
-- Jatuh cinta? Setiap orang akan merasakannya tanpa tau kapan dimana dan pada siapa hatinya akan berlabuh. Satu hal yang pasti, cinta itu akan datang. Cinta sejati akan menghampirimu dengan jalan yang tak terduga --
"Andwae, naneun sirheo (tidak, aku tidak mau)!"ucap seorang pemuda yang berparas tampan ini.
"Kamu berani membantahku?"Ucap sang papa sedikit membentak
"Bukan begitu pa, aku tidak bermaksud untuk membantah.. Tapi aku tidak mau dijodohkan. Aku punya pilihan sendiri. Lagipula aku juga masih kuliah. Aku tidak mau menikah secepat ini."Ucapnya
"Sayang, kamukan masih bisa melanjutkan kuliah setelah menikah.."Ucap sang mama
"Tapi Mam...."Ucapan pemuda itu terpotong
"Cukup !! Papa gak mau dengar apapun lagi. Pokoknya mau tidak mau, suka tidak suka kamu akan tetap papa jodohkan dengan anak sahabat papa!"sang papa yang tak lain bernama lengkap Ong Yoon Soo kemudian pergi meninggalkan pemuda yang memiliki nama lengkap Ong Seong Woo dan sang mama Park Yoo Ra
"Mam help me please, bantu bilang sama papa.."Ucap Seong Woo memohon pada sang mama
"I'm sorry darling, bukannya mama tidak mau bantu kamu. Tapi kamu taukan bagaimana papa kamu, tidak pernah bisa dibantah. Jadi saran mama sebaiknya kamu turuti saja kemauan papa kamu. Lagipula ini juga untuk kebaikan kamu."Jelas Yoo Ra kemudian pergi menyusul sang suami
"Aaaaaa, michyeosseo (gila)!! michyeosseo jinjja!! Bagaimana aku menjelaskan tentang ini pada Seolhyun.."Ucap Seong Woo sambil mengusap wajah frustasinya
# Ditempat yang berbeda....
"Aku pulang..."Ucap seorang gadis cantik saat memasuki rumahnya
"Chagiya (sayang).."Jawab sang mama yang bernama Lee Yoo Jin
"Mama, papa dimana?"Tanya gadis tersebut yang tak lain adalah Kwon Eun Bi putri semata wayang Kwon Eun Hyuk dan Lee Yoo Jin
Lee Yoo Jin mengusap puncak kepala Eun Bi..
"Ada hal yang ingin mama & papa bicarakan."Ucap Yoo Jin menuntun anak gadisnya untuk segera duduk
"Aaa ne (iya), mwonde (ada apa)? Keliatannya serius sekali.."tanya Eun Bi
"Papa yang akan menjelaskan semuanya."ucap Yoo Jin
Eun Hyuk menghampiri istri dan juga putrinya ----
"Papa berniat menjodohkan kamu sama anak sahabat papa."ucap Eun Hyuk to the point
"Dan mama juga menyetujui itu."sambung Yoo Jin
"Mwo (apa), dijodohkan? Tapi....tapikan kuliahku....Dan juga karirku........."jawab Eun Bi sekaligus mencoba memberikan penolakan namun secara halus
"Iya kami tau, kamu bisa ambil cuti kuliah dulu sayang. Lagipula calon suami kamu juga masih kuliah dan sama seperti kamu.."ucap Yoo Jin memotong ucapan Eun Bi
"Tapi mam, aku belum mau menikah. aku masih mau bebas, lagipula aku baru saja memulai karirku.."Ucap Eun Bi
"Eun Bi-ya, listen to me okay.. Kamu tetap bisa kuliah dan melanjutkan karirmu meskipun kamu sudah menikah, tidak akan ada yang menghalagi itu. Jadi jangan coba untuk menolak."ucap Eun Hyuk tetap tak mau kalah dari Eun Bi gadis kesayangannya
Eun Bi terdiam, ia tak tau apa yang harus ia katakan lagi pada kedua orangtuanya terutama pada sang papa..
Ia tahu pasti bagaimana sikap sang papa yang memang tak akan pernah mau kalah. Tak ada untungnya juga Eun Bi terus membantah ucapan sang papa, tohh pada akhirnya ia juga yang akan kalah.. Bukan kalah, melainkan mengalah lebih tepatnya..
"Wae (kenapa)? Sirheo?"tanya Kwon Eun Hyuk
Eun Bi terdiam----
"Kenapa diam? Kamu maukan menuruti permintaan kami?"Tanya Yoo Jin
"Baiklah aku akan menuruti kemauan mama & papa.."ucap Eun Bi pasrah pada akhirnya
"Kamu memang anak yang baik, dan kami tau itu."ucap Yoo Jin memeluk Eun Bi
"Tidak ada salahnya mengikuti keinginan orangtua.. Lagipula kami melakukan ini juga untuk kebaikan kamu. Tidak ada orangtua yang mau menjerumuskan anaknya, kamu tentu tau itu.."ucap Eun Hyuk
Eun Bi hanya mampu terdiam mendengar setiap kata yang terlontar dari kedua orangtuanya ..
