Cultivation System

Cultivation System
Chapter 14 : Mendaftar di Turnamen Kultivator!



Chapter 14


"Hey Qing Long, Bai Hu. Bangun! Ayo kita sarapan!" Ucap Lin Tian sambil mengetok-ngetok pintu kamar mereka.


Tak lama kemudian pintu kamar mereka pun terbuka dan menampilkan 1 orang pria dari masing-masing kamar.


"Ayo kita sarapan di bawah, karena aku ingin makan" ucap Lin Tian mengajak mereka turun ke lantai bawah untuk sarapan.


"Baik, tuan muda" ucap Qing Long dan Bai Hu secara bersamaan.


Lalu mereka pun turun ke lantai bawah....


Saat sudah sampai di lantai bawah, langsung saja mereka duduk di tempat yang kosong dan memanggil pelayan untuk memesan makanan.


"Pelayan!" Ucap Lin Tian dengan sedikit berteriak sambil menepuk tangan nya, memanggil pelayan untuk memesan makanan.


Tak lama pelayan pun datang. "Iya tuan, mau makan apa?" Ucap pelayan itu dengan sopan sambil menyerahkan menu nya.


"Saya pesan tiga makanan terbaik yang ada di penginapan ini" ucap Lin Tian dengan lantang, menjawab pertanyaan pelayan tadi.


"Baik tuan, tolong tunggu sebentar" ucap pelayan itu lalu pergi untuk menyiapkan pesanan nya Lin Tian.


Sambil menunggu pesanannya datang, Lin Tian mencoba untuk mendengarkan obrolan orang-orang di sekitarnya.


Hasilnya mengecewakan karena tidak ada yang menarik menurutnya, tetapi ada satu obrolan antara dua pria yang lumayan menarik menurut nya.


"Hei apa kau dengar, katanya turnamen antar kultivator muda yang akan datang dalam waktu 3 hari lagi" ucap pria A ke pria B.


"Iya aku pernah dengar, sayang sekali kita bukan kultivator. Padahal hadiah nya itu lumayan besar" ucap pria B yang cukup menyayangkan takdir nya.


"Tapi apa kau tau dimana acara itu diadakan?" Ucap pria A bertanya kepada pria B.


"Hmm, kalau ga salah. Tempat nya itu berada di dekat istana kekaisaran." Ucap pria B menjawab pertanyaan dari pria A.


𝘗𝘖𝘝 𝘓𝘪𝘯 𝘛𝘪𝘢𝘯...


"Hmm, turnamen kultivator muda ya? Lebih baik aku ikut untuk menghilangkan rasa bosan." Ucap Lin Tian dengan pelan.


Beberapa menit kemudian...


Akhirnya pesanan Lin Tian pun datang, Lin Tian langsung saja melahap makanannya dan di susul oleh Qing Long dan Bai Hu.


Setelah selesai makan, Lin Tian langsung memanggil pelayan lagi untuk mentotal harga makanan nya.


"Pelayan!" Ucap Lin Tian dengan nada agak tinggi supaya di dengar oleh sang pelayan.


Tak lama pelayan pun datang, "iya ada apa tuan?" Tanya si pelayan kepada Lin Tian.


"Tolong di total harga nya" ucap Lin Tian kepada pelayan itu.


Lalu pelayan itu pun menghitung total harga makanan Lin Tian.


"Total nya 18 koin emas, tuan" ucap pelayan itu, memberitahu total harga nya.


"Tunggu sebentar..." Ucap Lin Tian sambil pura pura mengorek kantung nya untuk mengambil uang nya, lalu memberikan nya ke pelayan tersebut.


Setelah membayar Lin Tian pun pergi dari sana, menuju ke tempat turnamen kultivator muda yang nanti akan di adakan.


[][][][][][][][]


Sesampai nya di sana Lin Tian langsung melihat sebuah bangunan yang besar dan berbentuk seperti colosseum, dan Lin Tian juga melihat banyak kultivator mengantri disana.


"Hmm... Sepertinya itu tempat daftar nya" gumam Lin Tian sambil melihat tempat dimana para kultivator mengantri.


"Hei Qing Long, Bai Hu. Apakah kalian ingin ikut turnamen itu bersamaku?" Tanya Lin Tian kepada Qing Long dan Bai Hu.


"Kami tidak mau, tuan muda. Karena sepertinya acara itu akan membosankan kalau kami ikut" ucap Bai Hu, menolak tawaran Lin Tian.


"Oh begitu, baiklah kalau kalian tidak mau" ucap Lin Tian, lalu dia pergi ke tempat antrian karena dia ingin ikut turnamen sekalian melihat orang terkuat di turnamen itu nanti, selain Lin Tian.


1 jam kemudian...


Setelah 1 jam akhirnya giliran Lin Tian tiba, Lin Tian di suruh menaruh tangan nya di atas sebuah bola yang sepertinya itu adalah bola yang bisa mengetahui ranah kultivasi seseorang.


Setelah pengecekkan ranah, Lin Tian di suruh untuk menulis formulir yang isi formulir nya seperti orang mau masuk sekolah.


Setelah mengisi formulir, Lin Tian di berikan semacam tanda nomor peserta yang akan ikut turnamen nanti.


Setelah selesai mendaftar, Lin Tian langsung berbalik dan pergi ke tempat Qing Long dan Bai Hu.


