Catchers

Catchers
Proposal Fiance ended



" Jeaz sangat berbakat. " Bella dengan singkat. Bella tidak suka ada orang mendekati Jeaz atau berbicara bersamanya.


Ver langsung mengerti dan Freya mendatanginya.


" Apa ini langkah pertamamu untuk menjadi Calon Pewaris? " Freya yang menanyakannya tanpa ragu-ragu. Terkadang, Freya memang sedikit tidak memikirkan perasaan orang.


" Freya! Aku tidak bisa mengikuti kelas renang karena, suatu alasan. Biasanya, hukuman apa yang didapat? " Ver yang pasrah akan kondisinya. Ver tidak mau dan tidak akan pernah ingin orang tahu soal bekas lukanya.


" Aku tidak sangka kamu tidak bisa berenang. Hukumannya hanya membersihkan ruangan pribadi CBCL dalam 1 bulan. " Kata Freya yang sudah tahu lebih dulu soal hukuman.


Freya memang tahu segala hal dimata Ver.


Ver langsung duduk dan meletakkan kepalanya dimeja.


" Sekolah Moral sialan! Aku akan mengubah peraturannya saat, mendapatkan sekolah ini! " Ver yang sangat kesal dalam hati.


Ver melihat dari luar jendela kelas bahwa, Zero dan Era sedang berjalan bersama menuju ruang pribadi Zero.


" Zero itu dasar bodoh! Hari ini sangat buruk! Apa yang Zell dan Tuan Marx lakukan sekarang? " Ver yang penasaran.


Nyawa Ver pernah diselamatkan oleh Pria bernama Marx.


Ver sangat kagum pada Marx sejak kecil dan ia selalu memanggilnya dengan Tuan Marx.


Diluar kelas terdengar sangat berisik dan ramai.


Freya langsung menarik Ver keluar kelas.


" A-ada apa? " Ver terkejut dengan Freya yang terlihat panik. Freya memang terlihat berbeda dari kelihatannya.


" Ada CBCL! Kamu belum pernah melihatnya, kan? Sekarang kesempatannya. " Kata Freya yang ingin Ver tahu mengenai CBCL.


Freya ingin Ver untuk mengenal semua soal Sekolah Moral. Disekolah tidak ada yang tidak mengenal CBCL.


4 Pria yang melambaikan tangannya pada para gadis bangsawan. Mereka berempat terlihat elegan dan sangat rapi.


Para gadis bangsawan terlihat sangat menyukai keberadaan CBCL.


" Freya, aku tidak tertarik. " Ver menarik Freya kembali kekelas. Ver hanya tertarik pada uang tidak yang lain.


" Nea! Kamu murid baru jadi, kamu harus mengenal mereka secara keseluruhannya. " Freya yang memaksa. Freya tidak ingin Ver memikirkan masalah berenang jadi, ia ingin mengalihkan pikiran Ver.


Freya melepaskan tangan Ver dan Ver hanya pasrah.


Tiba-tiba seseorang menarik tangan Ver.


Dilorong sekolah....


Orang itu melepaskan tangannya dari Ver.


" Zero Das Xacsier? Ada keperluan apa sampai memaksa?  " Ver pura-pura tidak mengenal Zero. Ver bahkan, tidak menyangka Zero akan berbicara padanya.


" Aku ingin membatalkan pertunangan bodoh itu. Aku yang memiliki hak keseluruhan atas siapa yang akan aku pilih sebagai Putri Mahkota. " Zero dengan nada yang serius yang datar.


Ver sedikit terkejut mendengarnya.


" Jadi, kamu sudah mengetahui keberadaanku dan kamu tetap memilih Era? Zero, itu melanggar perjanjian yang tertulis. " Ver tidak ingin kehilangan sesuatu yang harusnya menjadi miliknya.


Ver tidak pernah terpikir bagaimana, pria seperti Zero bisa sangat terlihat mencintai Era.


" Ayahku sudah tidak ada jadi, perjanjian itu hanya sebuah kertas. Sejak kamu pertama kali masuk sekolah ini, semua itu sudah ditentukan. " Zero yang terlihat tidak sedih sama sekali atas Ayahnya yang sudah tidak ada.


Zero memberikan sebuah kertas dan berisi pembatalan pertunangan.


" Aku tidak peduli dengan bakatmu dan aku akan tetap memilih Era! Jika, kamu tidak melakukannya, reputasimu akan hancur. " Kata Zero memaksa. Zero memang sangat pandai dalam bernegosiasi.


Ver tersenyum sebentar.


" Kalau aku membatalkan pertunangan ini apa yang akan Zell dan Nenek Dyias katakan? Targetku akan menghilang satu. " Ver yang sedang berpikir. Ver tidak ingin Zell atau Dyias kecewa.


Ver tidak memasang raut wajah kecewa sama sekali.