"Kamu memang selalu menjadi putri kebanggaan kami."ucap Yoo Jin
Eun Bi mengangguk dan tersenyum.. mencoba tersenyum lebih tepatnya.
"Baiklah kalau begitu cepat kamu bersiap-siap, karena keluarga Yoon Soo akan kemari. Yeobo (sayang) bantu Eun Bi merias diri yaa.."ucap Eun Hyuk pada Yoo Jin sang istri
"Ne.."jawab Yoo Jin
Selesai membicarakan semuanya Eun Hyuk beranjak pergi dari hadapan sang istri dan anak..
"Mwo? Keluarga Yoon Soo? Ong Yoon Soo ahjusshi (paman)? Jadi maksud mama yang mau dijodohkan denganku adalah Seong Woo oppa (kakak lelaki)? "tanya Eun Bi memastikan
"Iya sayang.. Kamu juga sudah mengenalnya, dulu kalian sering bermain bersama sewaktu kecil. "Yoo Jin menjelaskan
"Tapi mam, Seong Woo oppa...."ucapan Eun Bi terpotong
"Ahh sudahlah, ayo mama bantu kamu merias diri.."jawab Yoo Jin
Eun Bi beranjak dari duduknya dan menuruti ucapan sang mama..
"Apa, Seong Woo oppa? Aaaaa eotteokhae (bagaimana ini)? Aku sudah pasti akan dibenci oleh penggemarnya nanti. Habislah aku.."batin Eun Bi sambil berjalan menuju kamarnya dan menepuk perlahan bagian kepalanya
Yoo Jin hanya tersenyum memperhatikan tingkah laku Eun Bi..
"Eun Bi-ya, Kamu memang sudah dewasa, sudah waktunya kamu memiliki seorang pendamping yang bisa menjaga kamu kelak. Semoga pilihan papa dan mama tidak salah untuk mempersatukan kamu dengan Seong Woo. Kami yakin dia bisa menjaga kamu."gumam Yoo Jin
------------
"Where are you, darling?"tanya Seong Woo menelpon seseorang yang tak lain adalah Seolhyun
"Mmm, itu..itu...aku lagi antar mama ke dokter sayang. Iya ke dokter.. Wae (kenapa)?"jawab Seolhyun
"Oh begitu, bisa kita bertemu? Ada yang ingin aku bicarakan."ucap Seong Woo diseberang telpon sana
"Baiklah nanti kita bertemu, tapi tidak sekarang. aku sedang sibuk.. sudah dulu yaa sayang, aku akan meneleponmu lagi nanti."Seolhyun berbohong kemudian mematikan teleponnya
Namun di saat yang bersamaan serta ditempat yang sama Seong Woo melihat sang kekasih tengah bermesraan dengan lelaki lain ..
Kecewa? Sudah pasti Seong Woo sangat kecewa melihat gadis yang dicintainya ternyata telah mengkhianatinya.
Padahal Seong Woo telah bersusah payah datang ke tempat tersebut dengan penuh penyamaran. Namun yang dia dapatkan hanyalah kekecewaan. Pertama kecewa karena ia pikir ia tidak bisa bertemu dengan Seolhyun ditambah lagi sekarang ia melihat sang kekasih tengah bersama dengan lelaki lain..
"Ini gila. Bagaimana....bagaimana mungkin Seolhyun melakukan ini padaku?"ucap Seong Woo setengah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, ia mengusap wajahnya gusar
Seong Woo mengacak-acak rambutnya frustasi.. Sesekali ia menarik napas dalam dan menghembuskan, pertanda ia sedang mencoba untuk menenangkan diri serta hatinya.
"Ohh itu, Seong Woo temanku. Dia ingin bertemu denganku, namun aku menolaknya."Seolhyun
Samar samar Seong Woo mendengar percakapan Seolhyun dan lelaki tersebut..
"Untuk apa? Ada urusan apa dia ingin bertemu denganmu?"tanya lelaki tersebut yang bernama Nam Kyung Sook
"Aku tidak tau. Tapi yang pasti dia pernah bilang bahwa dia menyukaiku, namun aku tidak ada perasaan apa-apa padanya. Aku hanya menganggap dia sebagai temanku, tidak lebih dari itu."jelas Seolhyun
"Baguslah, jaga selalu hati kamu untukku sayang."ucap Nam Kyung Sook sambil membelai lembut kepala Seolhyun
Jelas, sangat jelas perkataan itu terdengar oleh telinga milik Seong Woo. Ia tidak percaya kekasih yang begitu ia cintai dapat melakukan hal ini kepadanya..
