Between Life Is Love

Between Life Is Love
together



"BIAN MAAF"mohon gerald yang masih mengejar bianca


"maafin dong?yaa?yaaa?"mohon gerald sambil menarik tangan bianca agar berhenti berlari


"sakit!lepasin gak?"erang bianca kesakitan


"duhh maaf yaa?sakit banget ya??maafff"mohon gerald dengan nada dramatis sambil mengelus pergelangan tangan bianca yang memerah


"bodoamat gw marah sama lo"ucap bianca yang kini cemberut


"jangan gitu dongg,gw gak kuat liat lo cemberut,jadi jangan marahh yaa?maafin gerald yang tampan ini dong"mohon gerald meminta maaf sesekali kali mengombali bianca


"Males gw sama lo,kerjaannya mainin hati cewek mulu,mana yang lu mainin temen gw lagi,ibab lo"amuk bianca sambil memukul kecil lengan gerald


"duhh jangan mukul dong,nanti aku baper"timpal gerald yang


"gajelas lo,ngapain ikutin gw?oh iya lupa kan selingannya udah hilang satu per satu"sindir bianca tajam


"nyindirr nihh yeuuuu?atau lo cemburu yaaa?utututu bianca cantik jangan cemburu dong"ucap gerald dengan nada yang sok' imut


"najis kepedean lo,mana suaranya kaya om om pedo lagi njirr"balas bianca


"hehe gw gak peduli.duduk dulu yuk cape nih kita berdiri mulu"ajak gerald sambil menarik tangan bianca menuju taman sekolah


"jadi lo udah maafin gw kan?kan?yess!"ucap gerald yang bertanya sendiri dan menjawab sendiri


"gila lo.emang ngapain minta maaf?ini udah lebaran?lagian lo juga gak punya salah"ucap bianca yang pura pura lugu


"pura pura lupa lo mahh,yaudah gw anggep lo udah maafin gw jadi sebagai tanda terimakasih gw mau ajak lo jalan sepulang sekolah oke?deal!"tawar gerald


"bilang aja modus lo!gak gak gw gak mau jalan sama lo.gw benci sama lo!jalan sana sama cewe lo yang lain"balas bianca yang tiba tiba marah


"ihh kok marah lagi?jangan benci nanti jadi cinta kan bahaya lohh,tidak ada wanita lain sayangku cintaku wanita yang mengisi hatiku hanya kamu,iya kamu bianca seorang."gombal gerald


"mau tau gak hal apa yang gak gw suka dari lo?"


"apa sayangku?katakanlah agar aku bisa memperbaiki diriku yang tergila gila denganmu"gerald playboy kelas VVIP


"tolong yaa jangan modusin gw lah atau gombalin gw.mau tau kenapa?gw geli dengernya tau?"sarkas bianca


"maka dari itu,buatlah hatimu untuk menerima kekurangan dan kelebihanku!jika kita bersama mungkin kita akan menjadi hubungan yang paling serasi"gerald yang puitis mulai merasuki jiwanya


"dan aku tak ingin terlalu dalam menerimamu dalam hidupku.karena nantinya,aku takut kau sedih dan kehilanganku"balas bianca yang ikut menjadi seorang puitis


"apaan sih kok malah jadi puitis?pusing gw ngarang kata katanya."ucap bianca yang mencairkan suasana


"hehehe yamaap terbawa suasana nih"tawa gerald


"jadi mau gak nih jalan sama gw?"tanya gerald sekali lagi


"emhh ntar yaa gw liat dulu jadwal gw,kalo padat gak bisa tapi kalo senggang bisa deh kayaknya!"ucap bianca dengan nada sok sibuk layaknya pengusaha


"najis lo sok sibuk palingan dirumah juga kerjaannya rebahan,makan,rebahan,makan mulu."ucap gerald sambil menjitak jidat bianca


"gw gak terima penolakkan.pokoknya sepulang sekolah kita jalan bareng yeayy!"sambung gerald dengan sorak gembiranya


"ishh sakit"dengus bianca kesal atas jitakkan gerald


"yaudah iya dari pada gw dirumah sendiri,mending jalan gitu kan hehe"sambung bianca


"nahh mau juga kan lo akhirnya.sekalian gw traktir nanti lo pesen sepuasnya deh"ucap gerald dengan nada lembut


"asikk traktirr dongg hehe seneng dehh aku"sorak bianca senang


"aku ikut senang jika kamu senang sayangku"balas gerald dengan senyum lebarnya


"tapi lo udah sembuh kan?kalo belum sembuh mending kita batalin deh"sambung gerald yang membuat bianca kecewa


"yahh gak bisa dong harus jadi lah gw aja udah sembuhh jangan khawatir gw bisa jaga diri sendiri oke"ucap bianca


"yaudahh iya deh iyaa jadi kok"pasrah gerald


"asikk"


"masih istirahatkan?gw laper pengen makan ger"pinta bianca


"masih kok yaudah yuk makan dulu.jangan sampe kesayangan aku ini sakit lagi nanti aku panik"gombal gerald seadanya


'duhh adek baper mas' batin bianca


"les't go!"seru bianca


Mereka berdua terus berbincang dan bergurau sepanjang perjalanan menuju kantin,hingga akhirnya riba dikantin.mereka menghabiskan makanannya masing masing dan menikmati istirahat dengan tawa.


Gerald dan Bianca berharap agar waktu lebih cepat berjalan.