" Perempuan yang licik dan pintar sepertimu tidak berhak mendapatkan posisi itu. " Kata Zero tersenyum licik. Zero memang mengetahui semua hal mengenai pertunangan itu.


Pertunangan antara Zero dan Ver terbentuk saat kecil dan Ver dipilih langsung oleh Ayah Zero.


Zero memang memiliki hak sepenuhnya dalam membatalkan pertunangannya.


Pertunangan Zero dan Ver juga belum diketahui secara publik dan hanya beberapa orang yang tahu.


" Dengan ini kita sudah tidak memiliki hubungan apapun. Jangan pernah mendekati diriku atau Era. " Zero dengan tatapan yang mengerikkan.


Zero langsung pergi meninggalkan Ver.


Ver tersenyum.


" Aku tidak sebodoh itu. Aku akan mendapatkan kembali posisi itu untuk memperkuat diriku. " Kata Ver sambil berjalan kembali kekelas.


Dikelas Freya terlihat panik.


" Nea! Kamu kenapa menghilang? Kamu tidak lagi sedih memikirkan berenang, kan? " Freya terdengar khawatir. Freya berpikir bahwa, Ver sangat memikirkan soal kelas renang.


Ver kembali seperti biasa.


" Tadi, aku sangat mengantuk dan CBCL sangat membosankan. Soal renang aku akan memikirkannya saat kembali nanti. " Ver yang sangat memikirkan soal renang.


Sekolah Moral terlalu ketat bagi Ver untuk mencari-cari alasan.


" Margare, kamu dengar apa yang baru saja Vinea katakan? Dia bilang CBCL membosankan. " Yeri yang terlihat kesal. Yeri sangat menyukai CBCL karena, mereka berempat pria yang bertanggung jawab dan lembut.


" Vinea ini sepertinya menarik. Sangat jarang melihat ada perempuan yang tidak tertarik pada CBCL. " Margare yang tersenyum. Margare sangat senang jika, bertemu orang seperti Ver.


Mereka kembali belajar dan pulang sekolah.


" Freya, apa aku boleh kerumahmu? Hari ini keluargaku juga sedang pergi. " Kata Ver yang belum ingin pulang.


Ver mengingat bahwa, Zell sedang kerumah teman perempuannya.


Freya terlihat murung.


" Nea, aku minta maaf tapi, rumahku sangat ketat dan Luz kurang menyukaimu. " Kata Freya yang merasa tidak enak hati.


Freya tidak ingin membuat Luz tidak nyaman dan ia merasa tidak enak pada Ver yang ingin kerumahnya namun, tidak bisa.


" Dalam 1 bulan tidak 1 minggu, aku akan membuat Luz menerimaku. " Kata Ver tersenyum. Ver mengerti dengan kondisi Freya.


Ver mengetahui bahwa, Freya memiliki perasaan pada Luz hanya saja mereka tidak menyadarinya.


Freya kemudian pulang bersama Luz dan Ver mendatangi Margare yang sedang duduk ditaman bersama Yeri.


" Lebih baik aku meminta izin pada Margare untuk tidak ikut kelas renang. Margare seorang Calon Pewaris dia pasti bisa membantuku. " Kata Ver dalam hatinya.


Ver akan mencoba segala cara untuk tidak ikut kelas renang dan tidak kena hukuman.


" Kamu tidak bisa berenang?! Bangsawan yang tidak bisa berenang sangat tidak berguna. Vinea, kamu tenang saja Senior 3-A akan mengajarkanmu. " Margare tidak memberi solusi sama sekali.


CBCL bisa melakukan segala hal dan biasanya CBCL akan mengajari murid yang tidak mengerti dalam pelajaran. Itu yang membuat CBCL tambah disukai oleh siapapun.


" Tidak! Aku tidak ingin diajari oleh Senior. Margare, tolong izinkan aku untuk tidak berenang dan tidak terkena hukuman. " Ver yang terlihat sangat menolak.


Margare langsung tertawa.


" Vinea, kamu jangan bodoh. Siapa yang suruh kamu tidak bisa berenang. " Margare mengejek Ver. Margare memang seorang calon pewaris namun, yang Ver minta itu sangat tidak mungkin.


Fhell tiba-tiba datang dan meletakkan tangannya dipundak Ver.


" Kamu tidak bisa berenang dan tidak ingin Senior mengajarimu? Aku akan mengajarkan padamu cara berenang. " Fhell melihat dengan tatapan merendahkan.


Fhell akan selalu mencari kesalahan Ver agar ia tidak bisa menjadi Pewaris Sekolah Moral.


Ver langsung mendorong tangan Fhell.


" Aku menolak bantuanmu. Besok aku akan datang! " Ver yang kesal dengan nada bicara Fhell.


Ver langsung pergi dari tempat itu.


" Fhell, sudah kubilang jangan mendekati murid baru dan memperburuknya. " Margare berdiri dari duduknya. Margare sangat membenci Fhell melebihi apapun.


Yeri hanya tersenyum.