Cultivation System

Cultivation System
Chapter 13 : Berbicara dengan ibu! | Tentang Tubuh Dewa Naga.



Chapter 13


'Baiklah' batin Lin Tian, lalu menarik nafas dalam dan menghembuskan nya dan berbicara kepada cermin itu.


"Halo ibu, ini aku Lin Tian" ucap Lin Tian kearah cermin itu.


Di sisi lain...


Di dalam suatu ruangan ada seorang wanita terbaring di ranjang karena sakit dan terus-menerus menangis sambil menyebutkan nama seseorang, yaitu Lin Tian.


Lalu tiba-tiba ada suara yang berasal dari kepalanya. "Halo ibu, ini aku Lin Tian", lalu wanita itu yang mendengar suara seorang laki-laki menyebutkan nama Lin Tian pun mencoba berbicara ke suara itu.


"Lin Tian, apakah itu benar-benar kamu?" Ucap wanita itu kepada suara tadi yang merupakan suara nya Lin Tian.


Lin Tian yang melihat ibunya berbicara kepada nya pun langsung menjawab. "Iya, ini aku Lin Tian" ucap Lin Tian kepada wanita itu.


Lalu wanita itu pun berbicara lagi, "Tapi dimana kamu nak?, ibu tidak melihat mu" ucap wanita itu yang perlahan berhenti menangis.


Lin Tian yang mendengar pertanyaan itu pun langsung menjawab. "Mungkin ibu tidak bisa melihat ku, tetapi aku bisa melihat ibu dari tempat ku." Ucap Lin Tian kepada wanita itu, sambil ter-isak tangis.


"Saat ini aku berada di suatu tempat di alam fana, jadi aku mohon untuk ibu cepat sembuh dan jangan terlalu mengkhawatirkan ku. Karena aku baik-baik saja disini" lanjut Lin Tian, memberi tahu keadaannya dan meminta ibunya untuk jangan mengkhawatirkannya.


"Apakah kamu benar-benar baik-baik saja, Nak?" Tanya ibunya Lin Tian yang tetap khawatir kepada anak nya.


"Iya bu, aku baik-baik saja disini. Jadi aku harap ibu juga jangan terlalu mengkhawatirkan ku supaya ibu cepat sembuh" ucap Lin Tian dengan lembut kepada ibunya.


"Jadi ibu tunggu saja aku di alam dewa, nanti aku akan datang kesana secepatnya." Ucap Lin Tian kepada ibunya.


Ibunya yang mendapat jawaban dari anak nya pun senang saat mendengar keadaan nya baik-baik saja. "Baiklah nak, ibu akan menunggu kamu disini. Ibu harap kamu juga sehat-sehat disana" ucap ibunya Lin Tian yang perlahan mulai berhenti menangis.


Lalu Lin Tian pun mengobrol dengan ibunya yang bahagia karena mengetahui anak nya masih sehat, dan tak terasa sudah 10 menit mereka mengobrol.


"Sepertinya waktu ku sudah habis bu, aku harap ibu menepati janji ibu untuk jangan terlalu mengkhawatirkan ku supaya ibu tidak sakit" ucap Lin Tian, saat waktunya habis dan sudah mau berpisah lagi dengan ibunya.


"Apakah tidak bisa lebih lama lagi nak?" Ucap ibunya yang agak sedih karena sudah mau berpisah lagi dengan anaknya.


"Tidak bisa bu, aku menghubungi ibu itu butuh energi yang banyak. Dan sepertinya energi ku sudah mau habis" ucap Lin Tian memberi tahu kepada ibunya, yang sebenarnya sedih juga.


"Begitu ya, kalau begitu ibu akan selalu menunggu mu disini nak. Jangan lupa jaga kesehatan ya, nak" ucap perpisahan ibunya kepada Lin Tian.


"Iya bu, ibu juga jaga kesehatan, dan jangan sampai sakit karena terlalu mengkhawatirkan ku lagi" ucap Lin Tian dengan mata lembab kepada ibunya.


Lalu cermin itu pun pecah menjadi debu dan terbang dibawa angin.


"Ibu... Tunggu lah aku, aku akan kesana secepatnya" gumam Lin Tian dengan sedih.


Entah kenapa, walaupun dia bukan ibu asli nya Lin Tian yang sekarang. Tetapi saat melihat ibu nya, Lin Tian merasa seperti sangat dekat dengan ibunya yang terlihat mirip dengan ibu lamanya yang di bumi.


