Dream Is Real

Dream Is Real
Penelpon Aneh ~ eps 20



~Alarm pun berbunyi,


dan menandakan pukul 07:00~


Mungkin Harini , gua lari pagii.. udah lama gua ga lari pagi:'


Setelah bangun pun , belum ada yang bangun selain gua. Gua pun segera lari pagi.


"Huff okk gua harus bawa handsfree ok, air putih ok , lap keringet ok. Siyap berangkat" ujar gua.


Sesampai didepan rumah , guapun melangkahkan kaki untuk berlari..


Selama berlari melewati perumahan - perumahan lain nya dan juga melewati taman tapi hanya beberapa orang saja yang lari pagi.


Yang tidak gua inginkan,, setelah melewati taman gua juga harus melewati rumah Reno .. itu lah yang ngebuat gua males . Tapi yasudah dibawa santai aja , belum lama gua melewati rumahnya dan orang yang gua sebut tadipun keluar dari rumahnya ya apalgi kalau bukan buat lari pagi. Guapun tetep fokuskan pandangan kedepan.


"Pagi lisaa" dia menyapa.


"Iya hmm" senyum kecil untuk merespon omongan nya.


"Kenapa sih ,jangan jutek dong Lis" ujar dia agar gua tidak menjudeskan muka gua.


"Siapa juga yang jutek" guapun berenti berlari.


"Loh kenapa berenti?" tanya dia.


"Kalau misal lu niat lari ,lu boleh dluan karena gua males lari bareng lu" sentak gua.


"Loh kan bisa bareng kita lis, dan kamu jangan marah dong" mungut dia.


"Lari duluan ,atau gua yang lari dluan gitu aja!!" kata gua karena gua gamau lari bareng dia karena kejadian kemaren yang ngebuat gua males buat komunikasi sama dia.


"Okk kamu dluan" akhirnya dia mengalah.


"Hmm gua duluan ,dan lu ga boleh ngikutin gua" sentak gua.


*Dan akhirnya pun gua yang dluan , tanpa pikir panjang gua berlari cepat agar tidak beriringan bersamanya. Coba aja sikap dia tidak seperti kejadian kemarin mungkin hari ini gua gabakal bersikap seperti ini sama dia. Tapi kejadian sudah terjadi dan tidak bisa diputar ulang ,karena kejadian itu yang ngebuat gua membenci dia.


Dan sesampai dirumah ,guapun langsung masuk tanpa melihat disekeliling. Saat masuk kerumah pun terlihat ada mama di meja makan*.


"Morning mama, tumben bangun di weekend gini maa" tertawa lepas.


"Mama juga selalu bangun pagi kan liss" sahut mama "Kamu mau makan apa nak, entar mama buatkan" tanya mama.


"Bebas ma , tapi aku mau mandi udah bauu" memeluk mama dan kembali ke kamar untuk mandi setelah lari pagi ini.


"Yaudah sana mandi" sahut mama.


~Guapun mandi dan selesai mandi langsung berpakaian lalu segera turun ke meja makan untuk sarapan bareng si mama~


"Udah ma , udah cantik kan" menjaili si mama.


"Iya kan anak mama mah udah cantik dari lahir ,keturunan dari mama nya dong" sambung si mama dengan pede nya.


"Ehehmm nasi goreng pedes ,tau aja simama aku lagi pengen nasi goreng" senyum dan bangun menghampiri si mama lalu peluk simama dari belakang.


"Iya mama kan tau makanan kesukaan kamu nak" senyum.


Guapun kembali ke tempat duduk dan makan nasi goreng yang dibuat mama, dan nasi goreng mama paling the best se-dunia dan engga ada yang terkalahkan wkwk..


Tapi gua masih kepikiran sireno, gua ga terlalu jahat kan sama dia tadi? tapi yaudahlah salah dia sendiri kemarin dia bersikap aneh juga ke gua dan menilai Alvin yang tidak - tidak.


Suara telpon dari hp pun berbunyi..


"Hallo ini siapa?" sahut gua.


"............................." sunyi tanpa ada suara dari sipenelpon.


"Haloo ini siapa ya , jangan macem - macem sama saya ya.." sentak gua dan langsung mematikan telepon.


"Siapa itu nak?" tanya mama.


"Engga tahu ma , mungkin telpon kesasar" jawab gua.


Dan beberapa menit kemudian telepon dari nomor itu pun menelpon kembali.


"Haloo ini siapa ya , kalau emang gamau ngomong mending gausah nelpon dan sekarang zaman modern jadi kalau gamau ngomong bisa chat kan atau kirim pesan jadii orang mau ngomong juga susah kalau situ nya engga mau ngomong" sentak gua dengan nada tinggi.


"......................................" masih sama seperti tadi , sipenelpon ini pun tidak menjawab.


