
Chapter 10
"Terimakasih Tuan muda, telah memberikan kami nama. Kami akan menjaga nama yang tuan muda berikan" ucap mereka berdua berterimakasih pada Lin Tian dengan senang hati.
"Kalau begitu, tugas pertama kalian adalah mencari bukti-bukti kejahatan keluarga Xie!. Dan jangan lupa rekam semua bukti nya di benda ini." Ucap Lin Tian dengan Tegas sambil memberikan sebuah bola kristal perekam yang seblum nya sudah di beli oleh nya.
"Baik, Tuan muda. Kami tidak akan mengecewakan Tuan muda" ucap mereka berdua yang senang karena diberi tugas pertama untuk mereka dan menghilang pergi untuk mengumpulkan informasi.
"Karena mereka sedang melakukan tugas yang kuberikan, lebih baik aku jalan-jalan di kota ini untuk menghilangkan rasa bosan" ucap Lin Tian setelah melihat dua bawahan barunya itu sudah pergi untuk melakukan tugas yang diberikan.
Lin Tian pun keluar kamarnya dan menuruni tangga, lalu Ia berjalan ke arah resepsionis untuk menambah waktu sewa kamar nya menjadi seminggu seharga 175 Koin Emas.
Setelah menambah waktu sewa Ia pun pergi keluar penginapan untuk sekedar berjalan-jalan supaya lebih mengenal kondisi sekitar nya sekarang.
Setelah beberapa menit berjalan, Lin Tian menemukan sebuah bangunan besar berwarna merah dan bercorak emas, dan ada tulisan Paviliun alchemist.
Lin Tian yang melihat itu dia langsung tau dari ingatannya kalau tempat itu adalah tempat penjualan pil dan tumbuhan langka untuk kultivasi maupun non-kultivasi.
Lin Tian yang melihat tempat itu, dia langsung berjalan kesana untuk mencoba menjual pil tingkat Tinggi. Karena Lin Tian penasaran berapa harga pil setingkat itu.
Lin Tian pun sudah berada di dalam paviliun dan langsung berjalan ke tempat resepsionis untuk menjual pil.
"Permisi!, apakah saya bisa menjual pil?" Tanya Lin Tian pada resepsionis itu.
Resepsionis itu yang lagi terpana akan ketampanan Lin Tian langsung tersadar saat mendengar seseorang yang tak lain adalah Lin Tian.
"Ehh, bi-bisa tuan. Memang nya tuan mau menjual pil tingkat apa?" Tanya resepsionis yang awal nya masih tergagap saat melihat Lin Tian dan langsung bersikap profesional.
"Emm... sebentar" ucap Lin Tian yang kemudian memasukkan tangannya ke kantong yang ada di celana nya dan berkata dalam hati.
'Hey System, tolong belikan 20 pil tingkat Tinggi, dan langsung taruh beberapa di kantong ku.' Ucap Lin Tian dalam hati.
[Ting!]
[Membeli 20 pil tingkat tinggi memakan 1.500.000 PS. Sisa PS adalah : 1.161.503.990 PS]
Setelah mendengar suara System dia langsung merasakan sebuah benda yang ukuran nya satu genggaman tangan nya.
Merasakan itu Lin Tian pun langsung menarik benda itu yang ternyata berupa botol giok dengan 5 pil tingkat Tinggi di dalam nya.
Resepsionis yang melihat sebuah botol giok yang sangat mewah yang di dalam nya terdapat 5 pil dan dikeluarkan oleh pemuda itu pun penasaran pil tingkat berapa itu sebenarnya, kemudian Ia mendengar suara pemuda itu lagi.
"Emm, ini di dalam nya terdapat 5 pil penempa tubuh tingkat tinggi" ucap Lin Tian menjelaskan pada resepsionis itu.
"Pil tingkat tinggi!!" Teriak Resepsionis yang mendengar perkataan Lin Tian terkaget, karena pasalnya pil tingkat tinggi itu jarang ada yang bisa membuat nya, tetapi resepsionis masih belum terlalu percaya.
