaskan kekesalannya


'Baiklah, aku dan keluargaku akan datang. Bisa aku pastikan itu, jadi tunggulah kedatangan kami. Ada hal yang ingin aku bicarakan juga dengan keluarga kita.."- Seong Woo


"Aku akan melakukan hal yang mungkin tidak pernah kamu sangka sebelumnya Kwon Eun Bi."ucap Seong Woo dengan senyuman misteriusnya


"Kamu boleh saja berniat melepaskanku, tapi tentu aku pun berhak untuk mempertahankan apa yang memang sudah seharusnya aku pertahankan."sambung Seong Woo


"Kita lihat keinginan siapa yang akan terwujud nanti. Keinginanmu yang akan membatalkan pertunangan kita atau keinginanku yang ingin mempertahankan hubungan kita ini."ucap Seong Woo bertekad pada dirinya sendiri


Entah apa yang direncanakan Seong Woo demi mempertahankan hubungannya dengan gadis yang saat ini membuatnya frustasi bukan main itu~


Bersambung.......


Mianhae baru up sekarang, semoga suka.. dan jangan lupa tekan likenya. terimakasih 🙏♥💋