Dream Is Real

Dream Is Real
Kekecewaan melanda ~ eps 29



KEWAJIBAN KU BUKAN HANYA MENCINTAI NYA TAPI TETAP MENJAGA NYA SAMPAI AKHIR HAYAT KU.


Dia...


"Hallo vinn.. hhheee" senyum sinis nya yang tengah bersapa dengan Alvin.


"Haii ladiess" sahut Alvin saat ia datang mendekat nya.


"Haii liss, masih inget guee?" tanya nya sambil membuka masker mulutnya.


Yaa dia sahabat baik nya Lisa , dia mutiara!!


dia teman baiknya Lisa dan sindy.


"Muttt..muttiaraa" ucap gua sambil terbata bata.


"Kenapa liss? kaget liat guee? maaf ya gua gabilang Lo kalau gua udah engga setempat kuliah bareng Lo karena gua ke luar negeri untuk kuliah yang lebih elite!" ujar nya sambil senyum lebar , dan menatap sinis ke gua.


"Taaapiiii kalian kenapa bisa bertemu?!" tanya heran gua.


"Kenapa kita bisa bertemu?" ucap nya Alvin dan menatap mutiara lalu menatap gua kembali.


Flashback on..


"Sinn besok awas ya engga kerjain tugas guee hahahaaa" menatap mutiara ke sindy dan berjalan dialur yang berbeda karena mereka pulang dari sekolah nya saat jam pulang sekolah.


"Iyee byeeee" sahut sindy dan pergi.


"Hadehh tuh anak wkwk" ucap nya sambil senyum.


"Hmmm Lu mutiara ya?!" sahut pria itu.


"Siapa ya? iya gua mutiara dan Lo?" tanya mutiara kepada pria itu.


"Halahh hmm cowo lu ada dirumah sakit karena terkena kecelakaan saat ngejemput lu" ucap nya pria itu dengan menutup sebagian muka nya dengan kerudung jaket dan tersenyum.


renooo? renooo kecelakaan ? jangan sampai dia kenapa-kenapa , gua gamau kehilangan dia. (gumam mutiara dalam hati)


"Eitttt!!!" ucap pria itu sambil menghadang mutiara saat ia ingin pergi menemui kekasihnya itu.


"Awasss!! gua mau ketemu cowo guee!! gua gamau kehilangan dia, dan lo pergi dari hadapan guee!!" ujar mutiara sambil melepas tangan yang dihadangnya.


"Hahaha baru ditipu aja udah merasa kehilangan banget , bagaimana dia diambil orang lain" senyum sinis pria itu.


"Apa Lo bilang?! Lo bohong sama guee!! Lo itu siall ya!! terus apa kata Lo tadi kalau dia diambil orang?!" ucap mutiara sambil menggoyangkan badan pria itu untuk menanti apa yang diomongin nya itu.


"Hooh lu engga tahu?! sebelumnya kenalin gua Alvin dan gua siap bantu loh untuk apapun termasuk bantu mendapatkan kembali orang yang lu sayang sekalipun" sahut Alvin dan memberi salam kepada mutiara lalu pergi begitu aja.


"Apa sih tuh orang bener gajelas banget dan apa ini kertas" ujar mutiara dengan kezal dengan ulah Alvin yang aneh nya itu dan dari kertas itu berisikan nomor telpon mungkin itu nomor nya orang itu.


Dan yang ditunggu-tunggu telah terjadi, Reno membuat janji untuk menemui mutiara ditempat kafe kesukaan mereka berdua.


Lalu Reno membuka obrolan mengenai apa yang terjadi pada nya.


"Hmm lepas mut, dan sekarang aku mau jujur sama kamu sekarang!!" sentak nya dan melepaskan pelukan Lisa dari badan nya.


"Renoo!! kok kamu gitu sih sama aku ,kamu beda . Apa jangan-jangan ... ada wanita lain ya?!" kata mutiara sambil membuat muka nya tambah bete.


