Dream Is Real

Dream Is Real
Ada harga yang harus dibayar - eps 37



MELIHAT MU TERSENYUM SAJA , MEMBUAT HATI INI TENANG SEJAHTERA . BEGITU PUN SEBALIK NYA JIKA AKU MELIHAT MU SEDUH , MEMBUAT KU BERPIKIRAN TERUS PADA MU.


---&&&---


{ROLLING PREV}


Saat ia melihat tamu nya , ternyata ..


DHEA!! SI PEREMPUAN ITU!!?


"Mau apa kamu kemari? sudah tak punya malu tapi tetep memberanikan datang kesini" muka jutek nya lisa yang melihat wanita itu datang membuat nya jengkel.


"Tenang dulu lis, yang kamu liat itu hanya salah paham kok dan itu bukan yang kamu pikirkan karena suami mu Reno itu orang baik" ujar nya dan meraih tubuh lisa untuk duduk disebelah nya.


"Apa yang kamu ketahui ? kamu kan wanita yang tak tahu malu yang ingin mengambil suami orang untuk mengambil harta nya kan!!? sentak Lisa dengan muka emosi nya menatap tajam mata Dhea.


"Ok kamu dengerin dulu jadi kejadian yang aku duduk dipangkuan Reno bukan bermaksud untuk menggoda tetapi aku ingin menenangkan diri nya karena selama dikantor aku lihat diri nya memiliki banyak masalah , dan aku disitu ingin menghibur dia tapi tiba-tiba kamu masuk yang membuat salah paham" ujar nya dan menatap mata lisa bermaksud meyakinkan.


"Seperduli nya itu kamu sama suami aku , kalau memang kamu bermaksud hanya buat ngehibur tapi jangan pake pangkuan terus elus pipi segala dan ingat dia udah jadi suami orang, memang kamu tahu apa masalah Reno?!" sambung lisa menegaskan perkataan nya.


"Ok.. asal kamu tahu , perusahaan nya mengalami banyak kerugian besar dan juga kamu sempat keguguran ya? yapz itu yang membuat kamu terlarut dalam kesedihan , dan lupa mengurusi suami mu sendiri. Harus nya kamu sadar saat situasi itu bukan kamu saja yang merasakan tapi suami mu juga!! dan suami mu itu jadi kurang perhatian dari kamu yang ngebuat Reno drop drastis juga . Untungnya aku yang menghibur dia , kamu beruntung memiliki suami seperti Reno!!" ujar dia.


"Ya memang sih , aku juga kurang becus menjadi istri yang baik untuk dia.." langsung terpotong oleh omongan Dhea.


"Nah sekarang kamu harus jadi istri yang baik untuk dia , dan aku sebagai temen yang baik untuk kamu cuman saranin ini buat kamu. Jangan sampai kamu begini , membuat Reno setres dan malah bercinta dengan wanita lain" ujar nya Dhea dan memeluk lisa dengan senyuman licik nya.


"Makasih ya Dhea , gatau lagi baik . Maafin kalau aku salah paham sama kamu" peluk balik dan membuat Lisa tersadar terhadap apa yang harus ia lakukan.


'ok.. sebentar lagi Reno akan berutang budi padaku karena membuat Lisa baik lagi pada nya , aku tidak akan mesia-sia kan moment ini ,lisa sudah percaya pada nya dan kedepan nya akan mudah aku menghasut lisa'


(dalam hati nya dengan senyum licik nya)


___###___###___###___###___


Waktu menunjukkan pagi hari..


Reno pun terbangun dan melihat disebelahnya kalau Lisa mungkin sudah bangun duluan , segera mandi berpakaian dan segera menuju meja makan.


Melihat nya Lisa sedang mengoles roti dengan selai coklat , Reno memeluk dan mencium pipinya .


"Iya pagi juga suami ku, hmm aku tadi udah buat sarapan untuk kamu dikantor jadi kamu jangan lupa lagi , ok" senyum dan menyiapkan makanan untuk suami nya.


"Iya sayang , tapi mau lupa ah biar kamu lupa lagi hahahaa" usil jail Reno membuat nya tidak dapat menahan ketawa nya dan sampai batuk.


"Tuh kan minum , maka nya kalau makan ya makan jangan ketawa dan walaupun kamu lupa aku gamau bawa ke kantor kamu" raut muka senyum lucu istrinya.


"Yahhh yaudah aku berangkat kantor ya sayang" ujar nya mengambil sarapan dan langsung ke kantornya.


Sesampai dikantor .. ia langsung merapikan berkas-berkas dan membuka laptop.


Saat sedang terfokus pada pekerjaan nya , pintu terbuka.


"Pagii Reno sayang" ujar Dhea yang tiba-tiba datang tanpa diundang.


"Ngapain kamu kesini lagi?! aku sibuk jadi kamu bisa pergi dari sini" sentak Reno menyuruh nya pergi.


Tapi tak semudah itu Dhea pergi , malah ia menghampiri Reno dan duduk di meja kerja nya dan menaruh kan kaki nya di paha Reno.


"Apa lagi Dhe!! kamu pergi sekarang!!" sentak Reno dan bangkit berdiri sambil menunjuk arah pintu keluar.


"Kamu jangan lupa , memang istri mu berubah bukan karena kebetulan karena aku yang membuat dia baik kembali pada mu jadi semua itu ada harga yang harus dibayar , semua tidak ada yang gratis sayang" jawab nya menatap dan berjalan memutari meja kerja nya.


"Jadi apa yang kamu mau ?! cepat katakan nominal nya dan kamu harus cepat pergi dari sini!!" sambil mengeluarkan cek dan pulpen dan memberikan kepada nya.


"Aku tidak butuh ini!!" ia langsung membuat cek itu dan langsung memeluk Reno. "Aku hanya butuh kamu , dan aku sayang sama kamu" menahan peluk nya.


"Apa sih , lepaskan sudah lepaskan!! sudah ku bilang jika aku sudah menjadi suami orang dan walaupun aku masih sendiri juga aku tidak menginginkan dirimu menjadi kekasih ku!!" sentak dan melepas pelukan nya.


"Tapi ren..."


---&&&---


JANGAN LUPA DI LIKE , COMMENT DAN DIVOTE YA :)


SEE YOU NEXT EPISODE..