
Chapter 20
Setelah selesai menjarah Lin Tian pun pergi ke luar kediaman keluarga Wang dan terbang ke atas untuk menghancurkan kediaman keluarga Wang itu.
Tetapi sebelum itu, Lin Tian meminta System untuk memasang pelindung untuk mencegah dampak serangan nya mengenai bangunan lain.
Setelah memasang kubah pelindung, Lin Tian pun langsung mengeluarkan skill nya.
"Jari dewa!" Ucap Lin Tian, kemudian muncul sebuah jari raksasa yang sangat besar turun secara perlahan ke kediaman keluarga Wang.
Saat jari itu menyentuh kediaman keluarga Wang, jari itu pun tiba-tiba meledak dan langsung menghancurkan kediaman keluarga Wang dalam sekejap.
Jikalau tidak di kasih pelindung, mungkin saja ledakan itu akan menyebar seluas ratusan kilometer dan kemungkinan setengah dari ibukota juga akan menghilang.
"Wow! Dahsyat juga ledakannya. padahal aku hanya menggunakan 20% kekuatan skill itu, tetapi sepertinya dampak nya tetap besar." Ucap Lin Tian terkejut dengan kekuatan skill itu.
Orang-orang di kota yang juga melihat kejadian itu juga terkejut dan menganggap orang yang mengeluarkan jurus itu adalah orang yang mengerikan.
Walaupun mereka tidak melihat wujud dari orang yang menghancurkan keluarga Wang, tetapi mereka beranggapan kalau keluarga Wang sudah menyinggung orang yang salah.
*****
Setelah meratakan kediaman keluarga Wang Lin Tian pun pergi dari sana menuju tempat turnamen kultivator, karena dia baru ingat kalau sekarang adalah hari turnamen kultivator di adakan.
Setelah sampai di tempat turnamen kultivator Lin Tian pun langsung masuk kedalam colosseum itu dan duduk di kursi penonton, dan untung nya turnamen itu belum lama di mulai.
Lin Tian pun mengambil tanda nomor pesertanya untuk melihat dia dapat giliran ke berapa.
Saat di lihat ternyata Lin Tian mendapat angka 50 yang dimana itu adalah angka terakhir untuk hari ini, karena turnamen ini dibagi menjadi 2 hari untuk babak pertamanya.
Di hari pertama dari nomor 1-50 dan hari kedua dari nomor 51-100.
*****
"Nomor 5 dan 6!" Ucap wasit, memanggil nomor 5 dan 6 untuk bertarung di ring yang ada di tengah-tengah colosseum.
Tak lama muncul 2 orang pria dari arah berlawanan berjalan dan loncat masuk ke ring itu.
Lin Tian menonton pertandingan itu dan tidak ada peserta yang menarik perhatiannya, hingga giliran nomor ke 30 dan 31.
Lin Tian yang masih menonton pertandingan itupun terkejut saat melihat giliran nomor 30 dan 31.
Nomor 30 dan 31 adalah perempuan melawan perempuan juga, dan salah satu dari perempuan itu ternyata adalah Xue Ying.
'Itu... Itu kan Xue Ying. Berarti "dewi Xue" yang orang-orang maksud adalab Xue Ying ya' batin Lin Tian saat melihat Xue Ying.
Lin Tian pun langsung melihat kembali pertandingan, dan terlihat Xue Ying sudah mengeluarkan jurus-jurusnya yang berelemen Es.
"Jarum Es!" Ucap Xue Ying, lalu muncul jarum jarum es di udara dan melesat ke arah lawannya.
"Pelindung air!" Ucap Qiqi lawan dari Xue Ying, lalu keluar air yang membentuk kubah dan melindungi tubuh qiqi.
Pertarungan itu berlangsung sengit hingga hampir 20 menitan dan dimenangkan oleh Xue Ying.
"Pemenangnya Xue Ying!" Ucap wasit yang mengumumkan pemenangnya.
Setelah itu pertandingan sudah tidak ada yang menarik lagi bagi Lin Tian, hingga akhirnya tiba giliran Lin Tian.
"Nomor 49 dan 50 turun ke ring!" Ucap Wasit, menyuruh nomor 49 dan 50 untuk turun ke Ring.