"Mungkin ini jalan terbaik. Aku memang ditakdirkan untuk mengakhiri hubungan yang mengecewakan ini."dengan langkah pasti Seong Woo berjalan menghampiri Seolhyun
"Ahh, jadi ini yang katanya mengantar mama ke dokter.."ucap Seong Woo sinis
"Seong Woo, sayang.. Kamu sedang apa disini?"tanya Seolhyun
"Seharusnya aku yang bertanya itu padamu."ucap Seong Woo
"Wait, who are you?"tanya Kyung Sook
"Na (aku)? Bukan siapa - siapa. Tidak usah khawatirkan kehadiranku."jawab Seong Woo
Kyung Sook terdiam tak mengerti dengan apa yang tengah terjadi saat ini..
"Honey, I can explain....."Seolhyun
mencoba memegang tangan Seong Woo
"Tidak perlu. Dan jangan sentuh aku!!"Seong Woo menepis tangan Seolhyun
"Waeyo (kenapa)? I'm your girlfriend.. Kenapa kamu kasar sama aku?"tanya Seolhyun
"Apa, pacar? I'm not your boyfriend again, we are just friend. No more."ucap Seong Woo tersenyum sinis
"Enggak sayang, tadi itu aku hanya...."ucapan Seolhyun terpotong
"Sudahlah, lagipula hubungan kita telah berakhir sekarang. Kamu bebas bersama siapapun. Aku permisi.."ucap Seong Woo kemudian berlalu dari hadapan Seolhyun
"Tapi Seong Woo-ya...."Seolhyun
Semua mata tertuju pada ketiga orang disana.
Banyak juga penggemar Seong Woo yang menyaksikan kejadian tersebut. Mata mereka seketika membola seakan ingin keluar dari tempatnya..
"Apa, hubungan?"
"Mwo? Ye**ojachingu(Apa? Pacar)?"
"Seong Woo oppa yeojachingu (teman wanita/pacar)?"
"Heol, daebak (luar biasa) !! Jadi ini pacarnya Seong Woo oppa yang selama ini dirahasiakannya."
"Dasar gadis tidak tau diri. Apa kurangnya Seong Woo oppa sehingga dia berani berselingkuh seperti itu."
"Gadis memalukan. Seharusnya dia tidak melakukan itu, beruntung sekali dia dicintai oleh Seong Woo oppa."
"Kalau aku jadi dia, aku tidak akan mengecewakan Seong Woo oppa."
Banyak penggemar Seong Woo yang mendumel kesal melihat kejadian tersebut..
"Enggak, aku gak mau. Sayang, tunggu.. aku tidak mau putus, Seong Woo-ya changkkamanyo (tunggu dulu)."Seolhyun mencoba mengejar Seong Woo
"Seolhyun-ah, eodigayo (kamu mau kemana)?"ucap Kyung Sook sambil memegang tangan Seolhyun, menahannya agar tidak pergi
"Lepas!"Seolhyun menepis kasar Kyung Sook
"Seolhyun-ah... seolhyun-ah...arrrggghhhh.."teriak Kyung Sook sambil mengacak rambutnya
Sementara itu--------
"Seong Woo-ya.."Seolhyun berhasil meraih tangan Seong Woo
"Mwonde (apa lagi)?"Seong Woo menghentikan langkahnya
"Mianhae..(maaf).."ucap Seolhyun menundukan kepalanya
"Gwenchanna...(tidak apa)..."jawab Seong Woo tanpa menoleh
"Annio, naega jalmutaeso. Jeongmal mianhae (Tidak, aku bersalah/menyesal. Aku benar-benar minta maaf). Give me a chance, I will not make you disappointed again. I promise."ucap Seolhyun memeluk Seong Woo dari belakang
"It's too late.."ucap Seong Woo
"Waeyo (Kenapa)?"tanya Seolhyun
"You make me so hurt. And...."Seong Woo menghentikan ucapannya
"I'm so sorry..."ucap Seolhyun sesekali terisak
"I will married, Seolhyun-ah." Ucan Seong Woo kemudian melepaskan pelukan Seolhyun
"Mwo (apa)?"Seolhyun kaget
"Nugu (dengan siapa)?"tanya Seolhyun
"Mollaseo (aku tidak tau). Dia gadis pilihan orangtuaku."ucap Seong Woo
"Tapi Seong Woo-ya......"Seolhyun
"Aku yakin dia pilihan terbaik untukku yang jauh lebih baik darimu. Annyeong (Selamat tinggal)."ucap Seong Woo kemudian pergi dari hadapan Seolhyun
Seolhyun menangis terisak....
"I will never let you go Ong Seong Woo. Neo, naekkoya (kamu, milikku)!!"ucap Seolhyun
Berani mengenal cinta berarti siap pula untuk mengenal rasa kecewa. Karena disetiap perjalanan cinta tidak semua berjalan mulus sesuai dengan apa yang kita inginkan~
Selamat membaca, semoga suka yaa 😉 Jangan lupa tekan Likenya teman teman , terimakasih 🙏😊