
Esther telah tenang dari steresnya, ini pun berkat Axton yang membantunya.
Kalian tahu? Alasan mengapa Esther membenci Anton juga Melany dan anak anak mereka. Jika kalian berfikir bahwa mereka yang merebut kebahagiaan nya, benar.
Namun ada hal yang penting selain itu. Alasan besar nya adalah karena dalang dibalik kecelakaan keluarga nya adalah Anton dan Melany. Esther mengetahui ini saat umurnya 12 tahun. Nah, dari sinilah dendam Esther membuncah.
Back story_
"Bagaimana dengan perusahaan mu?" Tanya Axton saat Esther telah tenang.
"Baik, tuan" jawabnya dengan sopan. Pada dasarnya Theresa'C masih dibawah naungan Xayers Family. Namun Axton tidak pernah menginginkan hasil dari Theresa'C meskipun kadang-kadang Esther selalu memaksanya. Dan Axton menjawab 'itu hak kamu'
"Aish, kau ini berapa kali aku bilang? Jangan panggil aku tuan" Ucap Axton meralati. Dia menganggap Esther sebagai putrinya sendiri.
"Paman, apa kau kenal dengan Ansell Lux Eorion?" tanya Esther mengalihkan pembicaraan. Bagaimana pun dia tidak ingin membahas lelaki itu. Namun yang dipikirkannya adalah Ansell sehingga dirinya refleks menyebutkan nama Ansell.
"Eorion?" Esther mengagguk sebagai jawaban. "Aku tahu, bukannya Eorion Collection perusahaan yang bekerja sama dengan mu?"
"Itu benar, kami bekerja sama. Maksud Esther siapa kah dia?" Tanya Esther penasaran. Axton kembali berfikir. Eorion?
Sekarang dia ingat "Ansell Lux Eorion, pemimpin gengster Alegra. Juga dosen di kampusmu" jawabnya tenang.
Esther menganggukkan kepalanya mengerti. Gengster? Bukannya ini menarik dia bisa bekerja sama dengan gesngter itu? Apa yang kau pikirkan Esther? Gila kalo gue kerja sama, dengannya' Esther merenung sambil menggelengkan kepalanya.
.
.
.
.
Terhitung sudah seminggu dari ultahnya. Dan Esther tidak kembali untuk kerumah laknat itu, dia nggak mau. Meskipun di kampus si Laura dan Robert selalu memaksanya untuk pulang, dan Esther selalu menolaknya.
Esther tahu apa yang mereka maksudkan, dia tahu semuanya.
Namun sekuat apapun Esther menolak maka seribu cara keluarga Antony (AntonMelany) untuk membawa Esther ke rumah itu.
Note: Alasan Esther tidak memakai nama Antony karena dirinya memang bukan anak kandung AntonMelany. Juga nama keluarga nya Theresa.
Siang ini berita menyebarkan kasus miring terhadap Theresa'C. Para wartawan mulai berdesakan di area kantor Theresa'C. Mereka ingin mendengar langsung jawaban dari Nona Theresa sang pemilik perusahaan.
Alih-alih di bawah lobi kantornya sedang berdesakan, berbeda dengan sang pemilik yang tengah santai menyesap teh nya. Liona pun hanya bisa menggeleng pasrah melihat kelakuan sang atasan. Ntah apa yang dipikirkan kepala cantik itu, Liona tak pernah membayangkan.
Bahkan sedang dalam masalah seperti ini nonanya hanya santai sambil menyesap teh nya dengan santai seakan tak terjadi apapun. Namun Liona tahu dibalik sikap tenang nya itu terdapat rencana locik yang nonanya susun. Ntah apa itu namun Liona tak memikirkannya.
Dari pada dia bingung memikirkan apa yang harua dia lakukan. Liona pun segera mengecek keadaan sekarang dalam akun media sosial.
Namun bemar, mereka yang tak menyukai Theresa'C atas kemajuan perusahaan itu dalam satu tahun ini. Apalagi kemajuannya semakin bertambah saat seorang mengakui kehebatan,kecerdasan sang pemilik siapa lagi kalo bukan Esia Theresa Azreneida.
"Nona semakin banyak isu miring tentang anda, apa yang harus saya lakukan?" tanya nya kemudian. Liona cukup sabar untuk tidak bertanya pada Esther. Namun melihat nonanya yang hanya santai tak menanggapi bagaimana sosial media bertindak membuat diriniya geram akan hal itu. Nonanya diam seakan tak berdaya dan Liona tak suka melihatnya. Dia lebih suka melihat Esther menjadi kuat bukan malah santai-santai begini. Liona mengakui kemampuan Nonanya, namun jika membiarkan ini terus orang yang membencinya akan semakin mudah memanfaatkan situasi dan kondisi.