Lalu, tersadar kalau dia berada ditempat yang berbeda. Dia kaget dan ingin menanyakan kepada dua bawahannya, tetapi dua bawahan nya juga tidak ada.


"Hey! Qing Long! Bai Hu! Dimana kalian?!" Ucap Lin Tian memanggil Qing Long dan Bai Hu sambil berteriak.


Tak lama setelah berteriak, tiba-tiba muncul 2 orang pria di depan Lin Tian. "Kami disini, tuan muda!" Ucap keduanya dengan sopan dan tegas.


Lalu Bai Hu yang sangat penasaran kenapa tuan nya tadi menangis pun memberanikan dirinya untuk bertanya.


"Maaf lancang tuan muda, tapi bisakah tuan muda memberi tahu mengapa anda tadi menangis sedih?" Ucap Bai Hu, bertanya kepada Lin Tian dengan sopan.


"Ah! Tidak, hanya saja aku teringat dengan keluarga ku" jawab Lin Tian, memberi tahu kepada Bai Hu yang awal nya tersentak karena dia tak menyangka kalau bawahan nya itu melihat nya menangis.


"Oh iya, bicara nya jangan terlalu formal! Karena kurang enak di dengar nya." Ucap Lin Tian meminta mereka untuk jangan terlalu formal.


"Baiklah, jika itu yang tuan muda mau" jawab mereka berdua, lalu mereka pun berdiri dan mencoba untuk berbicara seperti biasa saja kepada Lin Tian.


"Baiklah waktunya kita kembali ke penginapan, karena sudah mau malam" ucap Lin Tian, lalu mereka pun berjalan ke arah penginapan untuk beristirahat.


Setelah sampai di depan penginapan mereka langsung saja masuk, dan seperti biasa orang tampan selalu mendapat perhatian dari orang sekitar, terutama dari perempuan.


Saat sudah sampai di dalam, Lin Tian berjalan ke arah resepsionis untuk memesan dua kamar lagi. Karena tidak mungkin kan mereka tidur bertiga, nanti jadi nya g*y.


"Nona, pesan dua kamar untuk orang di belakang ku" ucap Lin Tian memesan dua kamar untuk Qing Long dan Bai Hu.


"Baik tuan, tolong tunggu sebentar" ucap resepsionis itu, lalu mengecek list kamar yang masih ada 2 kamar lagi.


"Tersisa kamar VIP no 5 dan 6 saja, tuan" ucap resepsionis itu, memberitahu kamar yang tersisa kepada Lin Tian.


"Baiklah, aku pesan dua kamar itu selama 3 hari." Ucap Lin Tian tanpa ragu langsung memesannya.


"Baiklah tuan, totalnya 10 koin emas tuan" ucap Resepsionis itu, memberitahu total harga yang harus di bayar. (Ini aku murahin, karena sepertinya harga yang sebelumnya terlalu mahal)


Setelah mendengar itu Lin Tian pun langsung mengambil 15 koin emas dan memberikannya kepada resepsionis itu.


"Maaf tuan, uang nya kebanyakan" ucap resepsionis itu saat menyadari uang yang di berikan kebanyakan.


"Tidak apa, sisanya buat mu saja" ucap Lin Tian lalu mengambil kunci kamar nya yang sudah di sediakan di atas meja lalu pergi ke lantai 2.


"Terimakasih tuan!" Ucap resepsionis itu, senang karena mendapat uang tips.


Saat sampai di lantai 2, Lin Tian memberikan masing-masing kunci ke Qing Long dan Bai Hu, dan menyuruh mereka masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


Lalu Lin Tian pun masuk ke kamar nya dan ingin langsung beristirahat, tetapi sebelum istirahat dia teringat kalau selama 1 - 2 harian dia belum check status nya dan memutuskan untuk men-check nya.


"Check STATUS" ucap Lin Tian dengan nada sedang.