"Maaf tuan, apakah tuan bisa menunggu sebentar saya ingin memanggil manajer saya dulu" ucap resepsionis itu pada Lin Tian yang langsung dibalas oleh Lin Tian, "Ya, baiklah. Jangan lama-lama".
Setelah mendengar jawaban Lin Tian, resepsionis itu pun langsung pergi ke tempat manajer yang berada di lantai tiga, dan memberitahu tentang seorang pemuda yang menjual pil tingkat tinggi itu pada manajer nya.
Manajer paviliun yang mendengar perkataan karyawan nya pun langsung berdiri dan menyuruh karyawan nya itu mengantarkan dirinya kepada pemuda yang menjual pil tingkat tinggi itu.
Setelah sampai dilantai satu karyawan nya langsung menunjuk seorang pemuda yang sedang menunggu di depan meja resepsionis. Setelah di beri tahu, manajer itu pun berlari ke arah pemuda itu.
"Maaf tuan, apakah tuan yang ingin menjual pil tingkat tinggi?" Tanya manajer itu kepada seorang pemuda.
"Iya, saya lah yang ingin menjual pil tingkat tinggi. Tapi, kamu itu siapa?" Ucap Lin Tian menjawab sekaligus bertanya.
"Perkenalkan nama saya Lan Zhan, saya adalah manajer disini." Ucap Lan Zhan memperkenalkan diri nya.
"Perkenalkan juga nama saya Lin Tian. Jadi apakah bisa saya menjual pil tingkat tinggi ini?" Ucap Lin Tian yang memperkenalkan diri, juga bertanya kepada Lan Zhan.
"Tentu saja bisa, tetapi lebih baik kita keruangan saya untuk membahas nya lebih lanjut." Ucap Lan Zhan mengajak Lin Tian untuk ke ruangan nya untuk membahas hal tersebut, yang kemudian berjalan ke ruangan nya, dan diikuti oleh Lin Tian.
Setelah sampai di ruangan nya, Lan Zhan menyuruh Lin Tian untuk duduk terlebih dahulu yang disusul oleh dirinya.
"Jadi bisakah kita lanjutkan tentang yang tadi, Tuan Lan." Ucap Lin Tian kepada Lan Zhan untuk melanjutkan tentang hal yang tadi.
"Tentu saja bisa, Tuan Lin. Tetapi, bisakah saya melihat nya terlebih dahulu." Ucap Lan Zhan.
"Tentu saja bisa,Tuan Lan." Ucap Lin Tian dan kemudian mengeluarkan sebuah botol dan menyerahkan nya pada Lan Zhan. "Ini.. Pil nya berada di dalam botol." Ucap Lin Tian sambil menyerahkan sebuah botol giok.
"Pil ini kalau di jual bisa laku keras!" Ucap Lan Zhan sangat senang dan bertanya kepada Lin Tian. "Tuan Lin, apakah anda punya pil pil yang lainnya lagi?" Tanya Lan Zhan kepada Lin Tian dengan semangat.
"Emm.. Sebentar" ucap Lin Tian. 'Hei System, pil apa aja yang kau belikan tadi?' Tanya Lin Tian pada System lewat pikiran.
[Ting!]
[Tadi System membelikan 5 pil penempa tubuh tingkat tinggi, 5 pil pemanjang umur tingkat tinggi, dan 10 pil pembangun fondasi tingkat tinggi]
"Saya punya 5 pil pemanjang umur tingkat tinggi, dan 10 pil pembangun fondasi tingkat tinggi." Ucap Lin Tian menjawab pertanyaan Lan Zhan tadi.
"Ooh, bagus sekali. Tuan Lin, saya akan beli semua dengan harga 13.5 juta Koin Emas. Deal?" Ucap Lan Zhan, ingin langsung membeli seluruh pil nya Lin Tian.
"Deal!, kalau begitu ini dia sisa pil nya." Ucap Lin Tian, lalu memberikan 15 pil lainnya.
"Baiklah Tuan Lin. Ini, uang nya ada di dalam nya" ucap Lan Zhan sambil memberikan sebuah cincin kepada Lin Tian.
Lin Tian langsung mengambil cincin itu dan mengecek nya. "Oke, sudah pas. Kalau begitu aku pamit dulu." Ucap Lin Tian sambil berdiri ingin pamit pergi tapi di tahan oleh Lan Zhan.