"Hehemm gini , mungkin hubungan kita sampai disini aja karena yaa mungkin kita udah ga cocok lagi . Sekarang aku sudah menemukan orang yang ku sayang , orang tua kami pun menyetujui hubungan kami" ucap reno yang membuat mutiara lebih tambah bete.


"Siapa perempuan sial itu?! kumohon aku masih sayang sama kamu dan juga kamu masih sayang sama aku kan renn?" kata mutiara sambil memohon kepada Reno agar Reno tidak berpaling dengan nya tapi itu semua terlambat karena Reno lebih menyukai wanita itu daripada mutiara.


"Maaf liss , aku gabisa pertahankan hubungan ini lagi dan tolong kita tidak


usah bertemu lagi karena hubungan kita


sampai disini" ujar Reno meminta maaf lalu


pergi meninggalkan tempat itu.


Dalam hati mutiara terlalu sakit dan terus menangis tapi ia tidak akan segampang itu menyerah tetapi akan membalaskan perbuatan itu kepada wanita itu.


Suatu saat nanti ia akan tahu wanita itu siapa dan akan membalaskan dendam nya.


***


Suatu hari mutiara dan teman rumah nya sedang makan disebuah restoran, dan untungnya ia dapat membooking bagian depan karena bagian dalam sudah dibooking oleh entah siapa orang nya dan banyak bunga-bunga mawar serta pemain musik mungkin ada pasangan kekasih yang akan kemari.


"Hmm mungkin ada pasangan kekasih yang telah membooking area belakang" sahut teman mutiara itu .


"Mungkin , tapi yaudah lah kita lanjut makan aja .." ujar mutiara. (coba saja reno masih menjadi kekasihnya mungkin itu yang akan Reno lakukan untuk nya)gumam nya dalam hati.


Mutiara pun ketoilet dan tempat nya agak dibelakang tempat yang dibooking oleh sepasang kekasih itu, bunga sudah bertebaran dan ada letusan kembang api lalu ia langsung menghampiri suara itu .


Mutiara pun bahagia melihat kembang api nya sebagus itu dan tiba-tiba menjadi geram saat ia melihat Reno dan wanita itu.


"Maaf ya ren ,gua reflek seneng liatnya " ujar wanita itu.


"oh iya , yaudah kita duduk Lis" ucap reno mengajak Lisa duduk dan makan.


"Lisaa?!!" ucap kaget mutiara saat mengetahui ternyata wanita itu adalah temen nya sendiri bahkan sudah menjadi sahabat baik nya. "Taappiii.. kenapa lisaa? tega Lo liss gara-gara Lo, gua dan Reno harus pisah dan dia lebih syang dan lebih cinta sama Lo" ujar nya menangis dan pergi kembali ketempat ia makan bersama teman nya.


(Tega tega tega.. lohh liss , gua dan Reno harus pisah karena Lo. Dan suatu saat nanti gua bakal balas ini semua liss) gumam nya.


FLASHBACK OFF..


"Kenapa liss?! gara-gara Lo !!! semua garaa garaa Loooo!!! Reno orang yang gua sayang berpaling dari gua dan dia lebih sayang sama Lo!!" ucap teriak mutiara sambil menatap tajam gua dengan mata-mata nya yang berkaca-kaca.


"Tapi mut.. gua juga engga tahu kalau Reno adalah cowo lu dulu dan juga lu engga pernah kasih tau ke kita siapa cowo lu!!" sentak gua dengan nada tinggi.


"Lo gabakal perduli gua punya cowo atau engga karena Lo engga ada sedikitpun perhatian sama guee !! karna Lo dan sindy selalu deket terus , selalu berdua dan asik berdua!! kalau gua kasih tau pun memang kau perduliii!!" sahut nya menatap tajam kembali dan mendongakkan dagu gua dengan telunjuk nya.


"Yaudah vin .. kita tinggal dia disinii , biarkan dia intropeksi diri" ucap mutiara mengajak Alvin keluar.


"Maaf ya sayang , istirahat aja kamu disini" ujar Alvin dan mengiyakan ajakan mutiara lalu pergi mengunci pintu agar wanita disayang nya itu tidak keluar.