"Biarkan, aku hanya ingin me-refresh otak ku dulu" Ya memang Esther nampak diam akan hal ini namun Liona tak tahu bahwa di balik diamnya dirinya, dia mempunyai cara untuk melawan orang yang menentanganya.
Dia tahu dalang dibalik masalah ini. Dunia Entertainment memang susah. Apalagi dirinya yang telah menyandang sebagi pemilik perusahaan termuda yang dibilang sangat sukses akan perusahannya.
Semua orang memujiinya kala itu. Namun dia juga tahu di balik itu semua terdapat dendam dan iri akan kesuksesannya. Esther tak ambil pusing akan hal ini selagi dirinya tenang. Namun berbeda dengan keadaan sekarang orang yang membencinya memunculkan diri untuk bertarung dan Esther siap melayani.
Isue hari ini sangat terhot apalagi menyangkut Theresa, sang CEO muda pemilik Theresa'C. Setelah seorang itu mendapatkan pemikirannya dalam waktu 30 menit berita itu menyebar di seluruh dratan Indonesia. Mayoritas orang terlihat mendukung nya didepan. Namun saat di belakang nya orang itu meludahinya.
Ya, Nama Theresa menjadi gunjingan akan topik hari ini. Memang hanya nama namun itu ber-efek samping yang kuat bagi Esther.
Hey apa ada masalah dengan namanya?
Ya, Theresa dulu adalah nama perusahaan yanitu Theresa Art Gallery. Perusahaan yang berhubungan dengan sesuatu yang berhubungan dengan seni.
Theresa Art Gallery atau orang biasanya menyebut TAG adalah perusahaan paling maju dalam bidang hal tersebut. Semua perusahaan yang pernah bekerja sama dengannya tidak akan pernah merasakan kerugian. Bukan hanya soal pemimpin yang proposional tapi bahkan para pegawainya pun bersikap demikian. Dan hal ini telah diakui oleh warga.
Mereka mengakui akan kinerja TAG. Dan menjadikannya sebagi apresiasi.
Namun kemajuan harus terhenti dengan tragedi dengan sang pemimpin sehingga merengut nyawanya. Tidak hanya itu sang istri pun sama. Namun orang-orang tifak tahu siapa Esther sebenarnya.
Esia Theresa Azreneida
Sonia Thereyolind Azreneida
Stefen Esalian Alliagein
Namanya Esia, Theresa adalah singkatan dari Thereyolid san Esalian. Dan Azreneida adalah marga yang dibawa dari keluarga sang ibu.
Lalu bagaimana dengan keluarga dari pihak ayah. Yang pasti saat ini aku belum bisa menceritakan nya.
Kembali ke topik, Esther bisa saja mengakui bahwa dirinya adalah anak dari Sonia dan Stefen. Namun tak segampang itu. Dunia ini cukup rumit dan kamu harus pintar menyesuaikan nya jika tidak ingin celaka.
Alasan Esther menamai perubahannya dengan Theresa adalah dia ingin mengingat jasa kedua orang tuanya.
Theresa! Hanya sebuah nama namun dia tak menyangka akan serumit ini. Iya Esther akui ini rumit. Namun apalah daya Esther hanya bisa bersantai menunggu musuhnya bertindak lebih jauh. Bukan itu yang Esther inginkan, dia hanya ingin musuhnya bahwa Esther kalah jadi membiarkan nya.
Mudah sekali untuk menipu mereka, dana yah sekali lagi kau harus pintar!
Melihat Liona yang panik Esther hanya menenagkannya. Dia tahu apa yang harus dilakukan nya.
Esther segera mengotak-atik ponselnya. Dia mencari kontak itu. Dan yap sudah ketemu..
"Zarcalio, Gue Esther lo cabut berita tentang Theresa dari publik dan gue bayar mahal" Dan tentu dia menelepon orang bernama Zarcalio itu tanpa sepengetahuan Liona.
Sedangkan di ujung sebrang sana menatap heran layar ponselnya. Siapa.yang tak tahu Esther dalam dunia bawah. Dan orang itu tahu. Tapi sejak kapan Esther dan Theresa berteman?
Author : bukan berteman 'plok mereka satu orang ( ngebentak)
Zarcalio : kan gue gak tahu thor, lo mah jahadd sama akoh ( sok sedih)
Abaikan!
"Tapi...." ucap Zarcalio di ujung sana. Zarcalio Zenandra! Dia adalah ornag yang memiliki koneksi banyak tentang sosial media. Dan mudah baginya untuk memutuskan berita itu. Dan situasi ini Esther manfaatkan, gak salah kan?
"Atau, lo mati?!"
🍁🍁🍁🍁🍁
"Biarkan mereka merasa tinggi, dan setelah mereka merendah hancurkan dengan sepuas-puasnya"
_Esther Cruel_
Jangan lupa vote.
SALAM
___________
RAIN HALIMAH