[ STATUS ]


[ Nama : Lin Tian ]


[ Umur : 18 Tahun ]


[ Gender : Laki Laki ]


[ Ras : Manusia ]


[ Level/Ranah : Jalan Surgawi *2 (< Fake) Saint *7 ( ?%/100% ) ]


[ Tipe Tubuh ↓ ]


∅ Tubuh Astral


∅ Tubuh Dewa Naga ( 5%/100% )


∅ Tubuh Kaisar Element


∅ Tubuh Asura's


∅ Tubuh Kekosongan


[ Skill ]


> Jutaan Pedang Pembelah Langit ( Kuno )


> Infinite Blade's ( Surgawi )


[ Element ]


∆ Element Air (100%), Element Api (100%), Element Es (100%), Element Petir (100%), Element Kayu (100%), Element Angin (100%), Element Cahaya (100%), Element Kegelapan (100%), Element Ruang dan Waktu (100%)


[ Senjata ]


° Dual Heavenly Sword ( Surgawi )


° Pedang Raja Neraka ( Dewa )


[ PS : -]


[ PP : 10.000.000 ]


[ EK : 2.000.000 ]


[ Kekayaan : 23.500.730 Koin Emas]


[ Penyimpanan ]


• Kartu Bawahan ( True God )


• Voucher Diskon 80%


• Voucher 100× Exp ( 1 hari )


[ SHOP » ]


[ UPGRADE » ]


[ VERSION : 1.0 ]


"Hmm, sepertinya ada beberapa perubahan. Hanya tubuh dewa naga saja yang tidak ada perubahan, bagaimana cara menaikan nya?" Ucap Lin Tian, lalu berpikir, tetapi tidak menemukan cara nya.


"Huft... Lebih baik kutanyakan pada System besok, untuk sekarang aku akan beristirahat dulu" ucap Lin Tian lalu berbaring tidur.


Di pagi harinya...


"Hoaamm... Sudah pagi keliatannya" ucap Lin Tian sambil menguap, lalu dia bangun dan merentangkan tangan nya.


"Mandi lah, sudah beberapa hari aku tidak mandi" ucap Lin Tian, lalu berdiri dan berjalan menuju kamar mandi pribadi yang ada di kamar nya.


10 menit kemudian...


Setelah 10 menit Lin Tian akhirnya keluar dari kamar mandi, lalu dia mengambil baju nya dari inventory System dan memakai baju nya.


Setelah memakai baju, Lin Tian teringat tentang tubuh dewa naga yang semalam tak ada perubahan dalam persenan nya.


"Oh iya! System, bagaimana cara untuk menaikkan persenan tubuh dewa naga?" Tanya Lin Tian kepada System, karena teringat tentang tubuh dewa naga yang semalam.


[Cara menaikkan nya adalah dengan berlatih di ruangan yang System sediakan]


"Dimana ruangan itu System?" Tanya Lin Tian, bingung karena dia tidak tahu dimana ruangan itu.


[Tuan harus menaikkan level System hingga level 3 dan ruangan itu baru terbuka]


"Menaikkan level System? Tapi, menaikkan nya dengan apa?" Tanya Lin Tian, heran sekaligus bingung.


[Dengan menggunakan PS yang sudah di tentukan, maka System akan upgrade level]


"Yah, apakah tidak bisa melatih nya disini?" Tanya Lin Tian saat mendengar kalau upgrade nya memakai PS, sedangkan dia tidak punya PS lagi.


[Tidak bisa! Karena itu sangat berbahaya]


"Berbahaya? Tapi, kenapa berbahaya?" Tanya Lin Tian, bingung karena dia cuma ingin melatih tubuh dewa naga nya, tapi System bilang berbahaya.


[Karena sebenarnya dengan terbuka nya 5% dari tubuh dewa naga, tubuh tuan bisa mengimbangi tubuh orang yang ranah nya 3 ranah di atas tuan]


[Dan jika tuan melatih nya di alam fana ini, kemungkinan alam fana ini akan mengalami guncangan kecil karena tidak mampu menahan kekuatan tubuh dewa naga nya tuan]


Lin Tian yang mendengar besar nya kekuatan tubuh dewa pun ternganga tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari System nya.


Lalu mau tak mau, akhirnya Lin Tian pun menurut saja kepada System nya.


Lin Tian pun keluar kamar dan pergi ketempat Qing Long dan Bai Hu untuk memanggil mereka keluar, karena ingin sarapan.


{Bersambung...}


*oh iya, kan ada yang bilang "upload yang cepet dong thor" atau "double up dong thor" gitu.


*maaf banget ya temen-temen aku gak bisa up cepet atau double up.


*tapi aku usahain untuk upload 1 chapter/hari nya, soalnya otakku lagi lemot.