Lin Tian pun bangun dari tempat duduknya dan turun kebawah.
.....
Saat sudah dekat dengan ring, merekapun loncat kedalam ring secara bersamaan.
"Salam hormat!" Ucap Wasit yang menyuruh peserta untuk saling memberi hormat sebelum bertarung.
Lalu mereka pun saling menangkupkan tangan memberi hormat, lalu saling memperkenalkan diri.
"Perkenalkan namaku Zhao Li, mohon bantuannya" Ucap Zhao Li memperkenalkan diri dengan sopan.
Lin Tian yang melihat sikap sopan Zhao Li pun tersenyum, karena dia tahu Zhao Li adalah tuan muda keluarga Zhao, tetapi dirinya tidak sombong sama sekali.
"Perkenalkan juga nama saya Lin Tian. Mohon bantuannya juga, tuan muda Zhao Li." Ucap Lin Tian yang memperkenalkan dirinya dengan sopan juga.
Lalu Zhao Li pun mengeluarkan pedangnya. "Api membara!" Ucap Zhao Li, lalu muncul api disekitar pedangnya.
Sedangkan Lin Tian hanya memasang kuda-kuda, Zhao Li yang melihat Lin Tian hanya memasang kuda-kuda pun mengira kalau Lin Tian itu seorang kultivator tubuh.
Zhao Li pun berlari kearah Lin Tian untuk menyerang Lin Tian.
Lin Tian yang melihat Zhao Li sudah berlari ke arahnya pun langsung menurunkan kekuatannya agar pertandingan nya menjadi seru.
Setelah menurunkan kekuatannya Lin Tian pun langsung berlari juga ke arah Zhao Li.
Setelah jarak mereka cukup dekat, Zhao Li langsung mengayunkan pedangnya ke arah Lin Tian.
Saat Zhao Li mengayunkan pedangnya muncullah sebuah tebasan api yang melesat ke arah Lin Tian.
Lin Tian pun langsung mengeluarkan elemen air nya. "Water Shield!" Ucap Lin Tian, lalu muncul air yang berbentuk tameng di depan Lin Tian.
Saat tebasan api Zhao Li itu bertemu dengan pelindung air Lin Tian, tebasan itu langsung menghilang bersamaan dengan pelindung air Lin Tian dan berubah menjadi uap yang cukup panas.
Lin Tian pun terus berlari dan setelah jarak yang cukup dekat, Lin Tian langsung melancarkan tinjunya dengan di aliri energi Qi.
Sedangkan Zhao Li mengeluarkan jurus Api Membara nya lagi dan mengayunkan nya ke arah tinjuan Lin Tian.
Saat pedang api itu bertemu dengan tinjunya Lin Tian, disaat itu juga langsung terjadi ledakan yang cukup besar hingga menghancurkan bagian tengah ring.
Penonton yang melihat ledakan itu juga kaget dan penasaran siapa yang akan menang karena ring nya di tutupi asap akibat ledakan tadi, tetapi pononton yakin kalau yang akan menang adalah tuan muda Zhao Li.
.....
Saat asap sudah menghilang terlihat disana ada satu orang yang sedang berdiri dan satu lagi pingsan.
Penonton pun melihat lagi dengan jelas siapa yang sedang pingsan itu, dan ternyata saat di lihat itu adalah Zhao Li.
Sedangkan yang sedang berdiri tegap adalah Lin Tian, wasit yang melihat pertarungan sudah berakhir pun langsung mengumumkan pemenangnya.
Wasit juga tak lupa memanggil petugas medis untuk menyembuhkan/mengatasi luka yang di alami oleh Zhao Li.
Pertandingan pun usai dan turnamen kultivator hari pertama pun juga usai/selesai dikarenakan hari sudah sore menjelang malam.
*****
Lin Tian pun pulang kembali ke penginapan nya untuk beristirahat.
Setelah sampai di penginapannya Lin Tian pun pergi ke kamar nya yaitu kamar VIP no 4, setelah itu Lin Tian pun merebahkan dirinya di atas kasur lalu tertidur.
{Bersambung...}