"Ehh! Kemana mereka? Kok hilang!!" Ucap Lin Tian, saat sampai di tempat nya Qing Long dan Bai Hu berdiri tadi, tetapi tiba-tiba di mendengar seseorang memanggilnya.


"Tuan muda! Kami disini!" Teriak Qing Long dan Bai Hu sambil melambaikan tangan, orang-orang yang melihat mereka itu merasa aneh dengan kelakuan mereka.


Lin Tian pun menengok ke arah suara tersebut dan menemukan 2 pria yang ternyata adalah Qing Long dan Bai Hu.


Lin Tian pun sampai di tempat mereka dan menanyakan sesuatu, "Hey, kalian kenapa pindah tempat?" Tanya Lin Tian yang heran.


"Umm... Kami tidak pindah tempat, tuan muda. Tuan muda saja yang keliru" ucap Qing Long menjawab pertanyaan Lin Tian.


"E-ehh! Be-begitu ya, hehe." Ucap Lin Tian dengan sedikit malu dan tertawa canggung, karena mengetahui kalau diri nya lah yang keliru.


"Ya-yasudah, ayo kita kembali" ucap Lin Tian, mengajak mereka untuk kembali dan di balas anggukan oleh mereka.


Lalu mereka pun berjalan ke penginapan, tetapi saat dalam perjalanan kembali, Lin Tian tiba-tiba terpikirkan sesuatu dan menanyakan nya kepada System.


'Hey System, apakah di hutan monster tempat aku spawn dulu Ada semacam harta karun gitu?" Tanya Lin Tian pada System.


'Karena hutan monster kan luas. Masa iya, gak ada apa-apa nya' lanjut Lin Tian yang masih berjalan ke arah penginapan nya.


[Ting!]


[Disana tidak ada harta karun, tuan]


Lin Tian yang tadi nya berharap langsung lesu saat mendengar jawaban System, tapi saat mendengar perkataan System yang kedua kalinya, dia jadi kembali ceria.


[Tapi disana ada hewan tersembunyi yang belum menetas, dan hewan itu juga sangat kuat]


'Hewan tersembunyi? Dimana tempat itu? Dan seberapa kuat hewan itu?" Tanya Lin Tian secara beruntun kepada System.


[Ya, Tuan]


[Hewan itu berada di tempat yang sangat dalam di hutan monster]


[Kalau untuk kekuatannya, lebih baik tuan cek sendiri]


[Karena System yakin tuan pasti suka dengan hewan itu]


'Uhh, kau bikin penasaran saja. Tetapi di dalam hutan ya, baiklah nanti aku akan kesana' batin Lin Tian yang penasaran dengan hewan itu.


Mereka pun sampai di penginapan...


Saat sampai di penginapan Lin Tian melihat hari masih siang menjelang sore pun berniat untuk jalan-jalan dulu.


"Hmm... Lebih baik aku jalan-jalan dulu, karena hari juga masih terang. Sekalian ke tempat hewan yang dimaksud System." Ucap Lin Tian yang berniat untuk jalan-jalan sekaligus mencari hewan yang di maksud System.


"Qing Long, Bai Hu. Kalian duluan saja aku ingin jalan-jalan dulu" ucap Lin Tian, menyuruh Qing Long dan Bai Hu untuk pergi ke penginapan duluan.


Qing Long dan Bai Hu pun hanya menurut saja, karena mereka pikir tidak ada orang di alam fana ini yang lebih kuat dari tuannya.


Lin Tian pun berbalik dan pergi jalan-jalan...


Lin Tian pun berniat menuju ke tempat makan waktu pertama kali dia datang di ibu kota.


. . . .


Setelah sampai di depan restoran tersebut, Lin Tian langsung masuk kedalam dan duduk di kursi kosong lalu memesan makanan.


"Hey, pelayan!" Ucap Lin Tian dengan sedikit teriak sambil tepuk tangan 2 kali.


Tak lama pelayan pun datang, "iya... Mau pesan apa tuan?" Tanya pelayan itu kepada Lin Tian sambil memberikan kertas menu.


"Umm... Aku pesan yang ini." Ucap Lin Tian sambil menunjuk ke arah makanan yang paling mahal.


"Baik, mohon tunggu sebentar" ucap pelayan itu sambil mengambil menu nya kembali dan pergi untuk menyiapkan pesanan.


Lin Tian pun menunggu selama beberapa menit, karena pesanan nya lagi di siapkan.


Saat sedang menunggu Lin Tian tak sengaja mendengar obrolan antara 3 pria yang sedang membahas tentang turnamen kultivator yang nanti akan di adakan.


"Hei.. Apakah kau mendengar kabar turnamen yang akan di adakan itu?" Tanya pria A ke pria B dan C.


"Aku tidak mendengar kabar apapun" ucap pria B sambil menggelengkan kepala.


"Aku mendengar kabar kalau dewi kita akan ikut turnamen itu!" Ucap pria C dengan sangat senang.


"Ouh, apakah benar dewi kita akan ikut turnamen itu? Kalau iya, kita harus menonton nya!" Ucap pria A yang juga sangat senang.


'Dewi? Siapa itu?' Batin Lin Tian bertanya-tanya saat mendengar "kata dewi kita".


{Bersambung...}


*kalo ada kritik atau saran komen aja ya temen temen-temen nanti ku baca kok👍