
'aku tak menyesal jika harus berakhir hanya karena sebuah hal yang terus menjadi permasalahan bagi diriku'
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Benar saja apa yang sudah bianca duga kemarin kemarin akan terjadi,ia sebenarnya kaget mendengar hal tersebut tetapi berusaha untuk tegas dan menjalaninya.
FLASHBACK
Perjalanan menuju Rumah sakit sudah ia tempuh,tak tahu mengapa Perasaan bianca tidak enak,layaknya orang yang tertimpa masalah biabca terus gelisah,apa yang akan terjadi didalam nanti.
Walaupun dengan ragu,Bianca tetap melangkahkan kakinya ke ruangan Dr.Fahmi,ada sedikut rasa takut yang menyelimutinya,tak biasanya Dr.Fahmi meminta Bianca untuk mengunjunginya,ditambah bahwa ada hal penting yang akan dibicarakan.
"sus,Dr.fahminya ada?"tanya Bianca ramah
"oh ada dek didalam"jawab sang suster
demgan segera bianca menghampiri ruangan Dr.Fahmi
'tok tok'
"Bianca dok"
"masuk"
"eh bianca udah datang,sini duduk duluu,keliatannya tegang yaaa?kenapa?padahal gak akam om gigit"canda fahmi
"Om tau aja,hehe ada apasih minta Bianca buat Ke RS.?"tanya bianca to the point
"om mau bilang,tapi jangan takut yahh,janji jangan nangis"ucap Dr.Fahmi sambil mengangkat jari kelingkingnya sebagai tanda perjanjian.
"iya"Bianca hanya meng-iyakan ucapan Dr.Fahmi karena penasaran.
"jadi gini,kemarin om sudah cek sample darah kamu"ucap Dr.Fahmi mengantung ia bingung harus bicara seperti apa
"ih kesel bianca,ngomongnya biasa aja dongg jan bikin tambah penasaran"
"yaudah iya
"kamuterjangkitpenyakitleukimia"ucap dr fahmi cepat tanpa jeda
"APA?PELAN PELAN DONG BAKU HANTAM NYOK LAHH"amuk bianca tak sabar
"sabar sabar maaf yaa"
"sebelumnya maaf ya jadi gini setelah kemarin di cek sample darah kamu,om kaget,kamu positif leukimia"ucap Dr.Fahmi dalam satu hentakan
Hati bianca sakit mendengar hal tersebut,sesak mendengarnya ia ingin menangis sekarang juga tapi tak mungkin karena telah berjanji dengan Dr.Fahmi.
"kalo boleh tau kira kira apa penyebabnya ya dok"tanya bianca dengan nada lemah
"pola hidup kamu yang gak baik,pola makan yang berubah ubab gak tentu,bahkan om tau kamu sering makan makanan yang instan,itu juga gk baik buat diri kamu,"
"kedepannya kalo kamu sering mimisan mulai untuk dibiasain yaa,om ngerti apa yang kamu rasain,dan om juga sakit denger hal ini,siapa yang bisa disalahin lagi.mungkin ini takdir kamu,dan jika takdir berkata lain,peluang kamu untuk sembuh memungkinkan"jelas Dr.Fahmi yang membuat Bianca menangis
"Om boleh kan ingkar janji?bianca pengen nangis"tanya bianca yang mulai meneteskan bulir air matanya
"Apa yang harus bianca Lakuin?Gimana kalo sampai papa mama tau?hikss...
Bianca takut mereka bakal terbebani,
"kamu gak boleh gitu bianca,mau bagaimanapun kamu tetap anak baik bagi kedua orang tua kamu,dan kamu akan tetap jadi keponakan om yang palingg cantik,jadi udah jangan nangis yahh"
"Hati Bianca sakit denger keadaan Bianca kaya gini,apalagi mama papa nanti,"
"om boleh gak bianca minta sesuatu"mohon bianca
"apapun untuk kamu"
"Tolong jangan kasih tau kondisi bianca sekarang,Bianca gak kuat kalau nantinya Mama nangis hanya karena kondisi aku yang sekarang,yang bianca mau adalah untuk tetap tersenyum walau nantinya banyak dampak negative buat aku"
"iya pasti om rahasiakan,nantinya kalau kamu siap untuk jujur,om bakal bicara sama orang tua kamu biar mereka paham kondisi kamu yahh,stssss tenang,bianca bisa lewatin masa masa sulit ini.om yakin"Ucap Fahmi sambil memeluk bianca dan mencoba menenangkannya.
tak ingin berlarut terlalu dalam bianca lebih memutuskan pergi
"makasih om kedepannya gimana yang harus bianca lakuin?"tanya bianca sambil menyeka air matanya
"kedepannya kita pihak dokter bakal mencoba untuk kemoterapi guna membunuh sel sel kanker darah,
kemoterapi mungkin sedikit sakit ketika masuk ke pembuluh darah tapi nantinya akan reda ketika infus mulai berjalan.
efek samping dari kemoterapi bisa dibilang cukup merugikan,seperti yang kamu tahu,rambut akan mulai rontok,kehilangan nafsu makan,bahkan hingga anemia pun bisa terjadi"
"kamu harus tetap semangat yahh bi jangan sampe down oke!"jelas Dr.Fahmi
"makasih dok"
"bianca pamit ya,udah sore"
"iya hati hati mau dianter ke depan?"tanya Fahmi
"gausah kok bisa sendiri hahaha byy"
pamit bianca pergi
perlahan bianca mulai menghilang dari pandangan fahmi,ia khawatir akan keadaan Bianca,nampak seulas rasa kecewa dan putus asa di wajahnya,
Fahmi takut jika nantinya bianca melakukan hal yang tidak tidak.
**FLASHBACK END
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖**
Sejak peristiwa itu bianca benar benar merasakan efek samping dari penyakit leukimia nya.ia sering mimisan dengan darah yang keluar cukup banyak.kadang ia kewalahan jika setiap saat harus menyumbat dan menegadahkan wajahnya ketika di sekolah.tak heran,para siswa yang melihat kejadian itu merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada bianca.
ketika ditanya mengapa,Bianca hanya menjawab
"Mimisan biasa kok,kaya gak tau aja kalo orang yang sehatnya terlalu berlebihan ya kayak gini"
sungguh alasan belaka yang tak masuk akal.bianca memenag seperti itu.ketika ia menghadapi masalah lebih baik dipendam sendiri tanpa harus bercerita dan melibatkan orang lain dalam hidupnya.
'sedih banget jadi gw,disaat para remaja lain menikmati kisah percintaannya gw malah mati matian untuk bangkit dan melawan penyakit ini'batin bianca
➖➖🍑
share your argument in comment,sorry if i make mistakes in some words,and i just want to say that's my argument if we have difference argument you can saying that to me.than i cant remake that for u.big love.