
**Maaf akan penyebaran typo dan EYD yang sangat kurang!!! Terimakasih telah mampir dan mau membaca ceritaku....
Happy Reading!!! I hope you like it**!!!
________
*Semua nampak sama meski pada dasarnya berbeda. Aku, diriku"
_Esther*_
"Kamu gadis gila"
Tiga kata satu kalimat membuat Esther naik pitam. Gila? Wat de hil? Apa-apaan ini. Dia cantik tapi apa? Kau katarak Ansell.
(Esther tak menyadari saat ini dirinya sebagai Esia)
"Ansellll" teriaknya saat Ansell sudah pergi dan berjalan dengan santai tanpa terjadi apa-apa.
.
.
.
.
Masih dengan perasaan dongkol, Esther pulang dengan uring-uringan. Sekarang siap utntuk meluapkan emosi.
Markas, tujuannya adalah markas!
Setelah keluar dari mansion Theresa. Esther keluar dengan memakai motor sportnya. Melaju dengan kecepatan diatas rata-rata. Ansel sialan itu telah merubah moodnya.

*Ilusi motor yang di pakai Esther_
Tak butuh waktu lama Esther telah sampai di tempat tujuan.
Dapat dilihat gerbang yang menjulang tinghi dengan ukiran teratai putih di tengah juga terdapat nama gengsternya.
DXP ( Death of Xayer Player)
Gengster yang dipimpin Esther. Diturunkan pada dirinya atas kehendak 'pihak lain'. Setiap anggota DXP, dirinya berarti telah bergabung dengan Xayers Family. Organisasi yang dipimpin 'pihak lain.
Sedangkan maksud dari DXP sendiri adalah, ketika seseorang telah menjadi anggota XF (Xayers Family) maka tidak.ada yang berhak untuk mempermainkan, atau pun yang lainnya. Jika tidak ingin kematian merebut nyawa sang pemain.
DXP bukan hanya sekedar gengster untuk penjemput kematian, namun juga sebuah keluarga bagi anggota XF sendiri. "Bersatu kita teguh bercerai kawin lagi_ eh salah.
Disini mereka mendapatkan kasih sayang sebagi keluarga, teman atu yang lainnya. Saling menolong jika salah satu ada yang bermasalah. Makannya janhan heran jika salah satu anggota terluka, maka bersiap lah untuk melawan seribu pasukan.
Back story!
Esther teman sampai diruangan latihan para anggota. Tidak lupa juga dirinya memakai topeng perak kesukannya.
Setelah kedatangan Esther semua membungkuk menghormat pada sang ketua. Tapi Eather tidak besar kepala untuk hal ini. Dia masih memberikan senyuman meski tipis. Bibir berwarna merah darah, serta manik mata yang begitu hitam tajam siap menerkam seseorang.
Di ruang latihan banyak orang yang berlatih dengan senjata atau saling melawan bersama teman.
Esther berjalan menuju samsak yang tergantung itu tanpa aba-aba. Esther menyerang secara membabi buta dan hak itu membuat orang lain secara refkeks fokus terhadap sang ketua. Mereka inhin melihat seberapa kuat sang ketua mereka ini sehingga ketua terdahulu menyerahkan kekuasaan nya pada seorang gadis. Ya, biasa perempuan biasa dianggap lemah.
Esther tak menyadari jija tatapan orang yang hadir menatap dirinya intens. Dirinya terus menerus menyerang samsak dan tepat saat pukulan sang Leader DXP yang terkenal dilayangkan.
Braak...
Semua orang melihat dengan tatapan cengonya. Samsak itu hancur berantakan. Sekarang mereka mengakui bahwa ketua mereka ini layak bahakan sangat layak.
Masih dengan tatapan cengo, sedangkan Esther masih belum puas dirinya terlalu kesal akan Ansel. Dan yang paling parah adalah hari ini hari ulang tahunnya, hari yang di bencinya. Bayangan Ansell memenuhi pikirannya pria dingin itu, sshhh rasanya ingin Esther cingcang.
Saat ingin beralih pada samsak selanjutnya, suara bariton menghentikan aksinya.
"Esther" panggil lelaki tua itu. Mereka yang menyadari hal itu langsung menunduk begitu pun Esther yang hendak melayangkan pukulannya.
Dia adalah 'pihak lain' yang selalu Esther banggakan. Pihak lain yang selalu menolonynya sepuluh tahun terakhir ini. Pihak lain yang bahkan waktu itu rela menyerah kan nyawanya. Pihak lain yang pertama membuka jalan kegelapan serta keterangan padanya.
Dia adalah ketua besar Xayers Family.
Axton Eisten Xayer
Pendiri DXP
Penyelamat semua anggota DXP_
Setelah kehadiran Axton mereka percaya bahwa hidup perlu perjuangan.
Saat mereka dalam kesulitan Axton menawarkan kebahagiaan namun sebagai balasan mereka harus kuat dan kuat_
Motto DXP_
"Ada saatnya dunia membutuhkan mu"
_DeathOfXayerPlayer_
Big Family Xayer_ Keluarga Xayer_
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
"*Semuanya butuh waktu dan proses. Itulah jalan hidup, tak semudah membalikkan telapak tangan mu"
_RainHa*_
Vomentnya!
SALAM
______________
RAIN HALIMAH