
Cahaya sudah terang menerangi sebagian kamar dan pukul menunjukkan jam 6 pagi.
Guapun bangun dan melihat mama sedang membuat sarapan pagi.
"Pagi maa" ucap salam sambil menguap.
"Pagi sayang, mandi dulu sana setelah itu sarapan biar entar ga kena macet, cepetan".
"Iya maa" merambet kentang goreng yang dibuat oleh mama gua.
Guapun mandi lalu memakai seragam, dan turun kebawah untuk sarapan.
Selangkah demi selangkah gua menuruni anak tangga, dibelakang gua ada sekelebat berwujud wanita tapi entah gimana rupa nya. Dia sekelebat dengan cepat menuju kamar mama gua. Guapun mengecek nya, dan memasuki kamar mama gua ada suara ketukan dari lemari. Guapun memberanikan diri untuk mendekat, semakin dekat.... sangatt dekatt dan perlahan lahan gua buka lemari nya. Dan tiba tiba..
Gubrakkkkk (seperti ada yang mendorong dari arah lemari) gua pun terjatuh dan bangkit kembali untuk melihat apa yang dilemari.
Saat gua liat, ga ada apa apa. Tapi gua jelas liat itu wanita berbaju putih, tapi yasudhlah.
Saat gua menoleh kebelakang, dia munculah.
"Tolonggg akuuuuuuuuu!!!!!" teriak dari makhluk itu. Guapun kaget dan tersontak jatoh.
"Haaaaaaaaaahaaaaaa..." teriak gua. Mama gua pun dateng dan bertanya.
"Lisaa ini mama, kenapa kamu liss?".
"Ahahaaaa, mama mamaa mamaa.. Aku liat perempuan itu, aku liat perempuan itu. Dia minta tolong" ujar gua sambil ketakutan.
"Dimana? Disini ga ada orang sayang".
"Tapi.. Tapi.." sambil menunjuk lemari.
Mama guapun memeriksa dilemari ga ada apa² dan gua pun langsung kebawah dan memanggil pak udin untuk pergi kesekolah.
Diotak gua masih teriang iang dengan wanita itu, dia terus meminta tolong.
Dan tiba² felix datang dari belakang.
"Lisaaa, pagii lisa" nada ceria.
"Iyaa felix".
"Lisa, kau sudah bertemu dengan wanita itu?".
"Kau mengenalnya felix?".
"Sangatt, dia adalah wanita yang meninggal dari 2 minggu lalu yang berada di belakang rumah kita lisa. Aku takut dengan nya".
"Belakang rumah kita? Kenapa ku baru tahu kalau belakang rumah kita ada yang meninggal?".
"Aku tak tahu lisa, dia sempat meminta tolong padaku tapi aku takut pada nya. Dia seram seperti nenek nenek".
"Felix.. " geleng geleng kepala.
Sesudah sampai disekolah, guapun berjalan menyulusuri lorong hingga akhirnya sampai dikelas.
"Liss, lu kenapa? Tanya sindy.
"Iya napa lu lis, heran gua sama lu kaya gini" ujar mutiara.
"Gua abis kena kejadian ganjil dirumah gua, tepat nya dikamar mama gua. Ada wanita yang.." sindy pun memotong pembicaraan gua.
"Stopp udah, gausah dilanjutin lagi. Gua kan orangnya penakut, kalau lu mau cerita silahkan tapi saat gua pergi".
"Yasudahlah, gua butuh tenaga. Gua mau istirahat di uks dlu, kalau ada ketua kelas bilangin kalau gua bakal istirahat di uks".
"Iya liss" mutiara mengiyakan.
Guapun pergi ke uks dan beristirahat disana, kejadian yang tadi, cukup menguras tenaga. Kenapa wanita itu meminta tolong pada ku.
"Lisaaa" panggil alvin.
"Kenapa vin? Tumben keliatan" ucap sinis gua.
"Iyaa, biasa gua lagi mengenang².. Tapi gua bingung kalau misalnya gua udah mati pasti gua ada akte kematian terus pemakaman nya lah kan, tapi kenapa ini ga ada. Dan juga gua inget kalau gua tinggal sama mama gua doang dan 2 orang ade laki laki".
"Wihhh ada kemajuan nieh, coba pelan pelan inget. Masa iya sih lu ga ada makam atau akte kematian? Heran gua".
"Vinnn, li bisa bantu gua ga?".
"Bantu apa cantik? Semoga gua bisa bantu dah".
"Bukan semoga aja, tapi harus karena ini menyangkut alam lu juga nieh. Gua merasa ketakutan".
"Ya kenapa ceritain aja".
"Jadi begini loh,....................... Nah begitulah, dan kejadian nya baru tadi pagi".
"Coba kan lu baek lis, lu ajak komunikasi".
"Lu dodol atau pea atau gimana sih, guaa takut cukk, gimana gua mau komunikasinya coba. Kadang otak lu juga bermasalah sih".
"Dihh, ngapain juga takut. Sekarang juga mana lu takut sama gua? Malah nyaman aja kan lebih akur kan" hmm so cool lah.
"Dihh geer amat lu, ya lu kan udah gua kenal, tapi dia engga lah"
"Hmmm" ucap dia.
"Udahlah sono, gua mau tidur lah. Gua mau istirahat"
Saat alvin pergipun, gua berusaha untuk meremin mata dan mulai tidur. Berjalan nya waktu, bel istrht telah berlalu dan bel pulang pun berbunyi. Guapun balik kekelas dsn membereskan buku. Dan didepan ada pak udin, karena bdan gua agak lemah maka salah satu anak lelaki menggendong gua sampe ke mobil.
"Makasih yaa" ucap gua.
"Ya sama², istirahat dh lu" ujar lelaki itu.
"Ya.. Pak udin jalan, yang cepet ya pak. Saya mungkin harus istirahat, harini saya kurang sehat".
"Ya neng".
Sesampai dirumah pun, gua langsung memasuki rumah dan bergegas memasuki kamar.
Dan saat berbaring di tempat tidur, ada tangan yang menarik kaki gua. Dan gua pun terbangun dan melihat kebwah untuk memastikan nya.
Dan saat melihat kebwah..
**Jenggg jenggg liat apa hayooo?
Hayo dong dilike, comment terus dishare biar temen²/kerabat/pacar/sahabat kamu biar tahu juga. Hayoo cmonn, dan have fun ya gaes.
Selamat membaca :v**