"Gilaaaa luu ya!!!" sambil meneriaki ke telpon gua dan langsung mematikan nya.


"Siapa si coba mama liat" ujar mama ,dan guapun memberikan hp gua kemama agar simama liat.


"Nieh ma , orang gila nelpon kali nieh. Orang ngomong sama dia nya engga disaut - saut" ujar gua.


" Yaudah kalau nomor ini telpon kamu lagi , jangan kamu angkat lagi karena sekarang - sekarang ini banyak yang nelpon terus si penerima nya dihipnotis dan sipenerima mengikuti permintaan si penelpon jadi kamu harus hati - hati ok" kata si mama.


"Ok maa" guapun melanjutkan makan gua.


*Selesai makan pun gua langsung ke kamar dan rebahan santuy karena ini hari weekend juga engga ada kelas harini jadi gua rebahan santuy aja dikamar.


Dan sambil menyalakan music K-Pop kesukaan gua, gua pun tiduran sambil ngedengerin nya..


Dan 5 menit dari gua rebahan , si penelpon yang tadi nelpon gua itu menelpon gua kembali.. Dan gua ngikutin apa yang diomongin si mama ,untuk mematikan nomor dari sipenelpon itu. Setelah gua matikan , tidak lama dari itu si penelpon menelpon kembali dan begitu terus secara berulang - ulang dan ngebuat gua gelisah. Takutnya ada yang ingin mengerjai gua ,dan ngebuat gua jadi takut but tidak untuk kali ini , gua engga akan takut..


Guapun mematikan telepon gua dan menyalakan lagi dilaptop gua* .


Dan ada suara ketukan pintu...


"Lisaa ini mama , mama masuk ya " kata mama.


" Iya ma , masuk aja" guapun mengiyakan.


"Liss entar mama mau ke salon nieh mau ketemuan sama temen mama jadi kamu ikut ya temenin mama" ucap mama.


"Tapi maa..." dan terpotong oleh ucapan mama.


"Engga ada tapi - tapian ,kamu ikut mama entar jam 4 sorean jadi kamu harus nemenin mama" dan si mama tetep kekeh lalu pergi lagi keluar.


"Hadehh emakk emakk .. nasib lah" pasrah dan tidur sambil nunggu jam 4.


Dan sampai pukul menunjukkan jam 4 ,mama juga udah manggil dia bawa. Guapun bersiap - siap dan guapun langsung kebawah.


" Udah maaa" ujar gua.


"Ok , hmm anak mama cantik juga ternyata".


"Apaan sih ma ,baru butuh aja dipake puji - puji mulu.." pasrah. "Jadi engga ini ma?" tanya gua.


"Iya ayoo" sahut simama.


Berangkat lah menuju ke mall salah satu dikota gua tinggal , disana cukup rame mungkin juga karena malam Minggu kali jadi pada jalan - jalan dimall . Sungguh malang diriqu hanya jomblo seumprit ,tapi juga gua betah lah jomblo jadi apa - apa bebas.


Ok mama mengajak ke salah satu salon pilihan nya , mama dan gua langsung masuk dan si mama menemui temen nya tapi temen nya ga asing diotak gua..


"Mama nya renoo? whatss?!" kaget lihatnya.


"Jangan bilang kalau dia ada disini sama mama nya?" tanya gua.


"Jengg ga lama kan ya nunggu nya" ujar mama gua sambil bersungkem sama mamanya Reno.


"Iya gapapa kan ditemenin sama anak saya jeng si Reno juga" kata mama Reno.


"Hooh iya dimana dia?" tanya mama gua.


(Whats Reno ada disini juga? Dimana dia?)


" Dia lagi ke toilet jeng , biasa lah juga anak laki" kata mama nya.


Tidak lama emak emak mengobrol , tiba datang si Reno dan dia ngeliat gua begitupun sebaliknya gua juga ngeliat dia.


Tak berpikir panjang , gua pun bilang ke mama gua buat izin mau ke tempat Make Up. Sengaja gua izin itu supaya gua bisa terhindar dari dia tapi saat gua pergi pun, dia mengikuti gua dari belakang dan ia meraih tangan gua.


"Kapan sih kamu selesai marah sama aku Lis ,tolong maafin aku tentang kejadian itu" kata dia sambil meminta maaf mengenai kejadian itu.


"Hmmm...." gumam gua


Wahh hayoo lisaa maafin engga ya? atau tetep aja ngebenci Reno karena kejadian itu? atau hati Lisa luluh dan memaafkan Reno?


Komen dibawah ok 👇👇👇


Dan atau tune terus ya -*


Baca juga cerita "SAD LIFE" OK


Jangan lupa di 👍 , di ♥️ , dan juga di 💬


Update story' in @__blackcat14


have fun:v