"Tunggu dulu" ucap Lan Zhan menahan Lin Tian lalu mengeluarkan sebuah kartu. "Bawalah ini, Tuan Lin. Jika tuan Lin ingin menemui ku, tuan Lin bisa datang kesini dan gunakan kartu itu. Dan tuan Lin juga bisa mendapat diskon jika berbelanja disini." Ucap Lan Zhan memberi sebuah kartu sambil menjelaskan panjang lebar.
Lin Tian yang tahu kalau Lan Zhan menjalin kerja sama dengan nya pun menerimanya. Setelah nya ia pun pamit, dan pergi dari sana.
Setelah keluar dari paviliun itu, Lin Tian pun lanjut berkeliling kota hingga sore menjelang malam.
Melihat kalau hari sudah mau malam, Lin Tian berniat balik ke penginapan untuk istirahat dan ingin mendengar apa saja informasi yang telah didapatkan oleh dua bawahan nya.
Tetapi saat dalam perjalanan ke penginapan, Lin Tian mendengar suara orang yang sedang beradu pedang.
Mendengar itu, Lin Tian pun penasaran dan langsung ketempat asal suara itu yang berada di luar gerbang.
Saat sampai di asal suara itu, Lin Tian yang sedang berada di atas pohon melihat seorang gadis yang cantik sedang bertarung dengan dua orang pria yang lebih kuat darinya
Lin Tian yang melihat itu pun langsung turun untuk membantu gadis itu.
Tap!
Mendengar sebuah suara, mereka yang sedang bertarung langsung mengalihkan pandangan ke asal suara tersebut.
Setelah mengalihkan pandangan ke asal suara tersebut, mereka melihat seorang pemuda berdiri disana yang tak lain adalah Lin Tian. Dua pria yang menyerang gadis itu pun heran.
"Seorang bocah ngapain disini?!!" Ucap salah satu dari pria itu dengan mengintimidasi.
"Aku ingin membantu gadis cantik yang ada di sana" ucap Lin Tian sambil menunjuk ke arah gadis yang sedang di serang tadi.
"Hahahaha!!, kau bocah lemah ingin membantu gadis itu, HAH?!!!" Ucap salah satu pria tadi dengan nada meremehkan saat melihat ranah kultivasi Lin Tian yang hanya jalan kesengsaraan.
"Bunuh dia!, aku yang akan mengurus gadis itu." ucap pria A menyuruh pria B.
Pria B yang mendapat perintah pun langsung menyerang Lin Tian. Tetapi sayangnya serangan yang ia lakukan terus di hindari oleh Lin Tian.
"Bajingan!, berhenti lah menghindar!!" Ucap pria B dengan nada tinggi kepada Lin Tian tetapi tidak di dengarkan oleh Lin Tian.
Lin Tian yang bosan terus menghindar pun langsung berpindah tempat secara instan ke belakanng si pria B itu dengan element ruang nya dan langsung menebas leher pria B itu dengan element angin nya.
Setelah menebas lehernya, Lin Tian pun menangkap kepalanya dan melemparkan nya ke pria A yang sedang bertarung dengan gadis itu.
Si pria A yang sedang bertarung melihat kepala temannya menggelinding di depan kaki nya pun marah dan langsung mengeluarkan aura kultivasi nya.
gadis itu yang kultivasi nya di bawah si pria A pun sempat memuntahkan seteguk darah dan langsung mengeluarkan auranya untuk bertahan dari aura si pria A itu.
Pria A itu pun mengalihkan pandangan nya kepada Lin Tian dan langsung menyerang nya.
Tetapi semua serangan nya dihindari dengan mudah, Lin Tian yang tidak ingin berlama-lama pun langsung menebas leher pria itu sambil menghindari serangan nya.
Gadis itu yang melihat Lin Tian sudah membunuh dua pria tadi pun langsung berterimakasih kepada Lin Tian. "Terimakasih sudah menyelamatkan saya, Tuan." ucap gadis itu berterimakasih kepada Lin Tian.
{Bersambung}