ESTHER!!!

ESTHER!!!
CHAPTER_14_ Penghianat 1



**Maaf akan penyebaran typo dan EYD yang sangat kurang!!! Terimakasih telah mampir dan mau membaca ceritaku....


Happy Reading!!! I hope you like it**!!!


___*___*___*


Sesuai jadwalnya dia harus menghadiri acara peresmian Direktur baru L'Entertainment.


Lalu dengan kantornya yang hampir bangkrut? Dia tidak gulung tikar karena masalah itu sudah selesai tadi siang. Tentu saja di bantu dengan anggota DXP.


Seperti pemikirannya bahwa yang hadir pada rapat pemegang saham waktu itu mereka semua bukan utusan dari masing-masing perusahaan.


Lalu kemana perginya para pemegang saham? Mereka semua di sandera oleh lima orang itu.


Singkat cerita mereka semua kembali dan Theresa'C amman!!!


Dan disinilah dia berada saat dimana semua orang berkumpul mengadakan suka cita peresmian direktur baru L'Entertainment. Tapi berbeda dengan yang lain Esther hanya diam bahkan tak berbicara lebih kepada orang lain. Berbicara pun saat orang lain bertanya selebih itu dia hanya mengucapkan kata-kata pormal kepada pemilik acara. Namun meski begitu dia tetap menampilkan wajah ramah tamahnya.


Pikiran nya berkecamuk liar, ntahlah saat ini perasaannya bebeda dengan relaita. Dia terua meyakinkan bahwa ini hanya perasaannya. Tapi, semakin dia meyakinkan semakin risih juga perasaan nya.


Malam ini tepat malam peresmian anggota baru DXP. Ada yang mendaftar kan diri ada juga yang Esther bawa. Biasalah kasus Seperti ini adalah orang yang terdampakan.


Dan pikiran liar ini padanya. Berasa sesuatu buruk akan terjadi. Namun ntah apa!!! Dia rasanya ingin pergi dari tempat ini.


'Ya, Tuhan bantulah hamba-Mu yang cantik ini!'


Tring!!!


Berasa seperti ada lampu dalam otaknya dia pun akan menjalankan idenya.


"Nona There apakah ada yang menggagu pemikiran anda?" Pria yang bernama Ryan yang duduk tepat di samping Esther atau sekarang kita mengenalnya dengan Theresa bertanya. Dia melihat bahwa ornag yang di sampingnya ini tampak memikirkan sesuatu.


"Ah, tidak tuan. Saya hanya kurang nyaman"


"Oh" Rayn mengangguk.


Bruuk....


Esther ambruk semua sorot mata tertuju padanya, maksudnya pada Esther yang pingsan. Tanpa aba-aba Ryan langsung menggendong Esther ala brydal.


Masih dengan para sorot mata. Tak lupa juga paparazi atau apalah wartawan mungkin. Ada yang memotret mereka berdua. Namun Ryan tak peduli meski keadaan malah ribut dia tetap berjalan. .


Sedangkan Liona nampak senyum misterius....


"Tepukan di pundak Liona, seperti nya kau sangat menikmati nya nona!" sahut seseorang yang menepuk. Liona menoleh mendapati pria yang sialnya direktur baru L'Entertainment.


Liona tersenyum cengengesan, tentu dia tahu apa yang di maksud pria di hadapannya ini.


'Nona sekarang apa yang harus saya lakukan?'


.


.


.


Markas DXP....


"Ketua datang semua diaaaam!" Rival berteriak dengan lantang pada seluruh anggota DXP baik anggota baru maupun lama, semuanya menurut. Sekarang mereka semua berada di lapangan pelatihan markas DXP.


Esther berjalan dengan penuh kewibawaan juga dengan ketegasan. Jangan pernah lupakan topeng perak yang menutupi setengah wajahnya itu. Serta bibir yang semeraj darah itu kini melantunkan sebuah perkataan. Tak ada senyuman yang terlihat. Aura Rey yang mendominasi tak terasa membuat bulu mereka meremang.


'Ah, ketua. Kau mengeluarkan auramu lagi. Bahkan ketua besar pun tidak semencekam ini'


"Selamat datang semuanya, selamat datang di DXP. Saya Esther ketua DXP!!"Semua anggota baru menatap tak percaya oada omongan seorang gadis yang tampak lemah. Mereka tak percaya bahwa sang ketua DXP benar-benar perempuan.


"Saya harap semuanya menjadi rekan yang baik. Dan tak ada permusuhan antar anggota. Kalian member baru kita akan sama-sama belajar untuk kedepannya. Saya percaya bahwa kalian yang terpilih ini, adalah ornag yang berrekad kuat," Rey Berbicara dengan Lantang.


"Satu lagi saya paling benci Penghianat" ucapnya final. Tanpa menjelaskan apapun lagi. Dan langsung pergi begitu saja.


'Lo masih bisa sombong disaat detik terakhir Lo berada didunia ini!'


Semuanya berjalan lancar, dan semua member baru telah sah menjadi anggota DXP. Dan semua orang melihat ke pergelangan tangan kiri mereka masing-masing disana ada sebuah tato tanda anggota DXP, dengan lambang X (xayers) otomatis mereka juga bagian dari Xayers Family.


Ada keunikan dari tato itu. Dimana jika malam hari tato itu akan bercahaya menampilkan sebuah huruf X. Tapi jika siang hari maka kau tidak akan bisa melihat nya.


'X? Gue benci DXP' ucap orang itu tersenyum miring.


SALAM


__________


RAIN HALIMAH